Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gadis Tak Terlihat dan Sang Jutawan

Gadis Tak Terlihat dan Sang Jutawan

Beatriz Sosa berjuang keras demi kesembuhan adiknya di Villa Esperanza yang kejam. Saat terdesak, Eduardo Moura, pewaris kaya yang angkuh, menawarinya kesepakatan rahasia sebagai mata-mata di kediamannya. Dengan imbalan uang dan perlindungan, Beatriz harus terjebak dalam intrik kekuasaan yang mengancam martabatnya. Di tengah kemewahan dan rahasia kelam, muncul gairah terlarang yang menantang batas kelas sosial serta menguji seberapa jauh Beatriz berani mempertaruhkan hatinya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Keheningan di ruangan kecil itu benar-benar terasa. Beatriz nyaris tak berani bernapas. Kegelapan menyelimutinya, bersama dengan aroma kayu tua dan lilin. Di luar, langkah kaki Nyonya Moura perlahan menghilang ke lorong, diikuti oleh ketenangan yang menegangkan. Jantung Beatriz berdebar kencang di dadanya. Ia bertanya-tanya apa yang harus dilakukan. Menunggu? Melarikan diri? Mencari ibunya tanpa ketahuan lagi? Sebelum ia sempat memutuskan, pintu berderit terbuka. Cahaya redup di lorong itu menggambarkan siluet Eduardo Moura, seperti hantu di tengah malam. "Keluar," perintahnya dengan suara rendah. Beatriz mundur selangkah, curiga. "Aku tidak akan menyerahkanmu," tambahnya, seolah membaca pikirannya. "Belum." Cara ia mengucapkan kata terakhir itu membuat kulit Beatriz merinding. Ia melangkah keluar dengan hati-hati. Ia hanya beberapa inci darinya. Eduardo lebih tinggi, pakaiannya yang rapi sangat kontras dengan pakaian compang-campingnya. Dia memiliki aura yang berbahaya, hampir kurang ajar, seperti seseorang yang selalu mendapatkan semua yang diinginkannya... dan sedang memutuskan apakah dia akan menjadi pengalih perhatiannya berikutnya.

"Siapa namamu?" tanyanya.

Beatriz ragu-ragu.

"Beatriz," bisiknya.

Senyum tipis tersungging di bibir Eduardo.

"Beatriz," ulangnya, seolah menguji suaranya.

"Putri penjahit itu?"

Beatriz mengangguk tanpa suara. Dia tahu bahwa ibunya, meskipun tidak terlihat oleh para majikan, sangat terkenal. Ibunya menjahit gaun para wanita di rumah, menjahit rahasia dan penghinaan di antara setiap jahitan.

Eduardo menatapnya dari atas ke bawah, seolah mengevaluasi objek keingintahuannya.

"Mengapa mengambil risiko begitu besar untuk datang ke sini?" tanyanya, memiringkan kepalanya.

Beatriz menelan ludah.

Dia tidak ingin menceritakan tentang Tomás. Dia tidak ingin pemuda sombong itu tahu betapa putus asanya dia.

"Aku butuh ibuku. Kakakku... sakit," gumamnya akhirnya, menundukkan pandangannya.

Untuk pertama kalinya, jejak keseriusan melintas di wajah Eduardo. Bibirnya mengerucut, seolah kata itu-sakit-adalah retakan tak terduga di malam permainannya.

"Aku bisa memanggil penjaga," katanya, menyilangkan lengannya. "Aku bisa menuduhmu mencoba mencuri."

Beatriz merasakan kakinya gemetar. Dia mundur selangkah, siap untuk lari.

Tetapi Eduardo mengangkat tangan, menghentikannya.

"Aku tidak akan melakukannya," tambahnya, nadanya sedikit melembut. "Dengan satu syarat."

Dia mengangkat kepalanya, curiga.

"Syarat apa?" tanyanya.

Eduardo tersenyum, senyum lambat dan berbahaya yang pasti telah menghancurkan lebih dari satu hati.

"Dia bekerja untukku."

"Apa...?" Dia berkedip, bingung.

"Aku butuh seseorang yang tidak resmi menjadi pembantu. Seseorang yang bijaksana." Matanya berbinar. "Aku akan membayarmu. Lebih baik daripada apa yang kau hasilkan dari menjahit kain perca. Lebih baik daripada kesengsaraan apa pun yang pernah kau alami." Beatriz membuka mulutnya, tetapi tidak menemukan kata-kata. Dia tahu ini bukan sekadar tawaran biasa. Itu adalah jebakan yang disamarkan sebagai peluang. Namun, wajah Tomás yang demam muncul di depan matanya. Uang. Obat. Kesempatan untuk mengeluarkannya dari neraka itu. Eduardo melangkah lebih dekat. "Pikirkan cepat, Beatriz. Peluang tidak bertahan lama di sini." Dan saat itu, Beatriz mengerti dua hal: Pertama, bahwa hidupnya akan berubah selamanya. Dan kedua, bahwa Eduardo Moura berbahaya dengan cara yang belum bisa dipahaminya... tetapi dia sudah mulai merasakan panas di bawah kulitnya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asal kalian puas
9.3
Dalam kegelapan, seorang asisten rumah tangga terjebak dalam situasi mencekam saat Pak Karmin, Pak Darmaji, dan Pak Doyo mulai menjamah tubuhnya secara bergantian. Di tengah perlakuan liar yang membangkitkan gairah sekaligus rasa takut, sang majikan bernama Pak Arga justru merencanakan siasat jahat. Merasa tak puas dengan istrinya, ia berniat membawa pembantunya pergi ke tempat jauh untuk memuaskan nafsu pribadinya tanpa kecurigaan siapa pun. Akankah ia berhasil?
Sampul Novel (bukan) Perempuan Biasa #buku ketiga
9.6
Hidup eksekutif muda Davina Hadinata hancur setelah menjalin hubungan dengan Aria Wardana yang ternyata beristri. Aria memfitnahnya hingga ia menganggur, sementara bisnis ayahnya bangkrut akibat skandal sang kakak. Tragedi memuncak saat istri Aria bunuh diri, memicu dendam Rajata Bagaskara. Rajata menodai Vina hingga hamil sebagai balasan atas kehilangan keponakannya. Di tengah penderitaan dan kemiskinan, Vina berjuang bertahan hidup demi harapan yang tersisa.
Sampul Novel BUKAN SUAMI RAHASIA
8.1
Ava dan Jay terjebak dalam pernikahan paksa selama dua tahun. Sementara Jay terus berselingkuh, Ava membalasnya dengan memadu kasih bersama pria kaya dari keluarga terpandang. Meski keduanya mendambakan perpisahan, perceraian bukanlah sebuah pilihan. Jay pun akhirnya setuju membiarkan Ava menjalani hubungan tersembunyi dengan lelaki lain. Namun, mampukah rahasia besar ini bertahan selamanya tanpa terungkap ke permukaan? Akankah sandiwara mereka terus berjalan?
Sampul Novel IMPERFECT BOSS
8.1
Kehidupan Elgar sebagai bos sempurna hanyalah topeng belaka. Kedamaiannya terusik sejak Lea, karyawannya sendiri, mengetahui rahasia kelam yang ia sembunyikan rapat-rapat. Takut reputasinya hancur, Elgar melakukan segala cara demi membungkam gadis itu. Namun, tekanan yang ia berikan justru memicu rasa bersalah karena telah menindas sosok yang lemah. Seiring berjalannya waktu, kebencian Elgar luluh dan benih cinta mulai tumbuh mekar di hatinya yang dingin.
Sampul Novel Istri Mudaku Meresahkan!
8.6
Demi menyelamatkan bisnis keluarga dari kebangkrutan, Yasmin yang baru berusia 20 tahun terjebak dalam pernikahan kontrak dengan duda kaya bernama Galih. Namun, konflik memuncak saat Galih memberikan pilihan sulit antara Vira, anak sambungnya, atau Anggara. Meski Yasmin sangat mencintai Vira, keraguan hatinya memicu amarah Galih. Pria itu akhirnya menjatuhkan talak dan melarang Yasmin menemui Vira selamanya, menghancurkan sisa harapan dalam rumah tangga mereka.
Sampul Novel Jodohku Ceo Dingin
8.1
Vivi Raminta terjebak dalam situasi pelik saat dipaksa ibunya menikah dengan Devo, CEO dingin yang sangat ia benci. Keputusasaan Vivi memuncak setelah kekasihnya berkhianat demi wanita kaya. Di sisi lain, Devo setuju menikah hanya untuk menutupi skandal perselingkuhannya dengan artis bernama Karen. Meski terikat motif berbeda, benih asmara mulai tumbuh di antara keduanya. Kini, mampukah Devo melepas Karen demi Vivi saat cinta sejati mulai menguji ego mereka?