Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gadis Simpanan yang Melahirkan Anakku

Gadis Simpanan yang Melahirkan Anakku

Demi membiayai pengobatan ayahnya yang kritis, seorang gadis polos terpaksa menjadi wanita simpanan bagi CEO berkuasa di Amerika. Sang miliarder tidak hanya menginginkan kepuasan, namun juga menuntutnya melahirkan ahli waris karena istrinya mandul. Terjebak dalam kemewahan yang penuh rahasia kelam, ia kini menghadapi konflik batin yang hebat. Ia harus memilih antara mempertahankan harga diri atau mengikuti benih cinta yang mulai tumbuh di situasi yang salah.
Bab
Bagikan

Bab 1

Gema suara klakson dan hembusan angin dingin kota New York menusuk hingga tulang. Claire, gadis dua puluh tahun dari pinggiran texas yang terbiasa mendengar suara jangkrik disaat malam hari. Berdiri terpaku diantara gedung-gedung pencakar langit yang terasa terlalu megah, terlalu cepat, terlalu... asing. Ini dunia yang berbeda jauh saat dirinya masih di pinggiran kota yang sunyi.

Gaun hitam selutut menempel di tubuhnya, membentuk lekuk tubuhnya yang ideal, dan begitu anggun di tubuh mungilnya. Rambut yang biasanya dia kuncir rapi kini dibiarkan terurai, karena permintaan manager event tempatnya dia bekerja paruh waktu. Gala amal yang di gelar di ballroom mewah Hotel Royale Manhattan, dan Claire hanya salah satu dari banyak pelayan wanita yang ditugaskan menyajikan sampaye dan senyum palsu.

"Claire! Tray-nya kosong!" seru Diana, supervisornya, dari balik pintu dapur.

Claire buru-buru kembali ke dapur, mengambil baki yang berisi gelas tinggi berkilau. Tangannya sempat bergemetar sebelum menarik napas panjang. Claire tahu, satu kesalahan bisa membuatnya kehilangan pekerjaan, padahal dia begitu sangat butuh uang malam ini. Biaya pengobatan ayahnya tidak mungkin menunggu belas kasihan orang lain.

Claire kembali melangkahkan kakinya ke ballroom dengan baki di tangannya, berjalan hati-hati di antara tamu-tamu yang terlihat begitu mencolok, karena memang yang datang dari kalangan atas. Mereka tertawa angkuh dan seolah hidup tidak pernah memberi luka pada mereka.

Lalu pandangannya terkunci pada sosok pria di ujung ruangan. Dia berdiri menyendiri, tidak berbicara dengan siapa pun. Jas hitam armani membalut tubuh tingginya yang tegap, dan ekspresi dingin di wajah tampannya menunjukkan bahwa dia bukan tamu biasa. Pria itu tidak melihat siapa pun, sampai matanya bertemu dengan mata Claire.

Claire segera menunduk dan mempercepat langkah kakinya. Tapi, saat dia melewati pria itu, suara berat menghentikannya.

"Kau baru di sini?"

Claire berhenti. Dia menoleh bingung. "Maaf, apa tuan bicara dengan saya?"

"Aku tidak pernah melihatmu sebelumnya. Apa kamu bekerja di hotel ini?" tanyanya, nada suaranya datar namun memerintah.

Claire menelan ludah. "Bukan, saya hanya bekerja paruh waktu... untuk malam ini saja."

Pria di depannya mengangguk, kemudian mengambil gelas dari baki tanpa melepas tatapan matanya dari Claire. "Namamu siapa?"

"Claire," jawabnya lirih.

"Nama yang indah. Tapi terlalu bersinar berada di tempat seperti ini."

Claire tidak tahu harus menjawab apa. Dia membungkuk sopan, lalu segera menjauh.

Di luar gedun hujan rintik-rintik mulai turun saat Claire menunggu bus malam. Kakinya pegal, bajunya sedikit lembab karena keringat dan itu membuatnya sedikit tidak nyaman. Pikirannya terus mengulang kejadian di ballroom tadi. Tatapan pria itu... entah kenapa terasa menusuk hingga tulangnya.

Tiba-tiba mobil hitam berhenti di hadapannya, membuat Claire penasaran siapa yang ada di dalam mobil itu. Tak lama jendela diturunkan, seorang pria berjas, bukan pria tadi tapi sopirnya tampak menyodorkan kartu kecil kepadanya dengan ragu-ragu Claire menerimanya.

"Tuan, Nathan ingin berbicara dengan anda. Ada yang ingin tuan bicarakan dengan anda secara pribadi."

Claire menatap kartu kecil itu. Ada barisan nama Nathaniel Kingsley, CEO dari Kingsley Corporation beserta alamat dan nomor telepon, dengan tangannya yang gemetar saat membacanya.

"Dia bukan orang sembarangan," lanjut sang sopir. "Kalau saya jadi anda, saya tidak akan menolak kesempatan bagus saat ini."

Setelahnya mobil itu melaju dan meninggalkan Claire yang termangu di pinggir jalan, di guyur hujan dan rasa bingung yang mulai menyesakkan.

Satu minggu kemudian, di sebuah kafe kecil dekat dengan rumah sakit tempat ayahnya di rawat, Claire dudu berhadapan dengan wanita berjas mahal, asisten pribadi Nathaniel Kingsley."

"Saya menemui nona atas perintah tuan, Nathan. Beliau akan menanggung semua biaya pengobatan ayah, nona di rumah sakit swasta terbaik di negara ini. Termasuk transplantasi dan seluruh terapi lanjutan," ucap wanita itu tegas.

Claire mencengkeram gelas kopinya begitu erat, bagaimana bisa pria itu tahu jika ayahnya sedang membutuhkan biaya banyak. "Sebagai gantinya saya harus bekerja apa?"

"Menjadi simpanan tuan dan melahirkan seorang anak untuknya. Nanti nona akan menandatangani kontrak kerja yang secara khusus di buat oleh tuan."

"A-apa maksud anda... simpanan?" tanya Claire gugup.

Wanita dihadapannya tidak menjawab langsung, dia hanya menggeser sebuah map ke hadapan Claire.

"Kontrak ini berlangsung sampai nona bisa melahirkan seorang anak untuk tuan, tidak akan ada yang tahu selain nona, saya, dan tuan. Nona juga akan tinggal di apartemen milik tuan, Nathan. Segala kebutuhan nona akan dipenuhi dan tugas nona hanya melayani tuan dan mengandung anaknya."

Claire terdiam seolah dunia berhenti berputar. "Apa dia belum menikah?"

"Sudah, akan tetapi istri tuan tidak bisa mengandung."

Claire menatap map dihadapannya. Lalu mengingat wajah ayahnya yang pucat, suara yang semakin melemah setiap hari. Biaya rumah sakit yang tidak sanggup dia bayar dan semakin membuatnya bersalah karena tidak bisa memberikan yang terbaik untuk ayahnya.

"Aku akan... kupikirkan lebih dulu," gumamnya, suaranya nyaris tidak terdengar.

Wanita di hadapannya hanya mengangguk dan menggeser satu amplop coklat.

"Isi kartu ini akan tersedia dalam dua puluh empat jam setelah nona menandatangani, termasuk pembayaran awal untuk pengobatan ayah, nona.

Malam itu, Claire duduk di samping ranjang rumah sakit, menggenggam tangan ayahnya yang lemah. Ayahnya membuka mata sejenak dan tersenyum lemah pada Claire.

"Ayah bangga padamu, Claire. Maaf ayah tidak bisa membantumu dan membuatmu semakin susah..."

Claire menahan air matanya, "Ayah cuma perlu sembuh itu saja, sudah cukup membuat Claire bahagia. Karena hanya ayah yang Claire miliki saat ini," ucapnya. Tapi, di dalam hatinya, dia tahu keputusan sudah dibuat. Dia hanya belum sanggup jika nanti sang ayah tahu maka akan kecewa kepadanya.

Esok harinya, Claire datang ke kantor Kingsley Corporation. Di lantai paling atas, dia disambut langsung oleh Nathan yang menghancurkan ketenangannya dalam sekali tatap.

"Selamat pagi, Claire," suara Nathan terdengar pelan, namun dalam dan tajam.

"Mulai hari ini kamu bekerja untukku," lanjut Nathan sambil berjalan mendekat. "Dan ada satu hal yang perlu kamu ingat, tidak akan ada pria lain dalam hidupmu selama kamu mengandung anakku."

Claire menatapnya dengan mata membulat. "Maksud anda..."

"Kau milikku, Claire. Tubuhmu, waktumu, bahkan pikiranmu. Jika kau melanggar, aku tidak akan segan menghapus semua bantuan yang sudah kuberikan."

Ya, dan saat Claire menandatangani kontrak itu, dia tahu telah mengambil langkah awal dia menuju neraka. Ya, neraka yang telah diciptakan oleh Nathan dan Claire tidak bisa keluar dari neraka itu dengan mudah.

Nathan yang berjalan di belakang Claire, tiba-tiba saja langsung memeluknya dari belakang dengan erat. Bahkan, Nathan juga memberikan sebuah kecupan hangat di tengkuk Claire. Mungkin ini hal gila yang dilakukan oleh Nathan, dimana dia berani memeluk dan mencium wanita lain di ruangannya.

"A-apa yang anda lakukan tuan," ucap Claire pelan dan sedikit gugup.

"Panggil aku Nathan," ucapnya tegas.

Nathan melepaskan pelukannya dan memutar tubuh Claire, sehingga saat ini mereka saling berhadapan. "Dengar, Claire! Aku ingin kamu memanggilku Nathan!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Satu Milyar
8.0
Nara harus menelan pil pahit saat ibu kandungnya menjual kesuciannya di usia delapan belas tahun demi melunasi utang. Niat hati merantau ke kota demi mencari sang ibu yang menghilang sejak ia kecil, Nara justru terjebak dalam nasib kelam. Pertemuan yang ia dambakan malah menghancurkan masa depannya secara total. Kini, tiga tahun telah berlalu sejak kejadian tragis tersebut, dan Nara terpaksa menjalani kehidupan yang tak pernah ia bayangkan sebagai seorang sugar baby.
Sampul Novel Cinta masa kecil
9.0
Dina dan Arga berbagi masa kecil yang indah sebelum akhirnya terpisah oleh jarak dan ambisi. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali di kota besar. Dina kini menjadi desainer gigih, sementara Arga telah bertransformasi menjadi pengusaha sukses. Meski kehidupan mereka telah berubah, perasaan lama yang terpendam perlahan muncul kembali. Di tengah keraguan masa lalu, mereka harus mencari tahu apakah ikatan masa kecil ini adalah jodoh sejati.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra mengalami tragedi memilukan saat kesuciannya dirampas di hadapan kekasihnya sendiri akibat rencana keji kakek sang pria. Alih-alih membela, kekasihnya justru memilih menikahi wanita lain. Di tengah kehancuran, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama mereka, ia merancang pembalasan dendam untuk menghancurkan pria itu beserta keluarganya. Namun, akankah kepuasan batin ia temukan setelah semua hancur?
Sampul Novel Dinikahi Ceo Angkuh
9.0
Nadia harus mengubur impiannya menjadi pramugari setelah sang ayah, yang terobsesi pada uang, memaksanya menikah. Ia kini terikat dengan Allard, pemuda kaya yang sangat angkuh dan dingin. Hidup Nadia berubah menjadi penuh tekanan karena Allard selalu mengekang kebebasannya dan menuntut kepatuhan mutlak. Di tengah ketidaknyamanan dan sikap sombong suaminya, mampukah Nadia bertahan dalam pernikahan ini, ataukah ia akan memilih untuk pergi demi kebahagiaannya?
Sampul Novel Is This Love?
8.7
Farrel Aditama Effendi dikenal sebagai pria kaya yang gemar bersenang-senang, berbeda jauh dari Fachmi, kembarannya yang kaku. Karena obsesi memiliki sang kakak, Farrel bertekad menggagalkan pertunangan Fachmi dengan seorang wanita lembut. Namun, rencana sabotase ini berbalik saat Farrel justru jatuh cinta pada wanita tersebut saat menyamar menjadi Fachmi. Kini, ia terjebak dalam dilema besar jika rahasia tentang identitas aslinya terbongkar.
Sampul Novel Ketika Keabadian Runtuh: Kenyataan Pahit Cinta
9.7
Baskara Aditama adalah suami miliarder yang sempurna hingga masa lalunya kembali membawa seorang putra yang sakit. Saat anak itu kritis, Baskara mengabaikan luka parahku demi menyelamatkannya. Aku kehilangan calon bayi kami dalam kesendirian tanpa kehadirannya. Saat ia kembali memohon agar aku menyetujui pernikahan palsunya dengan sang mantan demi keinginan terakhir putranya, aku melihat tanda cinta wanita lain di lehernya. Di tengah duka, aku pun menyetujuinya.