Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gadis Simpanan yang Melahirkan Anakku

Gadis Simpanan yang Melahirkan Anakku

Demi membiayai pengobatan ayahnya yang kritis, seorang gadis polos terpaksa menjadi wanita simpanan bagi CEO berkuasa di Amerika. Sang miliarder tidak hanya menginginkan kepuasan, namun juga menuntutnya melahirkan ahli waris karena istrinya mandul. Terjebak dalam kemewahan yang penuh rahasia kelam, ia kini menghadapi konflik batin yang hebat. Ia harus memilih antara mempertahankan harga diri atau mengikuti benih cinta yang mulai tumbuh di situasi yang salah.
Bab
Bagikan

Bab 2

Ruangan yang begitu luas saat ini hening, hanya ada dua manusia yang sedari tadi diam. Nathan sedari tadi pandangannya tidak pernah lepas dari wajah cantik Claire. Hanya ada suara detak jam mahal di dinding marmer dan napas Claire yang tidak stabil.

Nathan yang duduk di sofa tepat di depan, Claire mengenakan setelan abu gelap yang tampak sempurna di tubuhnya. Dengan tatapan dingin dan tak terbaca seperti di malam gala waktu itu. Namun, ada sesuatu yang lebih menyeramkan dalam sorot matanya, yaitu kekuasaan.

"Bagaimana, sudah kamu tandatangani?" suara Nathan pelan, tapi tegas, memecah keheningan.

Claire menggenggam jemarinya yang dingin. "Aku... hanya ingin ayahku sembuh."

Nathan berdiri dan menatap keluar jendela. "Aku bisa membeli apapun di dunia ini. Tapi tidak bisa membeli darah dagingku sendiri dari seorang wanita yang kemanduluannya diwarisi keluarga bangsawan.

Claire yang sedari tadi duduk dengan menunduk, bahkan tangannya terlihat gemetar. Setelah menginjakkan dirinya di lantai 56, lantai tertinggi yang hanya bisa diakses dengan kartu khusus. Rasa takut menggumpal di dadanya tapi tidak memiliki pilihan.

"Aku tahu ini bukanlah hal yang mudah bagimu, Claire. Tapi, bukankah aku memberimu solusi yang terbaik," ucap Nathan dengan suaranya yang kali ini terdengar lebih lembut.

Claire masih diam dengan menggenggam kedua tangannya di atas pangkuan.

"Kamu pasti berpikir jika aku adalah pria monster dan sebagainya, menawar tubuhmu demi anak."

"Aku seorang anak ingin memberikan yang terbaik untuk, ayah," ucapnya. "Kita saling membutuhkan dengan dua hal yang berbeda. Aku tahu bahwa di dunia ini tidak kan satu orang pun memberikannya secara cuma-cuma."

Keheningan, entah kenapa ruangan ini tiba-tiba sunyi setelah Claire bicara sedangkan Nathan masih berdiri menatap keluar jendela. Hingga dimana Claire kembali memberanikan diri bersuara.

"Bukankah banyak cara untuk memiliki anak, contohnya seperti mengadopsi anak," ucap Claire pelan dan penuh kehati-hatian.

Nathan menoleh, "Karena aku tidak ingin membesarkan anak orang lain. Aku ingin dari darah dagingku sendiri."

Claire menelan ludah, "A-apa istrimu tahu?"

"Tidak, aku melakukannya tanpa sepengetahuannya," ucap Nathan. "Sejak awal memang pernikahanku diatur oleh keluargaku dan untuk bisnis."

Nathan kembali duduk di sofa lalu membuka map yang berada di meja dan menyodorkan ke Claire.

"Ini kontraknya, kamu bisa menandatanganinya sekarang. Kamu juga akan tinggal di apartemen yang sudah aku siapkan. Kamu juga akan menjalani pemeriksaan rutin dari dokter yang sudah aku pilihkan. Selama berhubungan denganku maka jangan coba-coba dekat dengan pria lain. Setelah anak lahir kamu akan mendapatkan kompensasi tambahan dan bebas pergi."

Claire membaca dengan seksama dan tidak ingin melewatkan hal sekecil apa pun. Bahkan nominal uang yang dituliskan di kertas itu cukup menyelamatkan ayahnya, bahkan lebih.

"Bagaimana jika aku tidak bisa hamil?"tanyannya pelan.

"Aku tidak memilih dokter sembarangan, dan aku yakin jika kamu bisa melahirkan anak untukku. Aku juga menyuruh dokter untuk memastikan semuanya dengan baik, aku juga akan melakukan bagian yang diperlukan."

Wajah Claire memerah memahami maksud tersirat dari kalimat itu.

"Jadi... kita akan," Claire tidak sanggup menyelesaikan kalimatnya.

"Ya," jawab Nathan dengan begitu tenang. "Tenang saja aku tidak akan memaksamu, aku akan menunggu sampai kamu siap. Tapi, pastikan satu hal Claire, jika kamu sudah putuskan ini maka kamu tidak bisa pergi."

Hening, Claire kembali menatap kertas di hadapannya, dia bisa saja berdiri dan keluar dari ruangan ini. Kembali menjadi gadis yang bekerja sana-sini untuk membiayai pengobatan ayahnya dan mungkin saja tidak bisa menyelamatkan ayahnya.

Tangan Claire bergerak mengambil pulpen yang disodorkan oleh Nathan. Claire menandatangani kontrak itu.

Di hari yang sama, Claire di bawa ke apartemen mewah di Fifth Avenue. Di sana juga sudah ada wanita muda yang menyambutnya bernama Riley, "Saya akan menjadi asisten nona selama nona tinggal di sini. Tugas saya memastikan kebutuhan nona terpenuhi dan saya juga akan menemani nona kemana pun nona pergi kecuali saat nona bersama dengan tuan, Nathan."

Claire tidak bicara banyak, dia hanya mengangguk, lalu masuk ke dalam apartemen. Dimana apartemen itu sangat luas lengkap dengan isinya dan bersih jauh dari tempat yang selama ini dia tinggali bersama dengan ayahnya. Sofa mahal dan dapur minimalis yang bersih dan tertata rapi, balkon luas dengan pemandangan Central Park.

"Semua pakaian, nona yang dibelikan oleh tuan akan dikirim sore ini. Dokter juga akan datang tiga kali seminggu untuk pemeriksaan awal."

Claire mengangguk pelan, kepalanya pusing, semuanya terjadi begitu cepat.

Malam ini dia berdiri di depan cermin besar di kamar yang dia tempati. Gaun tidur sutra menempel indah di tubuhnya, dia nyaris tidak mengenali dirinya sendiri di depan cermin, dia terlihat cantik, anggun, namun kosong.

Ponselnya tiba-tiba bergetar, pesan singkat dari nomor tidak dikenal.

"Ini aku, Nathan. Aku ingin bertemu besok dan aku ingin kamu menyiapkan dirimu."

Claire menatap pesan itu lama. Lalu membalasnya.

"Baik."

Claire memeluk dirinya sendiri, membiarkan air matanya keluar diam-diam. Langkah awal sudah dia ambil, tawaran iblis sudah dia terima dan dia sudah tidak bisa keluar. Claire harus menerima resikonya, dia lakukan demi ayah tercintanya.

"Maafkan, Claire. Ayah pasti akan kecewa pada Claire jika tahu ini," gumamnya dengan sesenggukan.

Bagaimana juga ini adalah pilihan yang terbaik dari pada dia harus melihat ayahnya yang terus berada di ranjang rumah sakit terlalu lama dan entah sampai kapan hingga sang ayah tidak sanggup lagi menahan rasa sakitnya yang pada akhirnya akan meninggalkan Claire selamanya. Claire tidak ingin itu semua terjadi, Claire masih menginginkan sang ayah selalu berada di sampingnya.

Terlalu lama menangis di depan kaca akhirnya Claire berdiri dari duduknya. Claire merebahkan dirinya di ranjang yang berukuran besar dan empuk. Apa yang Claire terima jauh dari kata yang dimiliki Claire sebelumnya.

"Ayah. Claire berharap ayah sembuh," ucapnya pelan dan ada senyuman tipis di bibirnya.

Claire menghela napas panjang, mencoba untuk tidak terlalu memikirkan semuanya. Namun, apa ini kenyataannya dia masih takut dengan apa yang akan terjadi kedepannya. Bagaimana jika dia tidak bisa memberikan anak pada Nathan? Lalu, apa yang akan terjadi selanjutnya, dia akan bekerja seperti semula.

Claire menggelengkan kepalanya, pasti dia bisa melakukannya dan melahirkan anak untuk Nathan. Dia adalah wanita sehat dan dia juga tidak memiliki penyakit, pasti semuanya akan baik-baik saja.

Claire akhirnya tertidur. Lelah, tidak hanya karena tubuhnya, tapi karena pikirannya tidak berhenti berputar. Ditambah jika Nathan menginginkannya besok saat mereka bertemu, tentu saja Claire belum siap, dia takut apa lagi melakukan hal itu untuk pertama kalinya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bujang Kaya Jadi Budak Cinta
9.4
Erhan adalah bujangan kaya yang ramah namun ceroboh dalam urusan asmara. Ia sering memicu konflik keluarga karena terang-terangan menggoda kekasih para sepupunya agar berpaling padanya. Namun, tantangan sesungguhnya muncul saat ia jatuh hati pada seorang wanita dingin yang sinis terhadap pernikahan dan cinta. Kini, Erhan harus berjuang keras membuktikan ketulusannya. Mampukah sang miliarder meyakinkan wanita itu bahwa ia telah menjadi budak cinta sejatinya?
Sampul Novel CEO & Sekretaris
8.0
Tasya memberanikan diri melangkahkan kaki ke kantor pusat Adityaswara dengan harapan besar. Sambil menahan debar di dada, ia segera menghampiri meja resepsionis untuk mencari tahu ketersediaan lowongan pekerjaan di sana. Ia sangat berharap keberuntungan berpihak padanya sehingga bisa diterima bekerja di perusahaan bergengsi tersebut. Langkah awal ini menjadi penentu masa depannya dalam mengejar karir di bawah pimpinan CEO perusahaan yang sangat berkuasa.
Sampul Novel Cinta Si Kembar (TWINS LOVE)
9.0
Demi membiayai pengobatan sang ibu yang kritis, Maya terpaksa menyetujui tawaran pernikahan kontrak dari Reno. Di sisi lain, Reno sengaja memanfaatkan situasi sulit Maya untuk menjeratnya dalam ikatan legal yang menguntungkan. Bagi Reno, pernikahan ini hanyalah strategi licik untuk mengamankan harta warisan keluarga sekaligus memperkuat dominasinya di perusahaan. Mereka terjebak dalam kesepakatan gelap yang didasari oleh ambisi dan kebutuhan mendesak.
Sampul Novel DI JODOHKAN DENGAN PAK GURU
9.6
Alvino Rakha Satyawidjaya, putra tunggal konglomerat properti Asia, memilih mandiri sebagai guru meski bergelimang harta. Di sisi lain, Rachelia Amora Dirgantara adalah primadona SMA Cakrawala yang menjalin kasih dengan Leonel Grestavio. Hubungan harmonis mereka seketika hancur saat Rachel mengetahui rencana perjodohan dirinya. Tak disangka, sosok calon suaminya adalah gurunya sendiri di sekolah. Konflik pun bermula saat cinta dan kewajiban mulai berbenturan.
Sampul Novel HOT AND DANGEROUS BILLIONAIRE
8.0
Geby terjebak dalam pernikahan paksa dengan Jeremy Loghan, miliarder kejam yang menyimpan dendam mendalam. Meski Geby masih mencintai kakak Jeremy, kebencian suaminya justru berujung pada perlakuan kasar di ranjang. Di tengah konspirasi licik keluarga bangsawan di Yorkshire, rahasia besar mulai terungkap. Jeremy pun bimbang saat rasa cinta mulai tumbuh untuk wanita yang seharusnya ia benci. Akankah ia memilih balas dendam atau perasaannya pada Geby?
Sampul Novel Love my adoptive father
7.9
Alexander Lux mengadopsi Bella Laurent dari panti asuhan sejak usia tiga belas tahun untuk mengobati luka hatinya. Meski awalnya Alex berjanji tak ingin menikah lagi, kebersamaan mereka justru menumbuhkan benih cinta terlarang yang sangat mendalam. Kehadiran Bella membawa warna baru bagi Alex hingga hubungan mereka menjadi sangat intim. Namun, romansa ini terancam saat orang tua Alex memaksanya dijodohkan dan sang mantan kekasih kembali muncul mengusik mereka.