Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gadis Kereta Api

Gadis Kereta Api

Perjalanan pulang saat libur nasional membawa tokoh utama novel modern ini ke dalam situasi yang tidak terduga di dalam gerbong kereta malam. Setelah berhasil mendapatkan tiket ranjang standar, ia justru terganggu oleh kehadiran sosok bertubuh kekar di dekatnya yang memicu gejolak gairah tersembunyi. Di balik selimut sunyi, ia menyerah pada hasratnya sendiri hingga napasnya memburu. Namun, di tengah keheningan malam yang pekat, sebuah rahasia mencekam terungkap saat ia menyadari ada sepasang mata tajam yang diam-diam sedang mengawasinya dari kegelapan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku akan pulang pada hari libur nasional. Aku membeli tiket kereta api dan berhasil mendapat ranjang standar.

Malam hari saat berbaring di ranjang, aku bisa melihat bahu dan tubuh kekar .... Seketika, tubuhku bereaksi lagi.

Di balik selimut, aku mengangkat pakaianku dan memainkan tubuhku sendiri. Kedua kakiku sampai bergetar. Aku menggigit bibirku, tetapi tetap tidak bisa menahan diri untuk mengembuskan napas berat.

Di luar dugaanku, ternyata ada sepasang mata tajam yang mengawasiku di tengah kegelapan ....

Namaku Joanna. Sejak awal, aku sudah tahu aku menderita kecanduan. Di mata orang luar, aku hanya gadis berkacamata yang pendiam, pemalu, dan kaku. Namun, mereka tidak tahu aku suka dikelilingi berbagai pria di tempat umum. Kemudian, otakku akan mulai berfantasi.

Ketika tidak ada yang menyadari, aku pun akan diam-diam menyibakkan rokku atau menunjukkan bagian tubuhku untuk melepaskan hasrat yang tidak bisa disembunyikan lagi.

Contoh saja saat ini, aku mengangkat koper yang berat sambil berjalan di koridor kereta api yang sempit untuk mencari ranjangku. Ketika melewati para pria, napas dan bau badan mereka akan melekat di otakku ....

"Permisi, aku mau lewat. Terima kasih." Aku berpura-pura melirihkan suaraku dan bersikap lembut saat menyapa mereka.

Sebenarnya koridor ini tidak terlalu sempit, masih cukup untuk dilewati gadis kurus sepertiku. Akan tetapi, aku sengaja menempelkan tubuhku dengan para pria kekar itu.

Sentuhan ini membuat hatiku bergetar dan tubuhku melemas! Rasanya panas! Aku ingin sekali melepaskan semua penghalang yang ada dan menjatuhkan diri ke pelukan para pria itu!

Namun, akal sehat memberitahuku untuk tetap tenang. Aku harus menyamar sebagai gadis polos. Andai saja ada yang berinisiatif merayuku sekarang ....

Pada akhirnya, aku menemukan ranjangku. Karena panas, aku perlahan-lahan membuka jaketku. Ketika menoleh, aku melihat seorang pria paruh baya sedang duduk di ranjang bagian bawah di seberang.

Tatapannya tertuju padaku secara terang-terangan. Dia mengamatiku dengan tenang, tetapi juga seperti orang yang sudah tidak sabar untuk menunjukkan taringnya.

"Om, bisa bantu aku taruh koper ini nggak? Tinggi sekali. Aku nggak sampai." Aku lantas sengaja mencondongkan badanku ke hadapannya saat meminta bantuan.

Pria itu sepertinya terkejut melihatku mengambil inisiatif. Namun, dia langsung mengambil koperku untuk ditaruh di rak.

Aku pun mengikuti di belakang, berjaga-jaga dia butuh bantuan. Namun, tiba-tiba kakiku terpeleset. Aku terjatuh ke punggung pria itu.

"Ah ...," teriakku kaget. Wajahku sontak membentur punggung pria itu. Rasa sakit yang terasa tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan rasa maluku.

Punggung pria ini benar-benar kekar. Aroma tubuhnya yang menyegarkan membuatku hatiku geli. Selanjutnya, terjadi sesuatu yang membuatku semakin terangsang.

Sesudah bereaksi, pria itu meraih lenganku dan mendekapkanku ke pelukan. Dia bertanya apa aku baik-baik saja?

Hari ini aku mengenakan terusan bertali yang tipis. Kulitku yang mulus dan putih terpampang jelas, begitu juga tulang selangkaku yang indah.

Entah mengapa, hanya sentuhan ringan darinya langsung membuat tubuhku seperti terbakar. Arus listrik seolah-olah merangsang tubuhku.

Aku tidak pernah merasakan hal seperti ini. Ini benar-benar menakjubkan! Aku bisa merasakan suhu tubuhku terus naik, bahkan kedua kakiku bergetar. Aku ingin sekali pria ini langsung menerkamku tanpa peduli pada orang-orang di sekitar.

"A ... aku nggak apa-apa. Terima kasih, Om." Setelah mengucapkan terima kasih dengan tenang, aku kembali ke ranjangku dan mulai mengobrol.

Aku baru tahu nama pria itu adalah Theo. Aku memanggilnya Om Theo.

Tidak berselang lama, semakin banyak orang yang datang hingga akhirnya penuh. Aku pun berniat untuk istirahat.

Setelah melepaskan sepatu, aku mulai kesulitan. Banyak orang yang membeli tiket kereta api di hari liburan. Aku tidak mendapat ranjang bawah, jadi harus memanjat tangga untuk sampai ke ranjang tengah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel En-PD157
8.5
Lu Xun tega menunda pernikahan demi membantu Jian Tong, sahabat wanitanya, memiliki anak melalui donor sperma. Ia bahkan menyodorkan perjanjian pengasuhan bersama dengan sikap dingin. Meski Lu Xun mencoba menyuapku dengan harta agar aku setuju, aku tetap menandatangani dokumen itu dengan tenang lalu pergi. Dia mengira aku akan membesarkan bayi itu bersamanya nanti. Padahal, dia tidak tahu bahwa aku sudah berencana menikah dengan sahabatnya sendiri minggu depan.
Sampul Novel Hasrat Liar Darah Muda
8.1
Firhan Ardana, pemuda 24 tahun, memulai karier magangnya di kota asal sembari menghadiri reuni SMP yang penuh kenangan. Namun, pertemuan itu justru menjeratnya dalam pusaran gairah yang rumit. Ia terjebak di antara pesona Puspita yang misterius, daya tarik Meilani yang blak-blakan, serta godaan berbahaya dari sang primadona, Azaliya. Di tengah gejolak darah muda, Firhan harus menghadapi konflik batin antara cinta dan nafsu yang mengaburkan batas moralitasnya.
Sampul Novel Kau Tak Menyadari Disaat Aku Pergi
9.6
Bianca adalah sosok istri idaman yang sangat manja dan penuh kasih, membuat Adrian merasa sangat dicintai. Namun, kebahagiaan itu hancur saat sebuah pesan misterius membongkar pengkhianatan Adrian. Alih-alih mengamuk, Bianca justru memilih membalas dengan keheningan yang dingin tanpa peringatan sama sekali. Adrian pun terperangkap dalam kebingungan mendalam, hingga ia akhirnya tersadar bahwa kehilangan cinta secara perlahan jauh lebih menyiksa.
Sampul Novel Mimpi Yang Retak
7.9
Kehidupan harmonis keluarga Johnson hanyalah topeng belaka. Di balik kemegahan rumah mereka, Alice menyembunyikan duka di balik senyum rapuh, sementara Daniel terobsesi menjaga citra kesuksesan. Saat rahasia kelam mulai terkuak dan kepercayaan hancur, mereka harus memilih antara memperbaiki mimpi yang retak atau tenggelam dalam kebohongan. Sebuah drama emosional penuh pengkhianatan yang menguji apakah kebahagiaan sejati masih bisa ditemukan di tengah kehancuran.
Sampul Novel One Night With Mafia
8.1
Hidup Pretty Jolie hancur seketika setelah Jack Harrison merenggut kesuciannya dalam satu malam tragis. Akibat peristiwa itu, ia dicampakkan oleh calon suaminya dan diusir dari rumah oleh keluarga yang merasa malu. Terpuruk dalam keputusasaan yang mendalam, Pretty merasa tidak lagi memiliki alasan untuk bertahan dan berniat mengakhiri hidupnya. Akankah Jack Harrison bertanggung jawab setelah mengetahui penderitaan yang dialami korbannya tersebut?
Sampul Novel Pejuang Restu
8.5
Basti berusaha keras melindungi ibunya dari ancaman Aldri, pria yang tega menyudutkan Helen demi harta kekuasaan. Meski Aldri bersikeras mengungkit rencana masa lalu mereka untuk menguras kekayaan Jonas, Helen kini justru menunjukkan sikap yang berbeda. Di tengah tekanan fisik dan intimidasi mental, Helen tetap bungkam seraya terus meronta. Aldri yang terbakar amarah dan nafsu mencoba memaksa Helen kembali ke sisinya demi ambisi pribadi yang licik.