Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gadis Kereta Api

Gadis Kereta Api

Perjalanan pulang saat libur nasional membawa tokoh utama novel modern ini ke dalam situasi yang tidak terduga di dalam gerbong kereta malam. Setelah berhasil mendapatkan tiket ranjang standar, ia justru terganggu oleh kehadiran sosok bertubuh kekar di dekatnya yang memicu gejolak gairah tersembunyi. Di balik selimut sunyi, ia menyerah pada hasratnya sendiri hingga napasnya memburu. Namun, di tengah keheningan malam yang pekat, sebuah rahasia mencekam terungkap saat ia menyadari ada sepasang mata tajam yang diam-diam sedang mengawasinya dari kegelapan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Selain kesulitan karena mengenakan terusan bertali, tangga ini juga terlalu tipis dan sempit. Aku yang tidak berpengalaman pun tidak tahu harus bagaimana naik.

"Ini pertama kalinya kamu tidur di atas ya? Mau kubantu nggak? Nggak usah takut." Ketika aku kebingungan, Om Theo menyadarinya dan menawarkan bantuan.

Aku mengangguk dengan malu. Saat berikutnya, dia merangkul pinggangku dari belakang dan memegang pahaku untuk mengangkatku.

Tenaganya yang besar dan sentuhannya yang panas membuat otakku hampa untuk sesaat. Aku tak kuasa memelotot, merasakan reaksi dahsyat pada tubuhku.

"Ha ... hati-hati." Sentuhan mendadak ini membuatku panik untuk sesaat. Aku lemas sampai tidak punya tenaga. Pada akhirnya, aku hanya bisa membiarkan tubuh bagian bawahku menempel di pelukan Om Theo.

Beberapa saat kemudian, Om Theo mengerahkan tenaga dengan kedua tangannya. Kepalanya mengenai pahaku. Dia mendorongku ke depan dengan kikuk.

"Ah, terima kasih, Om. Maaf sudah merepotkan." Aku berterima kasih dengan malu. Dia hanya tersenyum kepadaku, lalu kembali ke ranjangnya. Dia tidak akan tahu bahwa tindakannya itu telah membuat hatiku kacau ....

Kereta api melaju. Aku sama sekali tidak kantuk. Yang ada di pikiranku adalah interaksiku dengan Om Theo. Aku membutuhkan pelampiasan hasrat.

Aku membalikkan badanku. Dari pagar pembatas, aku mengamati Om Theo dengan hati-hati. Suhu di gerbong ini mulai panas. Om Theo sudah melepaskan jaketnya. Kulitnya yang kecokelatan ditambah bulir keringat membuatnya terlihat makin gagah.

Aku sungguh tidak tahan lagi! Aku bisa gila kalau seperti ini! Tubuhku seolah-olah akan meledak! Kakiku mengapit selimut, tetapi aku tidak berani mengambil tindakan apa pun.

Aku mendongak memandang langit. Untungnya sudah mau malam. Aku berusaha keras menahan hasratku, ingin sekali melakukan hal lain untuk mengalihkan pikiranku.

Saat ini, aku tiba-tiba ingin pipis. Aku rasa aku harus segera memuaskan diri supaya situasi tidak menjadi gawat. Dengan perasaan campur aduk, aku berniat untuk turun.

Om Theo melihatku. Ketika melihatku terburu-buru, dia bangun untuk membantuku. Sebelum dia mendekat, kakiku malah terpeleset. Tubuhku akan terjatuh.

"Ah ...." Ketika aku mengira tubuhku akan menghantam lantai, aku malah jatuh ke sebuah pelukan kekar.

Aku menoleh, melihat seorang pria tampan berusia 20-an tahun. Meskipun tampan, Om Theo jauh lebih kekar darinya. Jadi, aku kurang tertarik.

Pikiranku melayang ke mana-mana. Aku tidak menyadari ujung terusanku naik hingga ke pahaku, sampai membuat para pria di sekitar melongo. Sementara itu, pinggangku dirangkul oleh pria itu. Napasku tak kuasa memburu.

"Kamu nggak apa-apa, 'kan?" tanya Om Theo. Suaranya menyadarkanku dari lamunanku.

Pria yang membantuku bernama Frederick. Dia tidur di atas Om Theo. Setelah berterima kasih, aku buru-buru ke toilet.

Namun, ternyata yang mengantre sangat ramai. Aku terpaksa menunggu dengan sabar. Tiba-tiba, seseorang menempel di punggungku.

Ketika aku hendak menoleh, terdengar tawa nakal seorang pria. "Jangan gerak. Kamu suka, 'kan? Waktu aku menangkapmu tadi, aku bisa merasakan reaksi tubuhmu. Bahkan, celana dalammu ...."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel En-PD157
8.5
Lu Xun tega menunda pernikahan demi membantu Jian Tong, sahabat wanitanya, memiliki anak melalui donor sperma. Ia bahkan menyodorkan perjanjian pengasuhan bersama dengan sikap dingin. Meski Lu Xun mencoba menyuapku dengan harta agar aku setuju, aku tetap menandatangani dokumen itu dengan tenang lalu pergi. Dia mengira aku akan membesarkan bayi itu bersamanya nanti. Padahal, dia tidak tahu bahwa aku sudah berencana menikah dengan sahabatnya sendiri minggu depan.
Sampul Novel Hasrat Liar Darah Muda
8.1
Firhan Ardana, pemuda 24 tahun, memulai karier magangnya di kota asal sembari menghadiri reuni SMP yang penuh kenangan. Namun, pertemuan itu justru menjeratnya dalam pusaran gairah yang rumit. Ia terjebak di antara pesona Puspita yang misterius, daya tarik Meilani yang blak-blakan, serta godaan berbahaya dari sang primadona, Azaliya. Di tengah gejolak darah muda, Firhan harus menghadapi konflik batin antara cinta dan nafsu yang mengaburkan batas moralitasnya.
Sampul Novel Kau Tak Menyadari Disaat Aku Pergi
9.6
Bianca adalah sosok istri idaman yang sangat manja dan penuh kasih, membuat Adrian merasa sangat dicintai. Namun, kebahagiaan itu hancur saat sebuah pesan misterius membongkar pengkhianatan Adrian. Alih-alih mengamuk, Bianca justru memilih membalas dengan keheningan yang dingin tanpa peringatan sama sekali. Adrian pun terperangkap dalam kebingungan mendalam, hingga ia akhirnya tersadar bahwa kehilangan cinta secara perlahan jauh lebih menyiksa.
Sampul Novel Mimpi Yang Retak
7.9
Kehidupan harmonis keluarga Johnson hanyalah topeng belaka. Di balik kemegahan rumah mereka, Alice menyembunyikan duka di balik senyum rapuh, sementara Daniel terobsesi menjaga citra kesuksesan. Saat rahasia kelam mulai terkuak dan kepercayaan hancur, mereka harus memilih antara memperbaiki mimpi yang retak atau tenggelam dalam kebohongan. Sebuah drama emosional penuh pengkhianatan yang menguji apakah kebahagiaan sejati masih bisa ditemukan di tengah kehancuran.
Sampul Novel One Night With Mafia
8.1
Hidup Pretty Jolie hancur seketika setelah Jack Harrison merenggut kesuciannya dalam satu malam tragis. Akibat peristiwa itu, ia dicampakkan oleh calon suaminya dan diusir dari rumah oleh keluarga yang merasa malu. Terpuruk dalam keputusasaan yang mendalam, Pretty merasa tidak lagi memiliki alasan untuk bertahan dan berniat mengakhiri hidupnya. Akankah Jack Harrison bertanggung jawab setelah mengetahui penderitaan yang dialami korbannya tersebut?
Sampul Novel Pejuang Restu
8.5
Basti berusaha keras melindungi ibunya dari ancaman Aldri, pria yang tega menyudutkan Helen demi harta kekuasaan. Meski Aldri bersikeras mengungkit rencana masa lalu mereka untuk menguras kekayaan Jonas, Helen kini justru menunjukkan sikap yang berbeda. Di tengah tekanan fisik dan intimidasi mental, Helen tetap bungkam seraya terus meronta. Aldri yang terbakar amarah dan nafsu mencoba memaksa Helen kembali ke sisinya demi ambisi pribadi yang licik.