Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gadis Cantik Milik Mafia

Gadis Cantik Milik Mafia

Sephi, gadis gigih yang diusir bibinya akibat fitnah kejam, berusaha bangkit demi mengubah nasib. Takdir mempertemukannya dengan Aldo, CEO dingin sekaligus pemimpin kriminal berpengaruh di Eropa, saat wawancara kerja. Aldo yang tak tersentuh dan hanya peduli pada keponakannya, mulai merasakan getaran cinta pertama melihat ketulusan Sephi. Akankah pesona Sephi meluluhkan hati sang mafia yang kaku? Simak kisah penuh ketegangan dan perubahan hidup yang tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 3

matahari pagi menyapa dengan hangat, namun tak mampu menghangatkan hati Sephi yang terluka.

"Pergi kau dari sini! Dasar anak tak tahu diri! Kami susah payah merawatmu, kau malah mencuri!" bentak Bibi dengan kasar.

"Bi... percaya sama Sephi, Bi. Sephi tidak mencuri kalung itu," Ellina memohon dengan berlinang air mata.

Yuli, sepupu Ellina, tersenyum puas. Rencananya berhasil menyingkirkan Sephi dari rumah itu. Kemarin malam, setelah pulang dari klub, Yuli diam-diam masuk ke kamar Sephi dan menaruh kalungnya di sana.

Yuli mulai membuat rencana jahatnya. Dia diam-diam mencuri kalung berharga milik Ellina dan menaruhnya di kamar Sephi. Ketika kalung itu hilang, Bibinya langsung menuduh Sephi sebagai pencurinya.

Sephi diusir dari rumah. Dia terlunta-lunta di jalanan, tak tahu harus ke mana. Hatinya hancur, tak percaya orang-orang yang dia sayangi tega menuduhnya melakukan sesuatu yang tidak dia lakukan.

Namun, Sephi tidak menyerah. Dia bertekad untuk membuktikan bahwa dia tidak bersalah. Dia dibantu oleh teman-temannya dan berusaha mencari bukti untuk membersihkan namanya.

Deg! Jantung Sephi berdegup kencang saat mendengar suara familier di depan pintu.

"Selamat siang, tante." safa pria itu pada bibi Sephi.Sephi mendongakkan kepalanya, tak percaya dengan apa yang dilihatnya.

Andre, kekasihnya, berdiri di sana bersama Yuli, sepupunya yang menyebalkan.

"Hai sayang. Kau sudah datang," Yuli menggait tangan Andre dengan mesra.

Sephi terpaku, hatinya hancur berkeping-keping.

"Sejak kapan kalian dekat?" Tanya Sephi dengan suara bergetar.

Senyum miring terukir di bibir Yuli. "Sebulan kita menjalin kasih. Mulai hari ini, ikatan sepupu di antara kita terputus. Aku dan Andre akan menikah!"

Sephi terhuyung ke lantai, tak kuasa menahan hantaman rasa sakit dan pengkhianatan.

"Ini tidak bisa terjadi," desis Sephi, menolak untuk menerima kenyataan. Andre, pasangannya selama dua tahun, telah berkhianat dan menjalin hubungan dengan Yuli, sepupunya sendiri. Yuli, yang selalu merasa iri pada Sephi, kini tersenyum puas. Dia telah berhasil merenggut Andre dan membuat Sephi harus meninggalkan rumah. "Kau harus pergi," ujar bibi dengan nada dingin. "Izinkan aku mengambil barang-barangku," pinta Sephi dengan suara lemah. "Baiklah, tetapi cepat," balas bibi. Sephi mengambil barang-barang pentingnya dan beberapa kenangan dari orang tuanya, termasuk ponsel usangnya, sambil berusaha menahan air mata. "Ke mana lagi aku harus pergi?" gumam Sephi dengan suara lirih.

Tak lama kemudian sephi turun ke bawah dan berpamitan pada keluarga bibinya. dia tidak ingin mendapat omelan dan kata-kata kasar lagi dari kakak sepupu dan bibinya.

Dengan langkah berat, Sephi mengucapkan selamat tinggal pada keluarga bibinya. dia merasa bingung tentang arah yang harus dia tempuh sekarang. Takdir sepertinya tidak pernah berpihak padanya, dia selalu diperlakukan dengan kejam oleh keluarga bibinya. Dan sekarang, dia diusir karena dituduh mencuri kalung milik Yuli.

Tidak hanya itu, kekasih yang selama ini menjadi sandarannya juga mengkhianatinya. Lebih menyakitkan lagi, kekasihnya berselingkuh dengan kakak sepupunya sendiri. Seperti ditimpa bencana, hatinya dipenuhi kesedihan karena tidak ada lagi orang yang berada di sisinya saat ini.

Sephi, setelah peristiwa yang mengguncangnya, memilih untuk beristirahat di kedai es tepi jalan. Segelas es jeruk dia pesan untuk menyegarkan diri. Di keheningan kedai, Sephi merenung, "Dari mana sebaiknya aku melanjutkan perjalanan?". dia melihat keramaian Berlin, orang-orang sibuk berlalu-lalang. Pikirannya melayang ke masa depan yang penuh ketidakpastian.

Setelah cukup lama, Sephi membayar esnya dengan hati berat. dia merasa perlu melanjutkan perjalanan. Dengan tekad kuat, dia mencari tempat kos atau kontrakan kecil. dia ingin memulai lembaran baru dan menemukan kedamaian. "Duit tabunganku cuma 2 juta, cukup tidak ya?". Sephi cemas. Akhirnya, dia menemukan tempat tinggal murah dan layak.

"Ini kuncinya, nona. Semoga betah di sini, biar ibu juga punya teman," kata pemilik rumah sewa sambil bercanda dengan Sephi.

"Makasih banyak, bu."

"kalau ada masalah, bilang saja ya," tambah ibu itu. Sephi tersenyum senang karena menemukan tempat tinggal dan pemilik yang ramah.

Sephi masuk ke dalam dan mulai membersihkan dan merapikan barang-barangnya.

"Hufft..." Sephi menghela napas lega setelah selesai

"Aku harus semangat lagi, cari kerja biar bisa bertahan," gumam Sephi, memberi semangat pada dirinya sendiri. Meski sedih, Sephi berusaha tetap kuat dan berjuang. Sephi sudah terbiasa dengan perlakuan buruk seperti itu. Sekarang, dia ingin membuktikan bahwa bisa.

Sephi bertekad untuk memperbaiki nasibnya agar lebih baik. Baru saja dia merebahkan diri di kasur, ponselnya berbunyi, ada pesan masuk.

Tiing...

Sephi mengambil ponsel dan membaca pesan tersebut perlahan.

"Wow, bagus sangat! Kesempatan ini tidak boleh disia-siakan. Aku harus berusaha keras." Wajah Sephi langsung berbinar dan semangat kembali. Kesedihan tadi terlupakan saat melihat pesan masuk di ponselnya. Pesan itu berisi panggilan untuk wawancara. Sephi sudah mengirim surat lamaran ke perusahaan ternama beberapa hari yang lalu setelah melihat pengumuman lowongan pekerjaan. Keberuntungan sepertinya berpihak padanya sekarang, dan dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.

Di kediaman Yuli, malam itu diwarnai keceriaan pasca kepergian Sephi. Tawa dan kelezatan hidangan mengisi ruang makan, tanpa sepatah kata pun tentang nasib Sephi di luar sana.

"Bagaimana kabar Sephi sekarang?" tanya Yuli di sela-sela tawa mereka.

"Lupakan dia, dia hanya benalu," sahut ibu Yuli ketus.

"Benar sekali," timpal ayah Yuli. "Dia tak pantas menjadi bagian dari keluarga ini."

"Aku tak ingin memiliki keponakan seperti dia," sindir ibu Yuli dengan nada penuh kebencian.

Suasana ceria berubah mencekam. Sang ayah mengerutkan kening, mengamati kegeraman di wajah istri dan putrinya.

"Kalian membenci Sephi?" tanyanya serius.

"Tentu!" jawab ibu Yuli tajam. "Kau juga, kan?"

Yuli menimpali, "Aku tak menyukainya. Dia selalu lebih unggul dan mendapatkan apa yang aku inginkan, termasuk Andre. Dan sekarang, aku bahagia bersamanya."

Di balik senyuman Sephi yang tak henti, tersembunyi rasa penasaran yang menggerogoti hatinya. Entah apa yang membuat orang-orang di sekitarnya begitu membencinya. Sephi tak pernah merasa merepotkan mereka, bahkan selalu berusaha membantu sebisa mungkin.

Namun, kebencian mereka seperti tembok tebal yang tak tertembus. Sephi tak pernah mengerti alasan di baliknya, hanya bisa merasakan luka dan kekecewaan yang menusuk kalbu.

Sephi menepis rasa sedih yang menggerogoti hatinya. Hari ini, dia memiliki tujuan yang lebih penting yaitu untuk wawancara kerja besok pagi. Kesempatan emas untuk mengubah nasibnya tak ingin dia sia-siakan. Dia menarik napas dalam-dalam, memantapkan tekadnya untuk melangkah maju dengan penuh optimisme.

"Aku akan berusaha semampuku. Semoga berhasil," gumam Sephi sambil melipat baju yang baru saja disetrika. Kegigihannya tak tergoyahkan. "Ini kesempatan emas buatku masuk ke perusahaan terbesar itu," lanjutnya dengan penuh semangat.

Sephi tak mau lengah. Dia ingin memberikan performa terbaiknya di wawancara besok. "Sebaiknya aku tidur. tidak mau terlambat besok," pikir Sephi. Dia pun menuju kasur dan terlelap dengan mimpi indah tentang masa depannya yang cerah.

Keesokan paginya, Sephi bangun dengan penuh semangat. Dia telah mempersiapkan diri dengan matang. Pakaiannya rapi, berkas-berkasnya lengkap, dan mentalnya siap tempur. Dia tak sabar untuk menunjukkan kemampuannya dan meraih mimpinya.

Dengan penuh percaya diri, Sephi melangkah menuju gedung perusahaan. Dia siap untuk menaklukkan wawancara dan membuka lembaran baru dalam hidupnya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95PHQ" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95PHQ
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aksara Cinta Antara Harta dan Pilihan
8.2
Amora Carolline terjepit dalam dilema besar antara ambisi karier dan asmara. Kehadiran Arka Christian, pebisnis sukses yang menawarkan kemewahan, membawa Amora ke dunia gemerlap. Namun, muncul Vano Elbar, pria pilihan ibunya yang menawarkan kehangatan serta ketulusan dalam kesederhanaan. Kini, Amora harus menentukan arah hidupnya: mengejar harta bersama Arka yang penuh tekanan, atau memilih cinta tulus Vano meski hidup terbatas. Sebuah pencarian makna cinta sejati.
Sampul Novel HASRAT TERLARANG GIGOLO
8.1
Demi menghidupi tiga adik dan ibu yang sakit jiwa, Bagaskara nekad menjadi pria sewaan di usia 20 tahun. Pemuda ini terjebak dalam tawaran fantastis Arta Syakila, wanita kaya berumur 27 tahun yang bersedia membayar 500 juta hanya untuk satu malam. Meski Arta memiliki segalanya, alasan di balik keputusannya menyewa gigolo tetap misterius. Akankah Bagas bisa kembali hidup tenang, atau justru terjerat selamanya dalam rahasia kelam kehidupan sang miliarder?
Sampul Novel Kau Hancurkan Persahabatan Kita
8.8
Satu malam penuh kelalaian mengubah persahabatan Lysandro Wicaksana dan Callista Rayendra menjadi pernikahan terpaksa. Sebagai pewaris bisnis, Lysandro panik saat Callista hamil hingga sempat memintanya menggugurkan janin tersebut. Meski Callista menolak dan memilih pergi, Lysandro akhirnya kembali untuk menikahi sahabatnya secara rahasia. Kini Callista harus hidup dalam bayang-bayang Elowen, kekasih Lysandro yang tidak tahu suaminya telah menjadi milik wanita lain.
Sampul Novel Ketika Karma Berbicara
8.5
Setelah delapan tahun menempuh pendidikan di Jerman, kepulanganku untuk memimpin Cakra Group justru disambut kekacauan. Di lobi perusahaan keluarga, seorang wanita tiba-tiba menyerangku secara fisik dan menuduhku menggoda kekasihnya, Bakti Rahadi, yang kini menjabat sebagai direktur di sana. Tak hanya mempermalukanku di depan umum, ia bahkan merusak tas edisi terbatas serta segel berharga dari ayahku, sambil meremehkan barang-barangku sebagai barang palsu. Mereka tidak menyadari bahwa ganti rugi atas seluruh barang asli milikku itu tak akan pernah sanggup mereka bayar seumur hidup.
Sampul Novel Mr. Quick
8.4
Bunga Humaira melarikan diri ke luar negeri demi menyembuhkan luka hati setelah kegagalan pernikahannya. Namun, harapan untuk memulai hidup baru yang tenang justru terusik oleh kehadiran Afrain Derson. Pria kaya dan mapan itu muncul dengan kepribadian serba cepat yang sangat memaksa. Meski Bunga merasa tertekan oleh sikap impulsif Afrain, sang miliarder tetap berkeras bahwa dirinya adalah pasangan sempurna yang tidak pantas untuk ditolak oleh Bunga.
Sampul Novel Rahasia Mantan Istriku
8.9
Pasca bercerai, Dewi membalas penghinaan Kresna dengan cara tak terduga: menjadi tunangan musuh bebuyutan mantan suaminya itu. Saat Kresna meremehkan aksi balas dendam ini, identitas rahasia Dewi mulai terungkap. Ternyata ia adalah pianis kelas dunia, desainer Kumala, hingga investor misterius. Kresna terkejut menyadari bahwa wanita yang ia sia-siakan adalah sosok impiannya. Namun, mampukah ia memenangkan hati Dewi kembali saat rahasia besar lainnya mulai muncul?