Sampul Novel Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus

Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus

8.5 / 10.0
Gadis ini tahu bahwa putra tetangganya sering mengintipnya secara rahasia. Alih-alih menghindar, ia justru sengaja memanggil nama pemuda itu saat sedang bermain dengan dirinya sendiri. Ketika ia datang untuk memberikan les privat dan ditahan di dalam kamar, ia sebenarnya sudah bisa menebak arah situasinya. Namun, perhitungan itu meleset saat pintu tiba-tiba terbuka. Di luar dugaan, justru kakak laki-laki pemuda itulah yang menerobos masuk dan memergoki mereka berdua pada saat yang paling krusial.

Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus Bab 1

Putra tetangga adalah seorang pengintip.

Aku sengaja memanggil namanya saat dia diam-diam mengintipku bermain dengan diriku sendiri.

Saat aku memberinya les dan dia menahanku di kamarnya, sebenarnya aku sudah punya firasat.

Namun, tidak kusangka, justru kakaknya yang menerobos masuk pada saat itu...

Namaku Tia Lewis. Di mata orang tua, aku adalah anak baik. Di kampus, aku dikenal sebagai primadona kampus yang polos.

Namun, sebenarnya, aku sangat menyukai tontonan yang membuat wajah memerah dan jantung berdebar tidak terkendali.

Terkadang, saat membeli barang-barang itu secara daring, aku tidak bisa menahan diri untuk menelan ludah..

Membayangkan betapa menyenangkannya diriku...

Setiap kali bertemu lawan jenis, bagian bawahku selalu basah dan gatal.

Selama ini aku pandai menyembunyikannya. Dengan gelar mahasiswa teladan yang kusandang, setiap kali liburan tiba, tante tetangga selalu memintaku untuk memberi les anak bungsunya.

Apa yang tidak diketahui tante tetangga adalah bahwa putra bungsunya, Owen Walsh, sebenarnya adalah seorang pengintip.

"Tante tenang saja, aku akan bantu mengajari Owen..."

Baru setengah kalimat, seorang pemuda berbaju hitam masuk dengan membawa bola basket, badannya basah oleh keringat. "Ibu."

Dia menatapku dan tertegun sejenak, lalu menyunggingkan senyum nakal. "Tia juga ada di sini?"

Sifat Owen sudah terkenal urakan.

Setelah setengah bulan tidak bertemu, Owen tampak lebih tinggi. Kaos tanpa lengan yang dikenakannya memperlihatkan otot perut yang samar, sementara beberapa helai rambutnya terlihat dari celananya yang longgar.

Tanpa sadar, aku menelan ludah.

Katanya, makin lebat rambut seseorang, makin kuat pula stamina mereka.

Itulah yang sering dikatakan oleh film-film dewasa. Aku tidak tahan untuk melirik Owen beberapa kali.

Owen meneguk air, ujung lidah yang kemerahannya menyapu sudut bibirnya...

Sangat menggairahkan...

Aku teringat bagaimana selama bertahun-tahun ini, dia selalu mengintipku diam-diam dari balik jendela, termasuk saat aku melakukan itu...

Setiap kali aku sengaja memulai setelah mandi, rasa tergoda karena diintip sungguh tidak tertahankan...

Bagian bawahku sudah tidak nyaman, aku mengalihkan pandangan.

Namun, mataku tetap tidak bisa menahan diri untuk melirik ke bagian tubuh Owen yang penuh gairah itu. Ukurannya benar-benar besar. Sebenarnya apa yang dia makan hingga bisa sebesar itu?

"Kalian lesnya di kamar Owen saja," ujar Tante Ratna.

"Oke," jawab Owen sambil tersenyum, lalu berjalan mendekat dan mencengkeram kerah bajuku, seperti mengangkat seekor anak ayam.

Owen dengan cekatan mengeluarkan tugas sekolah semester ini. Nama Owen tertera jelas di sampul buku. Dia menatapku dengan senyum nakal. "Ini tugasku, kerjakan semuanya untukku. Dengar nggak?"

Tangannya menyentuh punggungku, sensasi menggelitik langsung menyebar ke seluruh tubuhku.

Aku tidak memakai bra karena cuaca yang panas.

Puting susuku langsung mengeras dan bulu kudukku meremang.

Aku pura-pura tenang, lalu berdiri dan hendak pergi. "Owen, kita sudah dewasa. Aku nggak bisa lagi membantumu mengerjakan tugas."

"Kamu ulangi sekali lagi?"

Detik berikutnya, Owen mengunci pintu dan membuatku terjebak di dalam wilayah kekuasaannya.

"Sekarang berani sekali, ya."

Owen menatapku lekat-lekat.

Aroma maskulinnya langsung membanjiri indraku. Karena jarak kami yang begitu dekat, aku bahkan bisa melihat jelas keringat di pelipisnya yang belum kering setelah berolahraga. Tetesan keringat itu mengalir turun melewati garis rahangnya hingga ke jakunnya.

Mataku sedikit membelalak dan pandanganku mulai tidak fokus.

Kenapa jakun Owen bisa sebesar itu?

Katanya, pria dengan jakun besar ukurannya juga besar...

Pikiranku melayang, tiba-tiba Owen mencengkeram daguku. "Kenapa diam saja? Saat kamu main dengan benda itu, bukankah kamu menyebut namaku?"

Aku terkejut dan refleks membalas, "Dari mana kamu tahu?"

"Selama ini, kamu tahu aku mengintipmu, 'kan? Selain itu, kamu juga menikmatinya, setiap kali kamu nggak memakai..."

Owen menjilat bibirnya, lalu memandangi puting susuku yang mengeras dengan mata menggelap. Tangannya mencubit dan memelintirnya kasar.

"Sekeras ini? Pasti bawahmu sudah basah, ya?"

Aku buru-buru menutupi bagian bawahku, tapi dia malah menahan tanganku sambil tersenyum sinis.

"Waktu bermain sendiri kamu sampai begitu bergairah. Kenapa sekarang berpura-pura? Apa kamu takut ketahuan ibuku?"

Jantungku berdegup kencang, aku hampir lupa bahwa Tante Ratna juga masih di rumah.

Saat itu, sebuah suara tenang tiba-tiba terdengar, disertai ketukan di pintu, seolah mengetuk langsung ke dalam hatiku. "Tia, Owen, aku masuk ya."

Itu suara kakak Owen, Eric Walsh!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Fantasi Tersembunyi Bunga Kampus

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Cinta & Pengorbanan Alya
8.5
Alya terjebak dalam keputusasaan saat ibunya, Kartika, butuh biaya medis besar dan donor organ langka. Di tengah krisis ini, Niko, pengusaha kaya yang mendambakan anak, menawarkan kesepakatan menjadi ibu pengganti demi kesembuhan Kartika. Meski ragu, Alya setuju demi nyawa ibunya. Namun, benih cinta tak terduga tumbuh di antara mereka, memicu dilema emosional. Saat rahasia besar terungkap, pandangan mereka tentang arti cinta dan keluarga pun berubah selamanya.
Sampul Novel DOSEN ITU SUAMIKU
9.5
Kehidupan Bunga berubah drastis saat ia mengetahui fakta mengejutkan di kampusnya. Ezza, pria yang dijodohkan orang tuanya dan kini telah resmi menjadi suaminya, tiba-tiba muncul sebagai dosen baru di sana. Kehadiran Ezza yang tak terduga di lingkungan akademisnya memicu tanda tanya besar bagi Bunga. Ia pun mulai meragukan alasan di balik keputusan suaminya tersebut. Apakah Ezza memiliki motif tersembunyi atau ini hanyalah sebuah kebetulan belaka?
Sampul Novel Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku
8.6
Hari pernikahan yang seharusnya indah berubah menjadi mimpi buruk. Secara sepihak, orang tua dan tunanganku memutuskan untuk mengganti posisi mempelai wanita dengan kakak kandungku yang sedang sakit keras. Karena aku menolak mentah-mentah keputusan tidak adil ini, mereka tega mengikatku di dalam rumah agar pernikahan tetap berjalan tanpa hambatan. Namun, kemalangan tidak berhenti di situ. Saat mereka pergi merayakan pesta, seorang penjahat menyusup dan menghabisi nyawaku dengan kejam. Ketika keluargaku akhirnya kembali untuk melepaskanku, mereka hanya mendapati jasadku yang telah membusuk.
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Duniaku runtuh saat menangani pasien VIP bernama Evelyn Santoso. Tunangan yang ia tangisi adalah suamiku, Bima. Namun di foto itu, dia adalah Brama Wijaya, taipan kejam, bukan pria konstruksi yang kurawat saat amnesia. Brama masuk tanpa mengenaliku, lalu memeluk Evelyn dan membisikkan janji setia yang sering ia ucapkan padaku. Melalui tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami adalah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Baskara memaksaku mendonorkan sumsum tulang demi tunangannya, Rania. Meski tumbuh bersama, dia kini membenciku. Rania menjebakku hingga Baskara menyiksaku dengan kejam, bahkan menculik orang tuaku akibat fitnah video asusila. Aku dipaksa menonton mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah sakit parah yang kurahasiakan, Baskara justru menyuruhku mengakhiri hidup. Tanpa ragu, aku menyanggupi permintaannya dan melompat menuju kehampaan.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan