Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dunia Pelita

Dunia Pelita

Pelita adalah model tangguh dari keluarga retak yang sangat menjaga kehormatannya. Namun, sebuah insiden tragis merenggut kesuciannya dan menyeretnya ke dalam kehidupan Adhim, pemimpin geng motor sekaligus putra kiai. Meski Adhim berniat menebus dosa dengan pernikahan, Pelita bimbang karena ia tak pernah berencana menjalin hubungan. Perbedaan latar belakang yang kontras menjadi ujian berat. Mampukah cinta tumbuh di tengah konflik dan masa lalu yang kelam?
Bab
Bagikan

Bab 1

Nur Walis Pelita dan Adhim Zein Ad-Din Hisyam adalah dua dari orang-orang yang hidupnya dipermainkan oleh semesta.

Apa jadinya kalau mereka dipertemukan dalam satu garis edar yang sama?

Mungkin, tidak hanya semesta, tapi seluruh isinya yang juga akan menertawakan keduanya.

"Tolong maafkan saya. Saya tahu apa yang saya lakukan pada kamu tidak termaafkan. Tapi saya mohon, biarkan saya sedikit menebus dosa saya. Kamu bisa menghukum saya dengan cara apa pun yang kamu mau. Saya juga rela masuk penjara asal kamu memaafkan saya. Tolong, izinkan saya mempertanggungjawabkan perbuatan saya." — Adhim Zein Ad-Din Hisyam.

"Rasanya sakit sekali, Kak. Rasanya saya seperti ingin mati. Saya sangat hancur pagi itu. Saya merasa saya sama sekali nggak berharga. Saya ingin mengakhiri hidup saya kalau saja saya nggak ingat Allah sangat membencinya. Saya ingin hilang dari dunia." — Nur Walis Pelita.

****

Cinta kadang tidak bisa kita lihat.

Cinta kadang tidak bisa kita dengar.

Namun, cinta ... selalu bisa kita rasa.

Sekalipun itu dalam bentuk luka.

****

Nur Walis Pelita begitu mencintai keluarganya. Papanya yang sangat penyayang, Mamanya yang lemah lembut, dan kakaknya yang penuh perhatian.

Pelita merasa, tidak ada orang yang lebih bahagia di dunia ini selain dirinya karena memiliki keluarga yang nyaris sempurna seperti keluarganya itu. Namun semuanya berubah dalam satu waktu.

Gadis itu masih duduk di bangku kelas dua SMA saat cintanya berubah menjadi luka, mengubah warna dunianya menjadi maya tak secerah sebelumnya.

Agaknya, peribahasa tiada gading yang tak retak adalah benar. Sesempurna apa pun keluarga yang dimiliki Pelita di matanya, sebahagia dan seharmonis apa pun mereka tadinya, semuanya bisa lenyap secepat kedipan mata saat salah satu badai kehidupan menerpa biduk keluarganya.

Sebuah badai kehidupan bernama kematian.

Suatu malam Mama Pelita tiba-tiba ditemukan dalam keadaan meninggal di mansion keluarganya. Pelita tidak mengerti apa yang terjadi. Tapi sejak itu, semuanya tidak sama lagi.

Papanya yang penuh kasih sayang berubah menjadi seorang yang mudah marah. Seperti saat seorang pelayan atau pegawai melakukan sedikit kesalahan, maka tidak jarang, jika tidak dipecat, orang itu akan menerima kemarahan besar sang papa cukup lama, bahkan ada yang sampai berjam-jam hingga telinga siapa pun yang mendengar menjadi pengang.

Emosi Papanya tidak stabil. Jika Papanya itu mudah marah kepada orang lain, maka kepadanya dan kakaknya, Papa Pelita tidak pernah hangat lagi seperti sebelumnya. Ada jarak beribu-ribu kilo yang seolah membentang dan menjadi pemisah di antara mereka.

Seperti semuanya belum cukup, lima bulan setelah kepergian sang mama, Papanya tiba-tiba pulang dari sebuah perjalan bisnis membawa seorang perempuan yang hari itu dikenalkannya pada Pelita dan sang kakak sebagai istri baru.

Pelita sangat terkejut. Kakaknya yang tidak terima Papanya menikah lagi belum satu tahun setelah Mama mereka meninggal (bahkan belum setengahnya) dan tanpa bertanya atau meminta pendapat mereka terlebih dahulu marah besar dan berakhir dengan terjadinya pertengkaran.

Sejak itu perlahan Pelita mulai kehilangan sosok sang kakak juga perhatiannya.

Kakaknya sangat jarang berada di sisinya. Ia tidak pernah pulang ke rumah. Alasannya, kakak Pelita belum menerima pernikahan itu---mungkin tidak akan pernah. Ia juga benci dengan kehadiran ibu tiri. Sebab sang ibu tiri sendiri, wanita itu hanya berlaku baik saat di depan Papanya tapi tidak di belakangnya. Pelita juga semakin diselimuti kesedihan karena sikap Papanya yang semakin hari seolah semakin menjadi pribadi yang tidak Pelita kenal lagi.

Kematian ibunya menghancurkan hatinya dan pernikahan kedua dari Papanya mengubah dunianya.

Makna cinta bagi Pelita menjadi luka.

Dan dunianya benar-benar tidak lagi sama.

****

Bagi seorang Adhim Zein Ad-Din Hisyam, adiknya, Zulfa adalah segalanya.

Segalanya yang berarti apa pun isi dari dunia, pun, arti dari kata dunia itu sendiri.

Zulfa adalah kesayangannya. Mataharinya. Bunganya. Juga cintanya.

Ya, Adhim mencintai Zulfa. Lebih dari saudara dan kakak-kakak lain yang ada di dunia, cintanya pada sang adik sangat besar. Terlalu besar. Hingga seumpama salah satu di antara mereka dalam bahaya dan hanya satu orang yang bisa selamat tanpa kehilangan nyawa, Adhim akan memilih Zulfa untuk menjadi orang itu, tanpa sedikit pun ragu.

Adhim rela melakukan apa pun untuk keselamatan adik tercintanya, termasuk dengan menukar nyawanya. Hal yang sama juga berlaku demi kebahagiaan adiknya ditambah dengan semua yang juga bersangkutan dan berhubungan dengan Zulfa dan bahagianya.

Bisa dikatakan, hidup Adhim seolah berporos pada sang adik.

Zulfa. Zulfa. Dan Zulfa.

Mungkin Adhim sering bersikap menyebalkan di mata adiknya. Namun Zulfa tidak pernah tahu, jika sayangnya Adhim padanya lebih besar daripada kakak-kakak lain yang ada di dunia hingga Adhim rela melakukan segalanya untuk memastikan kebahagiaannya. Sebut saja dengan menaruh mata-mata di tempat manapun Zulfa berada, mencoba menjodohkan Zulfa dengan sahabat terbaik yang dimilikinya, juga selalu menjaganya dalam diam dan doa tanpa sepengetahuan siapa-siapa.

Semakin beranjak dewasa, Adhim kemudian sadar kalau rasa cintanya terlalu berlebihan pada adiknya, berlebihan dalam sudut pandang untuk ukuran 'seorang kakak'. Adhim sangat mencintai Zulfa hingga seumpama Zulfa bukan adiknya sendiri, Adhim pasti akan menikahinya karena besarnya rasa cinta yang ia miliki.

Sedikit gila? Memang. Cintanya pada Zulfa memang sampai kepada titik di mana Adhim ingin menjaga, memiliki, dan membahagiakannya sendiri. Itulah kenapa, demi menjaga kewarasannya, pada akhirnya Adhim memutuskan untuk pergi mengembara dalam arti yang sebenar-benarnya. Adhim memutuskan untuk pergi, menjauh dari adiknya dan mencoba mengendalikan perasaan 'berlebihan' yang dimilikinya.

Dari Kediri, gus muda itu pergi ke Bandung. Melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi yang sebelumnya bahkan tidak pernah ia minati sama sekali. Laki-laki itu sudah menyelesaikan pendidikan jenjang sekolah menengah atasnya di tahun sebelumnya. Namun karena tidak tertarik mengenyam bangku pendidikan formal lagi, ia memutuskan tidak melanjutkan studi ke perguruan tinggi meski Abah dan Uminya menghendaki.

Adhim memiliki jiwa bebas. Meski dirinya sayang dan menghormati kedua orang tuanya, laki-laki itu tidak sungkan menolak keinginan keduanya jika itu tidak sesuai dengan apa yang Adhim mau.

Lalu Adhim mengubah keputusannya itu di tahun berikutnya karena Zulfa yang membujuknya.

Adhim mencintai adiknya. Dan demi kebaikan semuanya, dirinya memang harus pergi sejauh-jauhnya.

Adhim harus menemukan arti yang lebih benar dari kata cinta. Cinta yang sebenar-benarnya cinta. Cinta sejatinya.

****

___

⚠️ Be wise❗

Rate: 18+

Mengandung kata-kata kasar, isu sensitif, kekerasan, dan adegan dewasa.

Sebaiknya follow dulu sebelum membaca! 🔥

Instagram dan TikTok: puputpelangiiYouTube: Puput Pelangi

Happy reading ....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anakku Tak Butuh Ayah Sepertimu
7.9
Alana nyaris tewas setelah diserang tiga pemuda di Gunung Lawu hingga terperosok ke jurang. Beruntung, ia diselamatkan oleh Arga, mantan anggota Kopassus yang kini menjadi buronan dan bersembunyi di hutan. Di tengah pemulihan luka fisik dan traumanya, Alana terjebak dalam dilema antara keinginan balas dendam atau bangkit kembali. Hubungannya dengan Arga yang keras namun protektif pun kian intens, memicu emosi baru yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
Sampul Novel Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku
8.9
Upaya Laras melarikan diri dari rumah berubah menjadi mimpi buruk saat ia dan ketiga buah hatinya diculik oleh seorang sopir travel. Di dalam penyekapan yang penuh siksaan, Laras harus menelan pil pahit kehilangan salah satu anaknya. Tragedi ini memicu dendam membara dalam dirinya. Ia bertekad mengungkap dalang serta motif keji di balik penderitaan mereka. Mampukah Laras menyelamatkan anak-anaknya yang tersisa dan lolos dari jeratan maut yang mengancam nyawa?
Sampul Novel Cinta, Pengkhianatan dan Dendam: Godaan Mantan Istri yang Tak Tertahankan
8.0
Dikhianati hingga menjadi pembunuh, Maria menceraikan James dan pergi membawa dendam. Enam tahun berselang, ia kembali bersama rival mantan suaminya dengan identitas baru yang tangguh. Meski bekerja sama dengan James hanya demi membalas sakit hatinya, Maria tidak menyadari bahwa ia justru masuk ke dalam jebakan pria itu. Di tengah pergolakan antara gairah dan niat balas dendam, mereka terjebak dalam permainan perasaan yang sangat berbahaya.
Sampul Novel Istri Tercampakkan, Legenda Hukum Bangkit
8.9
Tiga tahun aku membuang karier hukumku demi menjadi istri idaman Baskara Wijoyo. Namun, kesetiaanku dibalas luka saat dia lebih memilih melindungi mantan kekasihnya, Aurelia, dari tumpahan kopi panas hingga membiarkan lenganku melepuh parah. Saat itulah aku memutuskan untuk pergi. Kini, aku kembali ke ruang sidang sebagai Nemesis, pengacara legendaris yang tak terkalahkan. Aku siap menghancurkan reputasi Baskara dalam kasus terbesar yang pernah ia hadapi.
Sampul Novel Legenda Sage Pengendara Phoenix
9.3
Kiran, pemuda dari Qingchang, tak sengaja bertemu The Flame, Phoenix legendaris milik Sage Putih Alaric yang gugur melawan Kaisar Warlock. Demi bertahan hidup, Phoenix yang sekarat itu melakukan ritual penyatuan jiwa berbahaya dengan Kiran. Ingatan tersebut dikunci hingga Kiran dewasa dan dikenal sebagai jenius ilusi di Institut Magentum. Namun, rahasia besar terungkap saat ia dituduh sebagai pengkhianat dan penerus Klan Phoenix Merah, memicu pengejaran maut oleh Kekaisaran Hersen.
Sampul Novel Menantu Dewa Perang
8.5
Selama ini ia hanyalah menantu yang dipandang sebelah mata dan dianggap tidak berguna. Namun, di balik identitas rendahnya, ia sebenarnya adalah sosok Dewa Perang yang sangat disegani di kancah dunia. Tepat pada hari perayaan ulang tahun pernikahan mereka yang ketiga, sebuah kenyataan pahit menghantamnya. Ia menyaksikan dengan mata kepala sendiri istri yang sangat ia cintai mengkhianati komitmen mereka dan berselingkuh tepat di hadapannya.