Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel DUNIA MAYA

DUNIA MAYA

Aruni Maya adalah wanita tangguh yang hancur setelah kehilangan ibu dan anak angkatnya. Di tengah duka, dia harus menghadapi kekejaman Toni, suaminya yang ternyata hanya mendekati Maya demi membalas dendam masa lalu. Namun, sebuah rahasia besar terungkap bahwa Maya bukanlah anak kandung dari orang tua yang dibenci Toni. Penyesalan datang terlambat saat Maya berjuang bangkit dari pengkhianatan, menemukan jati diri aslinya, dan menghadapi ujian hidup baru yang mendewasakan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Langit dirundung muram, seorang wanita dengan badannya terbungkus baju dan kerudung hitam, terduduk di atas sebuah pusara. Dia menangis histeris meratapi kepergian buah hatinya. Air matanya mengalir disertai derai air hujan yang tiba – tiba turun seakan ikut merasakan nestapa wanita itu.

“Alsya, kenapa tinggalin mama secepat ini ?” rintihnya sambil terpuruk di atas pusara. Ia tidak peduli dengan hujan yang semakin deras, badannya yang basah kuyup dan suasana mencekam di pemakaman yang sudah sepi pun tidak dia hiraukan.

Setelah dia merasa lelah menangis akhirnya Maya beranjak dari duduknya. Dengan langkah gontai dia melangkah pergi, sesekali dia menoleh ke belakang kearah pusara anaknya. “Mama pulang dulu ya sayang, besok Mama datang lagi tengok kamu” katanya sembari berlalu.

Ditengah perjalanannya dia berhenti sambil menengadahkan kepalanya, merasakan air hujan mengguyur wajahnya.

“ Tuhan kenapa semua ini terjadi ? Apa salahku hingga Engkau berikan cobaan sedahsyat ini?”teriaknya ditengah derasnya hujan.

“ Baru satu bulan yang lalu Kau ambil ibuku, sekarang anakku, aku tidak sanggup Tuhan” ratapan Maya yang memilukan hati.

Maya terduduk merasakan kakinya tak sanggup menopang beban badannya, ia terduduk hingga bajunya kotor penuh dengan lumpur tak dia hiraukan.

Dalam keterpurukannya dia teringat kata – kata Alsya, saat dia baru saja menjadi bulan – bulanan kemarahan Toni,

“Mama, mama harus kuat, Alsya selalu berdoa pada Tuhan agar mama diberikan kebahagiaan,” ujar Alsya dengan senyum manisnya sambil mengusap air mataku.

‘Oh Alsya, anak itu begitu cantik dan dewasa’ batin Maya

Akhirnya dia bangkit dan melangkahkan kakinya menuju rumah sembari terus memberikan semangat untuk dirinya sendiri, dia harus berjuang tidak ingin mengecewakan Alsya.

Sesampainya dirumah, dengan keadaan yang basah kuyup Maya masuk melalui pintu depan rumah. Rumah yang tidak terlalu besar, menjadi kenangannya bersama almarhum ibu dan anaknya. Dia melihat kesekeliling rumah mengenang Alsya dan ibunya. Seperti ada bayangan ketika dia melihat kursi di depan televisi, disana biasanya dia dan Alsya menonton televisi berdua sembari meminum segelas susu sebelum aku berangkat bekerja dan Alsya ke sekolah.

Kemudian dia menuju dapur, di dapur ini biasanya dia dan sang ibu bersenda gurau saat mencoba resep kue baru yang ketika matang rasa dan bentuknya menjadi aneh.

Maya membayangkan itu dengan tertawa kecil tapi matanya mengeluarkan air mata. Perasaan kangen tidak bisa terelakkan, kangen cerewetnya Alsya dan wajah ibunya yang teduh.

Maya tersadar drai lamunannya ketika merasakan badannya menggigil kedinginan karena baju yang dia kenakan memang basah kuyup. Maya kemudian mengambil handuk dari kamar mandi, dia heran karena sejak tadi tidak menjumpai suaminya. dia mencari ke semua ruangan dirumah, tapi tidak ada siapapun.

“ Kemana mas Toni, masih berkabung seperti ini malah keluyuran “ gumamnya sambil menggunakan handuk mengusap rambutnya yang basah.

Suaminya Toni memang suka keluyuran, dari pagi dia sudah pergi kemudian pulang tengah malam, begitu setiap hari,. Pernah suatu ketika tetangga memberitahukan keberadaan Toni yang sedang berada di area lokalisasi, aku mencoba untuk mengeceknya ketempat lokalisasi yang dimaksud. Ternyata benar, aku mendapati dia berada di depan pintu gerbang lokalisasi itu,tapi dia hanya diam sambil menyesap rokonya. Aku hanya melihatnya dari kejauhan tak berniat untuk menghampirinya, biarlah daripada ada keributan, karena setiap ribut dia akan melakukan kekerasan fisik terhadapku, maka dari itu Aku memilih diam dan mengalah saja walaupun sebenarnya hatiku sakit.

Setelah aku selesai mandi dan berganti baju, tiba – tiba Toni datang dengan keadaan badannya basah, bukan karena hujan, karena hujan sudah reda beberapa saat setelah aku sampai rumah, dia basah karena keringat.

“ Dari mana saja kamu Mas? Kenapa di suasana berkabung seperti ini kamu malah keluyuran, sebentar lagi pasti akan banyak orang datang kerumah untuk tahlilan Alsya?” Aku memberondongnya pertanyaan sambil menatapnya kesal.

Sambil sedikit ngos – ngosan dia menjawab “ Halah cerewet sekali kamu, aku mau dari mana, ngapain, bukan urusanmu!!”jawabnya dengan tegas dan melirikku tajam sambil melepaskan pakaiannya yang basah dan melemparkannya kearahku.

“Sudah, aku mau mandi!” katanya sambil berlalu memberikan pakaian kotornya kepadaku.

Alangkah terkejutnya aku mendapati bekas merah yang berada di dada nya dan lehernya, sontak aku menghentikannya dan bertanya perihal tanda merah itu.

“ Kamu habis main sama siapa Mas?Apa yang kamu lakukan?Dimana hati nuranimu, kita masih berkabung dan kamu sempat – sempatnya melakukan itu?”kataku dengan berderai air mata

“Jawab Mas!” bentakku

“Iya memang aku habis bercinta, kenapa memangnya?”Apa kamu juga menginginkannya?seringainya sambil menjambak rambutku.

Seketika raut wajahnya berubah menyeramkan, ditariknya aku kedalam kamar, dilucutilah semua pakainku. Aku berteriak memohon ampun padanya “ Ampun Mas, jangan siksa aku”, aku memohon padanya bersimpuh sembari menangkupkan kedua tanganku.

“Apa kamu bilang? Ampun?Aku akan mengampunimu tapi layani aku dulu, katanya sambil tersenyum menyeringai.

” Ampun Mas jangan, aku mohon “ kataku sambil terus memohon.

Jika dia sedang marah, dia akan melucuti pakaianku kemudian menyiksaku dengan pukulan dan tamparan, dan berakhir dengan pemerkosaan. Perlakuan ini aku terima setelah satu bulan kami menikah, perangainya berubah menjadi begitu menyeramkan. Entah apa penyebabnya, dia selalu marah – marah tidak jelas kepadaku dan ibuku dan tidak segan – segan menganiayaku bahkan didepan Alsya

Aku menangis membayangkan kejadian satu tahun yang lalu yang mengakibatkan kami harus menikah, Toni tiba – tiba berada di kamarku ketika aku sudah terlelap tidur, dia berusaha merenggut kesucianku, membuka pakaianku dengan kasar, dia kemudian menindihku dengan hanya memakai celana dalamnya sambil membekap mulutku. Tapi sebelum dia melakukan lebih jauh ibuku lebih dulu datang dan mendapati kami berdua bugil didalam kamar. Ibuku sangat murka, dia kira kami memang dengan sengaja melakukan maksiat, karena kami memang berpacaran waktu itu padahal Toni berusaha memperkosaku. Ibu tidak ingin mendengar penjelasanku, dan akhirnya terpaksa menikahkan aku dengan Toni, untuk menutupi aib.

“Panggilkan Rani, bawa dia kesini, Cepat! Bentaknya dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.

Aku tersadar dari lamunanku. Dengan ekspresi bingung, aku cepat – cepat memakai bajuku. Tanpa bertanya aku keluar rumah untuk memanggilkan Rani.

Rani adalah tetanggaku yang seorang janda, wajahnya tidak terlalu cantik, tapi bentuk tubuhnya memang sangat menggoda.

‘Ada urusan apa Mas Toni dengan Rani?batinku

Sesampainya di depan rumah Rani aku langsung memanggil sambil mengetuk pintu.

“ Mbak Rani, mbaak.” Panggilku

Mbak Rani keluar dengan hanya mengenakan daster diatas lutut tanpa lengan, dengan rambut panjang yang basah. “Ada apa maya?” katanya sambil berjalan kearahku.

“ Mas Toni menyuruhku memanggilkamu untuk kerumah, aku tidak tahu untuk apa, karean aku tidak bertanya.” Jelasku.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Tak Terbalas
7.9
Demi biaya pengobatan adiknya, Raisa Putri terpaksa menikahi Rangga, pria yang tengah koma. Selama dua tahun, ia merawat Rangga dengan tulus hingga benih cinta tumbuh di hatinya. Namun, saat Rangga terbangun, kenyataan pahit menghantam. Rangga tetap terpaku pada mantan kekasihnya, Aulia, dan hanya menganggap Raisa sebagai pelayan belaka. Merasa cintanya bertepuk sebelah tangan, Raisa memilih untuk meminta cerai. Akankah Rangga menyadari kehilangan tersebut?
Sampul Novel Cintanya Bukan Untukku
8.2
Kematian Ethan mengungkap rahasia pahit bagi Olivia. Album foto bertajuk cinta sejati dan seluruh warisan suaminya ternyata ditujukan untuk Emma, gadis asuhan Ethan, bukan dirinya. Mengembuskan napas terakhir dalam penyesalan, Olivia tiba-tiba terbangun di masa lalu sebelum pernikahan mereka terjadi. Bertekad tidak mengulang kesalahan, ia memilih pergi mengejar impiannya sendiri. Namun, keputusan Olivia untuk hidup mandiri justru membuat Ethan kehilangan akal dan mencarinya ke berbagai belahan dunia.
Sampul Novel Ciuman Pengkhianat
9.2
Sebuah unggahan video dari Lidya, wanita masa lalu Arkan, menghancurkan hati sang istri. Video itu memperlihatkan Arkan dan Lidya berciuman intim saat bermain kartu remi, lengkap dengan takar yang memuji keahlian Arkan. Setelah sang istri meninggalkan komentar ucapan selamat dengan getir, Arkan justru menelepon dan membentaknya, menuduhnya terlalu sensitif atas permainan biasa. Menyadari cinta selama tujuh tahun pernikahan mereka telah sirna, ia akhirnya memilih untuk pergi dan melepaskan segalanya.
Sampul Novel Pembalasan Istri yang Direndahkan: Penyesalan Suami Pengkhianat
8.4
Setelah dicampakkan suaminya, Deon, saat hamil tua demi wanita lain, Elara memilih pergi dan melahirkan anaknya sendirian. Pengorbanan tulusnya selama delapan tahun hancur seketika. Namun, lima tahun kemudian, Elara bertransformasi menjadi miliarder cantik yang sukses dan dikagumi banyak pria. Saat Elara menuntut kejelasan hukum atas status mereka dan bersiap memulai hidup baru dengan pria lain, Deon yang menyesal justru menolak melepaskannya dan mulai terobsesi untuk merebutnya kembali.
Sampul Novel Istri Cacat CEO
9.6
Christian Oliver adalah CEO sukses yang tampak memiliki segalanya, namun hidupnya terkekang oleh aturan sang ayah. Di usia 29 tahun, ia dilarang menjalin kasih karena statusnya yang sudah terikat pernikahan sejak remaja dengan Olivia, putri sahabat ayahnya. Meski telah bertahun-tahun mencari, Christian tak kunjung menemukan keberadaan istrinya itu. Ironisnya, tanpa ia sadari sedikit pun, sosok Olivia sebenarnya selalu berada sangat dekat di sisinya selama ini.
Sampul Novel Kuhempaskan Suami Benalu dan Keluarganya
8.6
Dunia Shanum runtuh saat Arya membawa Anara pulang sebagai istri barunya. Tak hanya dikhianati, Shanum juga dihina mandul dan dianggap benalu oleh sang mertua yang angkuh. Namun, Shanum menolak untuk menyerah pada rasa sakit. Ia memilih bersikap tenang sambil merencanakan pembalasan elegan. Kini, saatnya membuktikan siapa yang sebenarnya parasit dalam keluarga ini. Shanum bertekad menghempaskan suami dan mertua tak tahu malu itu dari hidupnya selamanya.