Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dosa di Balik Kacamata Sang Dewi

Dosa di Balik Kacamata Sang Dewi

Menjadi dosen wanita menawan tidak membuat hidup karakter utama berjalan sempurna. Ia mengidap gangguan kecanduan hasrat yang kerap kambuh tiba-tiba, hingga mengancam masa depan hubungannya bersama sang tunangan. Demi kesembuhan, sang tunangan merekomendasikan sebuah klinik kecil di luar area kampus. Siapa sangka, sosok yang bertugas memeriksanya di sana justru merupakan mahasiswa laki-lakinya sendiri. Dengan metode terapi medis yang sangat tidak biasa dan provokatif, rahasia sang dosen kini berada di tangan muridnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Bu Susan bukan sengaja gitu." Aku menahan rasa malu sambil meminta maaf, dan berusaha keras merapatkan kedua kaki.

"Nggak apa-apa, Bu Susan. Ini hanya reaksi alami tubuh," ucap Aldo dengan wajah tenang. Rasa maluku pun perlahan hilang.

Namun, Aldo lanjut berkata, "Bu Susan, pemeriksaannya belum selesai. Tolong buka kakinya."

Aku pun terpaksa membuka kakiku membentuk huruf M.

Aldo mengambil senter.

Melihat kebingunganku, dia menjelaskan, "Agar lebih jelas melihatnya."

Rasa gugup dan malu kembali muncul. Saat dia menyorotkan senter ke sana kemari, pikiranku menjadi kacau.

Jangan-jangan dia mencium bau tidak sedap dariku...

Seharusnya tadi aku membersihkan diri dulu sebelum datang.

"Sedikit kemerahan dan bengkak. Hmm, kenapa masih terbuka terus?"

Aldo mengulurkan tangannya dengan penasaran. Aku langsung merapatkan kakiku.

Barulah aku tersadar, tangannya terjepit di area sensitifku. Seketika, rasa basah pun mengalir deras.

Aldo juga ikut memerah. "Bu... Bu Susan, tolong buka kakinya. Aku mau keluarkan tanganku."

Aku merasa sangat malu sampai ingin menghilang.

Untungnya, Aldo sudah menemukan masalahnya.

"Sepertinya ini karena Bu Susan terlalu sering merangsang diri sendiri, sampai menyebabkan kecanduan."

Aku sudah tidak peduli lagi dengan rasa malu dan buru-buru bertanya, "Lalu, harus bagaimana?"

"Pertama-tama, harus menurunkan sensitivitas, atau desensitisasi. Untuk itu, kita harus cari tahu dulu alat-alat apa saja yang bisa merangsang titik sensitif Bu Susan."

Aku juga tidak begitu paham, jadi aku hanya berbaring dengan patuh di tempat tidur pasien, membuka kaki ke arahnya, dan mengangkat rok hingga ke pinggang.

Aldo mengenakan sarung tangan, lalu dengan malu-malu berkata, "Bu Susan, klinik ini kehabisan cairan pelumas, jadi pemeriksaan hanya bisa dilakukan secara langsung."

Bahkan tanpa pelumas pun aku sudah basah. Tentu saja aku mengiyakan.

Agar lebih mudah memeriksa, Aldo menarik kursi dan duduk di ujung tempat tidur, lalu menarik kakiku lebih dekat ke arahnya.

Sekarang, tubuhku terbuka lebar di hadapannya.

Aldo memasukkan dua jarinya ke dalam.

Aku menahan erangan yang hampir keluar dari mulutku, lalu bertanya, "Bukannya pakai alat?"

"Aku perlu merasakan dengan jari dulu, agar bisa memastikan nanti saat menggunakan alat, nggak akan menyakiti Bu Susan."

Mendengar itu, hatiku tersentuh.

Aldo benar-benar baik.

Untuk memudahkan pemeriksaan, Aldo mengangkat bagian kepala tempat tidurku. Dia mengeluarkan mainan yang masih menempel di tubuhku, dan aku bisa melihat dengan jelas tangannya yang berurat itu bergerak keluar-masuk.

"Bu Susan, kalau nggak nyaman, bilang saja."

"Nggak nyaman? Ini sangat nyaman!" jawabku spontan. Begitu menyadari ucapanku, aku langsung malu dan tidak berani menatapnya.

Aldo tidak mempermasalahkan, dia malah memberiku semangat. "Kalau Bu Susan merasa nyaman, boleh bersuara. Dengan begitu, aku bisa menilai tingkat sensitivitas setiap area dari reaksi Bu Susan."

Aku langsung melirik ke arah pintu.

Tunanganku masih di luar. Bagaimana jika dia mendengar eranganku?

Aldo pun tersadar, lalu tersenyum canggung. "Kalau begitu, aku akan menilai dari reaksi tubuh Bu Susan saja."

Setelah mengatakannya, jari Aldo menekan lebih kuat.

Aku menggigit bibirku keras-keras dan hampir kehilangan kendali.

Kemudian, berbagai sentuhan dan tekanan beruntun menyusul.

Kakiku secara tidak sadar merapat, tapi Aldo membukanya paksa.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Baby Han - (Gx G)
9.5
Mikaela, janda muda asal Thailand yang tengah hamil lewat program bayi tabung, memulai karier di perusahaan J.H Fashion, Seoul. Meski bercerai dari David karena dikhianati, bakatnya menarik perhatian Minwo Han. Namun, Judith Han, sang pemilik perusahaan yang merupakan seorang lesbian, justru mulai terpikat secara alami setelah mengambil alih urusan Mikaela. Ketertarikan Judith berkembang menjadi obsesi mendalam saat ia terus memikirkan sosok Mikaela dalam benaknya.
Sampul Novel Cinta yang Telah Kandas
7.8
Setelah lima tahun pernikahan yang hancur, Fira harus menghadapi kenyataan pahit. Demi melindungi anak dari wanita simpanannya, Lucia, Nathan tega memaksa Fira menggugurkan kandungannya. Tak cukup sampai di situ, Nathan bersekongkol dengan dewan direksi untuk melengserkan Fira dari jabatan wakil direktur. Di tengah kesombongan Nathan yang ingin menggantikannya dengan Lucia, Fira tidak tinggal diam. Dengan penuh keberanian, Fira membalikkan keadaan dan memaksa Lucia mengungkap sekutu aslinya.
Sampul Novel Di Jual Suamiku
7.9
Apa yang akan Anda lakukan saat mahligai rumah tangga yang selama ini menjadi impian indah justru berubah menjadi kenyataan yang sangat rumit? Kisah ini mengikuti perjalanan emosional seorang wanita yang harus menghadapi lika-liku kehidupan pernikahan yang tak terduga. Alih-alih menemukan kebahagiaan sejati, ia justru terjebak dalam situasi pelik yang menguji kesabaran serta kesetiaannya sebagai seorang istri dalam menghadapi badai konflik.
Sampul Novel Fantasi Tukar Pasangan Ranjang
9.2
Pasangan Maya-Adrian dan Sinta-Rizky tampak sempurna, namun hubungan mereka sebenarnya hambar. Demi mengatasi kekosongan, mereka sepakat mencoba ide ekstrem tukar pasangan. Meski awalnya canggung dan penuh kecemasan, pengalaman ini justru mengungkap keinginan yang terpendam. Di tengah konflik dan cemburu, mereka belajar menghadapi kenyataan serta menyembuhkan luka lama. Perjalanan emosional ini memaksa mereka memperbaiki fondasi cinta agar lebih tulus dan kuat dari sebelumnya.
Sampul Novel Gadis Rahasia Kapten
8.7
Kapten Anatoly tak pernah menduga bahwa cinta pertamanya adalah Helen, turis Jerman yang ia sembunyikan di rumahnya saat Rusia menyatakan perang. Di tengah ketegangan konflik, hati sang kapten yang dingin perlahan mencair. Namun, kebahagiaan itu hancur saat identitas asli Helen terungkap sebagai putri dari musuh negaranya. Kini, Anatoly terjepit dalam dilema besar antara kesetiaan pada negara atau menyelamatkan wanita yang ia cintai. Pilihan manakah yang akan ia ambil?
Sampul Novel Kakakku Bukan Kakakku
9.0
Dipertemukan dengan lingkungan pertemanan saudaranya membawa konsekuensi tak terduga bagi seorang gadis muda. Dalam kisah modern ini, ia terjebak dalam situasi intimidatif bersama tiga teman sekelas kakaknya yang berasal dari sekolah olahraga. Kekuatan fisik mereka yang dominan membuatnya tak berdaya ketika mereka mengonfrontasi dan memperlakukannya dengan keras. Menghadapi dominasi dan tekanan dari para pemuda tersebut, ia harus bertahan di tengah situasi mendesak yang menguji batas kekuatannya.