Sampul Novel Di Jual Suamiku

Di Jual Suamiku

7.9 / 10.0
Apa yang akan Anda lakukan saat mahligai rumah tangga yang selama ini menjadi impian indah justru berubah menjadi kenyataan yang sangat rumit? Kisah ini mengikuti perjalanan emosional seorang wanita yang harus menghadapi lika-liku kehidupan pernikahan yang tak terduga. Alih-alih menemukan kebahagiaan sejati, ia justru terjebak dalam situasi pelik yang menguji kesabaran serta kesetiaannya sebagai seorang istri dalam menghadapi badai konflik.

Di Jual Suamiku Bab 1

Gubrak!

Pintu tiba-tiba didorong dengan keras, Aku yang sedang tertidur langsung terkejut. Bang Awan tampak berdiri di depan pintu. 

"Dasar isteri pemalas!"

Tanpa babibu bang Awan segera menyiram wajahku dengan segayung air, Aku yang masih setengah sadar tentu saja kaget bukan main, itu karena hidungku dimasuki sedikit air. Aku terdiam sambil mengelap wajahku pelan. 

"Semenjak Kamu hamil, kamu jadi semakin pemalas dan tidak menghargai suami sama sekali, apa karena janin didalam kandunganmu ya?!" Omelnya keras. 

Bang Awan kini berjalan mendekatiku dan menampar keras perutku. Repleks kupegang perutku. 

"Ya ampun bang, Abang apa-apa sih, sakit tahu bang. Janin yang ada didalam kandunganku ini adalah anak kamu bang! Kok kamu bisa-bisanya setega itu. Lagian sekarang aku ngak enak badan Bang."

"Kalau ngak mau dimarahin suami, ya pinter-pinter dong! Kamu ngak masak ya pagi ini!" Bentaknya. 

"Maaf bang, bukannya Aku ngak mau masak tapi duit yang abang kasi sudah habis."

"Habis?" Tanyanya datar. 

"Iya, habis bang dan uang yang Abang kasih itu ngak cukup."

"Ngak cukup kamu bilang?"

Aku mengangguk dan kini wajah serta tangannya mendekat. Bang awan mengelus pundakku, perlahan tangannya naik keatas, Aku diam saja, menelan saliva dan--

"Auw... Sakit Bang! Apa yang abang lakuin?" Tanyaku sambil meringis karena dia tiba-tiba menyentak ujung rambutku. 

"Kuperingatkan sama Aku, kalau terus-terus kamu kayak gini bisa aja Aku tinggalin kamu!"

"Jangan Bang, kumohon maafin salahku bang, Aku akan berusaha cari kerja supaya setiap hari Aku bisa siapin makanan buat kamu bang." Bantahku pelan.

Karena Aku ngak mau bang Awan ninggalin Aku. Ya, biar saja Aku seperti wanita bodoh tapi ini semua kulakukan demi janin yang kukandung! Aku ngak mau jika nanti anak ini lahir tanpa Bapak, Aku tidak mau. Biarlah untuk saat ini Aku harus bisa mengalah. 

"Nah gitu dong! Kalau jadi isteri itu harus bisa mikir, gimana cara bahagiain suami. Kalau gitu, mandi sana gih! Cari hutangan apa kek untuk makan hari ini!"

"Iya bang."

Aku segera bangkit dari tempat tidur dan berjalan menuju toilet. Bang awan hanya memandangku dengan senyumnya yang kecut. 

Sudah beberapa minggu ini Bang awan hanya menganggur di rumah karena dia bilang lagi tidak ada borongan. Suamiku itu pekerjaannya adalah tukang bangunan. Aku mengiyakan saja walaupun sebenarnya jika dia memang mau bekerja dan memang ada niat, kan bisa cari kerja apa saja yang penting menghasilkan duit. Toh di kota kami tinggal ini lahan pekerjaan masih mudah dicari. Kerjaan Bang Awan di rumah hanya ngopi, tidur dan bermain ponsel saja.

Setelah mandi serta berpakaian Aku segera ke warungnya bu Siti yang merupakan warung kecil di depan kontrakan kami. Berharap bisa ngutang apa saja. 

Aku berjalan dengan langkah bingung, apa iya Bu Siti mau ngutangin? Aku malu, ya Aku malu sekali sebenarnya, karena kami berdua belum cukup lama tinggal di sini. Takutnya Bu Siti ngak percaya! Maklumlah zaman sekarang sulit sekali cari orang yang jujur walaupun ada tapi kemungkinan hanya beberapa persen. 

"Bu," panggilku pelan.

"Eh kamu Asti, mau beli apa?" Tanyanya sambil tersenyum ramah. 

"Anu bu." Aku menggaruk kepalaku yang tidak gatal. Bingung harus dimulai dari mana. 

"Apa? Kok kayaknya gugup begitu?"

"Bu, sebenarnya kedatangan saya kesini bukannya mau beli, tapi.. " Aku tak melanjutkan kata-kataku yang terasa tertahan di tenggorokan. 

"Tapi apa?"

"Mau ngutang Bu." Tukasku cepat. 

"Ngutang?" Bu Siti tersenyum hambar. 

"Iya bu, atau kalau Ibu merasa keberatan Ibu bisa kasih kerjaan apa saja yang penting bisa menebus barang yang akan saya hutang."

"Beneran kamu mau? Memangnya Awan ngak kasih kamu duit ya? Atau dia belum gajian? Perasaan udah hampir dua minggu ngak pernah lihat Awan lewat."

"Bang Awan lagi ngak punya pekerjaan bu."

"Oh, ya udah ambil aja dulu barangnya nanti kamu kesini lagi buat nebus hutangnya."

Aku langsung tersenyum dan berkali-kali mengucapkan terimakasih pada Bu Siti. Alhamdulillah Aku punya tetangga yang cukup baik. 

Aku mulai mengambil bahan yang kuperlukan, seperti telur, kecap dan juga masako. Hari ini aku mau masak telur kecap saja karena menurutku itu lebih cepat dan praktis. Maklumlah bang Awan mungkin sudah sangat kelaparan sehingga emosinya pun sampai meledak-ledak begitu. 

"Sudah Bu, ini saja, semuanya berapa bu?" Tanyaku yang sudah meletakkan bahan masakan di atas meja kasir milik bu Siti. 

"Ini saja ya?"

Aku mengangguk. 

"Telur 3 butir 6 ribu, kecap 1 bungkus 3 ribu dan masako 2 bungkus 1 ribu jadi totalnya 10 ribu aja." Ucap Bu Siti sambil memasukkan belanjaanku. 

"Kok cuma sedikit? Apa ngak kurang?"

"Mudah-mudahan sih ngak Bu, lagian nanti kalau butuh lagi, saya masih berharap Bu Siti mau ngutangin saya lagi." Jelasku.

Sebenarnya sih Aku merasa tak enak hati tapi ini semua terpaksa kulakukan agar bang Awan tidak marah-marah terus denganku. 

"Ya sudah."

"Terimakasih Bu, jadi langsung saya bawa ya Bu belanjaannya."

Wanita paruh baya itu hanya mengangguk saja, akupun pulang dengan perasaan yang sedikit lega.

Sesampainya di rumah, kuucapkan salam dan Akupun masuk, kulihat bang Awan sedang duduk di atas kursi sambil menghirup kopi hitamnya. Tak lupa ponsel kesayangannya. Bang Awan tak menghiraukan kedatanganku menoleh pun tidak. Aku melangkah saja. 

"Mau punya uang banyak ngak?" Tanyanya tiba-tiba tapi tatapannya masih fokus ke ponsel.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Di Jual Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Tak Punya Siapapun Lagi
8.3
Menghadapi sisa hidup tiga hari akibat gagal hati akut, seorang istri harus menelan pil pahit saat suaminya, David, memberikan kuota pengobatan terakhir kepada adik angkatnya, Emma. Dianggap lebih pantas hidup, ia pun dipaksa mengalah. Demi menutupi ajal yang mendekat, ia menandatangani surat cerai, menyerahkan perusahaan perhiasan, bahkan membiarkan putrinya memanggil Emma sebagai ibu. Di balik pujian keluarga yang menganggapnya kakak yang baik, sebuah misteri kematian yang tragis siap mengejutkan mereka semua.
Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Derita Menantu Jelita
8.2
Kecelakaan tragis yang melumpuhkan sang suami memaksa ayah mertua tinggal bersama mereka. Namun, situasi di rumah tangga dalam novel modern misteri Derita Menantu Jelita ini kian mencekam saat sang suami bertekad mendapatkan keturunan demi garis keluarga. Sebuah rencana nekat dijalankan; ia diam-diam mencampurkan obat ke dalam minuman istri dan ayahnya sendiri. Keputusan gelap tersebut seketika mengubah segalanya, menyeret kehidupan mereka ke dalam pusaran konflik yang tak lagi terkendali.
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Dikhianati oleh tunangan dan saudara angkatnya setelah kembali dari desa, Sabrina membalas dendam dengan mendekati paman sang mantan, Charles. Meski awalnya Charles menolak ikatan emosional setelah malam penuh gairah, Sabrina justru memancing harga dirinya hingga mereka terikat selamanya. Kini sebagai bibi mantan kekasihnya, Sabrina yang dianggap remeh ternyata menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan bahwa dia bukan sekadar pemburu harta, melainkan pemilik takhta sesungguhnya.
Sampul Novel P. S. I LOVE YOU
8.5
Cyra Alesha, mahasiswi cantik berusia dua puluh tahun, harus berjuang di kota besar dengan bekerja paruh waktu. Namun, hidupnya berubah menjadi mimpi buruk saat ia terjebak kesalahpahaman dengan Felix Domil. CEO muda yang kejam itu tega menginjak harga diri Cyra dan menyeretnya ke dalam penderitaan. Meski disiksa oleh kekejaman sang pewaris tunggal, Cyra justru terjebak dalam pesonanya. Mampukah ia bertahan atau justru memilih berontak demi membebaskan diri?
Sampul Novel Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin
7.9
Clayden Ardhanesa, yang dahulu dikenal sebagai Bradford, pernah menguasai dunia sebelum melepaskan kejayaannya demi cinta. Dia memilih hidup sederhana demi melindungi sang istri secara rahasia. Sialnya, setelah sukses, wanita itu justru menganggap Clayden tidak berguna lalu menceraikannya. Namun, roda nasib berputar saat reputasi Clayden kembali mengguncang dunia, menyisakan penyesalan mendalam bagi mantan istrinya yang kini hanya bisa bersimpuh dan menangis tanpa henti.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan