Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dokter Cantik Spesialis Andrologi

Dokter Cantik Spesialis Andrologi

Sebagai seorang dokter spesialis andrologi, ia tidak pernah menyangka akan menghadapi situasi medis yang begitu intim dan menguji profesionalismenya. Seorang pasien pria yang datang berkonsultasi mengaku memiliki energi seksual yang berlebihan. Alih-alih menjalani prosedur standar, pasien tersebut justru menuntut sang dokter andrologi untuk memeriksa kondisinya secara langsung menggunakan tubuhnya sendiri. Dalam sekejap, situasi medis ini berubah menjadi pergulatan yang membuatnya kewalahan.
Bab
Bagikan

Bab 2

Sesaat kemudian, jari-jarinya dengan lembut menyentuh celanaku yang sudah basah, mengusapnya beberapa kali dengan gerakan menggoda, lalu tiba-tiba menyelusup masuk ke balik kain yang menutup tempat terlarang itu.

Aku tak mampu lagi menahan diri. Satu tanganku terulur ke belakang dan menggenggamnya sambil berkata pelan, “Nggak boleh ….”

Rasa malu dan sensasi yang mengguncang menyelimuti seluruh tubuhku. Meski tenagaku nyaris habis, aku tetap perlahan merapatkan kedua kakiku.

Aku benar-benar takut kehilangan kendali di dalam kereta yang penuh orang ini. Dalam kepanikan, tanganku tanpa sengaja menyentuh benda miliknya.

“Kenapa? Nggak tahan juga, ya?”

Aku reflek menarik tanganku, tapi sensasi sentuhannya malah membuatku terkejut. Padahal aku sudah bertahun-tahun di bidang ini dan pernah melihat banyak hal serupa, tapi tetap saja aku tercengang.

Aku benar-benar menyerah untuk melawan. Kepalaku terangkat dan dari mulutku keluar helaan napas yang berat, membiarkan pria itu melakukan sesukanya pada tubuhku….

Detik berikutnya, kereta tiba di stasiun. Karena arus penumpang yang naik turun, suasana di dalam kereta langsung menjadi kacau. Saat turun, aku menoleh di tengah keramaian dan akhirnya melihat wajah pria yang tadi di belakangku. Meski tubuhnya tertutup pakaian, otot-otot kencangnya tetap terlihat jelas.

Namun, yang paling menarik perhatianku adalah tonjolan mencolok di bagian bawah tubuhnya. Meskipun dia berusaha menutupinya dengan tangan, kerutan pada celananya yang tertarik tetap membuat imajinasi melayang jauh.

Setelah keluar dari stasiun, aku berjalan ke ruang praktek dengan langkah tertahan dan tubuh menegang. Ketika akhirnya suasana menjadi tenang, seluruh tubuhku serasa memanas dan saat itulah, aku benar-benar tak bisa menahannya lagi.

Setelah menutup pintu ruang praktek, berbagai adegan yang membuat wajahku memanas bermunculan di kepalaku. Seolah digerakkan oleh naluri, aku melangkah ke ruang pemeriksaan. Setelah melepas pakaian dan berbaring di ranjang, aku membiarkan diriku mengikuti arus hasrat yang menggebu, kedua kaki menekan kuat tangan yang gelisah….

Dalam pikiranku terus terbayang kejadian di dalam kereta tadi. Pria itu berkali lipat lebih menggoda dibanding suamiku, hanya dengan mengingatnya saja pikiranku langsung kacau dan hatiku berdebar tak menentu. Andai saja bisa merasakannya secara langsung….

Aku memasukkan jariku ke dalam mulut, napasku semakin berat. Setelah berguling-guling beberapa kali di atas ranjang, aku mulai memosisikan tubuhku dalam berbagai gaya, menikmati sensasi yang belum pernah kurasakan sebelumnya.

Di tengah-tengah rasa yang menggebu itu, pintu ruang pemeriksaan tiba-tiba terbuka perlahan.

Saat itu, aku sedang tengkurap di ranjang, bokongku terangkat tinggi dan jariku menjulur dari bawah tubuh, menggenggam erat area lembap di antara kedua kakiku.

Yang lebih memalukan lagi, posisi bokongku yang terangkat itu tepat menghadap ke arah pintu.

Dan orang yang membuka pintu ruang pemeriksaan bukan orang lain, melainkan pria yang tadi sempat menggangguku di kereta bawah tanah!

Aku langsung terpaku karena terkejut, membeku dalam posisi itu.

Waktu seakan berhenti bergerak.

Dari celah di antara kedua kakiku, aku menatapnya dari atas ke bawah, memperhatikannya beberapa kali.

Penampilannya masih sama seperti tadi, hanya saja bagian yang sebelumnya mencolok di antara kedua kakinya kini tampak lebih tenang.

Suara dia menelan ludah terdengar jelas seiring gerakan di tenggorokannya yang naik turun. Suara kecil itu pun memecah keheningan yang nyaris membeku di ruangan.

“Maaf, seharusnya aku ketuk dulu sebelum masuk….”

Belum sempat aku bereaksi, pria itu buru-buru menutup pintu dengan wajah panik.

Aneh, padahal di kereta tadi dia sama sekali tidak bersikap seperti itu.

Sejujurnya, saat melihatnya barusan, aku justru merasa sedikit berdebar, bahkan sempat berharap dia akan masuk dan memperkosaku.

Baru saja aku menarik napas lega, pintu ruang pemeriksaan kembali terbuka. Saat aku menoleh kaget, ternyata yang masuk kali ini adalah suamiku. Dia berkata, “Rosie, kamu lagi apain? Cepat pakai bajumu….”

Hasrat yang sejak tadi belum tersalurkan membuat tubuhku yang telanjang langsung menempel manja di lengannya. Tapi, setelah beberapa kali godaan, suamiku sama sekali tidak menunjukkan reaksi.

“Rosie, jangan bercanda. Aku datang sama sahabatku, dia mau periksa. Cepat keluar dan periksa dia….”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Andai Cinta Datang Lebih Awal
8.4
Setelah didorong ke timbunan longsor oleh Julia, Siena ditinggalkan begitu saja oleh kekasihnya, Billy, yang memilih menyelamatkan sepupunya itu. Terkubur selama tujuh hari, Siena justru disalahkan dan diancam penundaan pernikahan setelah diselamatkan. Namun, Billy tidak tahu bahwa Siena telah membuat kesepakatan dengan Dewa Bulan. Dalam enam hari, ia akan menukarkan seluruh ingatan dan cintanya pada Billy demi memulai hidup baru. Siena yang dulu sangat mencintainya kini telah tiada.
Sampul Novel Dimadu Saat Koma
9.0
Pasca koma setelah melahirkan, Inara mendapati kenyataan pahit. Suaminya telah berpoligami, dan sang anak pun bersikap dingin padanya. Di tengah luka itu, Dokter Feri yang merupakan mantan kekasihnya hadir memberikan kenyamanan. Inara yang terkhianati akhirnya terjebak dalam hubungan gelap sebagai bentuk balas dendam. Kini ia harus memilih antara bertahan dalam pernikahan yang hancur atau mengakhirinya demi harga diri. Siapa yang harus memikul beban kesalahan ini?
Sampul Novel Jangan rebut suamiku!
9.4
Sena Anindhita terperangkap dalam pernikahan tanpa cinta bersama Arga Bhanu akibat sebuah insiden tidak terduga. Hidupnya penuh penderitaan karena harus berbagi suami dengan wanita lain. Arga bahkan enggan berbagi ranjang dengannya dan tetap setia mencintai kekasihnya, Gisca. Meski Sena terus berharap pintu hati suaminya terbuka, kenyataan pahit menunjukkan bahwa perasaan Arga dan Gisca terlalu kuat untuk ditembus, meninggalkan Sena dalam kehampaan.
Sampul Novel Kesetiaanku Dibalas Pengkhianatan
8.8
Menikahi suami yang tidak mampu memuaskannya di ranjang membuat wanita berusia 30 tahun ini memendam hasrat terpendam. Pertemuan tidak terduga dengan seorang montir berbadan kekar hampir membuatnya goyah, meski ia akhirnya memilih mundur demi menjaga pernikahan. Namun, pengorbanannya sia-sia saat ia memergoki sang suami justru berselingkuh dengan tetangga hamil di seberang rumah. Kecewa karena kesetiaannya dikhianati, kini ia mulai mempertimbangkan untuk membalas dendam dengan cara yang sama.
Sampul Novel Mantan Kekasihku Menjadi Bosku
8.5
Nina terkejut saat takdir mempertemukannya kembali dengan mantan kekasih yang sangat ia benci. Meski sudah pindah kota demi memulai hidup baru, pria dari masa lalunya itu kini justru muncul sebagai bos di kantornya. Hubungan mereka hancur akibat kesalahpahaman pahit yang menyisakan kebencian mendalam. Di tengah tekanan pekerjaan dan konflik batin, Nina bimbang antara melarikan diri lagi atau bertahan menghadapi pria yang dahulu sangat ia cintai itu.
Sampul Novel Mendadak Disuruh Nikah
8.8
Raihan terpaksa menggantikan posisi adik angkatnya untuk menikahi Nico dari keluarga Kuiper. Pernikahan mendadak ini hanya dipersiapkan dalam dua hari. Nico awalnya tak menduga bahwa istrinya sangat menawan, hingga pesona Raihan benar-benar memikatnya setelah sah menjadi suami istri. Meski Raihan memberikan izin penuh bagi Nico untuk menyentuhnya, ia sempat gemetar saat Nico memeluknya dengan agresif. Raihan pun meminta Nico memulai malam mereka dengan perlahan.