Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dinikahi Calon Kakak Ipar

Dinikahi Calon Kakak Ipar

Tragedi kecelakaan merenggut nyawa calon suamiku tepat di hari pernikahan, memaksaku menikah dengan kakaknya yang kaku. Hidup bersamanya penuh cobaan hingga aku menyadari bahwa dialah sosok sebenarnya di balik alasan aku mencintai adiknya. Kini, aku bertekad mengajarkannya cara mencintai. Selain kisah Arsen dan Elvira, buku ini juga merangkum romansa beda kasta antara Tio dan Mona yang tak kalah seru. Akankah hubungan asisten dan sekretaris ini berakhir bahagia?
Bab
Bagikan

Bab 1

"Tidurlah di kamar ini, ini kamarku. Malam ini aku akan tidur dikamar Riko," ucap mas Arsen. Arseno Candra Wijaya laki-laki yang beberapa jam lalu menikahiku berkata datar tanpa ekspresi, setelah berkata begitu dia keluar kamar tanpa berkata lagi.

Aku hanya diam tidak menjawab ucapannya, otakku masih belum bisa mencerna apa yang sedang terjadi padaku. Harusnya hari ini adalah hari yang bahagia buatku, aku akan menikah dengan orang yang sangat aku cintai, Riko Candra Wijaya adik dari mas Arsen.

Pagi tadi, saat semua sudah siap, penghulu sudah menunggu tapi rombongan pengantin laki-laki tidak kunjung datang. Sampai waktu sudah molor satu jam dari jadwal mereka masih belum datang, saat semua sudah mulai panik karena telpon pun tak ada yang menjawab akhirnya mas Arsen datang.

Dia datang seorang diri, tanpa mas Riko maupun iringan pengantin. Mas Arsen datang dengan kabar duka, dia bilang mobil yang ditumpangi mas Riko dan mamanya mengalami kecelakaan. Mas Riko meninggal ditempat sedangkan mama terluka.

Mas Arsen datang dan akan menggantikan mas Riko menikah denganku atas perintah dari papanya. Sejujurnya aku tidak bisa menerima keputusan ini, bagaimana bisa kami menikah disaat orang yang aku cintai pergi meninggalkanku dalam sebuah kecelakaan, apa itu masuk akal.

Sudah tidak ada lagi negosiasi, tamu dan penghulu sudah menunggu, semua berjalan dengan cepat dan disinilah aku sekarang. Dikamar orang yang seharusnya menjadi kakak ipar ku.

💕💕💕

Keluarga Chandra Wijaya adalah keluarga yang cukup kaya di kota kami. Papa dan pak Candra Wijaya adalah teman dekat sejak dulu, selain teman mereka juga partner bisnis.

Karena sering bertemu sehingga hubungan papa tidak hanya dekat dengan pak Candra, tapi juga dengan istri dan anak-anaknya. Pak Canda memiliki tiga orang putra dan putri, Arsen Candra Wijaya, Alana Candra Wijaya, dan Riko Candra Wijaya.

Pertemuan kami dengan mereka membuat benih-benih cinta tumbuh aku dan mas Riko anak ketiga mereka. Sebenarnya mereka hendak menjodohkan aku dengan putra pertama mereka tapi aku malah tertarik dengan mas Riko.

Mas Riko orang yang hangat, ceria, dan romantis, jauh berbeda dengan mas Arsen yang kaku, selalu serius dan dingin. Mungkin karena dia anak pertama yang dari kecil sudah disiapkan untuk menjadi penerus papanya sehingga tidak ada jiwa santai dalam dirinya. Entahlah aku sendiri kurang tahu.

Saat awal aku dan mas Arsen bertemu dia tidak pernah menunjukkan rasa tertariknya padaku, dia begitu dingin dan irit bicara siapa yang mau menghabiskan hidupnya dengan orang seperti itu. Dia mirip bos-bos galak yang ada dalam novel.

Bahkan ketika Alana adiknya yang nomer dua menikah dia tetap tidak berniat untuk segera mencari pasangan hidupnya. Beda dengan mas Riko yang hangat, dan sopan, cara bicara lembut dan santun. Dia juga tahu cara mengambil hati wanita. Pokoknya semua yang wanita inginkan ada padanya.

Aku Elvira Askhana anak perempuan satu-satunya papa dan mamaku yang suka dimanja dan disayang tentu lebih tertarik dengan mas Riko yang aku yakin bisa membahagiakan diriku.

****

Aku terbangun dengan kepala pusing, aku menangis semalam hingga akhirnya tertidur. Aku segera kekamar mandi yang terletak didalam kamar, membersihkan diri berganti pakaian dan turun kelantai satu menuju dapur. Kamar mas Arsen dan mas Riko ada di lantai atas, sedangkan mbak Alana sudah pindah ikut dengan suaminya.

Di dapur sudah ada bibi Sumi yang membantu urusan rumah tangga disini.

"Bibi lagi masak apa? biar aku bantu," aku menawarkan diri.

"Ngak usah non, non Vira duduk saja di situ gak perlu bantuin bibi," bi Sumi berkata sambil menunjukkan kursi yang ada tidak jauh dari tempat bi Sumi sedang memasak.

" Nggak apa-apa bi, aku gak ada kerjaan bingung mau ngapain,"

"Non Vira bikin jus buah aja buat mas Arsen, dia suka meminum jus di pagi hari," bi Sumi mengatakan hal itu sambil menunjuk letak alat pembuat jus dan buah-buahan yang ada di kulkas.

"Jadi mas Arsen suka sarapan dengan jus di pagi hari. Ah... bahkan aku tidak tahu apa makanan kesukaan laki-laki itu, bagaimana aku akan melewati hidup bersamanya," aku berkata dalam hati. Ada rasa sesak di dalam dada, aku teringat pada mas Riko.

Aku belum melihat peristirahatan terakhirnya, bolehkah aku pergi kesana?

Setelah semua masakan selesai, bi Sumi menatanya di meja makan, sedangkan aku berinisiatif pergi untuk memanggil mas Arsen. Ku ketuk pintu kamar yang ada disebelah kamar yang semalam aku tiduri.

Tidak lama keluar mas Arsen dengan memakai celana panjang dan kaos berkerah lengan pendek. Sepertinya dia sudah mandi juga, jika dia murah senyum aja pasti ketampanannya akan tampak sempurna.

"Mas, sarapan sudah siap ayo makan," Aku berkata untuk menghilangkan rasa canggung.

Tanpa berkata laki-laki itu berjalan duluan mendahului ku menuju ke ruang makan. Bukankan setidaknya dia bisa berkata iya.

Di ruang makan sudah ada papa dan mama mertua sudah duduk disana. Melihatku datang bersama mas Arsen tiba-tiba mama berdiri.

"Mau kemana mah?" papa bertanya.

"Mama tidak mau makan satu meja dengan wanita itu," mama berkata sambil menunjuk ke arahku.

"Gara-gara dia putra kesayangannya mama meninggal, gara-gara dia Riko pergi dari dunia ini. Mama sudah bilang pada kalian kalau anak pertama tidak boleh menikah dengan anak ke tiga, tapi kalian tetap memaksa dan semua akan baik-baik saja. Tapi lihatlah sekarang, Riko yang menerima nasib buruk itu." Mama berkata sambil menangis dan memukul-mukul dadanya.

Melihat hal itu aku sangat sedih, ada rasa sakit yang tidak bisa di gambarkan. Aku juga sedih kehilangan mas Riko dan aku disalahkan atas hal ini. Aku hanya menunduk dan menetaskan air mata tanpa kata.

"Kalian makanlah duluan, papa akan mengantar mama ke kamar dulu, biar mama sarapan dikamar." papa berkata sambil memapah mama menuju kamar.

Mas Arsen terlihat sudah duduk di kursi seperti tidak terjadi apa-apa, sedangkan aku masih berdiri diam di tempat tidak jauh dari meja makan.

"Duduklah dan makanlah," mas Arsen berkata dingin kepadaku.

Mau tidak mau akhirnya aku duduk di sebelahnya dan mencoba makan dengan menahan air mata. Bagaimana kehidupan rumah tanggaku setelah ini, bahkan ibu mertuaku sekarang membenciku dan suamiku dia tidak mencintaiku akankah dia peduli padaku?

***

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Tersisih
8.4
Sarinah melarikan diri dari rumah karena ketidakadilan orang tuanya. Insiden kecelakaan mobil justru membawanya ke kehidupan baru sebagai Rully setelah ia diadopsi. Dari gadis buta huruf, ia bertransformasi menjadi dokter sukses. Namun, konflik besar muncul saat seorang pria melamarnya tanpa mengetahui asal-usul Rully yang sebenarnya dari keluarga miskin. Kini, ia harus memilih antara jujur atau terus bersembunyi demi menjaga cinta dan statusnya.
Sampul Novel Dia Lebih Dari yang Kamu Pikirkan
9.0
Samuel, penguasa pasar senjata global, memicu kontroversi saat mengejar Marsha, gadis yang dianggap remeh oleh publik. Banyak yang mencemooh karena mengira Marsha hanya bermodal paras cantik. Namun, dunia terperangah saat identitas asli Marsha terkuak: ia adalah pakar medis, jenius sains, sekaligus pewaris takhta organisasi bawah tanah. Di tengah kekacauan itu, Samuel justru mengeluh di media sosial tentang sikap dingin sang istri yang menganggapnya lawan.
Sampul Novel Hari Ketika Aku Mati dan Bangkit Kembali
9.8
Nindi nyaris tewas akibat syok anafilaksis saat suaminya, Bram, justru mengabaikan nyawanya demi Clara. Tragedi memuncak ketika putra mereka, Leo, tewas tertabrak saat mencari bantuan. Namun, takdir berputar balik. Nindi terbangun di masa lalu sebelum petaka itu terjadi. Dengan ingatan tentang pengkhianatan Bram dan kematian Leo, ia bertekad melindungi sang putra. Kesempatan kedua ini menjadi ajang pembalasan bagi mereka yang menghancurkan hidupnya di masa depan.
Sampul Novel Kelahiran yang Menghancurkan
8.2
Menjelang persalinan, Alana justru disekap di ruang medis bawah tanah oleh suaminya sendiri, Alexander Santoso. Sang wakil kepala mafia tega menyuntikkan penahan kontraksi agar Alana tidak melahirkan sebelum Elisa, janda kakaknya. Terikat sumpah darah masa lalu, Alexander bertekad mengamankan warisan wilayah Teluk Barat Jaya untuk anak Elisa. Meski Alana memohon demi keselamatan bayinya dan menyatakan cintanya, Alexander yang buta konspirasi menuduhnya serakah. Penantian kejam semalam suntuk itu berakhir dengan kepedihan mutlak saat Alexander menyadari bahwa keputusannya telah merenggut nyawa istri dan anaknya sendiri.
Sampul Novel Mati Kutu Ketika Mereka Tahu Suamiku Ternyata Sultan
8.9
Seorang pria sering dihina sebagai siluman miskin karena wajahnya yang hitam bertompel sangat kontras dengan kulit tubuhnya. Bahkan istrinya sendiri sempat meragukan identitas aslinya. Namun, semua penampilan buruk itu hanyalah penyamaran demi menemukan cinta tulus dari seorang gadis desa. Saat identitasnya sebagai CEO kaya raya terungkap, para tetangga yang meremehkannya seketika terdiam. Mengapa sang Sultan memilih hidup penuh hinaan?
Sampul Novel Mr. Right
8.8
Pertemuan Angelina Bale dengan Dean Carter membawa dilema besar yang mengancam hubungan baiknya bersama Raquel Scott. Meski menyadari risiko kehancuran persahabatan mereka, Angie tidak mampu mengendalikan ke mana hatinya berlabuh. Kini ia terjebak dalam pilihan sulit antara kesetiaan pada sahabat atau mengejar cinta sejatinya. Keputusan apa pun yang diambil Angie dipastikan akan menyisakan luka mendalam bagi semua pihak, termasuk dirinya sendiri.