Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dimanjakan suami kontrak

Dimanjakan suami kontrak

Terikat trauma pengkhianatan yang sama, aku dan seorang duda kaya sepakat menjalani pernikahan kontrak tanpa cinta. Rencanaku sederhana: melahirkan, menerima bayaran, lalu pergi demi masa depan adikku. Namun, takdir menyeretku ke pusaran konflik para penguasa. Saat aku bersikeras bahwa aku bukan siapa-siapa baginya, dia justru mengikatku dalam pernikahan sungguhan. Kini, di tengah ancaman yang mengincar, sang suami kontrak justru menjadi pelindung utamaku.
Bab
Bagikan

Bab 3

Ayah semakin menjadi, ia membawa selingkuhannya kerumah. Sedang aku. Masih tidak tau ibu ada dimana. Semua orang mengetahui perselingkuhan ayah dan aku tidak tau kenapa mereka bilang tidak masuk akal tentang ayahku. Sebab aku melihat kekasih ayah yang baru itu sangatlah muda, terlihat seumuran dengan abang. Dan juga gayanya lebih kekinian berbeda dengan ibu yang lebih sering menggunakan daster.

Yang tidak kupahami, kenapa semua orang dirumah berlakon tidak tau jika ayah membawa perempuan lain selain ibu. Yang aku tau dari mulut tetangga, mereka bilang ayah menduakan ibu. Katanya, itu artinya ayah sudah tidak menyayangi ibu dan kami berdua.

Kemudian ayah memperkenalkan kekasihnya padaku dan adik lelakiku, ayah bilang.

"Naya, Agha, kenalkan ini pacar ayah, namanya Maya."

Tentu aku dan Agha hanya menatap tidak paham, jika perempuan itu kekasih ayah lalu siapa ibu?

Jadi kemudian kami berdua diarahkan untuk duduk dengan perempuan bernama Maya sedangkan ayah masuk kedalam rumah mengatakan ingin membuat minum dan mengambil cemilan.

"Hei, adek udah makan belum."

Kekasih ayah berpindah tempat mendekati Agha dan tersenyum manis. Agha yang ditanya segera merengsek menjauh dan menatapku sambil memegang lengan.

"Ibu, Agha pengin ketemu ibu kak."

Mati kutu, perempuan bernama Maya itu tersenyum kikuk tidak setulus sebelumnya. Aku menatap tidak simpati kemudian paham situasi aku menarik Agha agar jangan merengek merindukan ibu jika tidak ingin ayah marah besar. Ayah itu jika marah menyeramkan, matanya melotot hampir keluar dan tangannya pasti akan menampar maupun memukul kami dengan kasar, ayah tidak pernah main-main pada kami.

Walau adikku baru berumur lima tahun, tetap saja tidak ada belas kasihan dari ayah.

"Kakak ada permen sama susu, Agha mau?"

"Nggak mau, orang Agha pengin ketemu mamah malah dikasih susu sama permen. Kakak gak jelas banget."

Agha membalas dengan ketus karena perempuan bernama Maya ini belum menyerah merayu adikku.

"Oh...Yaudah."

Aku melihat wajahnya keruh setelah Agha menjawab sarkas dengan cara bocah cilik, Maya tidak mencoba mendaki Agha lagi dan aku juga tidak bersuara hanya melihat dan menarik Agha mencoba memperingati.

Ayah datang dengan wajah cerah sekali sampai aku bertanya dalam hati.

Apa ini benar ayah yang selalu membentakku?

"Hei... kenalin bang, ini ka Maya. Udah salaman belum?"

Ah, mungkin ini memang hari sial aku dan adikku, karena ayah memperkenalkan kekasihnya pada Agha yang tidak suka. Aku bisa memperkirakan hal buruk akan terjadi jika Agha menjawab dan aku tidak segera menutup mulut kecil nakalnya.

"Agha sangat suka kak Maya, ayah. Apa aku boleh keluar bawa Agha main?"

"Oh, yaudah. Kamu bawa adik kamu main dan ini sekalian bawa Agha jajan, ya."

Oh, baik sekali ayah dihadapan perempuan bernama Maya ini. Tidak biasanya ayah memberikan uang dua puluh ribu untuk jajan aku dan adik, biasanya kami diberi sepuluh sampai lima ribu untuk jajan berdua.

Padahal tetangga bilang, ibu selalu berpesan untuk minta uang ke ayah sebab ibu sudah mengirim uang untuk jajankami berdua. Lalu, kemanakah perginya uang pemberian ibu untuk kami?

.

.

Baiklah, disinilah aku sekarang. Duduk diatas kursi pantry dengan abang yang duduk dihadapanku dengan pakaian kasual yang terlihat segar, harum tubuhnya kurang dari satu meter sudah dapat aku cium. Dan aku juga memakai pakaian baru yang abang belikan, jika kalian berpikir aku dibelikan pakaian seperti wanita dalam cerita dalam novel dengan harga selangit dan mewah.

Kalian salah besar, karena sekarang aku hanya memakai sweater rajut yang tebal dan celana traning bewarna abu-abu muda, semuanya serba panjang. Disebelah kami berdiri seorang lelaki yang abang panggil Deden, sekretarisnya.

"Pengacara sedang menyiapkan berkas pak. Mungkin belum rampung tapi bisa disahkan lebih dulu."

"Hm. Kamu boleh keluar."

Dan tinggallah kami berdua yang duduk berhadapan dengan abang yang anteng sekali makannya, cara makannya sangat elegan dan terlihat begitu keren. Aku membicarakan hal yang nyata, kamu tau cara makan chef Renatta ketika mencoba makanan peserta kan?

Begitulah kira-kira versi laki-lakinya, dengan lengan kokoh seperti Chef Juna. Kamu pasti akan merasa canggung seperti diriku. Gugup sekali aku sampai makanan pun tidak terasa nikmat, padahal dapat kulihat jika sarapan pagi ini terlihat mahal dan mewah. Bolehkah aku membungkusnya untuk kubawa pulang dan memakannya bersama Agha.

"Makan dengan benar, atau perlu aku suapi kamu?"

"Ah?"

"Makan dengan benar!"Ulangnya kemudian dengan tatapan tajam yang membuat sekujur tubuhku kaku meremang."Kamu ini memang budeg, ya?"

"Hah?"Aku tidak paham, tapi dari tatapan mata abang kemudian aku mengerti.

Dan menunduk untuk kembali fokus pada makanan milikku sampai semua bak film yang hilir mudik dikepalaku, ketika tangan kekar abang memeluk dan membelai tubuhku. Aku mendongak untuk menatap abang, bibir itu menciumi hampir seluruh tubuhnya seringan bulu sampai tubuhnya kembali meremang menyenangkan.

Tidak, aku nggak boleh mengingat apapun tentang semalam. Bagaimana tentang pekerjaanku semalam? Eh, tidak, kan sudah ada pak Yazid mungkin sudah izin dengan bosku.

Uh, keluar dari sini aku yakin teman-teman kerjaku akan mengolok-ngolok diriku. Sialan, karena abang semalam aku malah pasrah menikmati. Ya tuhan, aku tidak seharusnya begini. Tapi aku tidak menyesalinya, itu menyenangkan dan aku merasa bebas. Untuk pertama kalinya. Jadi, apa aku kini sudah kehilangan harga diriku?

"Gimana kabar kamu selama ini. Kenapa bisa sampai bekerja disini?"

Aku segera mendongak untuk melihat abang yang sedang bertopang dagu menatapku, aku yang gugup malah balik terpaku menatap abang. Seriusan, abang begitu mengintimidasi hanya dengan pandangan tajam matanya.

"Yara, Abang bertanya."

"Eh... A-aku bekerja disini sudah selama lima tahun kurang lebih."

"Kenapa, kenapa harus disini."

"Kenapa abang perlu tau?"

"Oh, tidak usah diberitahu jika kamu memang tidak mau memberitahu."Ucap abang sambil meneguk minumnya.

"Karena kebutuhan, Agha perlu uang sekolah dan kami perlu tempat tinggal baru jauh dari ayah."

Dengan sadar aku malah menjawab pertanyaan abang.

Dan abang kembali memfokuskan pandangannya padaku sambil tersenyum tipis sekali, sejujurnya sedari kecil aku tidak bisa menahan diri untuk selalu memberitahu abang tentang sesuatu yang aku alami ataupun yang aku lakukan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Dalam Skandal
9.3
Bitna, aktris berbakat asal Korea Selatan, terjerat skandal besar setelah menghadiri pesta di Indonesia. Reputasinya terancam hancur akibat insiden dengan Kenzo, bos besar penyelenggara acara tersebut. Demi menyelamatkan karier, Bitna sepakat melakukan klarifikasi publik. Namun, Kenzo justru mengejutkan dunia dengan mengumumkan pertunangan palsu tanpa persetujuannya. Mengapa Kenzo nekat berbohong? Akankah sandiwara ini menyelamatkan atau justru menghancurkan hidup Bitna?
Sampul Novel Dijodohkan dengan CEO tanpa Hati
8.5
Satu bulan membina rumah tangga, Ana Puspita Ningsih belum pernah disentuh oleh Louis Kusnadi. Pernikahan paksa ini mempertemukan dua kepribadian yang bertolak belakang. Ana dikenal sebagai wanita penyantun yang tulus membantu kaum papa, sementara Louis adalah CEO arogan yang gemar menindas orang lain. Di balik kekayaannya, Louis sangat pelit dan kerap menyakiti hati istrinya. Ana kini harus bertahan menghadapi sikap suaminya yang sedingin es dan penuh amarah.
Sampul Novel IBU SUSU UNTUK BOSKU
9.1
Sonia, ibu muda berusia 23 tahun, berjuang melunasi biaya pengobatan Thalassemia anaknya. Di tengah jeratan utang, ia bertemu Mr. Wei, CEO berusia 45 tahun yang menawarkan dukungan emosional. Hubungan rahasia mereka menjadi pelarian Sonia dari pernikahan yang hampa. Namun, kecurigaan sang suami dan berbagai rintangan mulai mengancam. Terjebak antara gairah, pengkhianatan, dan dilema moral, Sonia harus memilih antara cinta barunya atau hancur dalam drama kehidupan.
Sampul Novel Istri Kontrak Sang CEO Dingin
9.4
Demi melunasi utang keluarga yang menghimpit, Hana terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan Ray, CEO berhati dingin yang butuh menjaga citra publiknya. Meski awalnya sepakat untuk tidak saling melibatkan perasaan, benih cinta perlahan muncul di tengah kepura-puraan mereka. Namun, saat masa lalu kelam Ray terungkap dan ancaman rival bisnis mulai menyerang, hubungan mereka pun diuji. Sanggupkah cinta sejati tumbuh dari sebuah kebohongan yang rumit?
Sampul Novel Jebakan Cinta Sang Miliarder (Amata: Beloved).
7.9
Setelah tiga tahun, kepulangan Hwanhee ke rumah justru disambut paksaan nikah oleh ayahnya. Ia terjebak perjodohan dengan Ayda Hannah Elsworth demi ambisi keluarga besar mereka. Hannah yang keras kepala curiga bahwa rahasianya dimanfaatkan sebagai alat kendali, sehingga ia bertekad melawan status menantu boneka. Meski Hwanhee kewalahan menghadapi sifat Hannah yang rumit dan liar, kemandirian wanita itu mulai memicu dinamika benci tapi cinta yang sangat tak terduga.
Sampul Novel My Special CEO
9.7
Cleo Alineava Lynn, gadis bermata biru yang akrab disapa Cheva, lebih memilih bekerja di perusahaan luar daripada memimpin bisnisnya sendiri. Tak disangka, ia justru jatuh hati pada atasannya, Devan Eduardo Hutresky. Devan yang awalnya skeptis terhadap cinta pun terpikat sejak pertemuan pertama. Namun, asmara mereka tak berjalan mulus. Berbagai rintangan terus menguji ketahanan hubungan keduanya. Sanggupkah cinta menjadi alasan mereka bertahan, atau justru memicu perpisahan?