Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dikhianati oleh Alpha-ku, Bangkit sebagai Luna

Dikhianati oleh Alpha-ku, Bangkit sebagai Luna

Bertahun-tahun mencintai sang Alpha, aku justru dikhianati saat ia memilih wanita lain demi kekuasaan. Ia menggunakan darahku untuk ritual ikatan politik dan menolakku secara brutal di depan kawanan. Setelah difitnah dan disiksa, aku menolak tawaran menjadi simpanannya lalu melarikan diri. Aku bangkit menjadi Luna bagi Alpha sejati, namun obsesi sang mantan belum berakhir. Ia menjebakku kembali dan berbisik dingin bahwa sudah waktunya aku pulang bersamanya.
Bab
Bagikan

Bab 2

SUDUT PANDANG ELARA CANTIKA:

"Elara, berhenti." Suara Tetua Valerius tenang namun tegas, bagaikan batu karang di tengah pusaran emosiku yang kacau. Dia meletakkan tangan lembut di lenganku.

"Jangan pergi," katanya, tatapannya menusuk. "Upacara itu adalah jebakan. Dia telah merencanakan ini."

"Aku tidak peduli," desisku, menyentakkan lenganku. Kemarahan ini adalah binatang buas di dalam diriku, mencakar-cakar ingin keluar. "Dia berutang jawaban padaku. Dia harus menghadapiku."

Valerius menghela napas, suara yang dalam dan lelah. "Aku pernah memberikan nasihat yang sama pada ayahmu. Dia juga tidak mendengarkan. Hatimu berani, Nak, tapi amarahmu membuatmu buta. Jika semua berjalan seperti yang kutakutkan... jika tidak ada jalan untuk kembali... pergilah ke Tanah Tandus Utara. Ada sebuah pondok tersembunyi di dekat bebatuan kembar. Aku akan menemuimu di sana."

Tanah Tandus Utara. Sebuah daratan berbahaya dan liar yang dijelajahi oleh Serigala Liar—serigala tanpa kawanan yang telah kehilangan akal sehat karena insting buas mereka. Kata-katanya adalah firasat yang mengerikan, tapi aku menepisnya.

Aku tidak mendengarkan. Aku berlari.

Aku menerobos lingkaran batu-batu kuno tempat upacara diadakan. Seluruh kawanan berkumpul, wajah mereka diterangi oleh api unggun yang menyala-nyala. Dan di sana, di panggung utama, berdirilah Lucian.

Dia tampak luar biasa, seperti biasa. Tinggi dan perkasa, rambut hitamnya memantulkan cahaya api. Tapi dia tidak sendirian. Berdiri di sampingnya, dengan tangan posesif di lengannya, adalah Nona Seraphina Vexia. Dia cantik dengan cara yang dingin dan tajam, terbalut sutra berwarna darah. Tersemat di gaunnya adalah bros perak kusam, lambang serigala yang menyeringai di atas mahkota yang patah—lambang sebuah klan yang telah jatuh.

Suara Lucian, yang diperkuat oleh kekuatan Alpha-nya, menggema di seluruh lapangan. "Kupersembahkan pada kalian Luna pilihanku, masa depan kawanan kita... Seraphina!"

"Luna pilihan." Kata-kata itu bergema di kepalaku, mengejekku. Aku teringat alasan-alasannya, yang dibisikkan dalam kegelapan. "Kita harus merahasiakan ikatan kita untuk saat ini, Elara. Pasangan seorang Omega bisa dianggap sebagai kelemahan. Itu bisa menantang otoritas-ku."

Semuanya bohong. Sebuah sangkar yang dibangun dengan hati-hati untuk membuatku diam sementara dia mengatur pernikahan politiknya.

Mata Seraphina bertemu dengan mataku di tengah kerumunan. Senyum perlahan yang penuh kemenangan terukir di bibirnya yang sempurna. Itu adalah senyum kebencian murni, senyum seorang predator yang telah menang.

Sesuatu di dalam diriku patah.

Sebuah lolongan, mentah dan penuh penderitaan, keluar dari tenggorokanku. Itu adalah serigala batinku, jiwaku sendiri, yang menangis karena pengkhianatan. Kawanan terdiam, semua mata tertuju padaku saat aku menerobos kerumunan dan menyerbu ke arah panggung.

"Siapa dia?" teriakku, suaraku bergetar karena amarah saat aku menunjuk Seraphina.

Aku menatap langsung ke arah Lucian, pada pria yang memegang hatiku di tangannya. "Akulah pasangannya! Yang dipilihkan untuknya oleh Dewi Bulan sendiri!"

Gelombang bisikan kaget berdesir di antara kawanan. Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Seorang Omega, secara terbuka menantang Alpha-nya.

Seraphina segera bersandar pada Lucian, tubuhnya gemetar dengan lembut. Dia terisak pelan, gambaran korban yang dizalimi. "Lucian, sayang... siapa gadis gila yang histeris ini?"

Aku melihat secercah sesuatu—rasa sakit? rasa bersalah?—di mata gelap Lucian sebelum digantikan oleh lapisan es.

"Cukup," geramnya. Suaranya mengandung Perintah Alpha.

Kekuatan dalam satu kata itu menghantamku. Itu adalah kekuatan fisik, tekanan yang menghancurkan yang membuat lututku lemas dan kepalaku pusing. Itu adalah suara yang secara magis harus dipatuhi oleh setiap serigala berpangkat lebih rendah.

Dia menatapku tajam, wajahnya topeng kemarahan. "Kau berani menantang otoritas-ku di depan seluruh kawanan?"

Seraphina berpura-pura melangkah maju, seolah-olah untuk menenangkan situasi. "Tolong, sayang, jangan kasar padanya," bujuknya, suaranya penuh simpati palsu.

Dia mendekatiku, matanya berkilauan. Saat dia lewat, tangannya menyentuh lengannya sendiri. Aku melihat kilatan kuku panjang dan tajamnya saat kuku itu menancap di dagingnya sendiri, menarik garis darah tipis.

Lalu, dengan desahan dramatis, dia jatuh ke tanah.

"Dia menyerangku!" jerit Seraphina, mencengkeram lengannya yang berdarah. "Omega itu menyerang calon Luna-mu!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya
8.8
Meri terpaksa melakoni profesi pembunuh bayaran demi uang karena sulit mencari kerja. Mike adalah satu-satunya orang yang mengetahui rahasia kelam ini. Meski Meri mencintai sahabatnya itu, ia memilih memendam rasa demi menjaga pertemanan, apalagi Mike sudah memiliki kekasih seorang model cantik. Namun, pertemuan tak terduga dengan seorang dokter tampan di rumah sakit mulai menggoyahkan hatinya. Siapakah sebenarnya belahan jiwa yang ditakdirkan untuk Meri?
Sampul Novel Balas Dendam Seorang Janda
9.6
Ardena Alverio, anggota pasukan khusus yang dikhianati hingga tewas, terbangun dalam tubuh Lyra Elvine, seorang janda bisu dengan tiga anak kembar. Dunia terkejut saat Lyra yang dianggap lemah tiba-tiba mampu bicara dan menunjukkan otoritasnya. Mantan tentara bayaran hingga peretas jenius kini tunduk di hadapannya. Meski tangguh dalam strategi dan tempur, Ardena kini menghadapi tantangan tersulit: belajar menjadi ibu bagi anak-anaknya di tengah intrik berbahaya.
Sampul Novel Hidden Tea
8.2
Saat menghadiri pesta di Negeri Suwarna, Putri Mahkota Manggalya menerima kabar duka atas wafatnya sang ayah. Karena takhta tak boleh kosong, Pangeran Rahagi yang berusia sepuluh tahun pun naik takhta menggantikannya. Sang Putri yang terpukul memilih mengasingkan diri demi menenangkan jiwa. Namun, di bawah kuasa raja muda yang baru, Manggalya justru berubah menjadi kerajaan agresif yang terus memperluas wilayah kekuasaannya secara membabi buta.
Sampul Novel Jiwa Pengganti
8.5
Hidup Amelia berakhir tragis di usia 27 tahun setelah kecelakaan fatal akibat patah hati. Namun, maut justru membawanya melintasi waktu dan bereinkarnasi ke dalam raga Castarica, seorang putri bangsawan yang dikenal kejam bak iblis. Amelia kini terjebak dalam kehidupan baru sebagai istri dari pria berhati dingin yang menyimpan ambisi rahasia. Mampukah ia bertahan hidup di tubuh antagonis ini sembari menghadapi suaminya yang penuh misteri dan rencana tersembunyi?
Sampul Novel KAHINA
8.1
Tahun 1982, Laksmi menemukan kenyataan pahit saat putrinya, Kahina, tewas mengenaskan di tangan wanita tua gila. Tragedi ini menjadi kunci pembuka rahasia kelam keluarga Laksmi yang terkubur sejak era kolonial. Melalui perjalanan raga sukma ke tahun 1881, terungkap keterlibatan leluhurnya dengan sekte pemuja setan dan konspirasi Logi Persahabatan. Dari zaman VOC hingga pandemi 2021, jaringan kriminal ini terus bergerak dalam bayang-bayang sejarah Indonesia yang penuh darah.
Sampul Novel Kenangan Obsidian
9.3
Pasca pelarian dari Kekaisaran Ezen, Asha, Kael, dan Lirien bersembunyi di Pegunungan Broken. Di sana, misteri Penjaga kuno terungkap saat Asha bergulat dengan kekuatan abu dan memori yang menyiksanya. Sementara itu, tubuh Kael perlahan membatu, mengancam sisi manusianya. Konflik antarras ternyata hanyalah manipulasi belaka. Di tengah pengkhianatan dan pengorbanan, Asha harus memilih: menjadi senjata mematikan atau pelindung dunia dengan harga yang sangat mahal.