Sampul Novel Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter

Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter

9.4 / 10.0
Dalam novel Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter, Winda terjebak misteri perselingkuhan suaminya yang mengejutkan. Romance novel ini mengungkap perjuangan Winda mencari kebenaran di balik pengkhianatan pahit. Temukan kelanjutan kisahnya dalam web novel penuh intrik dan pilihan hati ini.
Ringkasan Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter
Winda menemukan bukti mengejutkan yang memicu kecurigaan bahwa suaminya menjalin hubungan gelap dengan ibu kandungnya sendiri. Namun, saat ia mencoba membongkar skandal tersebut, sebuah pengakuan tak terduga dari sang suami justru mematahkan semua dugaannya. Teka-teki mengenai sosok selingkuhan yang sebenarnya pun mulai terkuak. Sanggupkah Winda menghadapi kenyataan pahit ini? Akankah ia memaafkan pengkhianatan itu atau justru memilih melabuhkan hatinya pada sosok lain?
Baca Selengkapnya

Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter Bab 1

"Dari mana saja kamu, Mas?" tanyaku saat melihat Mas Heru muncul dari balik pintu kamar.

"Aku lembur, Sayang!" jawabnya sambil tersenyum manis. Seperti biasa, jawaban yang ia berikan selalu saja lembur.

Hal ini sudah berlangsung sejak tiga bulan belakangan ini. Biasanya aku selalu saja percaya dengan semua kata-kata suamiku itu. Tapi, entah mengapa tadi aku merasa ingin tau kebenarannya. Aku menelpon Siska, sekretaris Mas Heru di Kantor. Dan Siska mengatakan bahwa Mas Heru sudah pulang bahkan sejak jam lima sore. Lalu, kemana dia pergi sampai larut malam begini baru pulang? Sudah jam sebelas malam saat ia memasuki kamar.

"Apa benar kamu lembur, Mas?" aku yang sudah dipenuhi rasa curiga, tak dapat lagi menahan hati untuk mengintrogasinya.

"Lho, kok kamu nanya-nya gitu sih, Sayang?" sahutnya, kemudian menghampiriku yang duduk di tepi ranjang tempat kami memadu cinta selama tiga tahun ini.

Mas Heru membelai rambutku dengan lembut, kemudian mengecup ujung kepalaku. Hal rutin yang selalu ia lakukan jika pulang kerja selama menjadi suamiku.

"Suaminya pulang, kok ga disalim sih?" tegurnya masih dengan nada lembut.

"Aku tadi telpon Siska, katanya kamu udah pulang dari jam lima sore!" sungutku tanpa menghiraukan tegurannya.

"Sis-Siska? Ngapain kamu nelpon-nelpon bawahan Mas? Kamu udah mulai curigaan sama suami sendiri? Kamu udah nggak percaya lagi ya sama Mas?" bentak Mas Heru padaku.

Aku terdiam cukup lama. Hanya karena aku menelpon Siska, Mas Heru segitu marahnya dan tega membentakku. Padahal, sejak kami menikah ia tak pernah sama sekali bicara dengan nada tinggi padaku. Meski, sampai saat ini kami belum diberikan buah hati yang selalu kami rindukan. Tapi, sikap Mas Heru sama sekali tidak berubah. Caranya berbicara padaku, memanjakanku dan memenuhi semua kebutuhan jamani dan rohaniku. Tifak sebelum tiga bulan belakangan ini.

Aku merasa, Mas Heru mulai jenuh denganku. Ia sering pulang larut malam, saat kutanya selalu jawabannya lembur. Padahal, dia adalah seorang Manager di Perusahaan tempatnya bekerja. Awalnya aku selalu percaya, tapi hati nuraniku sebagai seorang istri juga tak bisa di bohongi. Aku curiga dan takut jika Mas Heru bermain serong di belakangku.

Tanpa terasa, mataku basah. Hatiku terlalu lemah meski hanya dibentak sedikit saja, apalagi oleh orang yang aku sayangi. Saat melihat air mataku jaruh berderai, Mas Heru memelukku.

"Sayang, maafkan Mas. Mas ga bermaksud..."

"Sudah lah, Mas. Kamu berubah sekarang. Jika memang kamu bosan padaku, lebih baik terus terang. Aku ikhlas jika kamu ingin mendapatkan wanita lain, karena aku sadar belum mampu memberikanmu keturunan!" jeritku memotong pembicaraan Mas Heru, dan mendorong tubuhnya agar menjauh dariku.

"Winda, apa yang kamu bicarakan?"

"Jujur saja lah, Mas. Kamu sudah ada perempuan lain kan?

"Cukup, Winda. Hentikan! Sepertinya ada seseorang yang sudah mempengaruhi jalan pikiranmu itu." jawab Mas Heru lalu meninggalkanku sendirian di kamar.

Aku menatap suami yang kukenal baik itu berlalu. Aku berusaha menahan tangisku. Saat aku ingin berbaring, kutatap tas hitam yang biasa dipakai Mas Heru pergi bekerja. Rasa penasaranku pun kembali meningkat tajam. Dengan cepat aku berjalan ke arah pintu, dan menguncinya dari dalam.

Kembali aku bergegas duduk di sisi kasur. Membuka dengan tak sabar tas Mas Heru. Mengeluarkan semua dokumen-dokumen yang ada di dalamnya. Setelah mengecek satu persatu, tidak ada hal yang aneh. Aku kembali menyusun dan memasukkan semua dokumen itu ke dalam tasnya.

Namun, sebelum aku meletakkan kembali tas itu, aku merogoh kantong kecil di sisi depan tas Mas Heru. Jari-jariku bersentuhan dengan kertas-kertas kecil. Aku menariknya keluar.

Deg...

Tagihan makan di Restoran, tagihan belanja, tagihan Hotel dan entah tagihan apa saja lagi yang aku genggam saat ini.

Ternyata benar dugaanku, Mas Heru telah bermain gila dengan wanita lain di belakangku.

'Lihat saja kamu, Mas. Aku pasti akan mendapatkan bukti untuk membuatmu mengakui pengkhianatanmu ini.' bisikku dalam hati.

Aku kembali memasukkan semua kertas itu pada tempatnya. Membuka kunci kamar dan memutuskan untuk tidur lebih awal. Sampai pukul tiga dini hari, saat aku tersentak dari tidurku karena haus, aku tak melihat Mas Heru di kamar ini.

'Apa dia tidak kembali ke kamar sejak tadi?' tanyaku dalam hati. Kemudian aku turun dari kasur. Berniat mengambil air di atas meja, tapi ternyata gelasku sudah kosong. Kemudian aku berjalan menuju dapur. Saat melintasi kamar tamu, kulihat Mas Heru di atas kasur iru dengan bertelanjang dada.

'Dengan siapa dia bervideo call jam segini? Apalagi, tanpa memakai baju seperti itu!' fikirku lagi.

Aku memutuskan untuk menghampirinya. Saat aku sampai di depan pintu kamar tamu, aku bertanya dengan nada kesal, "Siapa yang kamu telpon, Mas? Sepertinya asik sekali." sindirku tajam.

"Wi-Winda... Sejak kapan kamu berdiri di situ?" tanya Mas Heru gugup dan langsung menyembunyikan ponselnya ke balik selimut.

"Sejak kamu bermesra-mesraan sama selingkuhanmu itu di video call!" ketusku lalu pergi meninggalkan Mas Heru yang masih tampak gugup di atas kasur kamar tamu.

Aku tak ingin berlama-lama di sana, toh tak ada gunanya berdebat dengannya pagi buta begini. Setelah mengisi gelasku dengan air putih, aku kembali ke kamar. Aku memikirkan cara agar bisa membongkar rahasia Mas Heru, hingga tak terasa mataku kembali terasa berat dan aku kembali terlelap.

Aku terbangun lagi saat merasakan kecupan hangat mendarat di keningku. Ya, Mas Heru juga selalu melakukan ritual wajib itu saat pagi hari. Karena memang, dia selalu bangun lebih awal dariku.

"Selamat pagi, Sayang!" sapanya lembut, seperti biasa.

"Pagi," jawabku singkat.

"Pagi-pagi kok udah jutek sih? Mau mandi bareng nggak?" tanya Mas Heru dengan tatapan menggoda.

"Nggak ah, kamu duluan aja. Aku masih ngantuk!" balasku lagi sambil memejamkan mata, pura-pura ingin tidur kembali.

"Ya sudah, Mas mandi duluan ya," dia mengelus kepalaku, kemudian masuk ke kamar mandi.

Saat sudah kupastikan dia sedang mandi, buru-buru aku mencari keberadaan ponselnya.

'Ketemu.' sorakku dalam hati, saat mendapati ponsel itu di sebelah tas kerjanya.

Aku membuka kode layar ponsel Mas Heru, dan mencari nama di daftar panggilan keluar. Nihil. Aku membuka aplikasi hijau miliknya. Banyak sekali pesan dari grup kantor dan keluarga yang belum dibaca Mas Heru sejak kemarin. Saat kutekan daftar panggilan.

"Mami.." lirihku tak percaya.

Ada nama Mami di daftar teratas. Kuperhatikan jamnya, jam dua malam tadi. Panggilan itu berlangsung sekitar satu jam dua puluh menit. Berarti, sampai setelah aku menghampirinya itu?

"Kenapa Mas Heru bervideo call ria dengan Mamiku di jam seperti itu? Apalagi, aku melihat Mas Heru bertelanjang dada saat melalukan video call itu. Apa Mami sudah menggoda suamiku?" ucapku dengan tangan gemetar.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dikhianati Manager Diperjuangkan Dokter

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel DUA HATI YANG TERPISAH
9.7
Kehidupan Maya terasa sunyi dan tanpa makna sejak kepergian Rama yang dicintainya. Namun, sebuah peristiwa tak terduga mendadak mengubah segalanya. Secara mengejutkan, Maya dipertemukan dengan sosok pria yang sangat mirip dengan mendiang kekasihnya. Tidak hanya rupa yang serupa, pria tersebut juga memiliki sifat dan kepribadian yang hampir identik dengan Rama. Kehadiran sosok ini membawa gejolak baru dalam hati Maya yang selama ini dirundung kesedihan.
Sampul Novel Istri Jaminan Sang Laksamana
8.2
Admiral Shawn Miller, Jenderal bintang satu termuda AS, terjebak perjanjian gelap dengan mafia Yousef Kanishka. Demi data rahasia negara, ia menyetujui pernikahan rahasia dengan putri Kanishka, Kiran, sebagai jaminan. Syaratnya mutlak: Shawn dilarang menyentuh istrinya tersebut. Tanpa pernah bertemu sebelumnya, Shawn terpana saat menyadari jaksa cantik di pengadilan militer adalah sosok wanita yang kini terikat secara hukum dengannya.
Sampul Novel Jerat Pesona Ayah Anakku
8.9
Kehidupan Kara hancur setelah kehilangan kesuciannya dalam semalam. Terasingkan dan menderita, ia berjuang bertahan hidup demi membesarkan buah hatinya. Bertahun-tahun berlalu, takdir membawanya kembali bertemu pria yang menjadi sumber kepedihannya. Kini, sosok itu datang kembali untuk menjerat hidupnya lebih dalam. Kara pun dilanda ketakutan luar biasa. Sanggupkah ia bertahan saat sang anak terancam direbut oleh pria yang telah menghancurkan dunianya?
Sampul Novel Melahirkan Anak Bos Killer
8.9
Demi membiayai pengobatan ayahnya pasca kecelakaan hebat, Sarah Adelia terpaksa menikahi Wisnu Pratama dan berjanji memberinya keturunan. Namun, pernikahan itu penuh luka karena sikap kasar Wisnu yang masih terbelenggu masa lalu. Saat impian Wisnu memiliki putra terwujud, Sarah justru jatuh koma setelah persalinan. Kini, di ambang maut, Sarah harus berjuang antara bertahan hidup demi sang buah hati atau menyerah pada penderitaan panjangnya.
Sampul Novel Pacarku Sagapung
8.1
Konten dewasa 21+. Jeff, pria playboy yang memikat, langsung terpikat saat bertemu Anna di pesta topeng kafenya. Setelah melewati malam penuh gairah, keduanya resmi menjalin hubungan asmara. Namun, Anna tak menyadari rencana tersembunyi kekasih barunya. Jeff telah menyusun daftar aktivitas intim yang menantang untuk dilakukan bersama. Anna pun terseret dalam permainan hasrat yang tak terduga, di mana Jeff selalu mencari kesempatan untuk membakar gairah mereka.
Sampul Novel SKANDAL CEO MESUM
8.4
Axel Biantara Wijaya adalah CEO sukses PT. Wijaya Karya Reality yang dikenal karena ketampanan dan deretan skandalnya dengan model ternama. Meski mendominasi industri properti dan berita hiburan, hidup Axel yang penuh kemewahan berubah drastis saat ia bertemu Aulia Putri. Aulia adalah sosok wanita mandiri dari keluarga sederhana yang terbiasa berjuang keras sejak masa kuliah. Pertemuan ini memicu perubahan besar dalam diri Axel. Akankah sang CEO sanggup meninggalkan masa lalunya demi cinta?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan