Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Setelah tiga tahun menjalani biduk rumah tangga, hubungan suami istri ini berakhir di ambang kehancuran. Sang istri yang kini telah mencapai puncak kesuksesan memilih untuk melayangkan gugatan cerai. Dia memandang rendah suaminya, menuduhnya sebagai pria pemalas yang tidak memiliki masa depan dan tidak berguna. Namun, di balik keangkuhannya, wanita itu sama sekali tidak menyadari sebuah kenyataan besar: seluruh pencapaian, kekayaan, dan kesuksesan yang ia banggakan saat ini sebenarnya adalah pemberian rahasia dari suaminya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di dalam ruang kantor presdir Grup Pesona.

"Luther, ini adalah perjanjian cerai yang disiapkan Bu Ariana. Silakan ditandatangani," ujar Julie selaku sekretaris Ariana. Kemudian, Julie yang mengenakan seragam kantor sedang meletakkan secarik kertas A4 di atas meja.

Di seberangnya, duduk seorang pria tampan yang mengenakan pakaian sederhana.

"Cerai? Apa maksudnya?" tanya Luther Bennett dengan bingung.

"Luther, kamu masih tidak mengerti? Pernikahanmu dengan Bu Ariana sudah di ujung tanduk. Kalian tidak lagi sejalur. Keberadaanmu hanya suatu penghalang bagi Bu Ariana," jawab Julie tanpa rasa kasihan.

"Penghalang?" Luther mengernyit sembari bertanya, "Jadi, aku hanya penghalang di matanya?"

Ketika keduanya menikah, Keluarga Warsono sedang berada di posisi yang tidak menguntungkan, bahkan memiliki banyak utang.

Luther yang telah membantu Keluarga Warsono melewati kesulitan tersebut. Siapa sangka, setelah kaya raya, Ariana malah ingin mencampakkannya.

"Kamu boleh berpikir begitu," ujar Julie sambil menengadah dan menunjuk majalah di atas meja. Terlihat pula sosok wanita yang sangat cantik di sampul majalah yang indah itu.

"Luther, lihat judul majalah itu. Hanya dalam 3 tahun, kekayaan Bu Ariana sudah menembus triliunan. Dia bukan hanya mencetak rekor, tapi juga menjadi presdir wanita cantik yang paling berkuasa di Jiloam."

"Dengan kecantikan dan kemampuannya, dia ditakdirkan untuk berada di puncak dan dihormati orang-orang. Sementara itu, kamu hanya orang biasa yang tidak berguna. Kamu tidak cocok dengannya. Aku berharap kamu bisa sadar diri," jelas Julie.

Ketika melihat Luther hanya diam, Julie mengernyit dan melanjutkan, "Aku tahu kamu tidak bisa menerima semua ini, tapi faktanya seperti itu. Kamu memang pernah membantu Bu Ariana. Tapi, selama 3 tahun ini, dia sudah melunasi semua utangnya kepadamu. Sekarang, justru kamu yang berutang padanya."

"Memangnya kalian pikir pernikahan hanya sebuah transaksi?" Luther menarik napas dalam-dalam, lalu berusaha menahan amarahnya dan berkata, "Kalau mau bercerai, suruh Ariana berbicara langsung kepadaku."

"Bu Ariana sangat sibuk. Masalah sepele seperti ini tidak perlu merepotkannya," timpal Julie.

"Masalah sepele?" Luther termangu sejenak sebelum tersenyum mengejek diri sendiri. Kemudian, dia melanjutkan, "Masa? Apa perceraian adalah masalah sepele baginya? Dia bahkan tidak punya waktu untuk mengobrol sebentar denganku? Sekarang statusnya benar-benar terhormat, ya!"

"Luther, masalah sudah seperti ini. Kamu tidak perlu bertele-tele lagi." Julie mendorong surat perjanjian itu sambil menambahkan, "Asalkan kamu menandatanganinya, kamu bukan hanya akan mendapatkan mobil dan rumah, tapi juga uang kompensasi sebesar 16 miliar. Jumlah uang ini tidak akan bisa kamu dapatkan seumur hidup!"

"Jumlahnya cukup banyak, sayangnya ... aku tidak butuh. Boleh saja kalau ingin bercerai, tapi suruh dia hadapi aku. Kalau tidak, aku tidak akan menandatanganinya," kata Luther dengan dingin.

"Luther, jangan keterlaluan!" Julie menggebrak meja, lalu menegur, "Jangan salahkan aku tidak memperingatkanmu. Dengan kekuasaan dan status Bu Ariana, mudah saja baginya untuk bercerai darimu. Tapi, dia masih menghargaimu sehingga menjaga harga dirimu. Sebaiknya, kamu jangan menantangnya."

"Harga diri?" Luther merasa sangat konyol.

Ariana bahkan tidak datang saat ingin bercerai dengannya. Lantas, bagaimana dia menjaga harga diri Luther? Selain itu, kalau wanita ini memang menghargainya, mana mungkin dia akan mengancamnya?

"Menurutku, masalah ini tidak perlu dibahas lagi," ujar Luther yang malas berbicara panjang lebar lagi. Dia pun bangkit dan bersiap-siap untuk pergi.

"Luther, kamu ini!" Tepat ketika Julie hendak mengamuk, seorang wanita cantik bertubuh seksi yang mengenakan terusan hitam mendorong pintu dan masuk.

Wanita berkulit putih ini terlihat sangat sempurna. Apalagi postur tubuhnya yang tiada tandingannya. Ditambah dengan auranya yang dingin, wanita ini bak bidadari yang turun dari kayangan. Benar-benar menawan!

"Akhirnya kamu datang juga," kata Luther dengan perasaan campur aduk saat melihat wanita cantik di depannya.

Selama pernikahan 3 tahun ini, mereka berdua selalu menghormati satu sama lain. Namun, mereka malah sampai di tahap ini sekarang.

Luther bahkan tidak tahu kesalahan apa yang telah dibuatnya.

"Maaf, aku ada urusan, jadi terlambat," ujar Ariana dengan tidak acuh sambil duduk.

"Bu Ariana benar-benar sibuk, sampai-sampai harus mengutus orang untuk membahas perceraian," sindir Luther.

Begitu mendengarnya, Ariana tak kuasa mengernyit. Namun, dia sama sekali tidak menjelaskan dan langsung menyahut, "Langsung saja bahas perceraian ini. Aku tidak mau bertele-tele. Anggap saja aku yang salah kali ini dan kita berpisah baik-baik. Setelah bercerai, rumah dan mobil akan menjadi milikmu. Aku juga akan memberimu kompensasi 16 miliar. Bagaimana?"

Selesai berbicara, Ariana meletakkan sebuah kartu di atas meja.

"Kamu kira hubungan bisa diukur dengan uang?" tanya Luther dengan sinis.

"Terlalu sedikit? Oke. Katakan saja keinginanmu, aku akan berusaha memenuhinya," sahut Ariana dengan ekspresi datar.

"Sepertinya, kamu nggak ngerti maksudku. Biar kutanya, apakah uang dan kekuasaan begitu penting?" tanya Luther dengan bingung.

Ariana berjalan ke depan jendela, lalu memandang seluruh kota dan menjawab dengan tegas, "Bagiku sangat penting."

"Uang yang kamu dapatkan sekarang sudah cukup untuk dihabiskan selama sisa hidupmu. Apa kamu masih perlu bekerja keras begini?" tanya Luther lagi.

"Luther, inilah perbedaan kita. Kamu tidak akan mengerti apa yang kuinginkan," jawab Ariana sembari menggeleng dengan kecewa.

Perbedaan mereka berdua bukan hanya terletak di status, tetapi juga pemikiran dan keinginan. Yang paling parah adalah Ariana tidak bisa melihat harapan pada Luther.

"Benar, mana mungkin aku tahu apa yang kamu pikirkan?" Luther terkekeh-kekeh untuk mengejek diri sendiri, lalu meneruskan, "Aku hanya bisa memasak untukmu saat kamu lapar, memberimu pakaian saat kamu kedinginan, dan membawamu ke rumah sakit saat kamu sakit."

"Tidak ada gunanya lagi membahas itu," timpal Ariana dengan tatapan yang tampak rumit. Namun, tatapannya segera menjadi tegas kembali.

"Benar juga." Luther mengangguk dan berkata, "Aku dengar kamu sangat dekat dengan Tuan Muda Keluarga Yohan belakangan ini. Apa semua ini karena dia?"

Ariana ingin membantah. Namun, setelah dipikir-pikir, dia memilih untuk mengangguk dan menyahut, "Kamu boleh berpikiran seperti itu."

"Oke. Kalau begitu, aku doakan kalian bahagia," ujar Luther seraya tersenyum tipis. Kemudian, dia pun menandatangani perjanjian perceraian tersebut. Dia tidak merasa ragu, yang ada hanya kekecewaan.

Ironisnya, hari ini adalah ulang tahun pernikahan mereka. Pernikahan dan perceraian terjadi pada tanggal dan bulan yang sama, benar-benar konyol!

"Aku nggak perlu uang dan lainnya, tapi kamu harus mengembalikan liontin giok itu. Benda itu adalah peninggalan ibuku, bukti bahwa kamu adalah menantu Keluarga Bennett," kata Luther sambil menunjuk kerah baju Ariana.

"Oke." Ariana mengangguk, lalu menyerahkan liontin giok tersebut.

"Mulai hari ini, kita berdua nggak saling berutang budi!" ujar Luther. Setelah mengenakan liontin giok tersebut, dia pun bangkit dan pergi.

Saat ini, sorot mata Luther tidak lagi terlihat lembut, melainkan sangat dingin.

"Julie, apa yang kulakukan ini benar?" tanya Ariana dengan tatapan agak rumit.

Meskipun Ariana yang mengusulkan untuk bercerai, dia malah tidak merasa senang.

"Tentu saja benar." Julie mengangguk dengan kuat, lalu menjelaskan, "Bu Ariana punya hak untuk mengejar kebahagiaan. Luther yang sekarang tidak pantas untukmu lagi. Dia hanya akan mengganggumu. Bagaimanapun, Bu Ariana ditakdirkan untuk menjadi wanita paling berkuasa di Jiloam!"

Ariana tidak mengatakan apa pun. Dia hanya merasa sedih saat melihat sosok belakang Luther yang terlihat kesepian, seolah-olah barang berharga miliknya telah menghilang ....

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
9.2
Airra, wanita yatim piatu, harus menelan pil pahit saat pernikahannya dengan miliarder Arief hancur akibat fitnah Garna dan Binar. Diusir tanpa kejelasan status, Airra bertahan hidup sebagai pembersih hotel demi dua anak kembarnya. Tiga tahun berselang, takdir mempertemukan mereka kembali saat kondisi Airra sangat lemah. Luka lama memicu dendam besar dalam diri Airra. Mampukah hubungan yang retak ini bertahan di tengah badai masa lalu yang belum usai?
Sampul Novel Cinta dan Dendam Andara
9.8
Andara meninggalkan kehidupan desa untuk merantau ke kota besar. Misi utamanya adalah menemukan sosok yang bertanggung jawab atas penderitaan sang ibu di masa lalu. Saat bekerja sebagai staf pembersih, ia justru menarik perhatian seorang CEO tampan yang menjadi pimpinannya. Benih cinta mulai tumbuh di antara mereka berdua di tengah perbedaan status sosial. Namun, ketika hubungan semakin dalam, berbagai rintangan besar muncul menguji kesetiaan mereka.
Sampul Novel Dihina Miskin, Aku Istri Konglomerat
8.4
Hubungan lima tahun Ziva kandas setelah Luis Loren membelikan kapal pesiar mewah untuk Paula, lalu menghina latar belakang Ziva. Lima tahun kemudian, Luis yang kini sukses bertemu kembali dengan Ziva di sebuah hotel megah. Melihat penampilan Ziva yang berantakan di kolam air mancur, Luis dengan sombong mengira mantan kekasihnya itu sengaja mengemis iba. Padahal, Ziva hanya sedang mencari berlian biru berharga hadiah ulang tahun putranya yang tidak sengaja terjatuh ke dalam air.
Sampul Novel Ketika Keabadian Runtuh: Kenyataan Pahit Cinta
9.7
Baskara Aditama adalah suami miliarder yang sempurna hingga masa lalunya kembali membawa seorang putra yang sakit. Saat anak itu kritis, Baskara mengabaikan luka parahku demi menyelamatkannya. Aku kehilangan calon bayi kami dalam kesendirian tanpa kehadirannya. Saat ia kembali memohon agar aku menyetujui pernikahan palsunya dengan sang mantan demi keinginan terakhir putranya, aku melihat tanda cinta wanita lain di lehernya. Di tengah duka, aku pun menyetujuinya.
Sampul Novel Malaikat Cinta: Jadilah Mamaku yang Baru
7.8
Lima tahun pernikahan Daryl hanya menyisakan luka hingga suaminya tega menyerahkannya pada pria lain. Di tengah kehancuran, muncul bocah laki-laki berumur lima tahun yang mengembalikan keceriaannya. Ketegangan memuncak saat hasil tes DNA mengungkap fakta mengejutkan bahwa anak itu adalah darah dagingnya bersama Zack, sang CEO dingin, dari kenangan malam masa lalu. Kini Daryl harus menghadapi takdir baru yang mengubah seluruh jalan hidupnya yang kelam.
Sampul Novel Mendadak Dinikahi CEO
9.7
Niat Chayana mendatangi pesta pernikahan Ray, CEO di kantornya, hanyalah untuk membuktikan perselingkuhan Damian. Namun, hatinya hancur saat melihat kekasihnya bermesraan dengan wanita hamil. Di tengah kekacauan itu, Ray justru menarik paksa Chayana ke altar untuk menikahinya. Kehidupan Chayana berubah total dalam sekejap setelah ijab kabul selesai. Kini ia terikat dengan suami yang tak pernah ia duga, tanpa menyadari sisi gila yang tersembunyi di balik sosok Ray.