Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel DIKEJAR CINTA CEO PREMAN

DIKEJAR CINTA CEO PREMAN

Hubungan Khanza Azzahra dan Erlangga Yudistira kandas akibat penolakan ayah Zahra. Sosok Erlangga yang dianggap preman urakan dinilai tidak memiliki masa depan. Demi membuktikan ketulusannya, Erlangga pun kembali ke identitas aslinya dan bertransformasi menjadi CEO berwibawa. Namun, rintangan baru muncul saat Zahra justru dijodohkan dengan pria bernama Andi. Mampukah Erlangga meyakinkan ayah Zahra dan memperjuangkan kembali cinta mereka yang terpisah?
Bab
Bagikan

Bab 3

Zahra terus menangis di atas bantalnya. "Kak, kamu di mana sih? Aku tidak mau di jodohkan dengan pria lain, hikz."

Zahra melihat aplikasi hijau dan langsung melihat balasan dari Erlangga. Zahra semakin menangis karena Erlangga menyuruhnya untuk tak membangkang pada ayahnya. Erlangga memutuskan untuk berpisah dan ikhlas jika Zahra mau di jodohkan karena dirinya belum mampu berubah seperti yang inginkan ayah Zahra.

******

"Assalamualaikum," ucap seorang pria dewasa memakai peci putih dengan wajah berseri, bersama dengan pria muda berpeci hitam yang sama-sama tersenyum merekah.

"Waalaikum salam," jawab Malik dan Aisyah serentak, Malik pun langsung menghampiri ke arah suara itu dengan senyum mengembang.

"Masya Allah, Santosa. Mari masuk." Malik mempersilahkan sahabatnya untuk masuk, lalu menoleh pada pria muda yang menurutnya begitu sempurna."Apa ini putramu, San?"

Santosa menoleh pada putranya. "Iya, semoga saja mereka bisa cocok ya."

"Aku yakin mereka akan cocok, San. Masuk masuk! Kita ngobrol di dalam."

Mereka pun masuk dengan berbagai tawa renyah. Zahra yang mendengar tawa itu dari kamarnya semakin ingin menangis. Karena sudah pasti sebentar lagi ayahnya akan memanggilnya.

"Kak, aku rindu kamu, hik." Zahra tak tahu apa yang terjadi saat ini pada Erlangga karena kini dirinya tak bisa bertanya tentang kabar Erlangga karena handphonenya di sita oleh Malik.

Tok! Tok! Tok!

Terdengar pintu kamarnya di ketuk. Zahra buru-buru menyeka air matanya dan segera merapikan wajahnya dari air mata. Lalu beranjak membuka pintu.

"Iya Ibu, ada apa?"

Aisyah menatap wajah sang putri dengan lembut. Senyum manis serta mata teduh itu selalu tahu apa yang terjadi pada putrinya.

"Bersihkan wajahmu, Ra. Ayah menunggumu di ruang tamu. Ibu mohon untuk tidak mengecewakan Ayah, karena kamu tahu sendiri bukan bagaimana Ayah?"

Zahra mengangguk lalu memeluk ibunya dengan erat. "Zahra cinta sama Kak Erlangga Bu, hik," lirihnya dengan isakan.

Aisyah bingung harus berbuat apa karena suaminya tak akan mau di tentang. "Jika kalian memang jodoh, kalian akan bertemu lagi. Bukankah rezeki, jodoh dan maut itu adalah rahasia Allah? Yakinlah dengan Kehendaknya, jangan lupa untuk memintanya pada Sang Pemilik hati."

Ucapan lembut serta nasehat Aisyah selalu mampu meredakan kesedihan Zahra. Zahra akhirnya mengangguk dan segera membersihkan wajahnya. Berusaha untuk kuat dan tetap tenang. Zahra selama ini lupa dengan apa yang barusan ibunya katakan jika jodoh, rezeki dan maut adalah rahasia Allah.

"Bismillah ya Allah, aku pasrahkan pada-Mu semuanya." Zahra memejamkan matanya sebelum akhirnya melangkahkan kakinya ke tempat di mana dirinya tengah di tunggu.

"Nah, itu Zahra. Putri Om Nak Andi," ujar Malik saat Zahra baru datang dan duduk di samping ibunya.

"Bagaimana Nak Andi, apa Nak Andi setuju, he he."

Ternyata pria muda itu bernama Andi. Putra dari Santosa, sahabat karib Malik. Andi menatap Zahra yang menunduk dan meremas jarinya. Senyuman dari bibir Andi pun melukiskan jika dirinya tertarik pada Zahra yang memang memiliki wajah cantik.

"Zahra, coba kenalan dulu dong pada calon mertuanya, he he."

Zahra sudah sangat pasrah dengan apa yang akan terjadi nanti. Sedikit menarik napasnya dalam untuk melepaskan beban di harinya. Baru setelah itu mengangkat wajahnya.

"Apa kabar, Om? Saya Zahra."

"Loh, ko cuma calon mertuanya saja sih yang di tanyain kabar, calon suaminya juga dong, he he."

"Kau tak perlu seperti itu pada putrimu, Lik. Aku yakin jika putrimu ini memang gadis baik makanya begitu menjaga diri dan pandangannya iyakan, Di?" Santosa menoleh pada Andi yang mengangguk dan tersenyum.

"Alhamdulillah Om baik, Nak."

"Jadi, bagaimana Nak Andi? Apa Nak Andi menyukai putri Om?"

Andi kembali melirik dan menatap Zahra yang kembali menunduk. "Kalau saya insya Allah, Om. Cuma mungkin Zahranya bagaimana?"

"Nak Andi tak perlu khawatir untuk Zahra. Dia pasti setuju, bukan begitu, Ra?" Malik menatap tajam Zahra yang kini menatapnya takut.

"Iya, Kak."

"Alhamdulillaah, kalau begitu kapan kita resmikan acara lamarannya? Aku sudah tidak sabar ingin punya cucu, he he."

"Kau ini, San, San. Baru juga mereka bertemu udah ngomongin cucu aja, he he."

"Aku sangat menyesal, Lik. Kenapa aku tak ingat pada putrimu dari dulu. Aku itu sudah berusaha mencari jodoh untuk anakku tapi belum dapet juga. Andi juga suruh nyari sendiri iya iya doang, he he."

"Ayah, memang mungkin kemaren itu Andi belum saatnya menikah."

"Lalu sekarang sudah saatnya begitu?"

Malik dan Santosa tertawa riang dengan penuh kebahagiaan saat tahu jika Andi menyukai Zahra. Karena itu artinya Zahra tidak akan berhubungan lagi dengan Erlangga. Hati mereka sangat bahagia terlebih Malik. Berbeda dengan hati Zahra yang masih belum bisa menerima jika harus berpisah dengan Erlangga.

Di sudut halaman rumah Zahra yang terdengar nyaring tawa bahagia, seorang pria urakan tengah menyimak semua obrolan itu. Erlangga yang masih bingung harus bagaimana hanya bisa menahan emosinya karena sebentar lagi Zahra akan dilamar pria lain.

"Aakkkhh, sial*n! Aku harus apa, Ra? Aku tak ingin kamu menikah dengan pria lain. Tapi aku sadar masih belum layak untukmu. Apa aku harus ikhlas, Ra?"

Erlangga terus mengumpat dan memaki dirinya yang belum bisa membuktikan cintanya pada ayah Zahra. Erlangga kembali berpikir keras untuk bisa merubah dirinya agar bisa lebih baik. Erlangga yakin jika dirinya bisa berubah hanya saja belum tahu bagaimana caranya.

"Aku harus segera pulang ke rumah Papa," tekad Erlangga terus masih menatap ke arah suara tawa senang itu dengan kepalan tangan dan rahang yang menonjol keras. "Aku akan kembali lagi nanti, Ra. Ku harap kamu masih mau menerimaku nanti." Erlangga memejamkan matanya pasrah dengannya saat ini.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Satu Milyar
8.0
Nara harus menelan pil pahit saat ibu kandungnya menjual kesuciannya di usia delapan belas tahun demi melunasi utang. Niat hati merantau ke kota demi mencari sang ibu yang menghilang sejak ia kecil, Nara justru terjebak dalam nasib kelam. Pertemuan yang ia dambakan malah menghancurkan masa depannya secara total. Kini, tiga tahun telah berlalu sejak kejadian tragis tersebut, dan Nara terpaksa menjalani kehidupan yang tak pernah ia bayangkan sebagai seorang sugar baby.
Sampul Novel CINTA TUAN CEO
8.6
Linggar, selebgram dan beauty vlogger ternama, bertemu kembali dengan mantan kekasihnya, Darka, di Bali. Meski sempat balikan, kehadiran Radit, pengusaha restoran sekaligus sahabat kakaknya, mengalihkan perhatian Linggar. Konflik memuncak saat Linggar tahu Darka dekat dengan Sena, sementara Darka pun memergoki kedekatan Linggar dengan pria lain. Video putusnya mereka viral hingga masuk TV, memaksa Linggar dan Darka benar-benar mengakhiri hubungan mereka selamanya.
Sampul Novel DILEMA SUAMI BAYARAN
9.6
Barra Farzan, seorang duda yang mendambakan kebahagiaan, akhirnya menikahi Astra, putri konglomerat cantik. Namun, saat resepsi pernikahan berlangsung penuh tawa, seorang wanita tiba-tiba muncul dan menampar Astra. Ia mengaku sebagai istri sah Barra yang ditinggalkan bersama anak mereka. Tuduhan pelakor pun seketika menghancurkan suasana. Rahasia gelap apa yang disembunyikan Barra? Sanggupkah mereka bertahan, atau Barra hanya akan menjadi suami bayaran?
Sampul Novel Gadis buta Milik CEO
8.8
Dunia Laras mendadak gelap setelah insiden tragis merenggut penglihatannya. Mantan mahasiswi ceria ini kini hidup menderita akibat perundungan penggemar fanatik Damar, CEO yang dulu ia cintai. Damar sempat menjauh demi kebaikan Laras, namun keputusannya justru berujung kehancuran bagi sang gadis. Kini, Damar kembali dengan penyesalan mendalam. Ia bertekad menebus kesalahan masa lalu dan berharap Laras mampu melihat ketulusan hatinya di balik kegelapan abadi.
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Gio
8.5
Demi menyelamatkan ibu dan anaknya yang sakit, Liana terpaksa memohon bantuan finansial kepada Rafael. Namun, pria berkuasa itu memberikan penawaran yang mengejutkan. Rafael bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan dengan syarat Liana harus bersedia menjadi istri keduanya. Terjepit dalam situasi sulit, Liana harus menghadapi kenyataan pahit dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Akankah ini menjadi awal kebahagiaan atau justru luka yang lebih dalam?
Sampul Novel Kehidupanku yang Cemerlang Setelah Perceraian
8.7
Tiga tahun menikah tanpa cinta, Becky diceraikan Rory Arsenio setelah difitnah menyebabkan keguguran Berline. Alih-alih tunduk memohon maaf, Becky memilih berpisah. Keluarga Arsenio terkejut saat tahu Becky adalah pewaris kaya raya, bukan wanita materialis. Rory yang kini terpesona mulai mengejarnya kembali, namun Becky telah berubah menjadi sosok mandiri yang sulit digapai. Di tengah upaya Rory menebus kesalahan, akankah Becky luluh atau memilih pria lain?