Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Diculik Untuk Menjadi Ibu

Diculik Untuk Menjadi Ibu

Alina Daryanov adalah wanita karier ambisius yang hidup tanpa cinta. Usai kecelakaan tragis saat badai, ia terbangun di samping Ivan Vasiliev, konglomerat yang menjadikannya istri kedua. Alina ternyata diculik untuk menjadi ibu pengganti bagi pasangan kaya yang putus asa. Kini ia terjebak dalam pernikahan kontrak yang penuh manipulasi dan rahasia gelap. Alina harus memilih: tunduk pada tekanan hidup baru atau berjuang melawan permainan besar demi kebebasannya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Keheningan malam menyelimuti gedung mewah tempat Alina terkurung. Hujan yang tak kunjung reda memercikkan suara gemericik dari jendela kamar yang terbuka sedikit, memberi sedikit kedamaian yang kontras dengan kegelisahan di dalam hati Alina. Ia tidak bisa tidur, pikirannya dipenuhi oleh begitu banyak pertanyaan yang belum terjawab, dan kecemasan yang tak terhindarkan tentang masa depan.

Ia bisa merasakan angin dingin yang masuk ke dalam kamar, tetapi tidak bisa mengabaikan perasaan terjebak yang lebih menusuk dari hawa malam itu. Alina menggerakkan tubuhnya dan duduk di tepi ranjang, menatap cermin besar di dinding yang memantulkan bayangannya. Wajahnya terlihat kelelahan, dengan lingkaran hitam di bawah matanya yang semakin menonjol.

"Kenapa aku bisa sampai di sini?" pikir Alina dalam hati. "Apa yang mereka inginkan dariku, dan mengapa aku harus menjadi bagian dari permainan mereka?"

Saat itulah pintu kamar terbuka lagi, kali ini lebih pelan. Alina menoleh, dan melihat seorang pria dengan wajah yang tak asing baginya-Ivan Vasiliev. Ia berdiri di ambang pintu, mengenakan jas hitam yang sempurna, rambutnya yang gelap disisir rapi, dan matanya yang tajam menatapnya dengan intensitas yang membuat Alina merasa tercekik.

"Alina," suara Ivan terdengar lebih lembut dari biasanya. "Aku tahu ini tidak mudah bagimu, tapi aku ingin kau tahu, tidak ada yang bisa mengubah apa yang sudah terjadi. Semua ini... ini adalah kenyataan yang harus kita hadapi bersama."

Alina memandangnya dengan tajam, marah dan bingung. "Kenapa aku? Kenapa harus aku yang terjebak dalam permainan kalian? Apa yang kau pikirkan, Ivan?" katanya, suara gemetar tapi tegas.

Ivan melangkah masuk lebih dekat, dan untuk sesaat, Alina merasakan sebuah aura yang kuat mengelilinginya. Ada sesuatu yang mengintimidasi dalam dirinya, sesuatu yang menyiratkan bahwa ia tak hanya kaya, tetapi juga sangat berbahaya. Sepertinya ia telah terlalu lama berada dalam dunia yang penuh dengan manipulasi dan tipu daya.

"Kami hanya melakukan apa yang perlu dilakukan," jawab Ivan dengan nada datar, tetapi ada sedikit keraguan di matanya. "Kami ingin anak, Alina. Itu saja. Tetapi ada banyak hal yang lebih besar dari sekadar keinginan pribadi, ada pengaruh dan kekuatan yang lebih besar yang terlibat di sini. Keluarga kami... mereka tidak memberiku pilihan."

"Pilihan?" tanya Alina dengan cemas. "Apa yang kau bicarakan? Apa yang sebenarnya sedang terjadi?"

Ivan menghela napas panjang, duduk di tepi ranjang. Ia terlihat lelah, namun tetap tegas. "Aku tidak ingin kau merasa seperti ini, Alina. Tapi kamu harus mengerti, keluarga kami terikat dalam banyak hal yang tak bisa kamu bayangkan. Kami semua memainkan peran, dan ini adalah peranmu. Aku ingin kamu tahu, kamu tidak sendirian dalam hal ini."

Alina tidak bisa menahan perasaan frustrasinya lagi. "Aku tidak bisa menerima ini, Ivan. Aku tidak ingin menjadi bagian dari permainanmu. Aku tidak ingin menjadi bagian dari dunia yang tidak aku pilih."

Ivan menatapnya dengan mata penuh rasa empati, tetapi juga dengan kesedihan yang mendalam. "Aku tahu kau merasa seperti ini, tapi percayalah, semua ini lebih rumit daripada yang bisa kau pahami sekarang. Aku akan memberikan semua yang kau inginkan, semua yang bisa aku lakukan untuk membuatmu merasa nyaman. Tapi ada batasan yang harus kita hadapi."

Alina terdiam sejenak, mencoba menyaring kata-kata itu dalam pikirannya. "Batasan?" ucapnya akhirnya dengan suara yang lebih rendah. "Batasan apa yang kau maksud, Ivan? Apa yang sebenarnya sedang terjadi?"

Ivan menarik napas dalam-dalam, seperti mencari kata-kata yang tepat untuk menjelaskan situasi yang lebih besar dari sekadar pernikahan yang terpaksa ini. "Ada banyak hal yang melibatkan perusahaan, keluarga, dan bahkan politik yang tidak bisa kamu bayangkan. Kami tidak hanya berurusan dengan urusan pribadi kami, tetapi dengan kepentingan yang lebih besar, lebih kuat, yang jika tidak dilaksanakan dengan hati-hati, bisa mengancam semuanya."

Alina merasa seperti sebuah batu besar menjatuhi hatinya. "Jadi aku hanya pion dalam permainan besar ini? Keluargamu menginginkan aku sebagai ibu pengganti hanya karena kalian ingin memiliki anak, tapi di balik itu semua, ada sesuatu yang lebih besar yang tidak aku tahu?"

Ivan mengangguk perlahan, wajahnya menjadi lebih serius. "Ya, Alina. Tapi kau tidak sendirian. Aku akan ada di sini untukmu. Aku tidak ingin kau merasa seperti ini. Aku tahu kau tidak ingin bagian dari permainan ini, tapi percayalah, ada cara untuk mengatasi semuanya. Kami akan mencari jalan keluar bersama."

Namun, meskipun kata-kata Ivan terdengar seperti janji, Alina merasa bahwa semakin banyak ia tahu, semakin ia merasa dirinya terjebak dalam dunia yang sangat gelap. Ivan mungkin bisa mencoba meyakinkannya dengan kata-kata manis, tetapi hatinya sudah mendalam merasakan bahwa ada sesuatu yang sangat salah dalam pernikahan ini. Ia bukan hanya sekadar ibu pengganti; ia dipilih dengan alasan yang jauh lebih rumit dan gelap.

"Satu-satunya hal yang bisa aku lakukan sekarang adalah bertahan," pikir Alina. "Aku harus mengetahui lebih banyak, mengungkap setiap rahasia yang mereka sembunyikan dariku."

Dengan keputusan itu, ia merasa lebih tegas. "Aku akan tetap di sini, Ivan. Tapi kau harus memberiku lebih dari sekadar kata-kata manis. Aku ingin tahu lebih banyak, aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi."

Ivan menghela napas, seolah tahu bahwa tidak ada lagi jalan mundur. "Baiklah, Alina. Aku akan memberitahumu apa yang perlu kamu tahu. Tapi ingat, ada banyak yang harus kamu pertimbangkan sebelum mengambil langkah lebih jauh."

Alina menatapnya dengan tegas. "Aku siap untuk itu."

Ivan akhirnya berdiri dan berjalan menuju pintu, sebelum berhenti sejenak dan menatap Alina dengan tatapan yang penuh makna. "Kamu harus mengerti, Alina, apa yang terjadi di sini jauh lebih besar dari sekadar pernikahan atau keinginan untuk memiliki anak. Ini adalah bagian dari dunia yang tak akan pernah kau pahami sepenuhnya. Tapi aku berjanji, jika kamu tetap di sini, aku akan membantumu memahami segala sesuatu."

Setelah itu, Ivan meninggalkan kamar dengan langkah tegas. Alina tetap berdiri di sana, terpaku oleh kata-kata yang baru saja didengarnya. Ia merasa seperti berada di persimpangan jalan yang penuh bahaya. Setiap pilihan yang ia ambil dapat mengarah ke sesuatu yang lebih besar dari apa yang ia bisa bayangkan. Namun, ada satu hal yang pasti dalam pikirannya: ia harus bertahan. Tidak peduli berapa banyak rahasia yang tersembunyi, ia akan mengungkapkan semuanya.

Namun, dia tahu, semakin dalam ia menggali, semakin berbahaya pula dunia ini baginya. Dan yang lebih menakutkan lagi, mungkin sudah terlambat untuk keluar dari permainan ini.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Direktur Iblis Takut Kehilangan
8.4
Hidup Lia Adelia hancur seketika saat ia kehilangan suami dan diusir dari rumahnya sendiri. Sebagai janda dengan dua anak, ia berjuang mencari kerja meski terus diremehkan karena status dan fisiknya. Takdir mempertemukannya dengan Bagas Samudra, direktur bank yang dingin dan menyebalkan. Meski Lia bersumpah tidak akan menikah lagi demi mendiang suaminya, sikap Bagas perlahan berubah menjadi penuh perhatian. Apa sebenarnya rencana sang direktur terhadap Lia?
Sampul Novel Gairah Tersembunyi Bos Killer
8.6
Nina, lulusan terbaik yang penuh ambisi, harus menghadapi kenyataan pahit saat bekerja di bawah kendali Nathan. Sang bos yang dikenal kejam itu terus mempersulit langkahnya di kantor. Namun, suasana berubah drastis ketika sebuah lembur malam mengungkap sisi hangat Nathan yang tak terduga. Meski benih cinta mulai tumbuh, mereka terpaksa menjalin asmara secara sembunyi-sembunyi. Kini Nina terjebak dalam dilema antara karier, intrik kantor, dan rahasia besar.
Sampul Novel KUBALAS KAU DENGAN ELEGAN
8.2
Dunia Sahira yang tenang runtuh seketika saat ia memergoki suaminya berkhianat dengan sahabatnya sendiri. Di tengah kehancuran hati akibat pengkhianatan ganda tersebut, harapan muncul dari arah yang tak terduga. Seorang miliarder dari masa lalu kembali hadir dalam hidupnya, menawarkan perlindungan dan mengajak Sahira untuk menyembuhkan luka bersama. Akankah momen ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Sahira setelah dikhianati secara menyakitkan?
Sampul Novel Mantan Jadi Bos
9.4
Alula kehilangan pekerjaan tanpa pesangon karena menolak jadi istri keempat bosnya. Padahal, ia tulang punggung keluarga demi ibu dan adiknya. Lewat bantuan teman, Alula kembali bekerja, namun CEO barunya adalah mantan kekasih yang dulu ia tinggalkan tanpa alasan. Sang mantan pun memanfaatkan posisi ini untuk membalas dendam. Meski terus disakiti, Alula justru merasakan kembali benih cinta. Sanggupkah ia bertahan menghadapi dendam sang bos?
Sampul Novel Membangkitkan Kembali Cinta yang Kedaluwarsa
9.5
Tiga tahun Alicia menderita dalam pernikahan dingin bersama Erick Ellis. Saat harapan untuk dicintai muncul, ia justru mendapati Erick ingin kembali pada masa lalunya. Alicia pun memilih bercerai, namun Erick menolak melepaskannya. Kini, Alicia bangkit menjadi wanita sukses yang dikelilingi pengagum. Saat mereka bertemu kembali, kehadiran anak-anak di sisi Alicia membuat Erick memohon untuk menjadi ayah mereka. Meski ditolak mentah-mentah, Erick bersikeras mengejarnya.
Sampul Novel Mutiara Istri Yang Dijual
8.5
Kebahagiaan Tiara hancur saat Andre, suaminya sendiri, menjualnya kepada pengusaha bernama Dewa demi melunasi utang. Meski awalnya pahit, benih cinta mulai tumbuh di hati Tiara saat hidup bersama Dewa. Namun, Dewa justru mengusir Tiara yang tengah hamil saat mantan kekasihnya kembali. Bertekad membesarkan bayinya sendirian, Tiara menata hidup baru. Saat kandungannya berusia tujuh bulan, Dewa datang memohon kembali, namun Tiara tak akan menyerah semudah itu.