Sampul Novel Diculik Untuk Menjadi Ibu

Diculik Untuk Menjadi Ibu

9.2 / 10.0
Dalam novel romance Diculik Untuk Menjadi Ibu, Alina terperangkap dalam pernikahan kontrak sebagai ibu pengganti bagi billionaire Ivan Vasiliev setelah kecelakaan misterius. Baca kisah modern novel ini tentang perjuangan Alina melawan manipulasi demi kebebasan di web novel terbaru.
Ringkasan Diculik Untuk Menjadi Ibu
Alina Daryanov adalah wanita karier ambisius yang hidup tanpa cinta. Usai kecelakaan tragis saat badai, ia terbangun di samping Ivan Vasiliev, konglomerat yang menjadikannya istri kedua. Alina ternyata diculik untuk menjadi ibu pengganti bagi pasangan kaya yang putus asa. Kini ia terjebak dalam pernikahan kontrak yang penuh manipulasi dan rahasia gelap. Alina harus memilih: tunduk pada tekanan hidup baru atau berjuang melawan permainan besar demi kebebasannya.
Baca Selengkapnya

Diculik Untuk Menjadi Ibu Bab 1

Alina Daryanov menatap layar komputer dengan penuh konsentrasi, jemarinya mengetik dengan cepat dan tanpa henti. Keheningan malam di kantor yang hampir kosong itu terasa bagai teman setia. Pekerjaannya yang padat dan penuh tantangan selalu membuatnya melupakan segala hal di luar meja kerjanya. Dia tidak memiliki waktu untuk hal-hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan. Tidak ada waktu untuk kencan, tidak ada waktu untuk pertemuan sosial yang sering dianggap sebagai bagian dari kehidupan normal seorang wanita seusianya. Alina sudah terbiasa dengan label "perawan tua" yang sering dilemparkan oleh mereka yang merasa berhak mengomentari hidupnya.

Namun, bagi Alina, karir adalah segalanya. Tidak ada yang lebih penting daripada kesuksesan. Dia tahu betul bahwa hidupnya mungkin akan selalu seperti ini: penuh dengan rapat-rapat yang menuntut, tenggat waktu yang ketat, dan pengorbanan yang tak terhindarkan. Tetapi dia tak pernah menyesal. Dunia ini sangat menuntut, dan Alina tahu hanya dengan ketekunan dan ambisi, dia bisa mengukir namanya di puncak kesuksesan.

Malam itu, seperti malam-malam lainnya, Alina menghabiskan waktu di kantornya yang terletak di lantai 36 sebuah gedung perkantoran tinggi. Hujan deras mulai turun di luar jendela kaca, dan angin kencang meniup dedaunan dari pohon-pohon yang ada di trotoar. Suara desiran hujan yang semakin keras semakin menyatu dengan suara ketikan cepat dari jari-jarinya. Alina menatap jam dinding di ujung ruangan. Pukul 9 malam. Dia tahu sudah saatnya untuk pulang, namun tenggat waktu untuk menyelesaikan laporan keuangan bulan ini masih menunggunya.

Alina memutuskan untuk melanjutkan pekerjaannya beberapa saat lagi. Tak peduli berapa lama lagi, dia akan menyelesaikan semuanya malam ini. Namun, tiba-tiba ponselnya berdering. Alina menoleh, melihat nama teman sekantornya yang muncul di layar. Ia mengambil ponsel dengan sedikit kesal, merasa terganggu oleh panggilan yang tidak penting.

"Alina, kamu di mana? Ayo, kita makan malam bersama. Jangan bilang kamu masih di kantor," suara Liza terdengar riuh melalui ponsel, memecah kesunyian malam.

Alina menghela napas panjang. "Aku baru saja selesai dengan rapat dan masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan. Tidak ada waktu untuk makan malam, Liza," jawab Alina, suaranya sedikit datar, tanda bahwa dia tidak berniat melanjutkan percakapan.

"Tapi kamu harus beristirahat. Kamu akan jadi perawan tua kalau terus seperti ini!" kata Liza dengan tawa yang menggema di ujung telepon, seolah-olah kata-katanya itu adalah lelucon.

Alina terdiam sejenak. Kata-kata itu terasa seperti pisau yang menyayat. Meski sudah sering mendengarnya, tetap saja rasa sakit itu selalu muncul. Begitu banyak orang yang menganggapnya seperti itu, seorang wanita yang terlalu sibuk dengan pekerjaan hingga lupa akan kehidupan pribadinya.

"Ya, ya. Aku tahu," jawab Alina dengan sedikit ketus. "Kamu bisa pergi sendiri. Aku harus menyelesaikan ini dulu."

Setelah menutup telepon, Alina menatap layar komputernya dengan perasaan campur aduk. Liza benar, kadang-kadang dia merasa terjebak dalam rutinitas yang tak ada habisnya. Tetapi Alina tahu, ada harga yang harus dibayar untuk mencapai apa yang dia inginkan. Mungkin dia tidak memiliki waktu untuk hal-hal seperti makan malam dengan teman-teman, kencan, atau membangun hubungan, tetapi itu adalah pilihan yang dia buat. Setidaknya, dia bisa membanggakan dirinya dengan karir yang cemerlang.

Setelah beberapa jam lagi menghabiskan waktu untuk menyelesaikan laporan, Alina akhirnya memutuskan untuk pulang. Namun, jalan menuju rumah tak semulus yang dia harapkan. Hujan yang semakin deras membuat kemacetan di jalan-jalan kota semakin parah. Lampu-lampu kota yang samar-samar terlihat dari balik kaca mobil menambah suasana yang semakin gelap dan sepi. Alina merasa lelah, tubuhnya terasa kaku setelah berjam-jam duduk di depan layar komputer.

Dia mempercepat langkahnya menuju mobil, berharap bisa sampai rumah sebelum terlalu larut. Tetapi jalanan ternyata jauh lebih buruk dari yang dia duga. Tak hanya hujan lebat yang mengguyur kota, tetapi angin kencang yang datang tiba-tiba membuatnya merasa cemas. Alina melihat ke arah jendela mobil, khawatir akan kondisi jalan yang semakin berbahaya.

Mobil-mobil di sekitar dia bergerak perlahan, dan Alina merasa frustrasi. Dia memutar musik di mobilnya, mencoba untuk mengalihkan pikirannya. Namun, tiba-tiba terdengar suara keras dari belakang. Sebuah truk kontainer yang melaju dengan kecepatan tinggi menabrak beberapa mobil di depannya. Alina hanya sempat melihat kilatan cahaya dari kaca spion sebelum sebuah benturan keras mengguncang tubuh mobilnya.

Kaca depan mobilnya pecah, dan mobilnya meluncur beberapa meter. Kepalanya terhantam setir, dan semuanya menjadi gelap.

Ketika Alina membuka matanya, dia merasa sangat bingung. Seluruh tubuhnya terasa pegal dan sakit. Pandangannya kabur, dan ruangan di sekelilingnya tampak asing. Perlahan, ia mencoba duduk, merasakan rasa sakit di kepalanya. Namun, saat matanya menatap sekeliling, dia terkejut.

Di sampingnya, seorang pria duduk di kursi, wajahnya tampak serius dan khawatir. Ia segera meraih tangannya dan dengan lembut menahannya.

"Aku tahu ini tidak mudah, Alina," kata pria itu dengan suara berat. "Tapi kamu harus kuat."

Alina terdiam, kebingungannya semakin bertambah. Siapa pria ini? Mengapa dia berada di sini? Dan bagaimana bisa dia berada di tempat yang tampaknya seperti kamar tidur yang mewah ini?

"Siapa... siapa kamu?" tanya Alina, suaranya bergetar.

Pria itu menarik napas panjang, tampaknya ragu-ragu untuk berbicara. "Aku Ivan Vasiliev. Kamu... kamu sekarang adalah istri keduaku."

Kata-kata itu seperti petir yang menghantam. Alina terkejut, tidak bisa mempercayai apa yang baru saja dia dengar. Istri kedua? Apa yang terjadi? Bagaimana dia bisa berada di sini?

Ivan melanjutkan dengan suara lebih rendah, "Kamu telah setuju untuk menjadi ibu pengganti kami. Kami membutuhkan bantuanmu, Alina."

Alina merasa pusing, otaknya seperti dipenuhi dengan ratusan pertanyaan yang tak bisa dijawab. Bagaimana bisa semua ini terjadi? Siapa yang mengontraknya? Mengapa dia harus menjadi ibu pengganti untuk pasangan yang tidak dikenalnya?

Dia menggigit bibirnya, berusaha menenangkan diri. Dia harus tahu apa yang sedang terjadi, dan kenapa dia bisa terperangkap dalam situasi yang sangat aneh ini.

"Alina, aku tahu ini tidak mudah," lanjut Ivan. "Tapi kamu harus menerima kenyataan ini. Kami membutuhkan kamu."

Alina merasa perasaannya tercabik-cabik antara kebingungannya, ketakutannya, dan rasa marah yang mulai muncul. Apa yang sebenarnya terjadi padanya? Mengapa dia terjebak dalam permainan yang begitu gelap dan tak terduga ini?

Seperti terjebak dalam perangkap yang tidak dia pilih, Alina merasa hidupnya kini berubah selamanya. Dan yang lebih menakutkan, dia tahu bahwa keputusan yang harus dia ambil akan menentukan masa depannya.

Bagaimana dia bisa keluar dari permainan ini? Atau akankah dia terjebak di dalamnya, terperangkap dalam cengkeraman kekuatan dan ambisi yang tak terelakkan?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Diculik Untuk Menjadi Ibu

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Crazy Maid ( Indonesia )
8.5
Felicity Jolicia Addison, gadis manja yang tak pernah menyentuh dapur, terpaksa menyamar menjadi Cia. Demi jet pribadi impian, ia menjalankan misi sang ayah menjadi pelayan Jerrald Nataniel Mendez, pengusaha jet asal Spanyol. Jerrald frustrasi menghadapi ketidakbecusan Cia yang bahkan hampir membakar dapur saat memasak air. Meski dicap gila karena kepolosan dan sifat borosnya, interaksi unik antara majikan arogan dan maid amatir ini justru memicu benih asmara.
Sampul Novel Luna Curiannya, Penyesalan Terbesarnya
9.0
Lima tahun menjadi Luna Klan Bulan Darah, aku hanya mendapati pengabaian dari Alpha Arlan. Ia justru memberikan cinta dan gaun impianku kepada Fiona, wanita yang diklaimnya butuh perlindungan. Puncaknya, Arlan mengeluh bahwa takdir kami menyesakkan. Muak dianggap sebagai sangkar, aku memutuskan menolak ikatan kami dan pergi selamanya. Saat hubungan mistis itu hancur, Arlan baru memohon panik, namun penyesalannya tak lagi berarti bagiku.
Sampul Novel Maafkan Aku Mam
9.5
Andre memamerkan tubuh atletisnya, memicu gairah sang tante yang tak tertahan. Rasa penasaran yang muncul sejak pertemuan mereka di toko Albert kini memuncak saat ia menyentuh Andre dengan penuh damba. Andre pun membiarkan dirinya menjadi milik sang tante sepenuhnya malam itu. Dengan penuh godaan, Andre perlahan membuka pakaiannya, sementara sang tante yang sudah tidak sabar segera membantu demi menuntaskan rasa penasaran yang telah menghantuinya sepanjang hari.
Sampul Novel Mantan Suami Ingin Cintaku Kembali
9.5
Dua tahun Aulia menjalani pernikahan hampa bersama Arya. Meski telah lama berpisah, Arya masih terobsesi dengan mantan istri pertamanya, Dinda. Merasa selalu menjadi prioritas kedua, Aulia akhirnya memilih menyerah dan mengakhiri hubungan mereka. Namun, setelah perceraian terjadi, Arya justru datang mengejar dan memohon kesempatan kedua untuk menebus kesalahannya. Aulia kini bimbang, apakah ini cinta tulus atau sekadar permainan ego Arya yang lama?
Sampul Novel Nyonya yang Ditinggalkan Menjadi Ratu Mafia
9.7
Selama satu dekade, Selena Menezwa mendukung Caius Capone hingga ia berkuasa. Namun, Caius justru memilih Charlotte, seorang pemain biola dari keluarga terpandang, sebagai Ibu Mafia karena menilai Selena tidak pantas. Tanpa perdebatan, Selena pergi meninggalkan pria itu. Caius tidak menyadari bahwa Selena adalah putri keluarga Menezwa yang sangat kuat dan atasan Charlotte di orkestra. Kini, seorang pedagang senjata hebat telah siap menjadi tunangan baru Selena.
Sampul Novel Suamiku CEO Posesif
8.8
Trauma masa lalu membuat Leah enggan menikah hingga Nero datang melamar secara tiba-tiba. Meski Leah tidak mengenalnya, orang tuanya justru langsung menerima pinangan tersebut. Awal rumah tangga mereka terasa canggung karena sikap Nero yang sangat dingin dan tertutup. Namun, saat hubungan mulai erat, mantan kekasih Leah muncul kembali untuk merebutnya. Kini, Leah harus menghadapi suaminya yang posesif sekaligus menangani gangguan dari masa lalunya tersebut.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan