Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dicampakkan Suami dalam Kebakaran Rumah

Dicampakkan Suami dalam Kebakaran Rumah

Dua bersaudara menikah di hari yang sama dengan sepasang sahabat sejak kecil: seorang kapten pemadam kebakaran dan seorang polisi. Mereka bahkan bertetangga di lantai apartemen yang sama. Namun, saat kebakaran melanda rumah, panggilan darurat mereka diabaikan oleh kedua suami tersebut. Akibat kelalaian ini, satu bayi lahir dalam kondisi meninggal dan yang lainnya keguguran. Terpukul oleh tragedi memilukan ini, kedua istri memutuskan untuk menceraikan suami mereka.
Bab
Bagikan

Bab 5

Adikku tertawa lagi dengan air mata berlinang. "Kak, kamu keren sekali waktu maki-maki dia tadi."

"Biar lebih keren lagi, Kakak mau potong rambut jadi lebih pendek setelah cerai nanti."

Aku sengaja menggodanya, lalu kami bergandengan tangan ke meja perawat untuk mengurus prosedur kepulangan. Kami juga memutuskan untuk mencari salon kecantikan setelah ini. Dandan yang cantik untuk menyambut kembali kehidupan lajang kami sore nanti!

Alhasil, kami didorong seseorang saat hendak keluar.

"Perawat!"

"Cepat panggil dokter, dia overdosis obat tidur!"

Aku terkejut. Ternyata itu Dimas, menggendong Monika yang matanya terpejam.

Melihat seragam polisi di tubuhnya, perawat tidak berani mengabaikan.

Yudha juga menyusul di belakang dengan panik.

Tapi dia melihatku di sini dan tiba-tiba tertegun. Wajahnya berubah suram dan dia berkata marah, "Ratna, aku baru tahu kamu bisa sekejam ini! Kalau terjadi sesuatu dengan Monika hari ini, aku nggak akan mengampunimu!"

Tanpa jeda, dia langsung berbalik dan bergegas menuju ruang gawat darurat.

Aku tertawa sinis.

Adikku sangat marah dan tangannya menggenggam erat. "Dua anjing bodoh!"

"Kalau Monika beneran mati, akan kupenggal kepala pelacur itu dan kubakar!"

Apalagi, ini bukan pertama kalinya Monika memainkan tipuan serupa.

Tapi Yudha dan Dimas bersedia ditipu dengan senang hati. Siapa yang bisa kami salahkan?

"Tiara!"

Usai mengantar Monika ke UGD, Dimas menghampiri kami.

"Sudah kubilang, berhenti berhubungan dengan kakakmu ini. Dia jahat! Tapi kamu nggak pernah mau mendengarkan, selalu membuatku marah!"

"Lihat apa yang kalian lakukan kepada Monika!"

Dia mengangkat tangan dan menampar wajah adikku dengan keras.

Adikku tidak siap sama sekali dan terhempas ke lantai. Dahinya membentur sudut dinding dan mengucurkan darah, dan dia pingsan.

"Dimas!"

Kepalaku serasa akan meledak. Aku meraih kerah bajunya kuat-kuat. "Kamu polisi! Aku tahu kamu cinta kepada Monika, tapi jangan tampar istrimu karena dia!"

Kalimat ini dengan segera menarik perhatian orang-orang.

"Jangan bicara macam-macam! Cuma karena kamu hamil ..."

Dimas marah besar dan ingin mendorongku, tapi tiba-tiba tertegun mendapati perutku yang rata.

Sementara itu, Yudha baru kembali setelah pergi membayar.

Dia masih belum menyadarinya.

"Lihatlah hasil perbuatan kalian!"

Sebuah kotak paket menghantam kepalaku.

Kotak itu memang tidak berat, tapi isinya membuatku terpaku. Aku jadi seperti sangat asing di hadapan orang yang paling kukenal.

Potongan-potongan kertas melayang keluar dari kotak.

Kalimat yang tertulis di sana dirangkai dari kata-kata yang dipotong dari koran.

"Pelacur, sudah berapa kali digilir?"

"Anjing jalang!"

"Murahan, nggak punya harga diri! Aku sumpahi kamu mati ditabrak mobil!"

Dan sebagainya.

"Aku sudah bilang berkali-kali, menyelamatkan Monika itu pekerjaanku. Menemaninya dua hari di rumahnya itu karena kami teman baik."

"Tapi kamu jahat kepada Monika karena masalah sepele seperti ini! Hah?"

Yudha mendadak menjambak rambutku dan menariknya ke belakang, memaksaku menatap matanya. Ekspresinya semakin garang. "Ratna, ini sudah berkali-kali. Aku hampir nggak tahan ingin membunuhmu dengan tanganku sendiri!"

"Bukan aku!"

"Yudha, otakmu beneran otak anjing, ya?! Aku bahkan nggak tahu alamat rumahnya!"

Tapi Yudha tidak ragu sama sekali dan langsung memutuskan bahwa aku pelakunya!

Kulit kepalaku sangat sakit. Akal sehatku lenyap. Aku menghantamkan semua yang ada di tanganku dan mencakar wajahnya keras-keras hingga berdarah. "Bunuh aku! Biar saja kita mati sama-sama!"

"Ratna, aku nggak takut!"

Kemarahan Yudha memuncak dan tangannya bahkan mulai mencekik leherku. "Kamu ...."

"Yudha!"

Dimas tiba-tiba berlari untuk menghentikannya dan menunjukkan kuitansi yang baru saja kulempar bersama kotak tadi. Emosi dalam suaranya terdengar sangat rumit. "Anak ...."

"Anak-anak kita, nggak ada lagi ...."

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B12123" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B12123
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Seorang Ibu
7.9
Dunia Alana runtuh saat mengetahui Kenzo, suami yang ia puja, berselingkuh dengan adik tirinya, Risa. Meski amarah memuncak, Alana menahan diri demi melindungi masa depan kedua buah hatinya, Arya dan Luna. Ia menolak hancur begitu saja dan mulai menyusun rencana balas dendam yang dingin serta terstruktur. Alana bertekad membuat para pengkhianat itu membayar rasa sakitnya. Ikuti perjuangan Alana menuntut keadilan demi martabatnya sebagai seorang ibu.
Sampul Novel Benih Sang Kakak Ipar
9.7
Pernikahan Aura dengan Gavin membawanya masuk ke lingkaran obsesi keluarga Mahendra. Atas desakan ekonomi, Gavin mengajak Aura tinggal di rumah sang kakak, Adrian Mahendra, seorang pengusaha dingin yang berkuasa. Tanpa diduga, Adrian menyimpan hasrat gelap terhadap istri adiknya tersebut. Dengan karisma dan kekuasaannya, Adrian memanipulasi keadaan hingga Aura terjepit antara kesetiaan pada suami dan godaan sang kakak ipar yang terus menjeratnya.
Sampul Novel Bias: Dari Uncle, Jadi Daddy
9.0
Alexandria Serenata Atmadya pindah ke megapolitan demi pekerjaan baru, namun sifatnya yang sulit menolak justru menjebaknya dalam skema Ragnala Firaz Himawan. Ragnala yang manipulatif memaksa Alexandria masuk ke pernikahan berkedok kesepakatan rahasia. Di tengah persaingan kecerdikan mereka, muncul fakta mengejutkan tentang seorang anak berusia empat tahun. Alexandria pun harus menghadapi taktik manis Ragnala demi memperjuangkan cinta di tengah pahitnya masa lalu.
Sampul Novel Hati yang Remuk dan Mati
8.8
Pernikahan lima tahun Sheila dan Dave hancur saat mantan kekasih Dave kembali dan mengirimkan bukti kemesraan mereka. Alih-alih meratap saat suaminya absen di hari ulang tahun pernikahan mereka demi wanita lain, Sheila mengambil langkah drastis. Dia tidak hanya menandatangani surat perceraian, tetapi juga memerintahkan sekretarisnya untuk mengatur pernikahan Dave dengan selingkuhannya, Steph. Tujuh hari kemudian, Sheila terbang ke Veridia demi memberikan restu langsung untuk mereka.
Sampul Novel Hubungan Sebatas Ranjang
8.1
Jonathan Prawira Maulana adalah CEO Maulana Grup yang jenius dalam bisnis namun buta soal asmara. Kesibukannya membuat orang tua Jo khawatir hingga mereka berencana menjodohkannya dengan anak rekan bisnis. Jo menolak keras rencana tersebut, namun ia justru terjebak syarat berat. Ia hanya punya waktu satu bulan untuk memperkenalkan calon istri pilihannya sendiri. Jika gagal, ia harus menerima perjodohan itu tanpa syarat. Mampukah Jo menemukan cinta dalam waktu singkat?
Sampul Novel Keperkasaan Sang Mertua
8.8
Sebuah ketegangan tak biasa terjadi dalam novel modern Keperkasaan Sang Mertua. Sang menantu merasa sangat malu saat ayah mertuanya menahannya di dekat jendela besar yang transparan. Meski ia memohon untuk dilepaskan, sang mertua justru semakin gencar menyentuh tubuhnya dengan intim. Pria itu menolak berhenti dan malah memintanya menyaksikan kerumunan orang di bawah sana, mengubah situasi menegangkan tersebut menjadi sebuah kepuasan rahasia yang mengasyikkan bagi mereka.