Sampul Novel Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

8.7 / 10.0
Dalam novel romantis modern Dia, Yang Mudah Dihibur, sang protagonis memutuskan untuk mengakhiri hubungannya setelah kekasihnya, Brian, kembali mengabaikannya demi wanita lain. Baca novel online ini untuk mengikuti perjuangannya melepaskan diri dari cinta sepihak yang toxic.
Ringkasan Dia, Yang Mudah Dihibur
Setelah hidangan Iduladha yang disiapkannya diabaikan, sang protagonis menemukan bukti pengkhianatan Brian lewat unggahan media sosial milik cinta sejati pria itu. Melihat keintiman mereka, ia memilih menyukai postingan tersebut dan meminta putus dengan tenang. Brian meremehkan keputusan ini dan menganggapnya sebagai aksi merajuk biasa yang mudah dibujuk kembali. Namun, ia tidak menyadari bahwa pengampunan mudah di masa lalu kini telah berakhir seiring hilangnya rasa cinta.
Baca Selengkapnya

Dia, Yang Mudah Dihibur Bab 1

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian.

Namun lagi-lagi, dia tidak datang.

Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian.

[Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.]

[Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.]

Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu.

Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya.

Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar.

Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah.

Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya.

Brian tidak percaya sama sekali.

“Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.”

Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya.

Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.

Pesan putus itu terkirim, tapi tenggelam tanpa balasan.

Sebaliknya, malah Cindy yang mengirimkan sebuah video.

Di dalam ruang VIP yang ramai, teman-teman Brian menertawakan.

“Mutia sudah mengejarmu selama tujuh tahun, berani-beraninya minta putus? Jangan-jangan dia serius, loh?”

Sambil memotong kue mangga, Brian menjawab dengan santai, “Paling hanya mengambek saja, sengaja memancing aku untuk pulang.”

“Padahal setelah ganti lampu, aku memang mau pulang, tapi semakin dia begitu, semakin nggak akan kuturutin.”

“Cuekin saja beberapa hari dulu.”

Sambil bicara, Brian menyuapkan kue itu ke mulut Cindy, “Ini produk baru dari Elise, Cobain dulu, lihat suka nggak?”

Teman-temannya langsung bersorak menggoda.

“Lagipula Mutia hanya pengganti, langsung diputuskan saja.”

“Sekarang pemeran aslinya sudah kembali, kalian nggak kepikiran mau berpacaran saja?”

“Iya, Cindy, selama ini hanya ada kamu di hati Bang Brian.”

Brian tidak menjawab, hanya menatap Cindy dengan sorot mata yang lembut.

“Apa yang kalian bicarakan? Aku dan Brian itu teman baik, persahabatan yang murni.”

Cindy pura-pura terkejut, lalu dengan manja menepuk lengan Brian.

“Cepat pulang dan hibur pacarmu. Kalau nggak, aku bakalan susah menjelaskan nanti.”

Tatapan Brian tampak sedikit kecewa, suaranya terdengar berat, “Tenang saja, aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti langsung luluh.”

Aku menonton video itu dengan tanpa ekspresi. Padahal sudah berniat melepaskan, tetap saja hatiku terasa getir.

Bagaimanapun juga, Brian adalah orang yang membuatku jatuh cinta pada pandangan pertama dan sudah kucintai selama tujuh tahun lamanya.

Di hari Idul Adha saat semester satu perkuliahan, aku mengungkapkan perasaan padanya.

Aku tahu dia itu pria idola di kampus yang sudah menolak banyak sekali perempuan.

Aku menyatakan cinta hanya agar tidak meninggalkan penyesalan.

Namun malam itu, di bawah sinar bulan, dia menatap wajahku lama sekali, lalu tiba-tiba mengacak rambutku dan berkata, “Bodoh, seharusnya aku yang mengungkapkan perasaan duluan.”

“Kamu mau nggak jadi pacarku?”

Aku pikir diriku akan selamanya mengingat detak jantung dan kebahagiaan yang kurasakan saat itu.

Sampai suatu hari dia menciumku, lalu di tengah gairah, dia memanggil nama ‘Cindy’.

Tubuhku langsung membeku.

Itulah pertama kalinya kami perang dingin.

Tiga hari kemudian, dia datang dengan membawa kue kecil, “Itu hanya perempuan yang dulu pernah kusukai diam-diam, hanya sebatas itu.”

Melihat lingkar hitam di matanya, hatiku pun luluh dan memaafkannya.

Waktu itu aku yakin, Cindy tidak akan bisa menggoyahkan hubungan kami.

Dia hanyalah orang yang cinta sejati Brian di masa mudanya, masa lalu yang bahkan tak pernah dimulai.

Sedangkan aku adalah pacarnya, masa kini dan sekaligus masa depannya.

Selama empat tahun kuliah, aku mencintainya sepenuh hati. Setelah lulus, aku bahkan mengikutinya pindah ke kota asing ini, meski harus berpisah dari keluarga.

Brian juga memperlakukanku dengan baik.

Saat Toko Kue Elise yang viral merilis menu baru, Brian bakal langsung membelikannya untukku.

Dia bakal dengan sabar mengeringkan rambut panjangku dan memijat perutku semalaman saat datang bulan.

Tanpa banyak kata-kata manis, tapi penuh dengan kehangatan yang sederhana.

Aku pernah yakin, kami akan berjalan dari masa kampus hingga ke pelaminan, bersama seumur hidup.

Hingga setengah tahun lalu, Cindy pulang dari luar negeri.

Dengan lantang, Cindy berkata, “Kamu benar-benar mencari pacar yang mirip denganku, ya.”

Sedikit demi sedikit, kebenaran yang kejam menghancurkan duniaku.

Ternyata, pengungkapan cintanya dulu hanya karena ingin menebus penyesalan saat Cindy tidak menerimanya.

Ternyata kue yang selalu dibeli itu adalah merek kesukaan Cindy.

Ternyata semua perhatian dan sikap manisnya hanyalah bayangan pacar ideal yang diinginkan Cindy.

Dia hanya menggunakan aku untuk menemaninya melewati kesepiannya, sekaligus tempat dia berlatih menjadi sosok sempurna di hadapan Cindy.

Aku teringat janjinya dulu.

“Mutia, setelah bersama tujuh tahun, kita menikah saja.”

“Kamu sudah meninggalkan kampung halaman demi aku, setiap hari Idul Adha berikutnya, aku pasti ada di sampingmu.”

Dan hari raya kali ini adalah tepat tujuh tahun kami bersama.

Dan jelas, dia sudah lupa.

Baguslah kalau dia sudah lupa.

Karena aku juga akan pulang untuk menikah atas perjodohan keluarga.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Dia, Yang Mudah Dihibur

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Arrogant vs Crazy
9.6
Mencari nafkah tak semudah kisah fiksi. Nesta, gadis lulusan SMA bertubuh mungil, harus berjuang keras demi menyambung hidup. Keajaiban datang saat PT Taruna menerimanya sebagai office girl. Namun, nasib sial menimpa ketika bos angkuh memecatnya di hari pertama kerja. Nesta tak menyerah begitu saja karena ia sangat membutuhkan uang halal. Strategi gila apa yang akan ia lancarkan agar bisa bertahan di sana dan menghadapi sang atasan yang sombong?
Sampul Novel Cinta Dania
9.4
Bagi Dania, membina rumah tangga dengan pria pujaan adalah dambaan terbesar. Namun, takdir berubah saat Bella, tante yang telah merawatnya sejak kecil, memberikan permintaan yang sangat mengejutkan. Ia memohon agar Dania bersedia menikah dengan suaminya sendiri. Terjepit antara rasa balas budi dan kehancuran hati, mampukah Dania menyanggupi permohonan tersebut? Ikuti kisah dilema cinta dan pengorbanan yang menguji kesetiaan dalam drama modern yang emosional ini.
Sampul Novel Cinta Untuk dr. Saka
7.9
Dunia Dokter Saka runtuh seketika saat wanita yang ia cintai justru memilih menikah dengan kakak kandungnya sendiri. Komitmen dan kesetiaan yang ia jaga selama ini hancur akibat pengkhianatan pahit tersebut. Meski dikenal jenius dalam menyembuhkan berbagai penyakit pasien di rumah sakit, Saka kini justru tak berdaya menghadapi luka batinnya yang teramat dalam. Mampukah sang dokter menemukan cara untuk mengobati hatinya yang telah hancur berkeping-keping?
Sampul Novel Dibuang Suami Saat Hamil
8.5
Azura Paramitha, yatim piatu yang ceria, mengira hidupnya sempurna saat dinikahi pengusaha dingin, Revan Aksara. Awalnya, Revan berubah menjadi sosok penyayang yang memberikan kehangatan keluarga bagi Azura. Namun, segalanya hancur saat Azura hamil. Revan mendadak berubah kejam, menuduhnya tidak bermoral, dan mengusirnya dalam keadaan mengandung. Kini, Azura harus berjuang sendirian membawa luka hati dan calon bayinya setelah dibuang tanpa belas kasihan.
Sampul Novel MANDUL
9.7
Kehidupan Izza penuh dengan tekanan karena ia tak kunjung hamil meski sudah lama menikah. Setiap hari, ia harus menelan hinaan dan cibiran dari orang-orang di sekitarnya. Keadaan semakin berat saat ia terus dibanding-bandingkan dengan Asih, menantu baru yang langsung mengandung di bulan pertama pernikahannya. Di tengah rasa sakit hati dan ekspektasi keluarga, mampukah Izza bertahan? Ikuti perjuangan emosional Izza demi mendapatkan garis dua yang dinanti.
Sampul Novel Pembalasan Saudara Kembar
7.9
Terpisah sejak kecil karena kecelakaan maut yang merenggut nyawa orang tua mereka, Angel dan Tiara akhirnya terhubung kembali melalui media sosial. Namun, reuni ini berakhir tragis saat Tiara tewas secara mengenaskan. Sebelum menghembuskan napas terakhir, Tiara meminta Angel menuntut balas atas kekejaman para pelaku. Kini, Angel harus memulai aksi berbahaya demi membongkar konspirasi di balik kematian kembarannya dan menuntaskan dendam yang tersisa.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan