Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dia Mengendalikan Dunia

Dia Mengendalikan Dunia

Grace, miliarder yang lama disembunyikan pemerintah, akhirnya menemukan kasih sayang di keluarga Holden. Meski dituduh penipu, identitas aslinya sebagai profesor jenius, bos perusahaan besar, dan peretas andal perlahan terungkap. Di tengah kesuksesannya yang mengguncang dunia, Colton sang taipan misterius datang menagih komitmen masa depan. Dengan tawaran pulau mewah untuk setiap keturunan, Colton bertekad mengikat Grace dalam romansa yang tak terelakkan.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Grace, kedua orang tuaku akhirnya membawaku pulang, apakah kamu benar-benar percaya bahwa kamu masih punya tempat di keluarga ini? Aku beri tahu kamu, tidak ada tempat untukmu di keluarga ini." Jennytersenyum licik saat dia berjalan mendekat, lalu berbicara dengan suara pelan dan mengancam di samping kolam renang.

Setelah selesai berbicara, dia tiba-tiba menjatuhkan diri ke dalam kolam renang, sehingga menimbulkan banyak cipratan.

Kekacauan terjadi saat dia mengayunkan lengannya dan meronta liar, seakan-akan dia hampir tenggelam.

"Tolong! Aku tidak bisa berenang!" Suara teriakannya dipenuhi rasa panik.

Di seberang kolam renang, Grace berdiri dalam diam dan ekspresinya sedingin es. Tidak ada kehangatan atau rasa khawatir saat dia melihat Jennyberjuang di dalam air.

Hari ini, Luke dan Ivy mengadakan pesta untuk merayakan kepulangan Jenny, putri mereka yang telah lama hilang.

Delapan belas tahun telah berlalu sejak Jenny menghilang saat dia baru lahir. Setelah pencarian selama bertahun-tahun, pasangan itu tidak menemukan petunjuk apa pun. Kemudian, mereka mengadopsi Grace dari panti asuhan.

Tidak ada yang menduga bahwa Jenny akan muncul kembali setelah dewasa, sehingga membuat Grace tiba-tiba tidak memiliki tempat di keluarga itu.

"Jenny!" teriak Ivy dari dalam vila. Dia bergegas keluar dan Luke menyusul di belakangnya, wajah mereka berdua terlihat panik.

Ivy menatap Jenny yang sedang meronta-ronta di air dengan panik, lalu tatapannya berubah menjadi tajam dan menuduh saat memandang Grace yang berdiri di tepi kolam renang. "Grace! Kenapa kamu tega sekali? Kenapa kamu mendorong Jennyke dalam kolam renang?"

Luke segera bertindak tanpa ragu-ragu. Dia melompat ke dalam kolam, membiarkan Ivy menunjuk Grace dengan jarinya. "Tinggalkan rumah ini sekarang juga! Kamu tidak pantas berada di sini!"

"Aku tidak menyentuhnya," jawab Grace, suaranya terdengar tenang dan hampir acuh tak acuh. "Jenny sendiri yang melompat ke dalam kolam."

"Kamu bohong!" Suara Ivy bergetar karena menahan amarah. "Kenapa Jenny melompat masuk ke dalam kolam? Kami telah membawamu pulang dari panti asuhan dan beginikah caramu membalas kebaikan kami?"

Pada saat itu, Luke berhasil mengangkat Jenny dari kolam renang.

Tubuh Jenny basah kuyup dan gemetar dalam pelukan ayahnya. Matanya terlihat merah dan berkaca-kaca saat dia bergumam, "Ayah, Ibu, tolong jangan salahkan Grace. Semua ini salahku. Mungkin, seharusnya aku tidak pulang."

Dia terlihat seperti burung rapuh yang terjebak dalam badai.

Ivy memeluk Jenny dengan penuh kasih sayang dan berbisik, "Jenny, kamu terlalu baik hati."

Nada suaranya berubah menjadi tajam saat memberi perintah kepada Grace. "Cepat kemasi barang-barangmu dan tinggalkan rumah ini."

Wajah Luke tampak ragu-ragu ketika mendengar perkataan istrinya. Dia merendahkan suaranya dan mencoba membujuk. "Ketika kita membawa Grace pulang, kita telah berjanji kepada direktur panti asuhan untuk memperlakukannya dengan baik. Mungkin ada kesalahpahaman ...."

Ivy segera memotong sebelum pria itu sempat menyelesaikan kalimatnya, "Salah paham apa yang kamu maksud? Putri kandung kita hampir tenggelam. Hanya ada mereka berdua di kolam renang! Jika Grace tidak mendorong Jenny, apa kamu ingin mengatakan putri kita sengaja terjun sendiri?"

Karena kehabisan kata-kata, Luke hanya bisa mendesah pasrah. Dia mengangguk dan memutuskan untuk menyerah. "Baiklah, kita akan mengatur agar Grace kembali ke panti asuhan."

Setelah beberapa saat, dia menghubungi Ella Fowler, direktur panti asuhan.

Pasangan itu sengaja mengadopsi Grace ketika keuangan keluarga mereka sedang buruk. Setelah mengadopsi Grace, mereka menerima bantuan keuangan sebesar 600 juta dari pemerintah dan uang itu menyelamatkan mereka dari krisis keuangan.

Setelah Jenny kembali, pasangan itu tidak menginginkan kehadiran Grace di keluarga mereka. Mungkin, keputusan terbaik adalah membiarkan Grace pergi.

Grace menyaksikan pemandangan tersebut dari kejauhan, ekspresi di wajahnya terlihat dingin dan tidak dapat dibaca.

Dia memiliki tubuh yang tinggi dan anggun, wajahnya cantik tapi tampak acuh tak acuh. Akan tetapi, tiada ada rasa sakit hati atau dendam yang terpancar dalam tatapannya, hanya ada kedamaian dan tekad yang bulat.

Setelah mengakhiri panggilan telepon, Luke bergerak dengan canggung. "Grace, sebentar lagi Bu Ella akan datang. Kamu bisa membawa semua barang-barangmu dan aku akan memberimu uang sebesar 2 juta."

"Aku tidak menginginkannya," sela Grace dengan wajah datar.

Sementara itu, Jenny yang bersandar di pelukan Ivy terlihat puas. Dia menimpali dengan suara polos, "Grace apakah kamu merasa tidak senang karena aku pulang ke keluarga ini? Aku hanya ingin tinggal bersama kedua orang tuaku dan menjadi anak yang berbakti kepada mereka ...."

"Sayang, kamu tidak perlu meminta maaf, dialah yang seharusnya minta maaf padamu. Dia yang menggantikan tempatmu selama ini," kata Ivy dengan penuh simpati.

Grace memandang Ivy dan Luke dengan tatapan yang tidak dapat dibaca. "Kalian berdua mengetahui kebenarannya. Aku tidak pernah menyentuhnya."

Wajah pasangan itu tampak tegang saat mendengar tuduhan Grace, tapi mereka lebih mementingkan ikatan darah. Keputusan mereka berdua terlihat sangat jelas.

"Tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan. Kami telah mengambil keputusan," jawab Luke sambil mengerutkan kening.

Ivy siap untuk menyerang, tapi dia tidak sempat berbicara karena mereka mendengar suara ribut dari depan rumah.

Seorang wanita paruh baya muncul di hadapannya, lalu berbicara dengan sopan. "Pak Luke, saya datang untuk menjemput Grace."

Pernyataan itu membuat Luke terdiam sejenak. Akhirnya, dia mengangguk perlahan. "Silakan pergi, Grace. Bu Ella akan merawatmu."

Mata Ella dipenuhi kehangatan saat berjalan menuju Grace, "Ayo, Sayang. Kamu tidak bersalah dan aku akan berusaha keras untuk membantumu menemukan keluarga yang lebih baik."

Dia mengulurkan tangan untuk meraih tangan Grace. "Apakah kamu ingat Nyonya Julia Holden, wanita yang kamu temui saat berkunjung ke panti asuhan terakhir kali? Dia sangat menyukaimu. Setelah mendengar apa yang terjadi hari ini, dia ingin kamu bergabung dengan keluarganya."

Tatapan Grace sedikit berubah saat mendengar penjelasan Ella. 'Bu Julia yang selalu tersenyum ramah?'

Ella tersenyum ramah ketika melanjutkan, "Keluarga Julia sudah dalam perjalanan. Jika kamu mau, kamu bisa memulai hidup baru dengan keluarganya."

Dia terdiam sejenak, lalu menambahkan, "Aku yakin keluarga ini cocok untukmu."

Ella hanya mendapat empat kesempatan untuk membantu Grace menemukan keluarga angkat. Kesempatan ini merupakan kesempatan terakhir untuknya. Jika masih tidak berhasil ....

Grace terdiam selama beberapa saat. Lalu, dia menjawab sambil mengangguk, "Baiklah."

Rasa lega memenuhi wajah Ella dan dia tersenyum tulus.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bukan Lagi April Mayo: Kembalinya Sang Pewaris
8.7
Tujuh tahun aku membuang status pewaris demi cinta, namun pengkhianatan menghancurkan segalanya. Suamiku berselingkuh dan ibunya mencoba menjadikanku pembantu serta membuang putra kami. Puncaknya, di sebuah pesta, mereka menyakiti anakku hingga ia ketakutan. Saat itulah aku sadar pengorbananku sia-sia. Kini, aku membawa putraku pergi dan menghubungi keluargaku yang kuat. Dunia akan segera gemetar saat mengetahui identitas asliku yang sebenarnya.
Sampul Novel Dijodohkan dengan CEO tanpa Hati
8.5
Satu bulan membina rumah tangga, Ana Puspita Ningsih belum pernah disentuh oleh Louis Kusnadi. Pernikahan paksa ini mempertemukan dua kepribadian yang bertolak belakang. Ana dikenal sebagai wanita penyantun yang tulus membantu kaum papa, sementara Louis adalah CEO arogan yang gemar menindas orang lain. Di balik kekayaannya, Louis sangat pelit dan kerap menyakiti hati istrinya. Ana kini harus bertahan menghadapi sikap suaminya yang sedingin es dan penuh amarah.
Sampul Novel Duda Pilihan Papa
9.6
Terjerat utang besar, Anwar Mahendra terdesak menyerahkan Ashiqa, putri tunggalnya, kepada rentenir. Demi melindungi masa depan sang anak, Anwar memohon bantuan Rama, duda kaya yang pernah berutang budi padanya, untuk menikahi Ashiqa. Meski terkejut, Ashiqa terpaksa menerima perjodohan ini. Kini, Rama harus menghadapi dilema antara menumbuhkan benih cinta dalam pernikahan mereka atau melepaskan Ashiqa demi kebahagiaan pilihan hatinya sendiri.
Sampul Novel Gadis Simpanan yang Melahirkan Anakku
8.1
Demi membiayai pengobatan ayahnya yang kritis, seorang gadis polos terpaksa menjadi wanita simpanan bagi CEO berkuasa di Amerika. Sang miliarder tidak hanya menginginkan kepuasan, namun juga menuntutnya melahirkan ahli waris karena istrinya mandul. Terjebak dalam kemewahan yang penuh rahasia kelam, ia kini menghadapi konflik batin yang hebat. Ia harus memilih antara mempertahankan harga diri atau mengikuti benih cinta yang mulai tumbuh di situasi yang salah.
Sampul Novel Kembalinya Pewaris yang Ditinggalkan
8.2
Tiga tahun pengabdian Chelsea berakhir pahit saat sang kekasih mencampakkannya di altar demi wanita lain. Namun, status gadis desa itu hanyalah kedok. Chelsea bangkit sebagai pewaris tunggal konglomerat terkaya dan menguasai kekayaan triliunan. Di tengah gempuran musuh yang iri akan kesuksesannya, ia justru menemukan sekutu tak terduga. Nicholas, pria yang dikenal dingin dan kejam, kini berdiri di sisinya untuk mendukung setiap langkah balas dendamnya.
Sampul Novel Pengantin Yang Terjebak Dalam Dendam
9.4
Sephia terjerat dalam pernikahan paksa dengan pewaris kejam, Elandro Varela. Semua berawal saat Sephia harus bertanggung jawab merawat ibu Elandro pasca kecelakaan tragis. Namun, Elandro justru memanfaatkan ikatan ini untuk melampiaskan dendam pribadinya. Bagi Sephia, janji suci tersebut hanyalah hukuman dan penjara emas yang penuh kebencian. Di tengah tekanan perang dingin ini, mampukah Sephia bertahan, atau ia akan hancur oleh amarah Elandro yang tak berujung?