Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Di Hari Nikah, Aku Pergi

Di Hari Nikah, Aku Pergi

Liana Tandra mengambil langkah ekstrem demi lepas dari Hansen Gunadi. Melalui kerja sama rahasia, sebuah jasad tiruan yang sangat mirip dirinya telah disiapkan untuk dikirim tepat di hari pernikahan mereka. Setelah memastikan detail rencana pelarian ini berjalan mulus tanpa kecurigaan, Liana mencoba bersikap tenang saat kembali ke ruang VIP yang mendadak hening. Kisah romansa modern penuh misteri ini membawa pembaca dalam ketegangan takdir Liana yang mempertaruhkan segalanya.
Bab
Bagikan

Bab 5

Mungkin karena Hansen merasa bersalah, beberapa hari kedepan dia selalu menemaninya, bekerja dari rumah sambil mengurus detail pernikahan.

Hingga ada pertemuan bisnis hari itu, barulah Hansen terpaksa hadir.

Dia bersikeras agar Liana ikut dengannya dan tanpa menunggunya menolak, dia langsung mengundang penata rias untuk datang ke rumahnya.

Ketika mereka tiba di pertemuan, Liana menyadari Susan juga ada di sana.

Mengenakan gaun ketat v-neck, sosok cantiknya terlihat jelas. Dia tersenyum dan berjalan ke arah mereka untuk menyapa.

“Tuan Hansen, Nona Liana.”

Liana memandangi Susan di depannya, dia tampak anggun dan tenang, beda sekali dengan orang yang memprovokasinya semalam.

Aktingnya sama bagusnya dengan Hansen.

Liana melihat dengan jelas tatapan mata Hansen ketika dia melihat Susan, jakunnya pun bergerak, tapi dia masih menggandeng tangan Liana, berpura-pura bersikap dingin kepadanya selayaknya atasan dan hanya mengangguk.

Orang-orang di pertemuan yang melihat Hansen pun datang untuk berbicara dengannya sambil membawa gelas anggur.

Para istri juga datang berbicara dengan Liana, tetapi dia tetap berperan sebagai orang tuli dan berpura-pura tidak mendengar apa pun.

Hansen tersenyum dan menjelaskan semuanya kepada mereka. Dia takut Liana akan bosan, jadi dia mengambil kue-kue yang Liana suka dan meletakkan segelas jus di tangannya. Hal ini menarik pujian dari semua orang.

“Tuan Hansen benar-benar pria yang luar biasa.”

“Aku sudah lama mendengar bahwa Tuan Hansen sangat mencintai tunangannya, setelah melihatnya sendiri, ternyata rumor itu benar.”

Liana menunduk, bulu matanya yang panjang menutupi sarkasme di matanya.

Saat mereka berbincang, ponsel Hansen berdering.

Dia melihat ponselnya, wajahnya sedikit berubah dan dia berkata dengan nada meminta maaf, “Maaf semuanya, ada pekerjaan yang harus aku urus.”

Setelah berbicara, dia tidak lupa memberitahu Liana dengan bahasa isyarat.

“Liana, ada yang harus aku urus. Kamu duduk di sini tunggu aku. Aku segera kembali.”

Liana tanpa sadar melirik ke sekitar dan menyadari Susan juga tidak ada di sana.

Tidak lama kemudian, ponselnya bergetar, Susan mengirimkan pesan padanya.

Itu adalah tangkapan layar obrolan.

Dalam gambar itu, Susan mengirimkan foto dengan punggung telanjang, bagian bawah resleting membuat orang berimajinasi.

Ada juga teks di bawahnya: [Tuan Hansen, resletingku tidak bisa ditutup, apa kamu bisa bantu aku?]

Hansen hanya menjawab dengan singkat: [Kirim lokasi.]

[Dia sudah menunggu di kamar mandi dengan tidak sabar. Bahkan ada orang lewat di luar, benar-benar mengasyikkan. Dia melakukannya denganku dua kali, aku bahkan hampir tidak bisa berjalan. Kamu tidak akan pernah bisa memberinya perasaan ini.]

[Tadi kami tidak memakai kondom, lho. Ini sudah kesekian kalinya kami tidak memakainya. Katanya dia mau aku lahirkan anakku kalau hamil. Mungkin saat ini aku sudah mengandung anaknya di dalam perutku.]

Liana memejamkan mata dan menekan jantungnya dengan kuat, berusaha menghilangkan rasa sakitnya.

‘Apa dia begitu tidak tahan, hingga tak bisa menunggu mesti hanya beberapa jam?’

Saat ini, ponselnya bergetar lagi.

Dia mengira itu pesan provokatif dari Susan lagi, tetapi setelah mengklik dan melihatnya, itu dari agensi kematian palsu.

[Nona Liana, identitas baru Anda sudah siap. Kami telah memesan tiket pesawat ke Inggris jam 6 sore lima hari lagi. Kami perlu mengkonfirmasi lagi apakah Anda yakin mau pergi.]

Liana membuka kamera dan merekam video pendek.

“Aku yakin mau pergi.”

Begitu dia selesai berbicara, suara panik terdengar dari belakang.

“Pergi? Kamu mau pergi, Liana?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Belenggu Cinta Tuan Muda
9.5
Nara, putri pembantu yang polos, terjerat skandal kelam dengan Axel, sang tuan muda. Axel melecehkan Nara demi membalas dendam karena ibu Nara menjadi simpanan ayahnya. Namun, niat mempermainkan itu berubah menjadi rasa cinta yang obsesif. Axel tumbuh menjadi pria posesif yang membelenggu Nara tanpa ampun. Meski Nara berusaha melarikan diri dari jeratan itu, ia selalu tertangkap kembali. Akankah hubungan penuh luka ini berakhir bahagia atau justru tragis?
Sampul Novel BTB (Berpisah Tanpa Bercerai)
9.2
Airra, wanita yatim piatu, harus menelan pil pahit saat pernikahannya dengan miliarder Arief hancur akibat fitnah Garna dan Binar. Diusir tanpa kejelasan status, Airra bertahan hidup sebagai pembersih hotel demi dua anak kembarnya. Tiga tahun berselang, takdir mempertemukan mereka kembali saat kondisi Airra sangat lemah. Luka lama memicu dendam besar dalam diri Airra. Mampukah hubungan yang retak ini bertahan di tengah badai masa lalu yang belum usai?
Sampul Novel Cinta satu malam dengan boss
9.0
Terjebak dalam tawaran tak terduga, seorang wanita mempertanyakan alasan bosnya memilih dirinya. Tanpa ada rasa cinta, pria berkuasa itu dengan dingin menyatakan bahwa dia hanya menginginkan kepuasan fisik semata. Meski dikelilingi banyak wanita, sang bos hanya tertarik pada tubuhnya untuk memuaskan hasrat pribadinya. Kini, dia harus menghadapi kenyataan pahit menjadi pemuas keinginan sang miliarder dalam hubungan tanpa status yang sangat murni transaksional.
Sampul Novel Hanya Pria Tak Berguna
9.7
Pernikahan lima tahun hancur saat Vincent Amjaya pulang membawa cinta pertamanya, Cindy Harris, yang telah hamil tiga bulan. Vincent memaksa agar Cindy menetap di rumah mereka dan meremehkan penolakan istrinya. Ia lupa bahwa rumah tersebut adalah hadiah dari keluarga sang istri, dan seluruh keluarganya hidup menumpang. Bertekad menghentikan semua bantuan finansial, sang istri langsung menghubungi asistennya untuk mengurus surat cerai bagi suaminya yang tidak tahu diri.
Sampul Novel Ketika Cinta Telah Mati dan Harapan Pupus
9.4
Saat mendaki gunung, Chloe Winata mengalami hipotermia hingga penyakit jantungnya kambuh. Namun, dua sahabat masa kecilnya justru mengabaikan kondisinya demi melindungi Lucia, putri sopir mereka. Alih-alih menolong, mereka malah menuduh Chloe cemburu. Setelah diselamatkan oleh tim SAR dan dirawat di rumah sakit selama seminggu tanpa dijenguk, Chloe mengetahui bahwa mereka justru sibuk merayakan ulang tahun Lucia. Sadar persahabatan belasan tahunnya sia-sia, Chloe memutuskan menyerah dan menyetujui perjodohan dengan putra Keluarga Januar.
Sampul Novel Lelaki Itu Membeliku Bukan Mencintaiku
8.7
Vania, mahasiswi yang terhimpit utang keluarga, terpaksa terjun ke dunia malam demi masa depan adiknya. Takdir mempertemukannya dengan Reza, pria kaya penuh trauma yang awalnya hanya menganggap Vania sebagai objek transaksi. Namun, hubungan dingin itu berubah menjadi keterikatan emosional yang rumit. Di tengah bayang-bayang masa lalu dan tekanan sosial, mereka terjebak antara benci dan candu. Mampukah cinta tumbuh di atas luka dan pengorbanan yang menghancurkan harga diri?