Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Devil Beside You

Devil Beside You

Sergio Blanco menganggap nyawa manusia tak berharga hingga ia ditugaskan membunuh putri seorang miliarder. Rencana sang pembunuh bayaran goyah saat bertemu Hazel Afford, wanita bermata indah yang memikat hatinya. Meski Hazel awalnya jatuh cinta, ia kini muak dan berusaha kabur setelah tahu identitas asli Sergio. Namun, Hazel justru terjebak dalam permainan gairah yang berbahaya. Akankah Sergio menuntaskan misinya atau justru menyerah pada perasaan?
Bab
Bagikan

Bab 1

DJ Nightclub, Las Vegas, Nevada.

Seorang pria tampan dengan balutan jaket kulit hitam turun dari mobil sport-nya bersama dengan sang asisten yang selalu siap mendampinginya. Pria tampan itu nampak menunjukkan aura kejam dan bengis. Beberapa orang terlihat takut padanya, di kala dia memasuki klub malam yang terkenal di Las Vegas itu.

“Tuan Sergio, client kita sudah menunggu.” Asisten pribadi Sergio berbisik melaporkan.

Sergio mengangguk singkat merespon ucapan sang asisten. Detik selanjutnya, dia menuju ke tempat bertemu dengan client-nya. Aroma tembakau begitu semerbak di klub malam itu, bercampur dengan aroma alkohol.

Sebuah klub malam di Las Vegas milik Sergio Blanco, bukan hanya klub malam biasa. Klub malam yang selalu dijadikan tempat transaksi prostitusi, bahkan transaksi penjualan narkoba. Tentunya bukan orang sembarangan yang bisa berkunjung di klub malam ini.

“Oh, Sergio. Aku merindukanmu, Sayang.” Seorang wanita cantik berambut merah, memberikan pelukan pada Sergio yang baru saja datang. Bukan hanya pelukan, dia pun memberikan ciuman di bibir pria tampan itu.

Sergio membalas ciuman wanita itu seraya meremas payudaranya. “Hari ini aku sedang sibuk. Jangan ganggu aku.”

Raut wajah wanita itu menunjukkan jelas kekecewaannya mendengar apa yang dikatakan oleh Sergio. Dia tak bisa berkata apa pun, dia langsung melangkah pergi menjauh dari pria itu. Nampaknya wanita itu tak berani, jika sudah mendapatkan penolakan dari Sergio.

“Sergio Blanco.” Seorang pria paruh baya yang merupakan client Sergio, menyapa seraya menyunggingkan senyuman misterius.

Sergio duduk di depan pria paruh baya itu, menyilangkan kaki sambil bertanya, “Apa yang membawamu ingin bertemu denganku?”

Pria paruh baya itu menggerakan gelas sloki di tangannya. Dia tersenyum simpul dan menjawab, “Aku akan membayarmu lima puluh juta dollar jika kau berhasil melakukan apa yang aku minta.”

Sebelah alis Sergio terangkat, sambil terkekeh sebentar. “Lima puluh juta dollar, bukan uang yang kecil. Katakan tikus mana yang ingin kau lenyapkan?”

Pria paruh baya itu menyandarkan punggungnya. “Kali ini, aku memintamu membunuh seorang bidadari cantik, bukan seorang tikus.”

Kening Sergio mengerut dalam. “Katakan, siapa bidadari cantik yang kau maksud?”

Pria paruh baya itu mnegambil amplop cokelat yang terselip di jasnya, dan menyerahkan pada Sergio. “Aku ingin kau membunuh, putri bungsu dari musuhku.”

Sergio mengambil amplop cokelat itu, dan mengeluarkan foto yang ada di amplop cokelat. Tampak raut wajah Sergio berubah melihat foto yang terpampang di sana. Sosok wanita cantik berambut cokelat dan bermata indah.

Pria paruh baya itu menyunggingkan senyumannya. “Jangan terpesona dengannya. Ingat, kau harus jalankan tugasmu. Aku ingin kau membunuhnya dengan cara kejam.”

Sergio meletakan amplop itu ke atas meja, dan menatap pria paruh baya itu. “Target kali ini sangat cantik.”

Pria paruh baya itu tersenyum sinis. “Aku memiliki alasan sendiri, kenapa aku ingin melenyapkannya.”

Sergio mengangguk singkat seraya mengetuk jemarinya ke sofa, dan menyeringai kejam. “Deal. Lima puluh juta dollar, untuk satu kepala wanita cantik. Harga yang sangat pantas.”

***

Bern, Swiss.

“Come on, Dad. Aku ini baru berusia 31 tahun. Kenapa kau sudah mendesakku menikah seakan aku sudah 40 tahun?” Hazel berseru melalui panggilan telepeon dengan sang ayah.

“Hazel, kau lihat tiga kakakmu sudah menikah dan memiliki anak. Daddy dan Mom tidak bisa selamanya hidup di dunia ini. Harus ada yang menjagamu.” Arthur—ayah Hazel—memberikan peringatan tegas dari seberang sana.

“Dad, aku bisa menjaga diriku sendiri. Kau tidak usah khawatir.”

“Hazel, kau jangan berikan teori pada Daddy. Yang Daddy inginkan kau harus menikah dengan pria yang Daddy pilih!”

“Dad, aku tidak mau dijodohkan.”

“Kenapa kau keras kepala sekali, Hazel?!”

Hazel mendesah panjang. “Dad, aku tidak tertarik menikah atau menjalin hubungan dengan pria mana pun untuk sekarang ini.”

“Hazel, memangnya kau berniat menjadi biarawati sampai bicara seperti itu?!”

“I think so.”

“Hazel Afford! Jangan main-main! Segera kau kembali ke New York, atau Daddy akan meminta pengawal menarik paksamu!”

“Dad, please. Jika Daddy ingin aku panjang umur, jangan selalu memaksakan kehendak.”

“Hazel! Kau ini bicara apa! Daddy memintamu kembali ke New York!”

“Aku akan kembali. Sekarang biarkan aku liburan sebentar. Aku janji tidak akan melakukan hal yang aneh. Bye, Dad! I love you so much!”

“Hazel, tunggu—”

Hazel menutup panggilan secara sepihak, mematikan ponselnya, dan melempar ponselnya ke ranjang. Dia menghempaskan tubuhnya ke ranjang seraya memejamkan mata dan mengembuskan napas kasar.

“Menyebalkan sekali. Apa salahnya aku memilih untuk sendiri?” gerutu Hazel kesal.

Malam di kota Bern begitu dingin. Hujan saltu turun satu persatu. Hazel yang sedang tidak mood, memutuskan untuk keluar dari apartemennya. Dia tengah berlibur sendiri ke kota Bern, demi menenangkan pikirannya. Jika dia terus menerus berada di New York, yang ditanyakan adalah kapan dirinya menikah. Pertanyaan yang sangat membosankan.

Balutan coat tebal dan syal melekat di tubuh Hazel. Wanita itu nampak terlihat cantik dengan pakaian musim dingin. Nyatanya dia mampu memadukan warna di tubuhnya. Dia melangkah menelusuri jalanan yang penuh dengan balok es.

Hazel tak mengemudikan mobil. Dia sangat malas mengemudikan mobil. Itu kenapa dia memutuskan melangkah menelusuri jalanan yang penuh dengan balok es yang ada di kota Bern.

Tiba-tiba sekumpulan pria menghampiri Hazel. Kumpulan pria imigran yang bukan merupakan penduduk lokal di sana. Hazel bermaksud menghindar, tapi sekumpulan pria itu mengikuti setiap gerak Hazel.

“Hi, Cantik!” Satu orang pria mencegat Hazel.

Hazel mendengkus sebal menatap para pria yang mengganggunya. “Jangan ganggu aku! Pergilah dari hadapanku!”

“Well, kau terlalu cantik untuk jalan di kota ini hanya sendirian. Kami siap menemanimu.” Salah satu pria yang lainnya, hendak ingin menyentuh pipi Hazel, namun dengan cepat Hazel memberikan tamparan ke pipi pria itu.

Plakkk

Satu tamparan keras Hazel layangkan ke pipi kanan pria yang berani ingin menyentuhnya. Amarah dalam dirinya menjadi. Emosinya terbakar di kala ada yang berani kurang ajar padanya.

Pria itu menyentuh pipinya yang ditampar Hazel. Tampak jelas kemarahan di wajahnya. “Bitch! Berani sekali kau menamparku!”

Hazel menyeringai. “Kau yang duluan menggangguku! Enyah kau dari hadapanku, Jerk!”

Napas pria itu memburu. Dia langsung menyerang Hazel, menarik paksa tangan wanita itu. Dengan gerak cepat, Hazel menghajar pria yang berani menarik paksa tangannya.

BUGH

Satu pukulan Hazel layangkan, tapi sayangnya ada seseorang yang memukulnya dari belakang, hingga membuat Hazel tersungkur. Kumpulan pria berengsek itu bermain curang karena melawan seorang wanita dengan cara beramai-ramai.

“Lebih baik kalian ganti celana kalian menjadi rok! Menyerang satu orang wanita dengan cara keroyokan. Memalukan sekali.” Seorang pria tampan dan gagah baru saja datang, membuat perkelahian itu terhenti.

Hazel mengalihkan pandangannya, menatap terkejut pria tampan yang ada di hadapannya. “K-kau—”

Pria tampan itu menyunggingkan senyuman misterius. “Long time no see, Butterfly. Apa Kau merindukanku, hm?”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tak Membencimu
8.5
Demi melunasi utang ibunya, Ayyara Faderica terpaksa menikahi CEO Kieran Bimantara. Meski Kieran memperlakukannya bak ratu karena rasa cinta yang lama terpendam, Ayyara justru sulit membuka hati dan diam-diam masih menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya. Walau dikhianati, Kieran tetap gigih berjuang demi mendapatkan cinta sang istri. Akankah Ayyara akhirnya menyadari ketulusan Kieran, ataukah masa lalu akan menghancurkan pernikahan mereka?
Sampul Novel (bukan) Perempuan Biasa #buku ketiga
9.6
Hidup eksekutif muda Davina Hadinata hancur setelah menjalin hubungan dengan Aria Wardana yang ternyata beristri. Aria memfitnahnya hingga ia menganggur, sementara bisnis ayahnya bangkrut akibat skandal sang kakak. Tragedi memuncak saat istri Aria bunuh diri, memicu dendam Rajata Bagaskara. Rajata menodai Vina hingga hamil sebagai balasan atas kehilangan keponakannya. Di tengah penderitaan dan kemiskinan, Vina berjuang bertahan hidup demi harapan yang tersisa.
Sampul Novel Cinta Satu Malam
7.9
Niat Miranda untuk sekadar bersenang-senang berakhir petaka setelah ia terjebak dalam malam panas bersama Athes Russel. Situasi kian pelik karena pria itu ternyata rekan bisnis ayahnya sendiri. Meski Miranda berusaha keras menjauh dan menolak kehadirannya, Athes justru terus mengejar karena terobsesi dengan memori pertemuan mereka. Kini, Miranda terjepit di antara skandal terlarang dan bayang-bayang pria yang seharusnya tidak pernah ia sentuh.
Sampul Novel HOLD ME
9.6
Alice, siswi berprestasi berusia delapan belas tahun, bermimpi menjadi desainer ternama. Namun, dunianya runtuh saat orang tuanya tiada dan Martin, kakaknya sendiri, menjualnya kepada Devan Adipati Gumilang. Devan adalah pemuda kaya raya yang dominan dan dikenal sangat brengsek di Jakarta. Kini, Alice terjebak sebagai pemuas nafsu bagi Devan yang memperlakukannya bak mainan. Mampukah ia meloloskan diri dari cengkeraman pria tampan yang berhati iblis tersebut?
Sampul Novel Komodo Hijrah
9.6
Mahesa adalah pengusaha waralaba sukses yang selalu gagal dalam urusan asmara. Ia merasa dikutuk oleh rival bisnisnya karena tak pernah berhasil membawa hubungan ke jenjang pernikahan. Berbagai metode, dari yang logis hingga di luar nalar, ia coba demi menemukan pendamping hidup. Dalam pencarian itu, Gayatri, sahabat masa kecil yang kerap bertindak bak pengawal pribadinya, selalu setia mendampingi. Namun, mampukah persahabatan mereka bertahan saat perasaan baru mulai tumbuh?
Sampul Novel Luka Yang Tak Termaafkan
8.5
Tujuh tahun Celeste Marvina mengabdi sebagai istri Darian Elwood sebelum fitnah keji Ivana Greer menghancurkan segalanya. Dituduh selingkuh dan diusir tanpa harta oleh mertuanya, Celeste kehilangan segalanya. Namun, dua tahun kemudian ia bangkit sebagai direktur teknologi yang berkuasa. Celeste kembali bukan untuk mencari cinta, melainkan menuntut balas dan harga diri. Kini, kendali ada di tangannya untuk menghancurkan mereka yang pernah mengkhianatinya.