Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dendam Seorang Pelacur

Dendam Seorang Pelacur

Felisha membuktikan bahwa wanita yang tersakiti mampu menjadi sosok yang sangat tangguh. Demi menuntaskan dendam atas kematian orang tuanya, ia bergabung dengan Agency The Angel sebagai wanita panggilan kelas atas. Bersama sang adik, Shasya, Felisha rela terjun ke dunia prostitusi elite demi melacak sang pembunuh. Mereka mempertaruhkan segalanya dalam misi berbahaya ini demi mengungkap kebenaran dan membalas rasa sakit hati yang selama ini terpendam.
Bab
Bagikan

Bab 2

“Katrok, Deblo dan Supri, segera ke kamar gudang, ada bonus buat kalian!”

Setelah mengetik pesan itu, Fredy Lalu mengirimkannya sembari melengkungkan satu buah senyum yang sangat lebar. Ia benar-benar merasa puas, akhirnya ia dapat membalaskan sakit hatinya selama ini.

Beberapa menit kemudian, Deblo, Katrok dan Supri tampak memasuki ruangan kamar yang sengaja sudah dibuka oleh Fredy Satu menit yang lalu. Ketiga preman itu tercekat, menelan air liur mereka saat melihat tubuh Felisha yang masih tidak tampak sehelai benangpun di tubuhnya.

Dengan sekuat tenaga Felisha terlihat bergerak perlahan, berusaha untuk bangkit dari pembaringannya sembari menutup sebagian tubuhnya dengan kedua tangan. Firasat buruk seketika kembali memenuhinya saat ia memicingkan kedua matanya dan melihat kehadiran ketiga preman itu.

“Tolong... ja... ja.. ja-jangan... huhuhu....”

Tangis Felisha benar-benar terdengar sangat mengiba, rasa takut dan putus asa yang memuncak membuatnya lebih memilih mati saat itu juga. Tetapi, kedua matanya yang sempat menyapu seluruh ruangan kamar, sama sekali tidak melihat satupun cara dan alat yang bisa mengakhiri hidupnya.

“Bos, cantik banget... boleh kami garap bareng-bareng?” tanya Katrok, menelan air liurnya entah untuk ke berapa kalinya. Seketika itu juga ia merasa napasnya mulai bertambah cepat. Begitu pula dengan Deblo dan Supri yang tampak ingin segera mendekati Felisha .

Mereka sudah tidak sabar untuk segera membongkar seluruh pakaian yang melekat pada tubuh mereka, lalu bermain dengan tubuh Felisha yang putih, mulus, kencang dan padat. Sangat berbeda dengan wanita-wanita yang biasa mereka “pakai”.

“Jangan buru-buru, nikmati dulu serbuk dunia ini ...” ucap Fredi sembari mengeluarkan 4 buah bungkus plastik kecil di sakunya dan memberikan bungkusan itu ke Deblo sebelum ia kembali memberikan perintah kepadanya, “Proses ini dulu, yang lainnya boleh melakukan pemanasan sama gadis cantik itu, cepat!”

“Siap bos!”

Ucap Deblo sigap mematuhi perintah Eddie. Lalu dengan cekatan, ia menyiapkan segala peralatan untuk memproses barang terlarang itu. Sementara di ranjang, Katrok sudah berada di atas tubuh Felisha , kedua tangannya sibuk menjelajahi setiap sudut tubuh Felisha yang benar-benar sudah tidak berdaya. Kibasan tangan dan tendangan kakinya sama sekali tidak memberi pengaruh yang berarti, Katrok dan Supri dengan mudah menguasai dan mendominasi tubuh Felisha .

“Aaaarrrghhh Lepaaaassss!”

Teriakan Felisha benar-benar bertambah parau dan serak, bahkan hampir tidak terdengar.

Sementara Katrok dan Supri menikmati tubuh Felisha , Deblo tampak memberikan racikan benda terlarang itu kepada Eddie, lalu menghampiri Katrok dan Supri yang sudah berada di kedua sisi tubuh Felisha sembari menyentuh, membelai, menjilat dan menciumi setiap detail pada bagian tubuh Felisha yang hanya bisa berteriak dengan suaranya yang semakin habis.

Dengan satu dorongan pelan ke arah tubuh rekan-rekannya, Deblo lalu bersiap untuk meyuntikkan racikannya itu kepada Katrok dan Supri, sebelum akhirnya ia menghisap dan menyuntikannya ke tubuhnya sendiri.

Dalam keadaan “high” mereka benar-benar tampak sangat buas, dengan liar dan tidak menyelipkan sedikitpun rasa belas kasihan sama sekali, mereka suguh-sungguh berniat untuk merusak area kewanitaan Felisha sampai berkali-kali hingga mereka benar-benar merasa puas.

Setelah melakukan pengundian, Deblo yang mendapat giliran pertama tampak tersenyum puas. Lalu meminta katrok dan Supri memegang kedua paha tangan tangan Felisha . Sembari mengunci tubuh Felisha agar tidak bisa bergerak dan melawan, sebelah tangan mereka memeras dan menggenggam salah satu buah di dada Jasmin yang tampak putih, bersih serta mulus, bulat dan kencang itu dengan sangat bernapsu.

Napas ketiganya semakin cepat memburu, libido mereka bergejolak dengan sangat hebat. Melihat kemolekan dan kemulusan tubuh Felisha yang mempunyai wajah yang ayu dan sangat cantik, malam ini mereka seolah-olah mendapatkan durian runtuh.

Dengan sekali hentakan, tubuh Deblo amblas menyatu dengan tubuh Felisha yang kembali harus merasakan perih bukan hanya di hati, tetapi seluruh tubuhnya benar-benar terasa sakit. Area kewanitaannya terasa ngilu dan perih. Ia hanya mempu memejamkan matanya erat-erat sembari menjerit sekuat tenaga walau tidak terdengar dan tidak berarti apa-apa.

“Aaaaaakkkhhh... Ssshhhh guys! Ini benar-benar sangat nikmaaaaattt.... Ssssshhhh.. Aaakkkhhh...”

Deblo meracau tidak karuan, pinggulnya bergerak cepat menembus rongga sempit di tubuh Felisha dengan sepenuh tenaga, hingga membuat tubuh Felisha kembali berguncang mengikuti irama hentakan pinggul Deblo yang tanpa henti menghentak melakukan gerakan yang menusuk dan menarik pinggulnya, lalu kembali menusukan sebagian tubuhnya yang panjang dan tumpul itu secara berulang tanpa henti.

Katro dan Supri seakan tidak mau ketinggalan, mereka dengan sangat liar membenamkan wajah mereka ke atas buah di dada Felisha dengan sangat bernapsu, entah sudah berapa tanda yang mereka tinggalkan di tubuh Felisha , bintik-bintik memerah karena terkena gigitan kecil dan hisapan kuat dari bibir mereka tergambar di hampir seluruh tubuh Felisha .

Felisha meronta, menjerit semampu tenaganya yang masih tersisa, tetapi semua itu percuma, ia benar-benar menjadi bulan-bulanan mereka. Hingga akhirnya, setelah hampir tiga menit, Deblo tampak semakin mempercepat gerakan pinggulnya sembari mendesis panjang.

“Aaaaaaakkhhhhhh udaaah maau sampaai iniii guyys!”

Tubuh Deblo menegang untuk beberapa saat, lalu melemas sebelum mencabut sebagian tubuhnya yang masih menancap di tubuh Felisha .

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Darah Sang Mafia
8.9
Dastan, sang pembunuh berjuluk The Black Wings, terpaksa menampung Dara di kediamannya sebagai jaminan utang. Meski awalnya membenci Dara karena dianggap wanita simpanan ayahnya, Dastan mulai luluh setelah kebenaran terungkap. Dara tetap mencintai Dastan walau sering diperlakukan kasar. Di tengah ancaman maut dan dunia mafia yang kelam, mampukah Dara membawa Dastan menuju cahaya, ataukah takdir akan memisahkan mereka selamanya dalam kegelapan?
Sampul Novel Genderang Perang Manusia Elektrokinesis
8.2
Manfred Argianta Bergmans atau Gian menjalani hidup penuh penderitaan akibat perundungan keluarga dan teman sekolahnya. Hanya Alicia yang setia mendukungnya, meski hal itu memicu intimidasi yang lebih parah. Setelah menolong kucing malang, Gian menerima warisan kekuatan elektrokinesis dari sosok misterius dalam mimpi. Didampingi seekor tikus putih sebagai mentor, ia memulai misi balas dendam. Namun, saat dianggap monster dan Alicia menjauh, sanggupkah Gian memenangkan perang ini?
Sampul Novel Kisah Sang Penguasa
9.4
Demi menyelamatkan ekonomi keluarga Vegas dan membalas budi Dimitri, Fugaku rela menikahi Vior dari klan Diningrat. Namun, pernikahan itu hanyalah jebakan kejam Vior untuk mencuri rahasia bisnis keluarganya. Di hari bahagia tersebut, Fugaku justru disiksa, diracun, hingga dibuang ke laut. Secara ajaib ia selamat dan bangkit menjadi bagian dari pasukan elite Celestial di Kota Kastiya. Kini, sang penyintas misterius ini memulai babak baru dalam hidupnya.
Sampul Novel Kronik Kenikmatan Abadi
9.6
Di balik harapan tinggi dan persahabatan baru, ia menyembunyikan sisi manipulatif yang luar biasa. Meski terlihat mendukung orang-orang di sekitarnya, ia sebenarnya mengendalikan setiap aspek kehidupan mereka melalui rangkaian pesta mewah dan perjalanan panjang. Dengan mendominasi festival serta hari libur di kotanya, ia mengubah tatanan dunia demi kepentingan pribadi. Bagi para mantan penjahat, ia adalah mimpi buruk nyata yang mengatur takdir mereka dalam kendali absolut.
Sampul Novel PEDANG HALILINTAR
8.4
Jalu tumbuh sebagai pejuang aliran hitam di bawah asuhan guru abadi yang terasing di Pulau Tengkorak. Sang guru mengutusnya menaklukkan dunia persilatan, namun perjumpaan dengan pertapa Gunung Pesagi mengubah haluan hidup Jalu menuju jalan kebenaran. Saat sang guru berhasil bebas berkat bantuan iblis, Jalu harus menghadapi sosok yang membesarkannya itu dalam pertempuran besar demi menjaga kedamaian dunia yang kini menjadi tanggung jawabnya.
Sampul Novel Pembalasan Saudara Kembar
7.9
Terpisah sejak kecil karena kecelakaan maut yang merenggut nyawa orang tua mereka, Angel dan Tiara akhirnya terhubung kembali melalui media sosial. Namun, reuni ini berakhir tragis saat Tiara tewas secara mengenaskan. Sebelum menghembuskan napas terakhir, Tiara meminta Angel menuntut balas atas kekejaman para pelaku. Kini, Angel harus memulai aksi berbahaya demi membongkar konspirasi di balik kematian kembarannya dan menuntaskan dendam yang tersisa.