Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dasha: Balas Dendam Pada Mantan Suami

Dasha: Balas Dendam Pada Mantan Suami

Tepat di usia 27 tahun, Dasha diceraikan suaminya yang berpaling pada Irina. Untuk membalas dendam, Dasha menemui Oscar, dokter bedah yang bersedia mengubah wajahnya. Namun, Oscar mengajukan syarat berat: Dasha harus melayani nafsu seksualnya kapan saja. Demi ambisi menghancurkan sang mantan, Dasha rela menyerahkan tubuhnya pada Oscar yang menyimpang. Mampukah identitas barunya membawa kesuksesan, dan bagaimana kelanjutan hubungan rumit mereka?
Bab
Bagikan

Bab 2

Dasha masih berharap mendapatkan kesempatan kedua yang akan dia dapat dari Bintang. Mungkin saja Bintang akan berubah pikiran, sebelum mereka akan bertemu di meja sidang perceraian. Masih ada keinginan dari Dasha untuk kembali bersama dengan Bintang.

Dasha mendatangi rumah Bintang dengan penampilan yang begitu cantik. Baju berwarna putih semakin membuat Dasha terlihat lebih elegan. Dia juga menenteng sebuah rantang berisi makanan untuk sarapan Bintang dan kedua anaknya.

Dasha menghela napas sebelum mengetuk pintu rumah Bintang. Menenangkan pikirannya sejenak, mungkin akan membuat Dasha merasa lebih rileks lagi. Apalagi Dasha akan bertemu Bintang dengan Irina. Perlu tenaga ekstra untuk bertemu dengan kedua orang yang menyakiti dirinya tersebut.

Tiga ketukan cukup untuk membuat Bintang keluar dari dalam rumahnya. Menggandeng Irina, Bintang terlihat begitu bahagia bisa bersama dengan selingkuhannya tersebut. Apalagi di hadapan Bintang ada seorang Dasha yang merupakan mantan istrinya.

"Ada apa kamu datang ke rumahku?" tanya Bintang dengan membentak.

"Perempuan yang sudah dibuang, seharusnya kamu lebih tahu diri." lanjut Irina dengan wajah kesalnya.

"Aku hanya ingin memberikan sarapan ini pada anak-anak." jawab Dasha menyodorkan rantang yang di bawanya.

Irina yang kurang suka dengan kedatangan dari Dasha dengan makanan yang di bawanya. Langsung melempar rantang itu di hadapan Dasha. "Jangan pura-pura baik, apalagi aku tahu. Pasti isi makanan ini ada racun dan sebagainya."

Dasha terkejut dengan apa yang disampaikan oleh Irina. Bisa-bisanya dia memfitnah Dasha dengan begitu kejamnya. Padahal Dasha tidak mungkin melakukan hal itu pada kedua anak.

"Aku tidak mungkin melakukan itu pada kedua anakku. Aku juga tidak akan melakukan hal sama pada orang lain. Jadi aku harap, kamu tidak akan melakukan fitnah seperti itu!" tegas Dasha sedikit mengeluarkan air mata.

Irina tidak peduli dengan kesedihan yang mulai dirasakan oleh Dasha. Irina justru semakin melakukan provokasi pada Bintang untuk melakukan tindakan yang sama pada Dasha. Irina berharap Bintang akan melakukan hal yang sama dengan dirinya pada Dasha.

Provokasi dari Irina benar-benar membuat Bintang terpengaruh. Dia yang terlihat sedikit tenang, tiba-tiba mulai terpancing emosi melihat keberadaan dari Dasha. Rantang berisi makanan yang dibawa oleh Dasha. Ditendang dengan begitu kerasnya oleh Bintang. Padahal Dasha sedang membersihkan sisa makanan yang berceceran ke dalam rantang.

"Buruan, lama banget bersihin gituan juga. Lagi pula, kenapa kamu bawa sampah ke rumahku. Buat kotor saja." ucap Bintang dengan begitu marahnya.

Air mata Dasha semakin berjatuhan dengan tindakan yang di lakukan oleh Bintang pada dirinya. Ia sama sekali tidak menyangka Bintang akan berlaku kasar pada dirinya. Padahal Bintang tidak pernah melakukan hal itu pada Dasha selama pernikahan dengan Dasha.

Irina yang masih belum puas melakukan tindakan kejahatan pada Dasha. Kembali membuat Dasha merasakan sebuah kepahitan yang begitu terasa. Dia mengambil salah satu wadah dari rantang itu. Wadah berisi sayur wortel, langsung ditumpahkan ke atas rambut Dasha. Sontak rambut Dasha pun basah terkena kuah sayur wortel tersebut.

Bukannya merasa iba dengan apa yang di alami oleh Dasha. Bintang justru tertawa melihat kepala Dasha yang basah oleh sayur wortel. Itu adalah ide yang gila, tapi Bintang menyukai apa yang di lakukan oleh Irina pada Dasha. Sehingga Bintang tidak berhenti tertawa melihat Dasha yang basah kuyup oleh kuah sayur wortel.

"Aku pikir kamu lebih cocok pakai kuah itu, sehingga tidak harus pakai sampo lagi." ucap Bintang sambil tertawa lepas.

"Putri wortel aku pikir." lanjut Irina.

Dasha yang tidak bisa melakukan perlawanan terhadap Bintang dan Irina. Hanya bisa menangis dengan apa yang mereka lakukan. Dasha menumpahkan semuanya ke dalam sebuah tangisan yang lepas. Dia benar-benar sakit hati, tapi tidak mampu marah oleh ulah kedua orang tersebut. Sakit hati Dasha hanya bisa dilampiaskan dengan menangis saja.

Bintang yang merasa sudah muak dengan keberadaan dari Dasha. Meminta mantan istrinya itu untuk segera pergi dari rumahnya. Bintang juga melarang Dasha untuk kembali ke rumahnya. Walaupun hanya untuk menemui kedua anaknya. Bintang sudah tidak ingin berhubungan lagi dengan Dasha.

Melihat respon Bintang yang begitu tegas menolak dirinya. Sepertinya kesempatan kedua yang di harapkan oleh Dasha adalah hal yang sia-sia. Bintang sudah tidak memiliki kesempatan kedua untuk Dasha. Dia tidak ingin lagi memberikan Dasha kesempatan kedua. Sudah seharusnya Dasha sadar akan Bintang yang sama sekali tidak memiliki rasa lagi pada dirinya.

Mungkin Dasha hanya perlu membalas semua perbuatan Bintang pada dirinya. Bagaimana perselingkuhan yang dilakukan oleh Bintang harus dibayar tuntas. Begitu juga dengan perlakuan Irina yang begitu tega pada Dasha. Harus segera mendapatkan balasan yang setimpal. Itu harus segera dilakukan oleh Dasha untuk membalas semuanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel ARJUNA MENCARI CINTA
9.3
Arjuna Levin adalah CEO angkuh di Jakarta yang gemar mempermainkan wanita demi kepuasan sesaat. Berbekal kekuasaan, ia dengan mudah menjerat mangsa tanpa melibatkan perasaan. Namun, kemunculan Jane Calista Cintania yang lembut dan lugu seketika meruntuhkan pertahanan hatinya. Sang miliarder kini justru bertekuk lutut dan mengemis cinta pada gadis tersebut. Akankah Arjuna berhasil memenangkan hati Jane, atau ia justru akan mencicipi pahitnya kegagalan?
Sampul Novel Balas dendam sang pewaris yang tak bertopeng
8.1
Saat tiba di bar miliknya, sang pemilik terkejut mengetahui Lucas, kekasihnya yang mengaku bangkrut, memesan ruang mewah. Lewat kamera pengawas, terungkap Lucas hanya menjadikannya bahan taruhan dan memanfaatkannya demi uang. Lucas bahkan menghina dirinya miskin di depan wanita lain. Merasa dikhianati, sang pewaris asli ini akhirnya mengungkap identitas aslinya. Ia mempermalukan Lucas yang berlutut dengan tumpukan uang sebagai pembalasan yang setimpal.
Sampul Novel Cinta Terlarang & Rahasia
9.4
Karina, gadis dari keluarga retak, terjebak asmara terlarang dengan Evan, kakak sahabatnya yang sudah beristri. Saat hubungan rahasia ini terungkap, ia pun dihujat dan dimusuhi Siska. Karina memilih pergi sambil mengandung buah hati mereka tanpa sepengetahuan siapa pun. Bertahun-tahun kemudian, ia kembali ke Jakarta membawa seorang putra. Kini, rahasia besar mengenai ayah biologis sang anak terancam terbongkar. Sanggupkah ia terus menutupi fakta dari masa lalunya?
Sampul Novel Draco&Luna
7.9
Sejak yatim piatu, Luna menderita di bawah asuhan bibinya yang kejam hingga ia dijual ke pasar gelap. Di pelelangan itu, hidupnya berubah saat dibeli oleh Draco Riordan, pria misterius dengan masa lalu kelam. Pertemuan ini menyatukan Luna yang lugu dengan Draco yang penuh dendam dan rahasia besar. Di tengah perbedaan latar belakang yang kontras, akankah kehangatan Luna mampu melunuhkan hati Draco, ataukah takdir justru membuat hubungan mereka mustahil untuk bersatu?
Sampul Novel Imperium Rahasia Miliaran Dolar Penggantinya
9.0
Lima tahun Anya menyamar jadi wanita miskin demi mendanai kesuksesan Bima sebagai CEO teknologi. Namun, Bima justru membawa Katrina dan mengkhianati Anya. Setelah dipermalukan di lelang bawah tanah agar tunduk, Anya mendengar pengakuan kejam bahwa dirinya hanyalah pengganti Katrina. Bima tak sadar bahwa Anya adalah investor rahasia di balik kekayaannya. Saat hubungan mereka hancur, Anya memutuskan menghubungi Kian untuk segera menikah dan meninggalkan Bima selamanya.
Sampul Novel Luka Batin Istriku
9.0
Ketegangan memuncak saat seorang suami memergoki Tari memberikan minuman mencurigakan kepada bayi mereka, Adel. Meski didesak, Tari hanya membeku ketakutan dan terus menangis tanpa mampu memberi penjelasan. Amarah sang suami meledak saat menyadari persediaan susu anak mereka telah habis. Ia membanting botol susu yang masih tersisa setengah tersebut demi menuntut kejujuran istrinya. Di tengah isak tangis yang pecah, sebuah rahasia pilu mulai terungkap.