Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Dari Omega yang Ditolak menjadi Ratu Raja Alpha

Dari Omega yang Ditolak menjadi Ratu Raja Alpha

Menjelang Upacara Ikatan Suci, pengkhianatan Raditya terungkap melalui pesan batin dari Eva, saudari angkatnya. Saat aku dipaksa berakting sebagai Omega yang patuh, Raditya terus berselingkuh dan orang tuanya mencuri hasil kerjaku demi Eva. Mereka menghinaku lemah, tak tahu bahwa aku adalah pewaris sah dari kawanan terkuat di benua ini. Kini, aku telah mengatur siaran global untuk mempermalukan mereka semua tepat di hari yang seharusnya menjadi pernikahan kami.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pasangan takdirku, Raditya, dan aku sedang mempersiapkan Upacara Ikatan Suci kami, sebuah sumpah di hadapan Dewi Bulan yang akan mengikat jiwa kami untuk selamanya.

Tapi sebuah pesan batin menghantam benakku—sebuah kenangan yang dijadikan senjata, dikirim oleh saudari angkatnya, Eva. Di dalamnya, Eva bergelung manja dalam pelukan Raditya sementara orang tuanya, sang Alpha dan Luna, tersenyum penuh restu.

Selama dua minggu berikutnya, aku dipaksa memainkan peran sebagai mempelai Omega yang memuja. Dia akan berbohong tentang "urusan darurat kawanan" untuk berlari menemuinya, meninggalkanku sendirian di butik gaun pengantin sementara Eva mengirimiku penglihatan tentang perselingkuhan mereka.

Orang tuanya merampas proyek yang telah kucurahkan jiwa dan ragaku selama dua tahun, memberikannya pada Eva sebagai hadiah. Mereka menyebutku Omega berdarah lemah, tidak pantas untuk putra mereka.

Sementara itu, Eva mengirimiku rekaman audio Raditya yang berjanji padanya bahwa Eva-lah yang akan mengandung pewarisnya yang kuat, bukan aku.

Mereka semua mengira aku adalah pion menyedihkan yang bisa dibuang kapan saja dalam permainan licik mereka. Mereka menungguku hancur.

Mereka tidak tahu bahwa aku diam-diam adalah pewaris kawanan paling kuat di benua ini. Dan aku sudah mengatur agar Upacara Ikatan Suci kami disiarkan secara global, mengubah hari sakral mereka menjadi panggung untuk penghinaan terbesar mereka.

Bab 1

Isabella Adiwijaya POV:

Bayangan itu menghantam benakku tanpa peringatan, sebuah pelanggaran terhadap ruang suci Ikatan Batin kami. Itu adalah pesan batin, sebuah kenangan yang dijadikan senjata oleh Eva.

Di dalamnya, pasangan takdirku, tunanganku Raditya, sedang tertawa. Kepalanya mendongak ke belakang, lehernya yang kokoh terekspos, dan tangannya membelai rambut pirang Eva. Eva menempel padanya, aroma tubuhnya—campuran parfum murahan beraroma bunga sintetis—melekat di kulit Raditya seperti penyakit. Di sekeliling mereka ada orang tuanya, Alpha dan Luna dari Kawanan Cikapundung, yang tersenyum penuh restu. Teman-temannya juga ada di sana, mengangkat gelas mereka untuk bersulang.

Mereka adalah keluarga yang sempurna. Dan aku adalah orang luar.

Serigala batinku, seekor binatang buas yang telah kutekan selama lima tahun, meraung pilu di dalam benakku, suara serak penuh penderitaan murni. Ikatan yang telah ditenun Dewi Bulan antara Raditya dan aku mulai terkoyak di tepinya, menimbulkan rasa sakit yang membakar seolah jiwaku sedang dirobek.

Tapi aku tidak membiarkan rasa sakit itu terlihat. Aku menarik napas pelan dan mantap, menekan penderitaan itu ke dalam gumpalan es yang dingin dan keras di perutku.

Aku memejamkan mata dan mengulurkan tangan melalui Ikatan Batin, bukan kepada Raditya, tetapi ke sebuah koneksi yang telah kusembunyikan selama bertahun-tahun.

"Ayah."

Jawabannya datang seketika, suara yang sedingin dan setajam angin musim dingin. "Isabella. Ada apa?"

"Aku butuh bantuan," balasku, suara batinku tenang dan datar. "Upacara ikatanku dua minggu lagi. Aku ingin disiarkan. Secara global. Setiap kawanan, setiap manusia serigala yang punya layar, harus melihatnya."

Ada jeda yang panjang. Aku bisa merasakan kekuatannya yang luar biasa, otoritas Alpha dari Kawanan Sancang, menimbang permintaanku.

"Akan dilaksanakan," jawabnya akhirnya. "Tapi ada syaratnya. Setelah upacara, kau pulang. Kau akan menghentikan permainan bodoh menjadi Omega ini dan mengambil tempatmu sebagai pewarisku."

"Aku terima," kataku tanpa ragu.

"Bagus."

Koneksi itu terputus.

Dua jam kemudian, Raditya berlutut di hadapanku di aula besar kawanan. Dia memegang sebuah kotak beludru kecil, dan di dalamnya, sebuah cincin batu bulan bersinar dengan cahaya lembut yang magis. Batu ini adalah simbol suci, yang dimaksudkan untuk mewakili kemurnian dan kekuatan ikatan pasangan sebelum upacara Penandaan terakhir.

"Isabella Adiwijaya," katanya, suaranya penuh dengan emosi yang kini kutahu hanyalah kebohongan busuk. "Kau adalah takdirku, belahan jiwaku. Dewi Bulan memberkatiku denganmu. Maukah kau menerima Tanda dariku? Maukah kau menjadi Luna-ku?"

Serigala batinku mencakar-cakar dari dalam benakku, berteriak, "Pengkhianat! Pembohong!"

Aku memaksakan senyum, membiarkan setetes air mata yang diatur dengan sempurna mengalir di pipiku. "Ya, Raditya," bisikku, suaraku bergetar dengan kegembiraan palsu. "Ya, tentu saja, aku mau."

Dia menyelipkan cincin itu ke jariku, dan kerumunan anggota Kawanan Cikapundung meledak dalam tepuk tangan. Dia berdiri, menarikku ke dalam pelukannya, aroma pinus dan tanahnya kini tercemar oleh parfum Eva yang memuakkan. Dia adalah Alpha yang sempurna, pasangan yang penuh kasih, dan aku adalah Omega yang sempurna dan memuja.

Semuanya adalah kebohongan yang indah dan sempurna.

Selama minggu berikutnya, dia memainkan perannya dengan sempurna, merencanakan upacara dengan semangat yang dulu akan membuat hatiku sakit karena cinta. Aku mengamatinya, menjadi penonton dalam hidupku sendiri.

Ejekan Eva terus berlanjut, belati-belati batin kecil yang dikirim melalui Ikatan Batin. Sekilas bayangan mereka berciuman. Bisikan janji yang dia buat untuknya. Dia ingin aku hancur sebelum hari besar itu. Dia tidak tahu siapa yang sedang dihadapinya.

Pada hari kami seharusnya memilih gaun upacara, perhatian Raditya ada di tempat lain. Aku melihat tatapan kosong di matanya, senyum tipis yang bermain di bibirnya. Dia sedang dalam Ikatan Batin pribadi. Dengannya.

"Isabella? Apa kau suka yang ini?" tanyanya, menunjuk sebuah gaun dengan acuh tak acuh.

"Aku mau kau sekarang, Ditya," suara Eva bergema di benaknya, begitu ceroboh dan keras hingga sebagian suaranya bocor ke dalam ikatanku dengannya.

Dia tersentak. "Aku harus pergi," katanya tiba-tiba, ponselnya sudah menempel di telinga. "Urusan darurat kawanan. Beta membutuhkanku."

Dia mencium keningku dan pergi.

Sesaat kemudian, sebuah pesan baru tiba di benakku. Dari Eva. Sebuah klip pendek yang jelas tentang Raditya yang menyerbu masuk ke kamarnya, wajahnya memerah karena hasrat. Kebohongannya, terungkap dalam sekejap.

Jantungku tidak hancur. Jantungku membeku menjadi es. Dengan tenang, kuambil ponselku dan kukirim pesan ke nomor yang sudah lima tahun tak kugunakan.

Balasannya datang seketika. "Wira. Siap laksanakan perintah."

Aku mengetik balasanku, jari-jariku mantap. "Rencana berjalan. Saatnya untuk memulai."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Pekerjaan Rahasiaku Dan Cintanya
8.8
Meri terpaksa melakoni profesi pembunuh bayaran demi uang karena sulit mencari kerja. Mike adalah satu-satunya orang yang mengetahui rahasia kelam ini. Meski Meri mencintai sahabatnya itu, ia memilih memendam rasa demi menjaga pertemanan, apalagi Mike sudah memiliki kekasih seorang model cantik. Namun, pertemuan tak terduga dengan seorang dokter tampan di rumah sakit mulai menggoyahkan hatinya. Siapakah sebenarnya belahan jiwa yang ditakdirkan untuk Meri?
Sampul Novel Ia menenggelamkan aku, aku membakar dunianya.
9.7
Pasca kecelakaan, Adrian membangun Nusantara Saga untukku, namun itu hanyalah penjara manipulatif. Dia berselingkuh dengan Dahlia, mencuri identitas virtualku, dan sengaja menghambat kesembuhanku demi kontrol penuh. Setelah dipermalukan secara publik dan dibuang ke air mancur hingga nyaris tewas, aku berhasil bangkit. Kini, dengan kaki yang kembali kuat, aku masuk kembali ke dunianya bukan untuk mengalah, melainkan untuk menghanguskan seluruh kerajaannya.
Sampul Novel Jangan Pernah Mengkhianatiku
9.0
Arvella Siregar melarikan diri dari kekejaman suaminya, Rivan, hingga tersesat di hutan dan diselamatkan oleh Kael Mahendra yang misterius. Di sana, ia bergabung dengan kelompok ahli untuk belajar bertahan hidup dan menjadi tangguh. Arvella mengungkap fakta bahwa kematian orang tuanya adalah konspirasi jahat, bukan kecelakaan. Bersama Kael, ia kini bersiap keluar dari hutan untuk membalas dendam dan mengungkap asal-usulnya meski nyawa menjadi taruhan utama.
Sampul Novel Kafan Hitam
9.6
Desa Ciboeh mencekam usai Mbah Atim, sang penjaga makam, ditemukan tewas tanpa kepala. Tragedi ini memicu serangkaian teror mistis yang mengusik ketenangan warga. Rojali, seorang pemuda lulusan pesantren, bertekad membongkar misteri kematian tersebut. Penyelidikannya justru menyeretnya ke rahasia kelam masa lalu tentang warga yang hilang, kelompok misterius Kalong Hideung, dan takdir hidupnya sendiri. Di tengah kegelapan, sebuah tawaran bantuan gaib datang menghampiri.
Sampul Novel Kasus 21+
9.3
Konten ini khusus pembaca dewasa 21 tahun ke atas. Eva Avalon, seorang petugas kepolisian elit, kini mengemban tanggung jawab besar sebagai ketua tim khusus. Misinya adalah memberantas tuntas berbagai tindak kejahatan serta eksploitasi seksual yang merajalela. Di tengah kemajuan teknologi yang memicu beragam modus operandi baru yang licin, ikuti perjuangan hebat Eva dalam menyelidiki dan mengungkap setiap kasus rumit demi menegakkan keadilan.
Sampul Novel Terjerat Deduksi Detektif Kejam
8.8
Karir Linda yang sedang bersinar seketika hancur akibat pernikahan paksa yang menjeratnya. Erik Bayroad, detektif terbaik di Inggris, menjadi sosok kejam yang menghabisi mantan kekasih Linda dan mengisolasi dirinya dari keluarga serta dunia luar. Menyadari dirinya tak berdaya untuk melarikan diri, Linda terpaksa menerima takdir di bawah kendali Erik. Bersama sang suami, ia kini harus menghadapi realitas kehidupan baru yang penuh bahaya serta tantangan tak terduga.