Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cute Little Wife

Cute Little Wife

Setelah menghabiskan malam yang penuh gairah bersama, Timmy dan Li Xiao Ke secara mengejutkan mendapatkan kemampuan supranatural yang misterius. Perubahan drastis ini menjadi ujian besar bagi hubungan mereka di dunia modern. Apakah kekuatan baru tersebut akan mengikat hati mereka lebih erat, atau justru menjadi pemicu kehancuran cinta yang baru saja bersemi? Ikuti lika-liku asmara penuh keajaiban ini saat mereka berjuang menghadapi konsekuensi yang tidak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 1

Mobil mewah yang ditumpangi Timmy dan Li Xiao Ke melaju dengan cepat di jalanan kota Hefei. Gadis mungil itu tidak banyak bicara, karena sebenarnya dia sangat lelah, setelah delapan jam penerbangan, atau lebih tepatnya, dia sedang mengantuk sekarang. Kepalanya bersandar pada bahu kokoh suaminya, dengan mata terpejam. Sementara Timmy terus merenung, dengan tatapan kosong, pikirannya berkecamuk, begitu banyak pertanyaan terus berdatangan silih berganti di benaknya. Pria tampan itu sangat penasaran, siapa sebenarnya gadis cantik nan imut yang ia nikahi ini? Li Xiao Ke adalah orang Indonesia, tetapi memiliki saudara kandung di Tiongkok, dan dengan pengawalan yang begitu ketat, Timmy yakin Li Xiao Ke memiliki latar belakang yang sangat luar biasa. Kisah ini berawal saat Timmy mengunjungi Li Xiao Ke secara diam-diam, dua bulan lalu di Indonesia.

***

Ting Tong! Bel berbunyi, suaranya kian membahana, memenuhi seluruh isi ruangan rumah Li Xiao Ke.

"Nana ... cepat lihat, siapa yang datang berkunjung pada malam-malam begini!" Sebuah suara nyaring nan melengking, segera berseru dari mulut kecil Li Xiao Ke yang imut, memanggil asistennya, Nana.

Li Xiao Ke, gadis cantik berparas imut, berdarah Jawa-Tionghoa yang gemar membuat vlog, dan mereview berbagai barang favoritnya. Ia mendapatkan hasil yang luar biasa dari hobinya itu.

“Siap Nona ….” Nana segera melesat keluar, dan melihat siapa yang datang.

Beberapa saat kemudian, dari arah luar, Nana berlari melesat kembali masuk ke dalam rumah dengan gagap, seperti baru saja melihat hantu. "Nona ... Nona ...!"

"Ada apa? Kenapa kamu gagap begitu? Siapa yang datang?" Li Xiao Ke tampak bingung dengan sikap asistennya saat ini.

"Itu ... itu Nona, di gerbang ...."

"Ada apa di gerbang?" Li Xiao Ke semakin penasaran.

"I-itu ... di gerbang ...." Nana masih terbata-bata membuat Li Xiao Ke semakin bingung.

Meskipun takut, Li Xiao Ke akhirnya memberanikan diri untuk melihat, apa yang terjadi di luar. Untuk berjaga-jaga, dia berinisiatif mengambil sapu yang ada di garasi. Perlahan-lahan, dia berjalan menuju gerbang sambil memegang gagang sapu, seolah siap menimpuk seseorang, apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Kebetulan, malam ini langit tampak begitu gelap, karena langit tak henti-hentinya menumpahkan airnya, meski tidak begitu deras, tapi cukup untuk membasahi orang-orang yang lalu lalang di jalanan. Kilat juga kian menyambar, bagai kamera yang terus memotret. Perlahan-lahan Li Xiao Ke mulai membuka gerbang, udara dingin nan basah, segera menerpa wajahnya nan ayu rupawan. Dari sudut matanya yang berkilau indah, Li Xiao Ke mulai mengintip siapa yang datang ke rumahnya pada jam selarut ini. Samar-samar … dia bisa melihat siluet, sosok yang sangat tinggi, mengenakan mantel hitam, dan topi yang senada dengan mantel yang ia kenakan. Tanpa disangka, guntur pun menggelegar dengan dahsyatnya, membuat Li Xiao Ke melonjak, dan secara refleks menghajar sosok di depannya.

"Pergi kamu pencuri! Jangan berdiri di depan rumahku!" Li Xiao Ke memekik seraya terus memukul menggunakan sapu dengan mata tertutup.

"Aw ... aw ... Xiao Ke sakit, kenapa kamu memukulku ...! Berhent i...!"

"Nona Li, kenapa kamu memukulinya..! Berhenti ...!" sosok gemuk, di belakang sosok tinggi juga mulai mengeluarkan suara.

Li Xiao Ke sangat takut sehingga dia mengabaikan suara itu, dia terus memukul dengan mata tertutup. Tak tahan lagi, sosok jangkung itu langsung meraih tangan Li Xiao Ke, menggenggamnya dengan erat, hingga tangan kecil nan ramping itu berhenti memukulnya.

"Li Xiao Ke, stop ...! Buka matamu! Ini aku, Timmy ...!"

Sapu di tangan Li Xiao Ke terjatuh, dia segera membuka kelopak matanya, dan betapa terkejutnya dia, begitu bola matanya terbuka sepenuhnya. Segera terlihat olehnya, wajah yang begitu tampan, dengan alis yang begitu tebal, tengah berdiri di depannya. Bibir manis yang biasanya tersenyum padanya, kini tampak cemberut. Kilat terus menyambar, yang cahayanya menegaskan siluet hidung mancung yang begitu tinggi. Mata sipit khas Tionghoa, kini tengah melotot ke arah Li Xiao Ke. Ya, dia adalah Jiang Tim, dia adalah seorang aktor sekaligus model asal Tiongkok. Li Xiao Ke biasa memanggilnya Timmy.

"Ko Timmy, apakah ini benar-benar kamu?" Li Xiao Ke masih tidak percaya, sosok di hadapannya adalah kekasihnya, yang ia temui di kota Shanghai satu tahun lalu.

"Ya, berhenti memukulku!!"

Li Xiao Ke meringis dan langsung membawa Timmy dan asistennya Feng You, alias Gendut masuk ke dalam rumah.

"Ko Timmy, apakah sakit? Sini biar aku lihat?" tanya Li Xiao Ke sesampainya di dalam rumah.

"Tentu saja sakit, kenapa kamu memukulku?"

"Maaf, aku barusan benar-benar sangat takut, jadi refleks terkondisi."

"Asistenmu juga, pecat saja dia. Dia begitu bodoh, bukannya membuka gerbang, dia malah membiarkan kita basah kuyup di luar."

Mendadak Li Xiao Ke menjadi gusar, mengingat dia memukuli Timmy juga karena ulah asistennya yang sok ketakutan itu. "Nana ...!"

Teriakan Li Xiao Ke menggelegar, menembus setiap pori-pori Nana, ia segera berlari ke arah Li Xiao Ke. "Nona Li, maafkan aku, aku terlalu bersemangat tadi, jadi aku tidak dapat berbicara dengan jelas. Sebenarnya aku ingin memberi tahu Nona, kalau Tuan Jiang datang."

"Jangan lakukan itu lagi, atau aku benar-benar akan memecatmu!" Nana mengangguk, tatapan Li Xiao Ke kembali ke Timmy. "Ko Timmy juga, kenapa tidak memberi tahu, kalau ingin datang?!"

"Sebenarnya aku ingin memberimu kejutan, tidak tahunya aku malah kena pukul olehmu. Ditambah lagi sekarang kamu menyalahkanku, nasibku memang begitu sial,"

"Maaf, aku benar-benar tidak sengaja tadi. Apakah masih sakit?" suara Li Xiao Ke melembut, dia tampak khawatir.

Timmy tersenyum, melihat Li Xiao Ke tampak khawatir, ada sedikit keinginan untuk menggodanya. "Hatiku yang sakit!"

"Iih ...!" dengan kesal Li Xiao Ke memukul lengan Timmy, lagi.

"Aww ... kenapa kamu memukulku lagi, sakit tahu!"

Nana dan Gendut terkikik geli melihat kelakuan majikan mereka, mereka segera meninggalkan Li Xiao Ke dan Timmy di ruang tamu.

"Li Xiao Ke," Panggil Timmy setelah kedua asisten mereka pergi.

"Apa?"

"Setelah sekian lama, akhirnya pacarmu datang jauh-jauh untuk menemuimu. Tidakkah kamu ingin memeluknya sekarang?"

"Tidak!" Li Xiao Ke memalingkan wajahnya, menyembunyikan pipinya yang mulai bersemu merah.

"Tch...kamu begitu jahat. Baiklah, kalau begitu, aku yang akan memelukmu," Timmy segera menarik pinggang ramping kekasihnya, dan memeluknya dengan erat. "I miss you," bisik Timmy dengan mata terpejam.

Li Xiao Ke tersenyum dan membalas pelukan Timmy, "Aku juga merindukanmu. Kenapa Koko tiba-tiba datang ke Indonesia?"

"Aku sudah bilang, aku merindukanmu."

Li Xiao Ke kembali tersenyum. "Berapa lama Koko akan tinggal di Indonesia?"

"Mungkin agak lama, aku selalu bekerja keras dan jarang menghabiskan waktu untuk liburan, jadi kali ini aku ingin menghabiskan liburanku bersamamu,"

"Apakah kamu lelah? Biarkan aku memberitahu Nana untuk menyiapkan tempat tidur untukmu."

"Sebentar lagi, biar seperti ini dulu," pelukan Timmy semakin erat.

"Apakah Koko sudah makan? Jika belum, aku akan menyiapkan makan malam untukmu."

"Li Xiao Ke, tidak bisakah kamu membiarkanku menikmati hidup, jangan ganggu aku!" Suara Timmy terdengar kesal.

"Aku hanya menawarkan service yang baik sebagai tuan rumah, kenapa kamu marah?"

Bibir pria tampan itu mulai mencekung. "Ngomong-ngomong masalah service, bisakah malam ini kita tidur bersama?"

Mata Li Xiao Ke langsung terbelalak lebar, dia segera melepaskan diri dari pelukan kekasihnya. "Apa kamu gila?! Dasar mesum!"

Timmy langsung tertawa, dia sangat suka menggoda Li Xiao Ke. Gadis mungil itu terlihat sangat imut dan menggemaskan saat sedang marah.

"Berhenti tertawa! Cepat bersihkan dirimu, dan ganti baju, bajumu basah. Aku akan menyiapkan makan malam untukmu."

"Lihat, kamu sudah seperti istri kecil yang sedang mengomeli suaminya,"

"Diamlah ... dan cepat bersihkan dirimu!" Li Xiao Ke mendorong tubuh Timmy ke kamar mandi.

"Xiao Ke, bantu aku mandi ...." Timmy masih menggoda.

Mata bulat Li Xiao Ke langsung melotot dengan sempurna, dia mendorong tubuh Timmy masuk ke kamar mandi, lantas menutupnya sembari memekik kencang.

"Dasar mesum!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 99 Hari Bersama Kaisar Tiran
9.8
Kim Nara tewas tragis di tangan kekasihnya sendiri, Axel, setelah memergoki perselingkuhannya. Namun, takdir memberinya kesempatan hidup kembali demi membalas dendam melalui sebuah tugas misterius. Ia terbangun dalam raga permaisuri cantik dari seorang kaisar tiran yang kejam. Nara segera menyadari kenyataan mengerikan bahwa setiap istri sang kaisar selalu mati pada hari ke-99. Kini, ia harus berpacu dengan waktu sebelum ajal kembali menjemputnya.
Sampul Novel A Thousand Tears of Sword
8.8
Benua terkutuk kini menjadi neraka akibat perdagangan manusia dan penindasan kejam bagi yang lemah. Demi mengakhiri penderitaan ini, para dewa mengutus Dewi Kematian untuk membasmi kejahatan di sana. Namun, sebuah insiden fatal saat turun ke bumi melenyapkan seluruh kekuatannya. Sang dewi justru terlahir kembali sebagai gadis kecil bernama Hua Hua. Mampukah ia menjalankan misi sucinya dan menyelamatkan mereka yang tertindas tanpa kekuatan dewa?
Sampul Novel Istriku Kuyang
9.6
Yusuf, seorang pemuda asal Jawa yang merantau, menemukan tambatan hati pada seorang gadis cantik di Kalimantan. Namun, romansa indah itu seketika berubah menjadi teror mengerikan saat ia mengungkap identitas asli sang kekasih. Ternyata, wanita yang ia puja adalah sosok kuyang, siluman berkepala terbang dengan organ dalam yang menggantung. Kini, Yusuf terjebak dalam dilema antara cinta dan kengerian. Bagaimana nasib hubungan mereka selanjutnya?
Sampul Novel Luna Tak Terikat
8.0
Lima tahun memimpin suku, Kaitlin masih menjaga kesuciannya. Saat kakaknya, Rosalyn, kembali tanpa anak, Phillip Elliott tiba-tiba meminta pewaris. Namun, Kaitlin hancur saat mendengar rencana rahasia Phillip: dia hanya dianggap sebagai rahim pengganti demi posisi Rosalyn. Merasa dikhianati, Kaitlin memutuskan hubungan dan kembali ke orang tua angkatnya. Anehnya, Phillip yang dingin justru berbalik memohon padanya untuk kembali dengan penuh keputusasaan.
Sampul Novel Pendekar Kembara Semesta Seri 2
9.8
Suro Joyo kembali memulai perjalanannya melintasi semesta. Usai menaklukkan Putri Siluman Alas Waru, sang pendekar justru terjebak dalam pergolakan politik di Kerajaan Karangtirta. Selain harus meredam pemberontakan, ia dituntut menghadapi ancaman bajak laut Selat Utara yang ganas. Bebannya kian berat saat harus menolong Ayumanis di Penginapan Melati Jingga, hingga akhirnya ia dihadang Sanggariwut, jawara tangguh pemilik Jurus Ular Api Neraka yang mematikan.
Sampul Novel Pendekar Naga Biru
9.3
Ribuan tahun naga dianggap mitos di Kamandaria, hingga hadirnya Candaka mengubah segalanya. Sebagai titisan Pendekar Naga Biru yang diramalkan, ia bertekad mengakhiri penderitaan rakyat dari kekejaman raja lalim. Dalam petualangan penuh aksi ini, Candaka harus membuktikan eksistensi naga sekaligus memburu Kitab 9 Naga, pusaka silat terkuat di jagat raya. Mampukah ia menggulingkan tirani, mengalahkan Iblis Naga Hitam, dan merebut takhta demi kedamaian Bumi Karimun?