Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cintamu Bohong, Ya?

Cintamu Bohong, Ya?

Menghadapi keguguran berulang sebanyak lima kali membuat Kirana terpukul. Saat hendak berkonsultasi medis, ia justru tidak sengaja mendengar rencana keji Raka, suaminya sendiri. Raka sengaja meracuninya dengan obat aborsi demi mencegah Kirana melahirkan, sementara ia sangat menantikan anak dari selingkuhannya, Maya. Mengetahui kebenaran bahwa suaminya ingin rahimnya diangkat demi menutupi pengkhianatan ini, cinta tulus yang selama ini Kirana pertahankan seketika hancur tak bersisa.
Bab
Bagikan

Bab 4

Begitu selesai bicara, Maya tiba-tiba meraih lengan pakaianku sambil memohon dan menangis.

Dia berkata, "Kak Kirana, aku benar-benar nggak berniat mengambil uang perusahaan."

"Uang dan saham itu hanya hadiah dari Pak Raka karena aku sudah bekerja keras selama ini. Kalau kamu nggak terima, aku bisa mengembalikannya."

Sebelum aku sempat mencerna apa yang terjadi, Raka sudah bergegas maju, lalu menggenggam tanganku dengan erat sambil bertanya.

"Kirana, apa yang sebenarnya kamu permasalahkan?" tanya Raka.

Dia menjelaskan lagi, "Aku sudah bilang bonus dan saham itu bagian dari bonus untuk karyawan. Kenapa kamu masih harus menyulitkan Maya?"

Aku menoleh, melihat para karyawan mulai berkerumun dan saling berbisik seolah akulah yang keterlaluan.

Saat aku kembali melirik Maya, dia malah tersenyum dengan penuh kemenangan.

Aku menarik tanganku dari genggaman Raka sambil mengerutkan kening. "Perusahaan ada di bawah kendalimu. Bonus dan saham mau kamu berikan pada siapa pun, berapa pun jumlahnya, aku nggak akan ikut campur."

Setelah mengatakan itu, aku pun berbalik pergi tanpa peduli pada ekspresi Raka.

Namun, saat aku baru saja melangkah keluar hotel, Raka buru-buru mengejar dan menarik tanganku dengan wajah muram.

Dia bertanya, "Kamu mau ke mana? Nanti masih ada pesta perayaan!"

"Sudah dewasa begini, kenapa masih marah-marah? Memangnya pantas seperti itu?"

Maya juga menyusul, pura-pura meminta maaf, "Kak Kirana, kamu jangan marah. Setelah pesta selesai aku akan kembalikan uang dan saham itu. Kamu jangan marah dengan Pak Raka karena hal ini."

"Kamu ini nyonya perusahaan, nggak mungkin boleh absen di perayaan penting seperti ini. Ayo kita masuk bersama," lanjut Maya.

Aku menatap mata Maya yang penuh dendam dan iri, lalu tersenyum dingin.

Sepertinya dia memang sudah tidak sabar ingin menggantikan posisiku, menjadi nyonya yang sesungguhnya.

Kereta hotel berhenti di depan. Raka dan Maya duduk berdampingan.

Aku tidak berkata apa pun, dan memilih duduk di bangku paling belakang.

Di sepanjang perjalanan, Maya terus mengajak Raka mengobrol, menceritakan hal-hal pribadi mereka. Tujuannya untuk memamerkan betapa baiknya Raka memperlakukannya.

Aku terlihat seperti orang luar yang tidak bisa bergabung.

Raka beberapa kali melirikku dari kaca spion kereta dan ingin bicara padaku, tetapi setiap kali mulutnya terbuka, Maya selalu menyelanya.

Begitu tiba di restoran hotel, kami disambut beberapa karyawan baru yang tidak mengenalku. Mereka langsung menyapa Maya dengan riang.

"Halo, Bu Maya."

"Sudah lama nggak bertemu, Bu Maya makin cantik saja."

Suasana mendadak kaku. Beberapa karyawan lama buru-buru memberi kode, membuat suasana berubah canggung.

Raka segera mendorongku masuk ke ruang makan dan tersenyum seolah menyanjung.

Dia berkata, "Ayo, kita masuk. Masih ada yang menunggu di dalam."

"Hari ini hari bahagia, jangan cemberut. Aku bahkan menyiapkan kejutan khusus untukmu."

Aku hanya mencibir, lalu berkata, "Baiklah. Aku akan menantikannya."

"Kalau begitu, aku pergi ke toilet dulu. Kamu nggak usah khawatir," lanjutku.

Raka akhirnya merasa lega dan masuk ke ruangan.

Begitu dia pergi, aku segera menghubungi pengacara. Pengacara bilang surat perceraian dan perjanjian pembagian harta sudah selesai dibuat.

Dia menjamin, pada akhirnya Raka akan pergi tanpa bisa membawa apa-apa.

Aku menutup telepon, lalu melangkah masuk kembali ke ruang makan. Maya menghampiriku sambil membawa segelas anggur merah.

Dia berkata, "Kak Kirana, izinkan aku menghormatimu dengan segelas minuman."

"Bertahun-tahun kamu sudah begitu banyak berkorban demi Pak Raka, bahkan sampai tubuhmu jatuh sakit," lanjutnya sambil melirik tubuhku dari atas ke bawah dengan tatapan penuh makna.

Aku mengabaikan tatapannya, lalu berkata dengan datar, "Nggak usah. Aku nggak mau minum alkohol, cukup jus saja."

Raka langsung mengerutkan kening, dia berkata, "Kirana, kamu bukan nggak bisa minum, kenapa menolak?"

"Sebelumnya kamu bahkan …."

Raka mungkin teringat bahwa dulu aku rela minum dan bernyanyi dengan para investor demi membantunya mendapatkan dana. Pada akhirnya, dia tidak melanjutkan kalimatnya.

Maya berpura-pura tidak mendengar, dia meletakkan gelas anggur tepat di depanku dan memaksaku untuk minum. Seolah jika aku tidak minum, berarti aku membencinya.

"Minumlah sedikit untukku," ucap Maya.

Aku menahan rasa muak di hati, lalu berkata, "Sudah kubilang, aku nggak mau minum."

Ekspresi Raka makin muram. Melihat reaksinya, Maya makin berani. Dia langsung meraih tanganku, memaksaku mengambil gelas itu.

Aku spontan menarik diri, tetapi dia malah menjatuhkan diri ke lantai dan melindungi perutnya dengan tangan.

Gelas anggur jatuh dan pecah berkeping-keping. Raka sontak berdiri dan menegurku, "Kirana, apa yang kamu lakukan?"

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B25162" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B25162
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Istrimu, Bukan Pengganti Pengasuh Anakmu
8.6
Lima tahun menikah tanpa anak, Salma harus menelan pil pahit saat Rifky memilih berpoligami demi keturunan. Padahal, mereka telah berjuang keras menjalani pengobatan bersama hingga akhirnya Rifky dinyatakan sembuh. Ironisnya, pria itu justru menikahi wanita pilihan ibunya, bukan bertahan dengan Salma. Kini, Salma terjebak dalam dilema besar: bertahan dalam pernikahan yang terbagi atau memilih bercerai demi harga diri dan prinsip hidupnya.
Sampul Novel BIDADARI DALAM HIDUPKU
9.6
Dalam balutan kisah remaja yang penuh emosi, seorang pemuda harus menghadapi kerasnya realita saat ia memulai perjalanan panjang untuk menemukan keberadaan sang ibu yang telah lama hilang. Di tengah gejolak masa muda dan pencarian jati diri, ia berjuang menelusuri jejak masa lalu demi sebuah pertemuan yang sangat ia dambakan. Inilah perjuangan batin seorang anak dalam misi pencarian penuh haru untuk menyatukan kembali kepingan keluarganya yang terpisah.
Sampul Novel Cinta Barunya Adalah Taipan Misterius
8.9
Ditinggalkan di altar dan dikhianati oleh tunangan serta saudari tirinya membuat Charlee hancur. Di tengah kepedihan, ia menghabiskan malam panas dengan pria asing yang misterius. Tak disangka, pria seksi itu terus hadir melindunginya dan membantu membalas dendam. Saat benih cinta mulai tumbuh, sang mantan kembali memohon kesempatan kedua. Kini, sang taipan yang selalu ada di sisinya menuntut jawaban tegas mengenai siapa pria yang akan ia pilih.
Sampul Novel Fall For You (Rindu)
8.0
Rindu Kinasih mengira perjodohannya dengan Derren Aji Putra adalah anugerah. Namun, pria mapan itu justru menjadi sumber siksaan fisik dan batin yang kejam. Di tengah penderitaan, Danielo Chris selaku atasan Rindu yang trauma akan kekerasan muncul menawarkan bantuan. Ia menyodorkan kontrak pernikahan sebagai jalan keluar dari neraka Derren. Kini, Rindu terjebak dilema besar: tetap bertahan dalam maut atau menerima tawaran gila demi kebebasannya.
Sampul Novel Magnet Cinta Sang Penguasa
9.5
Evelyn adalah desainer berbakat yang kesulitan mewujudkan mimpinya karena modal terbatas. Saat pameran di New York, ia bertemu Alexander, miliarder ambisius yang menawarkan bantuan karier. Di balik sosoknya yang kaku, Alexander ternyata humoris dan penyayang hingga membuat Evelyn jatuh hati. Meski cinta mereka bersemi, perbedaan status dan rasa iri dari pihak luar mulai mengancam. Kini, keduanya harus berjuang mempertahankan hubungan dari badai rintangan.