Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu

Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu

Amukan pasien di rumah sakit berujung tragis bagi seorang istri. Berniat menyelamatkan suaminya, Elvano Wiratama, dari sabetan pisau, ia justru ditarik menjadi tameng hidup demi melindungi adik junior suaminya. Tusukan fatal itu merenggut nyawa janin di rahimnya. Alih-alih peduli pada kondisi istrinya yang sekarat, Elvano malah menurunkan paksa tubuhnya dari brankar ICU demi menyelamatkan sang junior terlebih dahulu. Di ambang maut, sang istri akhirnya menyerah dan memutuskan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Keributan pecah di rumah sakit.

Keluarga pasien mengamuk, pisau terhunus dan diayunkan membabi buta.

Refleks, aku mendorong suamiku, Elvano Wiratama, agar selamat.

Namun, bukannya menghindar, dia justru menarik tanganku, menjadikanku tameng hidup demi melindungi adik juniornya.

Pisau itu menembus perutku.

Dan seketika… bayi kecilku yang baru saja terbentuk, hilang untuk selamanya.

Saat para rekan dokter histeris berusaha membawaku ke ICU,

suamiku malah menarik tubuhku jatuh dari brankar. Wajahnya dingin tanpa rasa iba.

“Selamatkan dulu juniorku!” bentaknya bengis.

“Kalau dia sampai celaka, kalian semua…akan kupecat!”

Suasana membeku. Semua mata terbelalak, kaget sekaligus marah.

“Elvano, kamu sudah gila! Lihat dia… dia cuma lecet sedikit, sementara istrimu… dia sekarat!”

Aku menahan darah yang terus mengalir dari perutku. Aku mengangguk pasrah.

“Nggak apa-apa… lakukan saja… begitu,” ucapku lirih, nafasku berat.

Elvano, setelah utang ini terbayar, aku tak lagi berutang apa pun padamu.

Kesabaranku… hanya dibalas dengan ejekan dingin Elvano.

“Aruna, hentikan sandiwara menyedihkanmu itu! Luka kecil begitu bukan masalah besar, kamu sendiri tahu, ‘kan!”

Begitu kata-kata itu terucap, dia menarikku dengan kasar, lalu melemparkan tubuhku ke lantai, tanpa peduli pada belati yang masih menancap di perutku.

Rasa sobekan di perutku membuatku meraung kesakitan. Darah mengalir deras, meresap ke kain pakaianku, sekaligus merenggut paksa janin kecilku yang tak berdosa.

Sementara aku berlumuran darah, dia justru dengan lembut menggendong adik juniornya, Maira Safira, lalu meletakkannya di atas brankar.

“Maira, jangan takut. Ada aku di sini. Kamu pasti baik-baik saja.”

Padahal hanya ada goresan tipis di lengannya, tapi Maira menangis seolah dunia runtuh.

“Sakit banget, Kak Elvan. Kalau sampai kena saraf, terus aku nggak bisa lagi pegang pisau bedah… aku harus gimana?”

Elvano menatapnya penuh iba, suaranya lembut.

“Bodoh… jangan khawatir, aku sendiri yang akan merawatmu. Aku juga akan pastikan orang yang melukaimu mendekam di penjara!”

Wakil direktur rumah sakit yang berdiri di dekatnya tampak mengerutkan kening.

“Pak Direktur, istri Anda sedang hamil! Luka itu sangat dalam. Kalau nggak segera ditangani, nyawa istri dan anak Anda nggak akan tertolong!”

Namun, yang kudapat hanyalah tatapan jijik dari Elvano.

“Itu semua cuma sandiwara. Pasti dia menaruh kapas dan kantong darah di perutnya. Dia pasti sudah bersekongkol dengan perusuh itu untuk menipuku! Aku nggak akan tertipu!”

Dokter-dokter lain terdiam, tercengang sekaligus marah. Bagaimana mungkin kata-kata itu keluar dari mulut seorang direktur rumah sakit?

Dan lebih menyakitkan lagi… dia adalah suamiku, yang sudah tujuh tahun menikahiku.

Elvano mengejek dengan senyum sinis, lalu menendang perutku dengan keras dua kali.

“Kamu memang licik, Aruna! Sampai-sampai semua dokter di rumah sakit ini membelamu. Wanita kampung sepertimu memang berhati busuk! Demi merebut perhatian, kamu sampai melakukan hal sekotor ini. Seharusnya dulu aku nggak perlu menuruti nenek untuk menikahimu!”

Mendengar semua itu, aku tanpa sadar menoleh ke Maira yang terbaring di brankar. Tak salah lagi, matanya memancarkan kilasan kepuasan.

Aku masih ingat jelas… saat pisau tajam itu mengarah padaku, dia berbisik lirih, “Aruna, mau taruhan? Di hati Kak Elvan cuma ada aku. Meski kamu mati di depannya, dia nggak akan goyah sedikit pun.”

Dan nyatanya, Elvano benar-benar mempercayai tipu daya Maira.

Wakil direktur sudah tak tahan lagi, kembali ingin membelaku. Tapi aku menggeleng lemah, menghentikannya.

“Sudahlah… selamatkan dia saja.”

Aku menopang perutku yang sakit luar biasa, berusaha bangkit dan meninggalkan ruangan. Namun, begitu mengangkat kaki, rasa sakit menghantam hingga aku terjatuh berlutut lagi. Aku menggigit bibir menahan derita, perlahan-lahan merangkak keluar ICU, langkah demi langkah, meninggalkan jejak darah panjang di lantai.

Dari belakang, suara dingin Elvano terdengar menusuk telinga.

“Berhenti berakting, Aruna! Pulang sana, ganti pakaianmu, lalu kembali ke sini untuk meminta maaf pada Maira. Dia terluka karena ulahmu!”

Dulu, setiap kali dia salah paham dan lebih percaya pada Maira, aku pasti mati-matian membela diri.

Tapi kali ini… tidak lagi.

Di ambang pintu, tubuhku nyaris tak kuat menopang. Aku sempat menoleh sekali… yang kulihat hanyalah tangan Elvano dan Maira yang saling menggenggam erat.

Dengan tangan gemetar, aku melepas cincin kawin dari jariku, lalu melemparkannya ke dalam tong sampah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dewa perang jadi Pengawal Pribadi CEO
8.8
Setelah sekian lama pergi, sang jagoan tangguh bernama Xion akhirnya kembali dengan satu misi besar: menuntaskan segala dendam masa lalu dan membalas budi baik orang-orang yang pernah membantunya. Langkah pertamanya membawanya menjadi sosok pelindung di balik bayang-bayang seorang CEO wanita yang sangat cantik. Xion rela mengabdikan dirinya sebagai pengawal pribadi demi menjaga sang wanita, menghadapi rintangan berbahaya dalam dunia modern yang penuh intrik dan perebutan kekuasaan demi menegakkan keadilan pribadinya.
Sampul Novel Dikorbankan Demi Keselamatan Cintanya
9.1
Saat penculikan melanda diriku dan Elowyn—mantan kekasih suamiku—harapan muncul ketika suamiku yang berprofesi sebagai ahli negosiasi tiba di lokasi. Namun, saat penculik hanya mengizinkan satu sandera bebas, suamiku justru memilih menyelamatkan Elowyn. Dia berdalih Elowyn yang masih suci tidak akan kuat menghadapi trauma, sementara aku yang sudah berstatus istrinya dianggap sanggup bertahan. Meski aku memohon, dia tega menyerahkanku pada penculik, tanpa tahu aku sedang hamil tiga bulan.
Sampul Novel Gairah Sang Bodyguard
8.7
Venus Harristian, penyanyi pop ternama, terancam bahaya setelah menyaksikan kejahatan besar. Demi melindunginya hingga hari kesaksian di pengadilan, Dion Elang Juliandra, seorang polisi, direkrut menjadi pengawal pribadinya. Namun, kedekatan intens menumbuhkan perasaan terlarang di antara mereka. Padahal, baik Venus maupun Dion telah memiliki pasangan dan terikat janji pernikahan masing-masing. Di tengah teror, mereka terjebak antara kesetiaan dan gairah cinta yang sulit tertahan.
Sampul Novel I'm Not a Gangster
9.8
Seorang pemuda desa terpaksa merantau ke kota besar demi menyambung hidup. Dengan tekad sederhana, ia bercita-cita menjadi seorang pengawal profesional. Namun, takdir justru menyeretnya ke dalam gelapnya dunia kriminal yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya. Tanpa disadari, ucapan masa lalunya menjadi kenyataan pahit yang menuntunnya menjadi sosok gangster. Kini ia terjebak dalam pusaran konflik bawah tanah yang menguji prinsip serta keberaniannya.
Sampul Novel Jebakan Utang Mafia
8.8
Evelyn Rossi terjebak utang warisan kakeknya pada Riccardo Valentini, pemimpin Kartel La Sanguina yang kejam. Bekerja di kedai pizza yang menjadi kedok transaksi ilegal, Evelyn menjadi target obsesi sang mafia. Meski sempat kabur dan dilindungi bos mafia Rusia, Nikolai Volkov, selama empat tahun, Riccardo akhirnya menculik Evelyn kembali. Kini, Evelyn terperangkap dalam persaingan berdarah antara Riccardo yang posesif dan Nikolai yang mencintainya secara mendalam.
Sampul Novel Jeratan Cinta Wanita Pendendam
9.3
Hidup Clarissa hancur sejak usia tujuh tahun setelah pamannya membantai ibu dan adiknya demi merampas harta warisan. Tak hanya kehilangan segalanya, ia pun harus menyaksikan ayahnya disiksa tanpa henti. Didorong dendam membara, Clarissa tumbuh menjadi anggota mafia demi membalas penderitaan keluarganya. Bersama pria yang dicintainya, ia menyusun rencana untuk menghancurkan sang paman. Akankah Clarissa berhasil membebaskan ayahnya dan menuntaskan misi balas dendamnya?