Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang Melintasi Waktu

Cinta yang Melintasi Waktu

Sepuluh tahun pernikahan Lestari diwarnai kebencian Atmaja yang berduka atas kematian cinta pertamanya. Namun saat kebakaran melanda, Atmaja justru tewas demi menyelamatkan Lestari, meninggalkan penyesalan mendalam bagi semua orang. Didorong rasa bersalah dan keputusasaan, Lestari melompat dari Menara Bintang dan terbangun di masa sepuluh tahun lalu. Di kehidupan kedua ini, ia bertekad mengakhiri hubungannya dengan Atmaja demi mencegah tragedi masa depan dan mengabulkan keinginan semua orang.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kepedulian Budi dan Amina yang tulus menimbulkan seberkas kesedihan di hatiku.

Setelah orang tuaku meninggal di medan perang, aku menjadi yatim piatu. Budi dan Amina bukan hanya membesarkanku, tetapi juga memberiku kasih sayang dan segalanya. Selama ini, aku selalu bersikap patuh. Namun, kali ini, aku malah harus menentang keinginan mereka.

Aku menatap mereka dan berkata dengan sungguh-sungguh, "Tuan, Nyonya, aku tidak akan menikah dengan Kak Atmaja. Besok, aku akan pergi ke Jadur. Mulai sekarang, aku tidak akan lagi melayani kalian. Kalian harus jaga diri kalian baik-baik."

Amina tertegun, lalu seketika merasa cemas. "Orang tuamu sudah gugur di medan perang. Kamu tumbuh besar bersama kami. Kediaman ini adalah rumahmu. Kalau kamu mau pergi sekarang, kamu bisa pergi ke mana? Apa Atmaja menindasmu demi gadis bernama Intan itu, makanya kamu tidak mau menikah dengannya?"

"Jangan berpikir begitu. Dia sebenarnya menaruh perasaan padamu. Kalau tidak, dia tidak akan pertaruhkan nyawanya untuk menyelamatkanmu sampai dua kali. Setiap kamu ulang tahun, dia selalu pergi cari berbagai macam harta karun dari jauh-jauh hari."

"Aku tahu kamu juga menyukai Atmaja. Demi dia, kamu belajar memasak. Setiap hari, kamu memijat titik-titik akupunktur untuk meredakan nyeri tangannya. Kalau kalian menikah, hidup kalian akan sangat bahagia!"

"Lagi pula, gadis bernama Intan itu sebenarnya adalah orang jahat. Kita tidak boleh biarkan rencananya berhasil. Kamu tidak boleh pergi cuma karena merajuk!"

Di kehidupan lampau, mereka juga menasihatiku seperti ini. Pada akhirnya, aku kehilangan suamiku, sedangkan mereka kehilangan putra mereka. Semua orang menyesalinya seumur hidup.

Aku menyeka air mata Amina dengan lembut, lalu menjelaskan dengan pelan, "Nyonya Amina, sesuatu yang dipaksakan itu tidak akan membahagiakan. Orang yang disukai Kak Atmaja bukan aku. Aku tidak seharusnya memaksanya menikahiku."

"Semalam, aku bermimpi. Di dalam mimpi, aku dan dia sudah menikah, tapi dia tidak mau bertemu denganku. Dia bekerja keras setiap hari sehingga kesehatannya menjadi buruk. Dia menolak makan bubur yang kubuatkan untuknya, juga menolak menerima perawatanku waktu sakit."

"Dia bilang, penderitaan yang kutimbulkan untuknya jauh lebih banyak daripada kebahagiaan. Bahkan demi menolongku, dia akhirnya meninggal di usia 30 tahun."

Saat berbicara sampai di sini, hatiku terasa begitu sakit hingga aku sulit bernapas.

Amina tertegun. "Ini .... Tapi, ini cuma mimpi, Nak. Atmaja tidak akan begitu."

Aku menahan keinginan untuk menangis dan memaksakan seulas senyum.

"Tuan, Nyonya, mimpi itu pertanda. Aku rasa, dia tidak harus menikah denganku, kami tidak perlu menjadi suami istri. Yang penting, aku mau dia panjang umur. Lagi pula, meskipun dia berstatus tinggi, ada banyak hal yang tidak bisa dia lakukan sesuai keinginannya sendiri. Tapi setidaknya dalam urusan pernikahan, sudah seharusnya dia sendiri yang memutuskannya."

Aku berlutut dan bersujud tiga kali.

"Aku sudah dapatkan surat izin untuk meninggalkan kota ini. Aku harap Tuan dan Nyonya kabulkan permintaanku. Aku tidak akan pernah melupakan kebaikan kalian kepadaku dan pasti akan membalas budi kalian dengan segenap kekuatanku."

Budi menggigit bibirnya dan memapahku untuk berdiri. Sementara itu, Amina menyeka air matanya dan mengeluarkan setumpuk uang kertas, lalu menyelipkannya ke tanganku.

"Berhubung ini adalah keputusanmu, aku akan menghormatinya. Tapi ingat, tidak peduli apa pun yang terjadi, Kediaman Bangsawan Anugraha akan selalu menjadi rumahmu."

Air mataku tiba-tiba menetes. Aku memeluk Amina dan berujar, "Terima kasih, Nyonya."

Selama aku memutuskan seluruh ikatan jodohku dengan Atmaja, tragedi di kehidupan lampau tidak akan terulang. Dia akan berumur panjang, sedangkan Budi dan Amina tidak akan merasa sedih serta tersiksa hingga begitu membenciku.

Dalam kehidupan ini, semua orang akan memiliki akhir yang bahagia.

Dengan begitu, penyesalan kedua yang tertulis dalam buku catatan Atmaja seharusnya termasuk telah terpenuhi.

Aku harus memenuhi tiga penyesalannya dalam 24 jam dan masih ada satu yang harus dipenuhi. Apakah semuanya akan berjalan lancar?

Malam itu, aku pergi ke Menara Bintang. Tempat ini dipenuhi pasangan suami istri yang berharap bisa bersama selamanya.

"Lestari." Tiba-tiba, terdengar sebuah suara yang familier.

Aku menoleh dengan gembira, tetapi yang kulihat adalah raut wajah Atmaja yang muram.

Dia meraih pergelangan tanganku dan tatapannya dipenuhi marah. "Kamu tahu betul aku paling benci sama orang yang menindas orang lain dengan mengandalkan kekuasaannya. Aku cuma tidak mengantarmu pulang, tapi kamu malah menghasut orang tuaku untuk pergi memaki Intan. Sekarang, dia begitu sedih sampai menenggak racun untuk bunuh diri. Apa kamu sudah puas?"

Pergelangan tanganku terasa sangat sakit, seolah-olah dia ingin mematahkannya. Wajahku juga memucat.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Thousand Tears of Sword
8.8
Benua terkutuk kini menjadi neraka akibat perdagangan manusia dan penindasan kejam bagi yang lemah. Demi mengakhiri penderitaan ini, para dewa mengutus Dewi Kematian untuk membasmi kejahatan di sana. Namun, sebuah insiden fatal saat turun ke bumi melenyapkan seluruh kekuatannya. Sang dewi justru terlahir kembali sebagai gadis kecil bernama Hua Hua. Mampukah ia menjalankan misi sucinya dan menyelamatkan mereka yang tertindas tanpa kekuatan dewa?
Sampul Novel Bos Setan Idaman
9.0
Kehidupan Dita berubah drastis setelah takdir mempertemukannya dengan Raga, sosok pria misterius yang ternyata merupakan jelmaan setan. Meski Raga dikenal sangat pendiam dan irit bicara, ia kerap menunjukkan sisi manis yang tak terduga kepada Dita. Ketegangan muncul saat sang bos tiba-tiba menyatakan perasaan cintanya secara terang-terangan. Dita yang terkejut menganggap pengakuan itu hanyalah bualan belaka, meski kini nasibnya terikat pada pria tersebut.
Sampul Novel Bukan Rahim Istriku
7.9
Aryo terjebak dalam perselingkuhan dengan seorang wanita hingga berujung pada kehamilan. Karena dihantui rasa takut akan kehilangan sang istri tercinta, ia nekat melakukan tindakan di luar nalar dengan memindahkan janin selingkuhannya ke dalam rahim istrinya sendiri. Keputusan fatal ini memicu berbagai komplikasi dan konflik batin yang hebat, yang mengancam keutuhan rumah tangga mereka serta menghadirkan penderitaan panjang dalam kehidupan pernikahan mereka.
Sampul Novel Jadikan Aku Budakmu, Nona
9.7
Pasca bebas dari penjara, Jade mewarisi sebuah rumah tua milik kakeknya yang misterius. Di sana, ia menemukan lukisan kuno seorang wanita yang sangat memikat. Meski awalnya berniat menjual karya seni itu demi uang, rencana Jade berubah drastis saat sosok wanita di dalam bingkai tersebut mendadak bangkit menjadi nyata. Bukannya mendapat harta, Jade justru terjebak dalam nasib kelam karena sang wanita menuntutnya menjadi budak darah abadi.
Sampul Novel Nona Hujan, Cobalah Diriku!
8.4
Akibat dosa masa lalu, Kerajaan Meng didera kekeringan hebat selama puluhan tahun. Di tengah penderitaan rakyat, Putra Mahkota Li Yun Zhu mencari cara menyelamatkan negerinya. Harapan muncul pada sosok Su Yu Er dari Suku Chang'o yang konon mampu mendatangkan hujan. Namun, Yun Zhu terjebak dilema besar. Ia harus memohon bantuan kepada keturunan bangsa yang pernah dibantai keluarganya sendiri. Akankah dendam lama menghalangi keselamatan seluruh kerajaan?
Sampul Novel Sang Luna yang Ditolak Alpha: Mengandung Anak Musuhnya
9.6
Alpha Kaelan mengkhianatiku demi Lyra. Aku dipaksa mengaku dinodai dan membesarkan anak haram wanita itu sebagai milikku. Saat aku mengandung buah hati kami, Kaelan justru menyuruhku menggugurkannya agar tidak membebani Lyra. Kekejaman memuncak saat ibunya mengurungku hingga aku keguguran. Di titik nadir ini, cintaku musnah. Aku pun mengeluarkan lolongan suci, memanggil keluarga kerajaanku dari Klan Taring Putih untuk menjemput putri mereka yang hancur.