Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang Melintasi Waktu

Cinta yang Melintasi Waktu

Sepuluh tahun pernikahan Lestari diwarnai kebencian Atmaja yang berduka atas kematian cinta pertamanya. Namun saat kebakaran melanda, Atmaja justru tewas demi menyelamatkan Lestari, meninggalkan penyesalan mendalam bagi semua orang. Didorong rasa bersalah dan keputusasaan, Lestari melompat dari Menara Bintang dan terbangun di masa sepuluh tahun lalu. Di kehidupan kedua ini, ia bertekad mengakhiri hubungannya dengan Atmaja demi mencegah tragedi masa depan dan mengabulkan keinginan semua orang.
Bab
Bagikan

Bab 4

Di kehidupan lampau, karena aku menikah dengan Atmaja, Intan tidak dapat menerimanya. Sebulan setelahnya, dia pun mengakhiri hidupnya dengan meminum racun sihir.

Atmaja tidak dapat menemukan darah yang sesuai untuk menawarkan racun sihir itu. Jadi, dia hanya bisa menyaksikan Intan meninggal tanpa daya. Gara-gara hal ini, dia pun sepenuhnya membenciku sampai ajalnya.

Namun, di kehidupan ini, aku tidak menikah dengannya. Kenapa Intan tetap bunuh diri?

Sebelumnya, aku masih memikirkan bagaimana aku bisa mewujudkan permintaan ketiganya. Sekarang, kesempatannya tiba juga.

Aku menatapnya dan bertanya, "Jadi, kamu datang untuk mengambil darahku supaya bisa tawarkan racunnya?"

Setelah mendengar pertanyaanku, Atmaja tertegun, seolah-olah tidak menyangka aku akan berkata begitu. Dia pun berbicara dengan lebih dingin lagi, "Kamu pikir aku tidak berani? Kamu sudah sebabkan Intan dihina dan minum racun. Kamu memang seharusnya menebus dosamu."

Kemudian, Atmaja menyeretku pergi ke tempat tinggal Intan.

Intan sedang terbaring sekarat di tempat tidur. Tabib mengeluarkan belati dan mengiris lenganku. Rasa sakit menusuk itu membuatku meringis kesakitan.

Tabib berseru gembira, "Racunnya bereaksi. Darah Nona ini memang cocok. Tapi, untuk menyelamatkannya, kita perlu darah jantung Nona ini. Hanya saja, entah apakah tubuh Nona ini sanggup menanggungnya atau tidak?"

"Tidak bisa!" Ekspresi Atmaja berubah drastis. Dia menyahut dengan kening berkerut, "Orang yang diambil darah jantungnya setara dengan kehilangan separuh nyawanya. Dia tidak akan sanggup. Bagaimana dengan darah lainnya?"

Tabib itu merasa sangat serbasalah. "Darah lainnya tidak akan terlalu berpengaruh. Kalau Tuan tidak setuju, yang bisa dilakukan adalah mempersiapkan hati. Nona yang darah jantungnya diambil tidak akan meninggal, tapi Nona yang terkena racun sihir pasti meninggal."

Atmaja mengerutkan bibir tipisnya. Tatapannya tertuju pada Intan.

Aku melihat kesedihan Atmaja dan menatap tabib itu sambil berkata, "Aku bersedia menyelamatkannya. Ambil saja."

Tabib itu menatap Atmaja. "Tapi, itu akan sangat merusak kesehatanmu."

Aku tersenyum. "Tidak apa-apa. Aku cuma perlu pulihkan diri. Menyelamatkan orang lebih penting."

Atmaja menatapku lekat-lekat. Akhirnya, dia merobek ujung jubah putihnya dengan kening berkerut, lalu menutupi mataku. "Anggap saja aku berutang budi padamu. Aku pasti akan membalas budimu."

Setelah dia pergi, tabib mulai mengambil darahku. Pisau itu menancap ke dagingku dan rasa sakitnya makin hebat seiring dengan setiap tusukan.

Aku tiba-tiba teringat masa laluku dengan Atmaja. Orang tuaku meninggal saat aku berumur delapan tahun. Ketika anak-anak keluarga bangsawan lain mengejekku tidak memiliki orang tua dan tidak memiliki dukungan, Atmaja membelaku dengan memukul mereka hingga mereka kabur, lalu mengelus kepalaku.

"Jangan takut. Aku akan melindungimu."

Atmaja benar-benar menepati janjinya. Sebelum mengembuskan napas terakhir, dia selalu melindungiku.

Aku tidak mungkin berhenti mencintainya. Namun, aku tahu bahwa sejak terlahir kembali, aku harus memutus ikatan jodohku dengannya meskipun harus mengorbankan segalanya.

Ketika darah jantungku diambil, darah hangat juga tidak berhenti mengalir dari sudut mulutku. Aku pingsan karena kesakitan, lalu samar-samar teringat kata-kata terakhir Atmaja dari kehidupan lampau.

"Lestari, alangkah baiknya apabila aku tidak bertemu denganmu di kehidupan ini ...."

Air mataku menetes dan aku tersenyum lemah. "Kak Atmaja, aku tidak akan mengganggumu lagi di kehidupan ini."

Ketika aku tersadar, langit sudah terang. Aku ditempatkan di kamar sebelah. Rasa sakit yang luar biasa menjalar dari dadaku. Tidak ada orang di sekitarku, sedangkan tubuhku terasa tidak bertenaga dan tak bisa digerakkan.

Aku melihat ke luar jendela. Ini telah menjelang siang dan sudah saatnya aku pergi.

Obrolan para pelayan terdengar dari luar.

"Semalam ada hujan meteor yang hanya terjadi sekali dalam seabad. Apa kalian melihatnya?"

"Iya, indah sekali! Dengar-dengar, pasangan yang menyaksikannya bersama dapat hidup bersama sampai tua!"

Mendengarkan suara puas mereka, aku mau tak mau merasa menyesal. Sayang sekali, aku melewatkan hujan meteor yang begitu indah.

Tak lama kemudian, Atmaja membuka pintu dengan membawa semangkuk makanan. Itu adalah makanan kesukaanku semasa kecil, sup makanan laut yang dimasak juru masak istana.

Aku tertegun untuk sesaat. Aku tidak menyangka dia masih mengingatnya.

Atmaja menatapku dan berbicara dengan suara lembut yang sudah lama tidak kudengar, "Dadamu masih sakit? Apa perlu diperiksa tabib? Dia sudah terlepas dari bahaya berkat kamu."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel A Thousand Tears of Sword
8.8
Benua terkutuk kini menjadi neraka akibat perdagangan manusia dan penindasan kejam bagi yang lemah. Demi mengakhiri penderitaan ini, para dewa mengutus Dewi Kematian untuk membasmi kejahatan di sana. Namun, sebuah insiden fatal saat turun ke bumi melenyapkan seluruh kekuatannya. Sang dewi justru terlahir kembali sebagai gadis kecil bernama Hua Hua. Mampukah ia menjalankan misi sucinya dan menyelamatkan mereka yang tertindas tanpa kekuatan dewa?
Sampul Novel Bos Setan Idaman
9.0
Kehidupan Dita berubah drastis setelah takdir mempertemukannya dengan Raga, sosok pria misterius yang ternyata merupakan jelmaan setan. Meski Raga dikenal sangat pendiam dan irit bicara, ia kerap menunjukkan sisi manis yang tak terduga kepada Dita. Ketegangan muncul saat sang bos tiba-tiba menyatakan perasaan cintanya secara terang-terangan. Dita yang terkejut menganggap pengakuan itu hanyalah bualan belaka, meski kini nasibnya terikat pada pria tersebut.
Sampul Novel Bukan Rahim Istriku
7.9
Aryo terjebak dalam perselingkuhan dengan seorang wanita hingga berujung pada kehamilan. Karena dihantui rasa takut akan kehilangan sang istri tercinta, ia nekat melakukan tindakan di luar nalar dengan memindahkan janin selingkuhannya ke dalam rahim istrinya sendiri. Keputusan fatal ini memicu berbagai komplikasi dan konflik batin yang hebat, yang mengancam keutuhan rumah tangga mereka serta menghadirkan penderitaan panjang dalam kehidupan pernikahan mereka.
Sampul Novel Jadikan Aku Budakmu, Nona
9.7
Pasca bebas dari penjara, Jade mewarisi sebuah rumah tua milik kakeknya yang misterius. Di sana, ia menemukan lukisan kuno seorang wanita yang sangat memikat. Meski awalnya berniat menjual karya seni itu demi uang, rencana Jade berubah drastis saat sosok wanita di dalam bingkai tersebut mendadak bangkit menjadi nyata. Bukannya mendapat harta, Jade justru terjebak dalam nasib kelam karena sang wanita menuntutnya menjadi budak darah abadi.
Sampul Novel Nona Hujan, Cobalah Diriku!
8.4
Akibat dosa masa lalu, Kerajaan Meng didera kekeringan hebat selama puluhan tahun. Di tengah penderitaan rakyat, Putra Mahkota Li Yun Zhu mencari cara menyelamatkan negerinya. Harapan muncul pada sosok Su Yu Er dari Suku Chang'o yang konon mampu mendatangkan hujan. Namun, Yun Zhu terjebak dilema besar. Ia harus memohon bantuan kepada keturunan bangsa yang pernah dibantai keluarganya sendiri. Akankah dendam lama menghalangi keselamatan seluruh kerajaan?
Sampul Novel Sang Luna yang Ditolak Alpha: Mengandung Anak Musuhnya
9.6
Alpha Kaelan mengkhianatiku demi Lyra. Aku dipaksa mengaku dinodai dan membesarkan anak haram wanita itu sebagai milikku. Saat aku mengandung buah hati kami, Kaelan justru menyuruhku menggugurkannya agar tidak membebani Lyra. Kekejaman memuncak saat ibunya mengurungku hingga aku keguguran. Di titik nadir ini, cintaku musnah. Aku pun mengeluarkan lolongan suci, memanggil keluarga kerajaanku dari Klan Taring Putih untuk menjemput putri mereka yang hancur.