Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta yang Kukira Abadi, Ternyata Ilusi

Cinta yang Kukira Abadi, Ternyata Ilusi

Tiga belas tahun membina hubungan sejak masa sekolah hingga pernikahan, Valen rela menentang keluarganya sendiri demi memberikan sebuah perusahaan publik kepada sang suami. Namun, ilusi pernikahan bahagia itu hancur saat sebuah buku catatan usang jatuh dari laci rahasia. Di dalamnya tertulis kalimat menyakitkan bahwa suaminya sangat muak dengannya. Valen akhirnya menyadari cinta sejati yang ia percayai hanyalah dusta. Kini, ia mulai mempertanyakan ketulusan suaminya, termasuk motif di balik kepemilikan perusahaan tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 2

Zeon langsung panik dan buru-buru menjelaskan, "Aku ... aku terlalu khawatir karena kamu sakit. Di kulkas cuma ada talas. Semua ini salahku, aku sampai kehilangan akal karena cemas."

"Maaf ya, Valen. Sekarang aku antar kamu ke rumah sakit."

Aku menatapnya datar, tanpa berkata apa-apa. Hingga akhirnya, dua pesan masuk ke ponselku.

[ Bubur talas itu pasti sudah kamu makan, 'kan? Ya, kamu secinta itu sama Zeon, bahkan kalau alergi pun pasti kamu tetap makan. ]

[ Terus terang saja, bubur talas itu kesukaanku. Zeon sudah kebiasaan masakin itu buatku. Kamu nggak akan pernah menang dari aku. ]

Aku tertawa pelan. Pria baik-baik susah dicari, pria berengsek berseliweran di mana-mana. Siapa juga yang mau rebutan sama kamu?

Sejak hari itu, Zeon mulai jarang bertemu Kimmy. Hampir setiap malam, dia pulang ke rumah. Kadang bahkan dia sendiri yang turun tangan masak untukku.

Sementara itu, aku justru makin dingin terhadapnya. Aku baru tersenyum saat dia mengalihkan sebagian saham perusahaan ke namaku.

Perlahan-lahan, perusahaan mulai mengalami masalah. Zeon pun mulai kembali sering tak pulang malam.

Sampai akhirnya, aku menerima telepon dari sekretarisnya. "Bu, Pak Zeon pingsan di kantor. Sekarang dia dirawat di rumah sakit. Dia terus memanggil-manggil nama Ibu. Tolong datang sebentar, ya!"

Suara sang sekretaris terdengar cemas. Aku menyetujuinya, lalu berpikir sejenak.

Aku mengeluarkan sup ayam yang pernah dimasak Zeon seminggu lalu dari kulkas dan menghangatkannya, lalu menuangnya ke dalam termos makanan. Tidak sopan rasanya kalau menjenguk orang sakit tanpa membawa apa pun.

Namun begitu sampai di depan pintu kamar rawat, sekretaris yang tadi panik itu mendadak berubah. Bahkan, dia mengangkat tangan untuk menghalangiku masuk.

Aku agak heran, lalu sedikit memiringkan kepala dan bertanya, "Ada apa?"

Wajahnya memerah dan bingung mencari alasan. Padahal, dari kaca kecil di pintu itu, aku sudah melihat semuanya dengan jelas. Zeon sudah sadar dan Kimmy sedang memeluknya dengan erat.

Sahabat dekat Zeon berkata, "Kamu nggak tahu seberapa khawatirnya Kimmy sama kamu. Dia menangis sampai matanya bengkak. Aku saja nggak tega melihatnya."

Aku diam-diam mengeluarkan kamera dan mulai merekam.

Zeon tersenyum lembut sambil mengusap puncak kepala Kimmy dengan manja. "Aku nggak apa-apa. Sudah ya, jangan nangis."

Setelah bermesraan cukup lama, barulah keduanya berpisah. "Aku nggak peduli, kamu harus ganti rugi!" Kimmy mulai manja-manjaan lagi. "Kamu mau ganti rugi apa?" tanya Zeon.

Tatapan Kimmy turun perlahan dan berhenti pada pergelangan tangan kiri Zeon. Di tangannya terdapat seutas tali merah. Dengan ujung jarinya, Kimmy menunjuk sambil berkata, "Aku mau tali merah itu."

Jantungku langsung tercekat.

Itu adalah tali yang diminta Zeon dengan paksa dari tanganku saat melamarku. Itu milikku. Katanya dulu, tali itu adalah simbol cinta kami. Selama simbol itu ada, cinta kami juga akan tetap ada.

Namun detik berikutnya, Zeon hanya melirik sekilas, lalu melepaskannya begitu saja dari pergelangan tangannya dan menyerahkannya ke Kimmy. "Cuma barang murah begini. Kalau kamu suka, ambil saja. Nanti aku beliin kamu beberapa tas lagi, biar senang."

Kimmy menerimanya dengan gembira, meski tampak sedikit jijik saat menyimpannya ke dalam tasnya.

Aku menghapus air mata dan menelan anyir darah yang naik ke tenggorokanku, lalu menutup kembali kamera. Setelah itu, aku menyerahkan termos sup ke sekretaris, lalu pergi.

Setelah Kimmy meninggalkan rumah sakit, Zeon menatap kamar rawat yang terasa begitu kosong. Kemudian dia berkata, "Lina, tolong telepon Valen. Bilang aku di rumah sakit dan ingin minum sup yang dia masak sendiri."

Lina teringat pesan dari Kimmy sebelum pergi. Apa pun yang diberikan Valen untuk Zeon, dia harus mengatakan bahwa benda itu dibawakan oleh Kimmy. Dengan keringat dingin di pelipisnya, Lina masuk ke kamar rawat.

"Pak Zeon, kalau soal sup, di sini ada sup ayam buatan Nona Kimmy. Bagaimana menurut Bapak?"

Entah mengapa, hati Zeon mendadak terasa sesak dan gelisah. Sudah dua hari dia tidak pulang, juga tidak menelepon atau mengirimkan pesan pada Valen. Apa Valen benar-benar tidak khawatir sama sekali?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel CRAZY RICH MENIKAHI GADIS POLOS
8.8
Havva, gadis 17 tahun asal desa kecil di Ankara, terpaksa menikahi Irlan demi membiayai pengobatan ibunya dan meringankan beban ayahnya. Irlan yang kaya raya jatuh hati pada kecantikan alami Havva saat berlibur di penginapan tempat ayah Havva bekerja. Namun, pernikahan ini menjadi mimpi buruk karena Irlan sudah beristri. Bilqis, sang istri pertama yang modis dan sinis, terus mengintimidasi Havva. Mampukah gadis polos ini bertahan di tengah tekanan istri tua?
Sampul Novel Dia Tidak Tahu Identitas Istrinya Sampai Mereka Bercerai
8.5
Lima tahun silam, Bettina Rowe menyelamatkan nyawa Asher Lambert hingga ia kehilangan kemampuan untuk mengandung. Karena Asher mengaku enggan memiliki keturunan, Bettina terkejut saat suaminya mendadak ingin menggunakan jasa ibu pengganti. Asher memilih Betsy Sugden, mahasiswi yang berwajah mirip Bettina, demi mendapatkan ahli waris. Tanpa Asher sadari, Bettina sudah membulatkan tekad untuk bercerai tepat saat rencana itu diutarakan padanya.
Sampul Novel Godaan Ranjang Sang CEO-tamat
8.0
Demi menyelamatkan ayahnya dari kanker paru-paru, Gwen Florine terpaksa menerima tawaran Nicholas Kennedy, mantan kekasih yang meninggalkannya sepuluh tahun silam. Nich bersedia menanggung biaya operasi sebesar lima puluh ribu dolar asalkan Gwen bersedia menikahinya. Gwen setuju, namun dengan syarat pernikahan mereka hanyalah kontrak belaka. Di tengah luka lama yang belum sembuh, mampukah Gwen menjaga hatinya agar tidak kembali terjerat pesona sang CEO?
Sampul Novel Kesempatan Kedua dengan Sang Miliarder
9.2
Pasca malam yang liar, Raina terjebak dalam hubungan serius dengan Felix, seorang miliarder yang terpikat pesonanya. Namun, kebahagiaan itu sirna saat cinta pertama Felix kembali, membuat Raina dicampakkan begitu saja lewat selembar cek. Bukannya hancur, Raina justru pergi dengan senyuman. Saat takdir mempertemukan mereka lagi, Raina telah bersama pria lain. Felix yang terbakar cemburu mencoba mengejarnya kembali, bahkan rela mengantre demi mendapatkan hati sang mantan.
Sampul Novel My Annoying Boss
7.9
Demi lepas dari mantan pacar yang toksik, Sina nekat mengeklaim seorang pria asing sebagai kekasih barunya di sebuah restoran. Sialnya, pria itu ternyata Abraham Prama, atasan barunya di kantor. Di sisi lain, Abraham yang terdesak tuntutan menikah dari orang tuanya melihat ini sebagai peluang. Ia pun menuntut pertanggungjawaban Sina atas sandiwara tersebut. Terjebak dalam kesepakatan tak terduga, Sina harus menghadapi tuntutan sang bos miliarder yang menyebalkan.
Sampul Novel Sangkar Emas Pernikahan
9.4
Kayla memiliki paras cantik luar biasa, namun hidupnya terasa hampa di dalam sangkar emas. Meski bersuamikan Bryan yang kaya raya dan terpandang, sifat suaminya yang sangat pelit membuat Kayla menderita lahir batin. Di tengah usahanya untuk lepas dari belenggu pernikahan yang menyiksa itu, ia bertemu dengan Kenan. Pemuda tampan dan bergelimang harta tersebut jatuh hati serta sangat memuja Kayla, menawarkan harapan baru bagi kebebasannya.