Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Pertama Mr. Eros

Cinta Pertama Mr. Eros

Hidup Agnella Wibisono hancur setelah kehilangan kesucian di masa remaja. Rasa kecewa membawanya ke dunia obat-obatan dan pergaulan bebas. Meski sempat terpuruk, dukungan orang terdekat membantunya bangkit hingga menemukan cinta yang nyaris sempurna. Namun, saat masa depan mulai tertata, sosok-sosok dari masa lalu kelamnya mendadak muncul kembali. Kini Agnella harus menghadapi trauma yang ingin ia lupakan demi mempertahankan kebahagiaan barunya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Tiga hari telah berlalu, kondisi kesehatan Nella sudah lebih baik dan ia akhirnya bisa kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Pagi ini, Ozzi si dokter bedah tampan yang jadi pujaan banyak perawat dan pasiennya... dengan setia mengantarkan sang kekasih untuk bekerja.

“Honey... ini minum dulu vitaminnya,” ucap Ozzy.

Dengan patuh Nella membuka mulutnya agar Ozzy lebih mudah memasukkan pil kecil pahit yang tak ia sukai.

Tentu saja Ozzy tak akan menyia-nyiakan kesempatan ini begitu saja. Dengan sebuah kecupan di akhir adegan, mampu membuat suasana pagi itu seketika menjadi romantis bagi sepasang kekasih yang selalu tampak mesra di usia 2 tahun hubungan mereka.

“Honey, kumohon jaga kesehatanmu. Jangan memaksakan dirimu untuk bekerja terlalu keras,” ucap Ozzy sambil menatap dengan penuh cinta pada wanitanya.

Dari genggaman tangannya, Nella bisa tahu jika pria itu tak rela jika dirinya harus kembali bekerja hari ini.

Namun sebagai karyawan yang masih masuk dalam kategori karyawan baru, bolos bekerja selama 4 hari sudah sangat berlebihan bagi Nella.

Nella hanya mengangguk. Bukannya tak ingin membalas ucapan Ozzy, hanya saja Nella tahu jika ia menjawab maka pembahasan Ozzy akan semakin panjang.

“Honey, jangan lupa makan siang lalu-“ ucapan Ozzy harus terjeda, sebab Nella segera menyelanya.

“Lalu minum obatmu,” ucap Nella menirukan ucapan Ozzy yang 4 hari ini selalu menghiasi pagi, siang, dan malamnya.

Ozzy dibuat semakin gemas dengan sang kekasih yang semakin hari semakin berani menggodanya. Dicubitnya kedua pipi Nella, lalu ia tangkup dengan kedua tangannya.

Manik mata kedua muda mudi itu saling menatap. Nella bisa merasakan besarnya cinta Ozzy padanya, berbeda dengan Ozzy yang sejak 2 tahun lalu terus berharap bisa mendapatkan tatapan cinta yang tulus dari wanitanya.

Cup.

Kecupan kedua mendarat lagi di bibir yang telah dipoles dengan warna nude.

“Bee, kalau kamu cium aku terus bisa-bisa riasan aku berantakan nih,” rengek Nella.

Ozzy yang pada dasarnya sudah teramat bucin pada Nella malah menganggap rengekan sang kekasih adalah hal yang penting, yang harus ia abadikan.

Pria itu mengambil kesempatan untuk memotret Nella dengan menggunakan ponsel pintar berlogo salah satu jenis buah-buahan. Tepat ketika wanitanya sedang cemberut sembari membenarkan riasan di bibirnya yang telah dirusak oleh Ozzy.

Tak lupa si dokter tampan itu membagikan momen bahagia itu pada sosial media miliknya dengan caption yang romantis namun terkesan jenaka.

“Misi pagi ini gagal total. Misi merusak riasan kekasihku pagi ini gagal, akibatnya aku harus sabar melihat Bu-Aya di luar sana mengagumi kecantikannya. Kuatkan hambamu Ya Tuhan...”

Dan hanya menunggu beberapa saat setelah Ozzy menyelesaikan unggahannya, halaman sosial media milik pria itu kini sudah dibanjiri dengan ejekan dari sahabat dan teman-temannya.

Namun ada-ada saja tingkah pengguna dunia maya yang selalu membuat geram Ozzy ketika ia mengunggah foto sang kekasih, salah satunya adalah ketika ada salah satu akun yang mendoakan Ozzy untuk segera putus dengan Nella, sebab orang itu ingin menggantikan tempatnya.

Nella mengernyit melihat kekasihnya yang bersungut-sungut sambil memainkan gawainya.

“Ada apa bee?” tanya Nella.

Ozzy menunjukkan layar ponselnya pada Nella, membuat wanita itu menahan tawa. Sudah berulang kali ia katakan pada Ozzy untuk berhenti mengunggah foto yang hanya akan menjadi wadah bagi orang lain untuk menghina.

Tapi bagi Ozzy, mengunggah potret kemesraan dirinya dan Nella adalah salah satu cara untuk mengendurkan nyali para Bu Aya yang berkeliaran di luar sana.

Nella telah selesai dengan riasannya, di saat Ozzy masih sibuk membalas komentar netizen maha benar di sosial medianya.

Nella yang hendak berpamitan dengannya hanya bisa menghela napas melihat tingkah kekasihnya yang kini sibuk beradu argumen dengan orang yang tidak ia kenal di dunia maya.

Cup.

“Aku turun yah Bee,” pamitnya sebelum ia turun dari mobil Ozzy dan melangkah dengan anggun menuju perusahaan tempatnya bekerja.

Sebuah kecupan di pipinya menyadarkan pria itu jika baru saja ia telah menyia-nyiakan waktu berharganya bersama Nella.

Ozzy yang tertegun saat Nella mengecup pipinya baru tersadar ketika wanitanya sudah berjarak beberapa meter dari mobilnya.

Segera ia turunkan kaca jendela mobil, “Honey ... see you later,” serunya dari dalam mobil dengan senyum merekah, yang dibalas Nella hanya dengan lambaian tangan.

Interaksi pasangan bucin ini rupanya menjadi perhatian dari dua pasang mata yang sejak tadi menggeleng melihat tingkah wanita cantik yang keduanya klaim sebagai sahabatnya.

“Dorrr....”

Seru Nara dan Atala secara bersamaan dari belakang punggung Nella.

“Astaga ... Nara! Atala!” seru Nella tak kalah hebohnya.

“Kalian ngagetin aja deh ...” lanjutnya.

Sementara Nella masih mengelus dadanya, kedua sahabatnya itu malah semakin terbahak.

Ketiganya melangkah beriringan menuju sebuah gedung pencakar langit milik Zeno Group. Perusahaan konstruksi terbesar di 3 negara, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.

“Beruntung kamu udah masuk kerja lagi hari ini Nel, kalau enggak aku jamin kamu bakal merugi,” celetuk Nara.

“Rugi? Memangnya hari ini ada pembagian bonus? Aku kan kerja belum sampai sebulan juga, jadi sepertinya tak mungkin untuk dapat bonus.”

Mendapat pertanyaan dari Nella, kedua sahabatnya itu malah membuat Nella makin bingung dengan jawaban berbeda dari keduanya.

Atala menjawab dengan gelengan kepala sedangkan Nara mengangguk dengan antusiasnya.

Nella lagi-lagi menghela napasnya, “Yang benar yang mana ini?” desak Nella yang mulai penasaran dengan bonus yang dimaksud kedua sahabatnya.

“Gak ada bonus apa pun Nel,” jawab Atala.

“Ada. Bonusnya bukan berbentuk uang Nel ... tapi dalam bentuk kemakmuran bagi batin,” jawab Nara menirukan seorang narator dalam drama.

“Pemilik perusahaan yang katanya tampannya kebangetan, sudah memutuskan untuk kembali ke kantor pusat di Indonesia,” lanjut Nara.

“Memang sebelumnya pemilik perusahaan itu di mana?” tanya Nella yang mulai penasaran dengan sosok yang dipuja puji oleh Nara.

Nara hanya mengedikkan bahunya, “Entahlah, mungkin di Malaysia atau bisa juga di Singapura.”

Nella mengangguk saja, ia pikir tak penting juga baginya untuk tahu lebih banyak hal mengenai pemilik perusahaan tempatnya bekerja.

“Atau bisa juga, selama ini dia asik liburan di Hawai bersama para wanita-wanita seksi,” celetuk Nara tiba-tiba ketika ketiganya baru saja masuk ke dalam lift yang akan membawa mereka ke lantai 15 gedung itu.

Karena ucapan Nara barusan, suasana yang tadinya hening dan damai seketika menjadi menyeramkan.

Bagaimana tidak, jika yang berdiri di depan mereka adalah sosok wanita cantik dan seksi bernama Astrid. Sekertaris kesayangan pemilik perusahaan yang hanya bekerja saat sang pemilik gedung pencakar langit ini berada di Indonesia.

Sontak Nella dan Atala beralih menatap ke arah Nara.

Nella sudah memberi kode dengan meletakkan jari telunjuk di depan bibirnya sedang Atala mengedipkan matanya berkali-kali. Namun sayang Nara, si ratu gibah tak paham maksud kedua sahabatnya.

“Ada apa dengan kalian?” tanya Nara yang tak paham dengan kode dari Nella dan Atala.

“Apa kalian tidak percaya keakuratan informasiku?”

“Hemm, lihat saja nanti ... jika si bos sudah mulai bekerja di sini kalian akan percaya saat melihat banyaknya wanita yang keluar masuk ruangan si Bos, dia itu terkenal pemain wanita,” lanjut Nara dengan yakin.

Nella dan Atala hanya bisa menepuk jidat masing-masing. Terlebih ketika Astrid berdeham dan menoleh sekilas, menatap tajam pada Nara.

Nara hanya bisa menelan salivanya, wajahnya berubah pucat, telapak tangannya yang menggenggam erat lengan Nella terasa sangat dingin, tak lupa peluh yang membanjiri dahinya.

Ting ....

Pintu lift terbuka, angka di layar kecil pada dinding lift tampak angka 15.

Ketiga karyawan yang masih terhitung baru bergabung di perusahaan Zeno Group keluar sembari menunduk, sebisa mungkin menghindari tatapan dari Astrid sang sekertaris kesayangan si bos.

“Hahhhh... akhirnya bebas juga,” ujar Nella ketika mereka telah duduk di meja kerja masing-masing.

“Sekarang kita memang bebas, tapi kalau Astrid melapor ke si Bos gimana?” ucap Atala yang sukses membuat Nara makin ketakutan.

Nella yang melihat tubuh Nara bergetar karena panik mencoba menenangkan sahabatnya.

“Gak akan, karyawan banyak kok ... Nona Astrid juga tidak tahu nama kita,” ucap Nella.

Baru saja kalimat Nella berakhir, namanya sudah dipanggil oleh seorang wanita.

“Agnella!” seru Bellanca.

Bellanca atau yang sering di sapa Nona Bella oleh para karyawan Zeno Group adalah manajer tim pemasaran, atau lebih tepatnya atas langsung Nella.

“Kamu dipanggil ke ruang Presdir!” titahnya.

“A-a-ku?”

“Iya kamu!” jawab Bella ketus.

“Memangnya siapa lagi yang bernama Agnella di sini? Karyawan baru tapi sudah berani bolos bekerja lebih dari 3 hari,” ujar Bella.

Nella hanya bisa menunduk pasrah, tak berani membantah ucapan sang manajer. Pasalnya apa yang diucapkannya memang benar.

Dengan langkah gontai, wanita cantik itu berjalan menyusuri koridor lantai 45 tempat ruangan Presiden Direktur berada.

‘Bagaimana jika aku dipecat? Padahal sudah susah payah aku mendapat pekerjaan ini. Satu-satunya perusahaan yang tak menolak seseorang dengan riwayat mantan pecandu sepertiku,' batin Nella.

Tak terasa kini ia sudah berdiri di depan ruang Presdir, Astrid menatap tak suka pada Nella.

“Kamu yang bernama Agnella?” tanyanya.

Agnella mengangguk.

“Cih ... kupikir kau lebih cantik dariku,” gumam Astrid lirih.

Pintu terbuka otomatis setelah Astrid menekan satu tombol di atas meja kerjanya.

“Masuk sana, awas saja kalau kamu mengecewakan Bos,” peringat Astrid.

Nella menarik napas panjang dan dalam sebelum melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruangan. Begitu Ia melewati pintu, terdengar bunyi klik saat pintu kembali menutup otomatis.

Nella berjalan mendekati meja besar yang dibaliknya kini ada sosok pria dengan bahu yang tampak kokoh sedang bersandar di kursi singgasananya.

“Permisi Tuan, selamat pagi ...”

Hening, tak ada respon dari pria yang sedang memunggunginya.

“Saya Agnella Wibisono, apa Tuan memanggil saya? Ada yang bisa saya bantu Tuan?” tanya Nella.

Kursi berputar perlahan-lahan, lalu tampaklah wajah pria yang sangat tampan, tengah tersenyum menatap wanita yang kini mematung.

“Hai Agnella, lama tak berjumpa ...” sapanya dengan suara bariton.

Mendengar suara bariton itu menyebut namanya, membuat tubuh Nella bergetar hebat.

Refleks ia melangkah mundur saat pria tampan yang merupakan pemilik perusahaan tempatnya bekerja, beranjak dari singgasananya dan melangkah ke arahnya.

“Atau ... haruskah aku katakan yang sebenarnya? Bagaimana kabarmu setelah malam kedua kita yang luar biasa?”

Pria itu terus saja memojokkan Nella baik dengan langkahnya maupun dengan ucapannya.

“Sebenarnya aku kecewa dan marah kamu pergi begitu saja ... tapi mengingat kesalahanku di masa lalu, aku coba mengerti. Sekarang skor kita sama,” lanjutnya tanpa rasa bersalah.

Air mata Nella kembali berlinang, ucapan pria ini sungguh membuatnya muak.

Namun ia lebih muak lagi pada dirinya yang hanya bisa meneteskan air mata tanpa sanggup membalas ucapan sang pria.

‘Dasar pria sialan! Semudah itu kau mengatakan skor kita sama, setelah separuh hidupku kau buat hancur!’ maki Nella dalam hatinya.

‘Eros Zeno, aku membencimu!’ geramnya.

Namun sayang semua umpatan dan makian itu hanya bisa ia utarakan dalam hati.

Tanpa sepatah kata pun Nella bergegas berlari menuju pintu dan pergi sejauh mungkin dari jangkauan Eros.

Pria dari masa lalu yang menjadi awal hancurnya hidup Nella, Pria yang paling ingin ia lupakan, pria yang 4 hari lalu kembali membawanya ke puncak nirwana.

Ternyata, dunia ini sangat sempit. Di saat Nella sudah merasa dunianya yang kelam mulai menampakkan cahaya, di saat yang sama sumber kegelapan itu kembali.

’Harus ke mana lagi aku berlari? ‘

*****

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asa di Ujung Sajadah#bukuke-2
9.2
Dalam buku kedua trilogi Women Power Series, Jihan Khairiyah menghadapi kehancuran rumah tangga di tengah kehamilan tua. Reuni membawa petaka saat suaminya, Tommy Wiranata, terjerat CLBK dengan Diana, tetangga yang dianggap saudara sendiri. Meski Tommy berdalih hanya khilaf, Jihan menyadari pengkhianatan emosional tetaplah perselingkuhan. Kini Jihan harus memilih antara bertahan demi nafkah atau pergi demi harga diri dari lingkaran dusta yang menyakitkan.
Sampul Novel BIDADARI DALAM HIDUPKU
9.6
Dalam balutan kisah remaja yang penuh emosi, seorang pemuda harus menghadapi kerasnya realita saat ia memulai perjalanan panjang untuk menemukan keberadaan sang ibu yang telah lama hilang. Di tengah gejolak masa muda dan pencarian jati diri, ia berjuang menelusuri jejak masa lalu demi sebuah pertemuan yang sangat ia dambakan. Inilah perjuangan batin seorang anak dalam misi pencarian penuh haru untuk menyatukan kembali kepingan keluarganya yang terpisah.
Sampul Novel Cinta Sejatimu Kembali
8.7
Empat tahun membina rumah tangga dan dikaruniai seorang anak ternyata tidak cukup bagi Lina untuk memenangkan hati Rian. Meski kasih sayangnya begitu tulus, Rian tetap terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang tak pernah pudar. Keadaan kian menyakitkan saat cinta pertama suaminya itu muncul kembali ke permukaan. Menyadari dirinya tak pernah dicintai, Lina kini dihadapkan pada pilihan pahit untuk melepaskan Rian demi kebahagiaan pria tersebut.
Sampul Novel DILEMA SUAMI BAYARAN
9.6
Barra Farzan, seorang duda yang mendambakan kebahagiaan, akhirnya menikahi Astra, putri konglomerat cantik. Namun, saat resepsi pernikahan berlangsung penuh tawa, seorang wanita tiba-tiba muncul dan menampar Astra. Ia mengaku sebagai istri sah Barra yang ditinggalkan bersama anak mereka. Tuduhan pelakor pun seketika menghancurkan suasana. Rahasia gelap apa yang disembunyikan Barra? Sanggupkah mereka bertahan, atau Barra hanya akan menjadi suami bayaran?
Sampul Novel Janda Cantik Dan Psycopat Dingin
8.2
Pasca memergoki perselingkuhan sang suami, seorang wanita menolak untuk terpuruk dalam kesedihan. Alih-alih menyerah, ia menyusun rencana balas dendam yang kejam demi memberikan rasa sakit yang setimpal kepada para pengkhianat. Namun, langkahnya terhenti saat seorang pria misterius masuk ke hidupnya secara tiba-tiba. Siapa sangka, sosok tersebut adalah psikopat berdarah dingin yang terobsesi dan jatuh cinta padanya. Akankah ini membantu atau menghancurkan tujuannya?
Sampul Novel Melepas Suamiku Demi Adikku
8.9
Kehidupan rumah tangga Anisa hancur seketika saat rahasia kelam suaminya terungkap. Lelaki yang ia cintai ternyata menjalin hubungan gelap dengan adik tirinya sendiri, Laura. Pengkhianatan menyakitkan ini mencapai puncaknya ketika Laura diketahui tengah mengandung anak dari suaminya tersebut. Terjebak dalam situasi yang memilukan, Anisa terpaksa mengikhlaskan suaminya untuk menikahi Laura demi pertanggungjawaban atas perbuatan mereka di belakangnya.