Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Palsu, Luka Nyata

Cinta Palsu, Luka Nyata

Mengabaikan kedekatan Karen dengan teman masa kecilnya, aku tetap memilih untuk mengejar cintanya. Namun, keputusasaan itu dibayar mahal pada hari pertunangan kami. Saat mendengar kabar pria itu pingsan di rumah sakit, Karen tanpa ragu meninggalkanku di altar. Tragedi memuncak ketika Nenek yang berusaha mengejarnya justru tertabrak mobil hingga kehilangan nyawa. Kehilangan tragis ini menyadarkanku bahwa memaksakan hubungan yang sejak awal tidak ditakdirkan untukku hanya akan mendatangkan luka yang nyata.
Bab
Bagikan

Bab 2

Karen berjalan mendekat dari belakang. Dengan sepatu hak tingginya, dia berdiri di hadapanku dan berkata, "Peter, kamu ini kenapa? Ini bahkan bukan pertama kalinya, kenapa harus repot begini?!"

Dia melambaikan tangannya dan para pengawal pun menyeretku ke ruang perawatan. Aku dipaksa berbaring dan tak bisa bergerak. Dengan mata terbuka lebar, aku hanya bisa menyaksikan darah merah itu mengalir keluar dari tubuhku.

Di ranjang sebelah, Joven menatapku dengan wajah pucat dan berkata, "Maaf, merepotkanmu lagi."

Aku menggigit bibir erat-erat, lalu menoleh ke arahnya, "Ini yang terakhir kalinya, aku nggak akan membiarkan kalian bertindak sesuka hati lagi."

"Karen, kita putus."

Karen tidak senang dan bertanya, "Apa-apaan sih kamu? Menyelamatkan nyawa orang itu kebaikan yang tak ternilai. Kamu sudah menyelamatkannya, aku pasti akan membalasnya untukmu."

Aku tertawa sinis, menjawab, "Membalas? Karen, kamu pikir kamu itu siapa? Dewa yang baik hati?"

"Sudah kubilang, kita putus. Mulai sekarang, jangan pernah cari aku lagi!"

Aku menarik napas dalam-dalam. Rasa sakit di dada terasa menusuk. Nenek ... bahkan pemakamannya saja belum sempat kuurus!

Aku benar-benar menyesal. Aku tak mau lagi ada hubungan apapun dengan Karen.

Setelah selesai donor darah, kepalaku terasa pusing dan berat. Baru saja hendak memejamkan mata, suara langkah kaki dari luar terdengar.

"Siapa yang melapor polisi?"

Aku langsung berseru, "Aku!"

Karen menatapku tak percaya, "Peter, kamu melapor polisi?!"

Aku bangkit perlahan dan menatap polisi, berkata, "Mereka memaksaku untuk donor darah. Para dokter ini juga memalsukan tanda tanganku tanpa izin. Aku mau mereka semua bertanggung jawab atas perbuatan ini!"

Nenek sudah tiada dan jasadnya masih terbujur di kamar jenazah. Semua orang ini adalah pelakunya, aku tak akan membiarkan mereka lepas begitu saja.

Seketika, wajah Karen menjadi pucat.

Namun, orang kaya selalu punya jalan keluar. Kurang dari satu jam, dia sudah dibebaskan.

Namun kali ini, raut wajahnya masih muram.

Dia mendapat peringatan keras dan harus menandatangani perjanjian serta menulis surat permintaan maaf untukku.

Aku memegang surat itu. Ini semacam jaminan hidup bagiku. Jika dia berani macam-macam lagi, aku tak akan ragu membuatnya viral.

Keluar dari kantor polisi, Karen menatapku dengan penuh amarah, "Peter, kamu sudah berani sekarang!"

Aku menjawab santai, "Karen, aku ingatkan satu hal, kali ini hanya pelajaran kecil untukmu. Selanjutnya ... oh bukan, nggak akan ada lagi selanjutnya di antara kita."

Karen berteriak marah, "Peter, jangan sampai menyesal kamu!"

Menyesal? Yang benar saja.

Bertemu Karen adalah penyesalan terbesar dalam hidupku. Jika bisa mengulang waktu, aku tidak akan pernah berurusan dengannya lagi!

Setelah kembali ke rumah sakit, para tenaga medis yang memaksaku donor darah langsung dipecat. Pengurus rumah sakit juga meminta maaf dan memohon agar aku memaafkan mereka. Aku tak banyak bicara, hanya mengambil catatan donor darahku selama beberapa tahun terakhir, lalu pergi.

Di sana terlihat golongan darah Joven, memang benar darahnya termasuk langka.

Namun, hasil tes kesehatannya jauh lebih sehat daripada yang kukira.

Aku diam-diam mengambil foto laporan itu dan pergi mengurus pemakaman nenek. Aku menguburkan abu jenazahnya di pemakaman umum pinggiran kota.

Setelah semuanya selesai, aku kembali ke kehidupanku.

Aku punya rumah sewaan di kota. Tadinya, aku pindah ke sana karena bertunangan dengan Karen. Sekarang, semuanya sudah kembali tenang dan aku hanya ingin menjalani hidup normal seperti biasa.

Begitu selesai beres-beres, aku rebahan di kasur. Tiba-tiba, ponselku bergetar, puluhan pesan masuk. Semuanya pesan dari Karen.

"Peter, kamu seriusan?"

"Cepat kembali sekarang dan aku akan memaafkanmu!"

"Pura-pura apa sih? Bukannya hanya mau aku minta maaf? Aku bahkan sudah minta maaf, apa lagi yang kamu mau?"

"Hanya beberapa kantong darah saja, perhitungan sekali?!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Mrs. Ilona
9.7
Setelah genap berusia dua puluh lima tahun, Ilona Roselani Belvania kembali ke tanah air dengan satu ambisi: membalas kematian tragis ayahnya, Tuan Belvara. Tragedi itu tak hanya menghancurkan ekonomi keluarga, tapi juga membuat ibunya kehilangan kewarasan. Kesempatan emas muncul saat Ilona berhasil menjadi guru di sekolah elit tempat pewaris keluarga Altaresh belajar. Dendam harus dibayar tuntas, namun mampukah Ilona menyelesaikan misinya terhadap musuh sang ayah?
Sampul Novel Ipar Tercinta
8.1
Permintaan terakhir sang kakak sebelum tiada mengubah total hidup Diraya Paramitha. Dira diminta menggantikan posisi kakak perempuannya sebagai ibu bagi keponakannya sekaligus menjadi istri bagi Wira Dharmawan. Di usia yang masih muda, ia terjebak dalam tanggung jawab besar dan pernikahan mendadak. Akankah cinta tulus tumbuh di antara Dira dan Wira seiring berjalannya waktu, ataukah ikatan mereka selamanya hanya sebatas kewajiban demi sang buah hati?
Sampul Novel Istri Kontraknya Ingin Bercerai
8.2
Emalee terjebak dalam pernikahan kontrak setelah malam tak terduga dengan Jonny. Namun, ia menyadari suaminya masih mencintai masa lalunya. Saat wanita dari hati Jonny kembali, Emalee menyerah dan meminta cerai demi mengakhiri penderitaannya. Tak disangka, Jonny yang dingin justru menolak keras. Ia menegaskan bahwa Emalee adalah miliknya selamanya. Di keluarga itu, kematian adalah satu-satunya jalan keluar karena perceraian tidak pernah diizinkan.
Sampul Novel Jebakan Bidadari Rumah Sakit
8.1
Suasana sunyi di dalam ruang perawatan mendadak berubah penuh ketegangan intim saat tatapan tajam seorang pasien terasa begitu nyata menyapu tubuhku. Terbawa oleh atmosfer yang ambigu, aku memutuskan untuk melepas kancing seragam perawatku, membiarkan diri ini hanyut dalam permainan terlarang yang berbahaya. Keadaan semakin tak terkendali ketika dia merobek stokingku, melangkah jauh melampaui batas, dan menyentuh bagian terdalam diriku dalam keheningan malam rumah sakit.
Sampul Novel Kontrak Pewaris Lima Miliyar
8.0
Narendra Adipradana, miliarder dingin yang enggan menikah, terpaksa mencari pewaris demi tuntutan ayahnya. Ia menawarkan lima miliar rupiah kepada Kirana Maheswari, gadis desa yang terdesak utang, untuk mengandung anaknya melalui sebuah transaksi tanpa rasa. Namun, saat kehamilan Kirana dimulai, dinding pertahanan Narendra goyah. Akankah hubungan profesional ini berubah menjadi cinta sejati, atau justru Kirana akan pergi meninggalkan kehampaan setelah tugasnya usai?
Sampul Novel Mahasiswi dan Jebakan Klub Mewah
9.8
Demi melanjutkan pendidikan di luar negeri, seorang mahasiswi terpaksa mencari penghasilan tambahan karena himpitan biaya hidup yang tinggi. Keputusan ini menuntunnya bekerja paruh waktu di sebuah tempat hiburan malam mewah di Aurelion. Namun, sebuah peristiwa mengerikan terjadi pada suatu malam, meninggalkan trauma psikologis yang mendalam. Kini, setiap kali terbangun di kegelapan malam, bayang-bayang ketakutan dari kejadian misterius itu terus menghantui pikirannya tanpa jeda.