Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Palsu, Luka Nyata

Cinta Palsu, Luka Nyata

Mengabaikan kedekatan Karen dengan teman masa kecilnya, aku tetap memilih untuk mengejar cintanya. Namun, keputusasaan itu dibayar mahal pada hari pertunangan kami. Saat mendengar kabar pria itu pingsan di rumah sakit, Karen tanpa ragu meninggalkanku di altar. Tragedi memuncak ketika Nenek yang berusaha mengejarnya justru tertabrak mobil hingga kehilangan nyawa. Kehilangan tragis ini menyadarkanku bahwa memaksakan hubungan yang sejak awal tidak ditakdirkan untukku hanya akan mendatangkan luka yang nyata.
Bab
Bagikan

Bab 3

Melihat semua pesan itu, aku hanya bisa tertawa pahit sambil menyimpan semua tangkapan layarnya. Siapa tahu suatu hari nanti akan berguna. Setelah itu, aku langsung memblokir kontak Karen.

Tak disangka, ternyata Karen masih belum menyerah.

Keesokan harinya, aku melihatnya berdiri di depan pintu rumahku dengan Joven di sampingnya.

"Apain kalian datang?"

"Joven mau mengucapkan terima kasih padamu. Jadi, aku membawanya datang. Sudahlah Peter, jangan diperpanjang lagi masalahnya."

Hingga saat ini, Karen masih bisa mengatakannya dengan begitu enteng. Aku pun tertawa sinis dan menjawab, "Lalu kenapa? Aku harus sujud kepadanya?"

"Karen, kamu sama sekali nggak takut pada hukum? Cepat pergi dari sini atau aku akan lapor polisi!"

Karen mulai marah, "Peter!"

Tiba-tiba, akhirnya Joven buka suara, "Peter, jangan marah. Aku tahu kamu kesal karena masalah tunangan itu."

"Salahku juga, ini semua salahku. Kesehatanku memang ... yah, bagaimana pun kalau kamu marah, pukul aku saja."

Saat dia bicara, aku melihat sorot matanya penuh kesombongan dan tantangan.

Aku menatapnya, teringat semua kejadian yang lalu. Tanpa pikir panjang, aku langsung meninju wajahnya!

"Peter, kamu gila?!"

Karen langsung mendorongku ke samping dan memapah Joven.

"Kenapa? Bukannya dia yang bilang, menyuruhku pukul saja? Kamu yang malah khawatir sekarang?"

"Pergi!"

Aku menunjuk ke arah pintu, menyuruh mereka pergi. Namun, Karen malah menamparku keras-keras!

"Keterlaluan kamu!"

"Apa yang kamu mau?! Apa nenekmu tahu kamu begitu bajingan?"

"Biar kutanya padanya, apa dia yang mengajarmu menjadi orang seperti ini?!"

Rasa sakit di hati langsung menghantam begitu keras hingga aku hampir tak bisa bernapas.

"Kamu masih punya muka menyebutnya? Dia sudah meninggal! Tepat di hari pertunangan kita!"

"Karen, kalau kamu benar-benar mau menemuinya, pergi mati saja!"

Aku menarik Karen dan mendorongnya keluar!

Karen tampak marah, "Peter, sebenci-bencinya kamu padaku, nggak perlu sampai mengutuk nenekmu sendiri! Orang macam apa kamu ini? Ayo Joven, kita pergi saja! Jangan hiraukan dia!"

Karen pun pergi bersama Joven.

Aku menatap keperginan mereka sambil mengepalkan tangan erat.

Nenek meninggal karena mereka, tapi mereka masih berani datang dan membuka lukaku seperti ini!

Dasar pasangan tak tahu malu, mereka pasti akan mendapat karmanya!

Tunggu saja, aku tak akan membiarkan mereka begitu saja!

Kemudian, aku menemui beberapa teman. Begitu aku menceritakan kematian nenekku, mereka langsung naik pitam.

"Peter, kenapa baru cerita sekarang?!"

Aku tersenyum pahit, menjawab, "Mereka memaksaku donor darah, dia bahkan bisa lolos dari hukuman begitu saja. Kita nggak boleh bertindak gegabah kalau nggak punya bukti yang kuat."

Dan juga aku benar-benar lelah. Tiga tahun ini, aku sudah mengorbankan kebahagiaanku sendiri dan kehilangan nenek karena kebodohanku.

Jika bukan karena diriku, nenek tak akan pergi.

Temanku menepuk pundakku dan menghibur, "Kalau butuh bantuan, bilang saja. Kami pasti membantumu."

"Peter, sebenarnya Karen bukan siapa-siapa di keluarganya. Dia masih terlalu muda, hanya sekedar dikirim keluar untuk belajar. Kita harus pikirkan caranya baik-baik!"

Aku mengangguk dan mulai berdiskusi dengan teman-teman. Aku kenal dengan Karen, dia tak akan menyerah begitu saja. Bagi dia, aku masih kantong darahnya. Dia tak akan melepaskanku begitu saja.

Sementara itu, setelah keluar dari rumahku, Joven mencoba menyarankan, "Karen, bagaimana kalau aku bicarakan lagi dengan dia?"

"Nggak perlu, jangan hiraukan dia!"

Namun, ada rasa tidak tenang dalam hati Karen. Beberapa hari ini, dia memang tak melihat nenek Peter. Mungkinkah apa yang dikatakan Peter itu benar?

Tiba-tiba, pihak rumah sakit meneleponnya, "Halo, apakah ini keluarga Wati? Kami ingin memberitahu bahwa barang-barang peninggalan Wati tertinggal di ruang gawat darurat. Kapan bisa datang mengambilnya?"

Kepala Karen langsung berdengung, seolah tidak percaya apa yang baru saja didengarnya.

"Apa? Barang peninggalan?"

"Benar, Wati meninggal dalam kecelakaan mobil pada 6 Juli lalu. Apakah kamu anggota keluarganya?"

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B80852" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B80852
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Mrs. Ilona
9.7
Setelah genap berusia dua puluh lima tahun, Ilona Roselani Belvania kembali ke tanah air dengan satu ambisi: membalas kematian tragis ayahnya, Tuan Belvara. Tragedi itu tak hanya menghancurkan ekonomi keluarga, tapi juga membuat ibunya kehilangan kewarasan. Kesempatan emas muncul saat Ilona berhasil menjadi guru di sekolah elit tempat pewaris keluarga Altaresh belajar. Dendam harus dibayar tuntas, namun mampukah Ilona menyelesaikan misinya terhadap musuh sang ayah?
Sampul Novel Ipar Tercinta
8.1
Permintaan terakhir sang kakak sebelum tiada mengubah total hidup Diraya Paramitha. Dira diminta menggantikan posisi kakak perempuannya sebagai ibu bagi keponakannya sekaligus menjadi istri bagi Wira Dharmawan. Di usia yang masih muda, ia terjebak dalam tanggung jawab besar dan pernikahan mendadak. Akankah cinta tulus tumbuh di antara Dira dan Wira seiring berjalannya waktu, ataukah ikatan mereka selamanya hanya sebatas kewajiban demi sang buah hati?
Sampul Novel Istri Kontraknya Ingin Bercerai
8.2
Emalee terjebak dalam pernikahan kontrak setelah malam tak terduga dengan Jonny. Namun, ia menyadari suaminya masih mencintai masa lalunya. Saat wanita dari hati Jonny kembali, Emalee menyerah dan meminta cerai demi mengakhiri penderitaannya. Tak disangka, Jonny yang dingin justru menolak keras. Ia menegaskan bahwa Emalee adalah miliknya selamanya. Di keluarga itu, kematian adalah satu-satunya jalan keluar karena perceraian tidak pernah diizinkan.
Sampul Novel Jebakan Bidadari Rumah Sakit
8.1
Suasana sunyi di dalam ruang perawatan mendadak berubah penuh ketegangan intim saat tatapan tajam seorang pasien terasa begitu nyata menyapu tubuhku. Terbawa oleh atmosfer yang ambigu, aku memutuskan untuk melepas kancing seragam perawatku, membiarkan diri ini hanyut dalam permainan terlarang yang berbahaya. Keadaan semakin tak terkendali ketika dia merobek stokingku, melangkah jauh melampaui batas, dan menyentuh bagian terdalam diriku dalam keheningan malam rumah sakit.
Sampul Novel Kontrak Pewaris Lima Miliyar
8.0
Narendra Adipradana, miliarder dingin yang enggan menikah, terpaksa mencari pewaris demi tuntutan ayahnya. Ia menawarkan lima miliar rupiah kepada Kirana Maheswari, gadis desa yang terdesak utang, untuk mengandung anaknya melalui sebuah transaksi tanpa rasa. Namun, saat kehamilan Kirana dimulai, dinding pertahanan Narendra goyah. Akankah hubungan profesional ini berubah menjadi cinta sejati, atau justru Kirana akan pergi meninggalkan kehampaan setelah tugasnya usai?
Sampul Novel Mahasiswi dan Jebakan Klub Mewah
9.8
Demi melanjutkan pendidikan di luar negeri, seorang mahasiswi terpaksa mencari penghasilan tambahan karena himpitan biaya hidup yang tinggi. Keputusan ini menuntunnya bekerja paruh waktu di sebuah tempat hiburan malam mewah di Aurelion. Namun, sebuah peristiwa mengerikan terjadi pada suatu malam, meninggalkan trauma psikologis yang mendalam. Kini, setiap kali terbangun di kegelapan malam, bayang-bayang ketakutan dari kejadian misterius itu terus menghantui pikirannya tanpa jeda.