Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Palsu, Luka Nyata

Cinta Palsu, Luka Nyata

Mengabaikan kedekatan Karen dengan teman masa kecilnya, aku tetap memilih untuk mengejar cintanya. Namun, keputusasaan itu dibayar mahal pada hari pertunangan kami. Saat mendengar kabar pria itu pingsan di rumah sakit, Karen tanpa ragu meninggalkanku di altar. Tragedi memuncak ketika Nenek yang berusaha mengejarnya justru tertabrak mobil hingga kehilangan nyawa. Kehilangan tragis ini menyadarkanku bahwa memaksakan hubungan yang sejak awal tidak ditakdirkan untukku hanya akan mendatangkan luka yang nyata.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku tahu Karen sudah dekat dengan teman masa kecilnya selama belasan tahun, tapi aku tetap nekat mendekatinya.

Sampai hari pertunangan kami, Karen menerima telepon bahwa teman masa kecilnya pingsan di rumah sakit. Dia langsung meninggalkanku dan pergi.

Nenek yang melihat kejadian itu dari bawah panggung segera mengejarnya, tetapi malah tertabrak mobil. Nenek dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Saat itu aku sadar, jika memang bukan milikku, untuk apa aku memaksakannya?

Karen adalah atasanku. Sebenarnya, kami berasal dari dunia yang berbeda. Hanya karena teman masa kecilnya mengalami kecelakaan dan butuh donor darah, sementara darahku kebetulan cocok, Karen pun mulai memperhatikanku.

Saat itu aku menyelamatkan Joven, itulah pertama kalinya Karen tersenyum lembut padaku dan bertanya apa keinginanku.

Dalam keadaan setengah sadar setelah mendonorkan darah, aku spontan berkata bahwa aku ingin berpacaran dengannya.

Karen terdiam beberapa detik, lalu menyetujuinya. Hubungan kami pun berjalan selama tiga tahun.

Tahun ini, keluarganya mendesaknya untuk segera menikah. Karena tak ingin mendengarkan omelan mereka, akhirnya Karen bertunangan denganku.

Aku tahu ini hanya formalitas. Namun, tepat di saat penting ini, Joven malah pingsan.

Aku memegang tangan Karen dan berkata, "Jangan pergi, ada dokter di rumah sakit. Kalau kamu nggak menghadiri acara pertunangan kita, bagaimana aku menjalaninya sendirian?"

"Peter, jangan egois. Bisa bertunangan denganku saja itu sudah keberuntungan buat dirimu. Jangan berharap lebih!"

Dia menghempaskan tanganku dan berlari keluar, nenek pun segera mengejarnya.

"Karen! Tolong, selesaikan dulu acaranya baru pergi!"

Aku terdiam sejenak. Detik berikutnya, terdengar jeritan dari luar, "Ada orang yang tertabrak!"

Saat aku berlari keluar, mobil Karen sudah pergi dan nenek tergeletak di genangan darah, dikerumuni banyak orang.

Saat itu, aku benar-benar hancur. Aku tak bisa mendengarkan apa-apa lagi, yang terlihat hanya nenek yang terbaring diam. Hingga ambulans tiba, aku ikut didorong naik ke mobil menuju rumah sakit.

"Turut berduka cita, kami sudah berusaha semaksimal mungkin."

Ucapan dokter itu terus terngiang di telinga. Aku duduk di lorong rumah sakit sambil memegang surat kematian, merasa seperti orang bodoh.

Hingga suara dering telepon yang menusuk telinga menyadarkanku.

Itu panggilan dari Karen. Dengan nada tegas, dia memerintahkan, "Peter, kamu di mana? Cepat datang ke rumah sakit, Joven butuh darahmu!"

Aku langsung marah dan menolak mentah-mentah, "Bajingan! Karen! Kita putus, jangan datang cari muka denganku lagi!"

Telepon di seberang langsung hening, sebelum akhirnya terdengar suara dingin, "Peter, berani sekali kamu sekarang! Bukannya hanya acara tunangan? Kondisi Joven sekarat sekarang!"

"Kalau begitu biarkan dia mati saja! Sakit-sakitan setiap hari, hidupnya hanya membuang-buang waktu saja, mati pun membuang-buang lahan!"

Aku menutup telepon dengan kesal, lalu pergi ke kantor polisi.

Keluarga penabrak nenek menghubungiku untuk meminta maaf dan meminta damai. Aku tidak mau memaafkan mereka.

Pelaku sebenarnya adalah Karen dan Joven, pasangan gila yang membuatku menyesal sudah pernah terlibat dengan mereka.

Padahal aku tahu betul perasaan Karen terhadap Joven selama belasan tahun ini, tapi aku masih saja keras kepala.

Nenek, maafkan aku. Aku benar-benar menyesal.

Aku bangkit, merapikan surat kematian dan bersiap untuk mengurus pemakaman nenek. Tapi tiba-tiba, Karen datang bersama beberapa pengawal.

"Peter!"

"Tangkap dia!"

Aku langsung berlari sambil menelepon polisi. Karen memang kaya, tapi dia tak mungkin kebal hukum.

Aku tidak mau mendonorkan darah, jadi apa yang bisa dia lakukan?

Di dunia ini, bukan hanya aku yang punya golongan darah langka ini.

Kita lihat saja Karen, tanpaku, apakah teman masa kecilmu itu bisa bertahan hidup?

Namun, belum sempat aku keluar dari pintu rumah sakit, aku sudah ditangkap dan dijatuhkan ke lantai.

Para pengawal mengejar dan menahanku.

"Mau lari ke mana kamu?!"

"Mendonorkan darah untuk Pak Joven itu kehormatan untukmu! Jangan nggak tahu diri!"

Aku tak bisa lepas dari cengkeraman mereka, lalu berteriak marah, "Aku nggak mau! Kalian nggak bisa memaksaku, itu melanggar hukum! Lepaskan aku!"

"Karen, tindakanmu ini melanggar hukum, tahu nggak?!"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Mrs. Ilona
9.7
Setelah genap berusia dua puluh lima tahun, Ilona Roselani Belvania kembali ke tanah air dengan satu ambisi: membalas kematian tragis ayahnya, Tuan Belvara. Tragedi itu tak hanya menghancurkan ekonomi keluarga, tapi juga membuat ibunya kehilangan kewarasan. Kesempatan emas muncul saat Ilona berhasil menjadi guru di sekolah elit tempat pewaris keluarga Altaresh belajar. Dendam harus dibayar tuntas, namun mampukah Ilona menyelesaikan misinya terhadap musuh sang ayah?
Sampul Novel Ipar Tercinta
8.1
Permintaan terakhir sang kakak sebelum tiada mengubah total hidup Diraya Paramitha. Dira diminta menggantikan posisi kakak perempuannya sebagai ibu bagi keponakannya sekaligus menjadi istri bagi Wira Dharmawan. Di usia yang masih muda, ia terjebak dalam tanggung jawab besar dan pernikahan mendadak. Akankah cinta tulus tumbuh di antara Dira dan Wira seiring berjalannya waktu, ataukah ikatan mereka selamanya hanya sebatas kewajiban demi sang buah hati?
Sampul Novel Istri Kontraknya Ingin Bercerai
8.2
Emalee terjebak dalam pernikahan kontrak setelah malam tak terduga dengan Jonny. Namun, ia menyadari suaminya masih mencintai masa lalunya. Saat wanita dari hati Jonny kembali, Emalee menyerah dan meminta cerai demi mengakhiri penderitaannya. Tak disangka, Jonny yang dingin justru menolak keras. Ia menegaskan bahwa Emalee adalah miliknya selamanya. Di keluarga itu, kematian adalah satu-satunya jalan keluar karena perceraian tidak pernah diizinkan.
Sampul Novel Jebakan Bidadari Rumah Sakit
8.1
Suasana sunyi di dalam ruang perawatan mendadak berubah penuh ketegangan intim saat tatapan tajam seorang pasien terasa begitu nyata menyapu tubuhku. Terbawa oleh atmosfer yang ambigu, aku memutuskan untuk melepas kancing seragam perawatku, membiarkan diri ini hanyut dalam permainan terlarang yang berbahaya. Keadaan semakin tak terkendali ketika dia merobek stokingku, melangkah jauh melampaui batas, dan menyentuh bagian terdalam diriku dalam keheningan malam rumah sakit.
Sampul Novel Kontrak Pewaris Lima Miliyar
8.0
Narendra Adipradana, miliarder dingin yang enggan menikah, terpaksa mencari pewaris demi tuntutan ayahnya. Ia menawarkan lima miliar rupiah kepada Kirana Maheswari, gadis desa yang terdesak utang, untuk mengandung anaknya melalui sebuah transaksi tanpa rasa. Namun, saat kehamilan Kirana dimulai, dinding pertahanan Narendra goyah. Akankah hubungan profesional ini berubah menjadi cinta sejati, atau justru Kirana akan pergi meninggalkan kehampaan setelah tugasnya usai?
Sampul Novel Mahasiswi dan Jebakan Klub Mewah
9.8
Demi melanjutkan pendidikan di luar negeri, seorang mahasiswi terpaksa mencari penghasilan tambahan karena himpitan biaya hidup yang tinggi. Keputusan ini menuntunnya bekerja paruh waktu di sebuah tempat hiburan malam mewah di Aurelion. Namun, sebuah peristiwa mengerikan terjadi pada suatu malam, meninggalkan trauma psikologis yang mendalam. Kini, setiap kali terbangun di kegelapan malam, bayang-bayang ketakutan dari kejadian misterius itu terus menghantui pikirannya tanpa jeda.