Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Memang Begitu

Cinta Memang Begitu

Kematian tragis mengakhiri hidupku yang penuh persaingan sia-sia melawan Emma Moore, anak angkat kesayangan orang tuaku yang bahkan menerima donor retinaku dan menikahi kakak kandungku. Namun, takdir memberiku kesempatan kedua. Terlahir kembali di masa lalu, aku memutuskan untuk tidak lagi memedulikan mereka atau memperebutkan kasih sayang yang tak pernah jadi milikku. Fokus pada diri sendiri justru membuka jalan menuju babak baru yang penuh kebahagiaan tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 7

"Anak orang dalam memang beda. Duduknya harus di tengah."

"Kalau duduk bareng dia, pasti diawasi guru terus. Siapa yang tahan?"

Semua siswa segera menjauh, menyisakan aku duduk sendirian di bangku paling tengah. Aku duduk tegak, mengabaikan ejekan mereka, lalu membuka buku pelajaran dengan tenang.

Saat itulah, seseorang langsung menarik kursi dan duduk di sebelahku. Tangannya yang ramping dan indah itu terulur ke arahku.

"Hai, kamu Aubrey, 'kan? Kenalkan, aku Nathan. Boleh nggak aku duduk bareng kamu?"

Aku meliriknya dengan tanpa ekspresi. Anak ini terlihat rapi dan ramah, jelas tipe yang disukai banyak orang.

"Kamu yakin? Duduk bareng aku bisa-bisa kamu dikira anak orang dalam, lho."

Dia tertawa lepas, lalu mengedipkan matanya dan berbisik di telingaku.

"Haha, mereka nggak akan berani macam-macam. Aku ini anak kepala sekolah."

Baru saat itulah aku sadar kalau wajah Nathan memang mirip dengan kepala sekolah. Mungkin kepala sekolah khawatir aku kesulitan berbaur, jadi sengaja meminta Nathan untuk menjagaku.

Ada rasa hangat menyelimuti hatiku. Sekalipun karena permintaan kepala sekolah, aku akan berusaha menjalin hubungan baik dengan Nathan.

Setelah ujian mingguan pertama, aku membungkam semua orang yang meragukanku dengan nilai yang jauh di atas yang lain. Tak lama setelah itu, beberapa dari mereka mulai mendekat dan bertanya padaku soal pelajaran. Kehidupan SMA yang awalnya terasa berat pun perlahan jadi nyaman.

Saat akhir pekan tiba, rasanya hanya aku seorang yang tersisa di sekolah yang begitu luas. Awalnya, aku ingin belajar di perpustakaan, tetapi Nathan malah datang mengetuk pintu asramaku.

Dia dan kepala sekolah tahu aku tidak pulang saat akhir pekan. Mereka khawatir aku kesepian, jadi mereka sengaja datang mengajakku makan siang. Karena tumbuh besar di Keluarga Moore yang pilih kasih dan sering diabaikan, setiap kebaikan dari orang lain selalu terasa sangat berharga bagiku.

Kepala sekolah yang ramah, Nathan yang lucu dan mudah diajak bicara, membuatku kembali merasakan hangatnya sebuah rumah. Ternyata, di dunia ini memang ada orang yang benar-benar peduli dan memikirkan diriku.

Sejak aku masuk sekolah, aku selalu menghabiskan setiap akhir pekan bersama keluarga kepala sekolah. Beliau mengatakan bahwa tekun belajar itu memang bagus, tetapi kalau terlalu tegang malah bisa menghambat penyerapan ilmu. Sedangkan Keluarga Moore, kupikir mereka pasti hidup lebih tenang tanpa kehadiranku, bahkan mereka tak sekali pun meneleponku untuk menyuruhku pulang.

Bersama keluarga kepala sekolah, aku mulai lebih terbuka dan bisa merasakan kembali keceriaan yang seharusnya aku miliki di usiaku. Pernah suatu kali, kepala sekolah menatapku dengan penuh kasih dan berkata.

"Aku selalu ingin punya anak perempuan. Andaikan kamu anak perempuanku, pasti luar biasa."

Tak seorang pun tahu seberapa dalam kata-kata ini menyentuh hatiku. Itu karena di kehidupan sebelumnya aku pernah tanpa sengaja mendengar percakapan antara ayahku dan Emma.

"Emma, kamu punya bakat menggambar yang luar biasa. Alangkah baiknya kalau kamu yang jadi anak kandungku."

Kenangan menyakitkan itu membuat mataku kembali berkaca-kaca. Nathan langsung panik seperti cacing kepanasan. Dia buru-buru menyeka air mataku dengan lengan bajunya.

"Itu cuma bercanda kok. Aku nggak benaran mau menculikmu ke rumahku. Jangan nangis, dong."

Namun, kepala sekolah bisa menangkap perasaanku yang sebenarnya. Dia tak tahan untuk bertanya apa yang sebenarnya terjadi antara aku dan keluargaku. Setelah mendengar kisah tentang Emma, Nathan sampai melongo tak percaya.

"Orang tuamu meninggalkan anak kandung sehebat kamu demi anak angkat yang hobinya cari perhatian? Mereka kena guna-guna, ya?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 1001 hari tanpa mani
9.6
Berada di tengah kegelapan pekat bukanlah bukti bahwa seseorang memikul dosa yang tak terampuni. Kisah ini mengajak kita untuk memperluas sudut pandang dalam melihat realitas yang ada. Terkadang, kebenaran tersembunyi di balik bayangan yang kita takuti. Hanya dengan membuka mata lebih lebar, Anda dapat menyadari keberagaman fenomena serta spektrum warna yang sebenarnya terpampang nyata di hadapan Anda, menyingkap misteri yang selama ini terkunci.
Sampul Novel Hasrat Dunia Lain
8.8
Jelajahi sebuah dimensi fantasi yang menjanjikan kepuasan mendalam bagi siapa pun yang berani memasukinya. Kisah ini membawa pembaca melampaui batas realitas untuk menemukan berbagai sensasi luar biasa yang tak terbayangkan sebelumnya. Dikemas dengan narasi romansa yang intens dan menggugah, karya ini secara eksklusif ditujukan bagi pembaca dewasa yang mencari pelarian penuh gairah di dunia lain yang misterius namun memikat hati.
Sampul Novel Istri ke 96 Sang Raja Muda
9.4
Di Kerajaan Khorasan, Fatima El Sayeed hidup terasing karena fisiknya yang dianggap kurang menarik dan latar belakang ibunya. Meski dikucilkan ayahnya, ia memiliki daya imajinasi luar biasa. Suatu hari, seorang raja kejam yang gemar membunuh pasangannya memilih Fatima sebagai istri ke-96. Terinspirasi dari kisah 1001 malam, Fatima kini harus berjuang bertahan hidup melalui kemampuan bercerita demi meredam amarah sang raja gila dan menyelamatkan nyawanya sendiri.
Sampul Novel Pembalasan Dendamku terhadap Suami Pengkhianat
9.0
Setelah dikhianati hingga tewas oleh suaminya dan selingkuhannya yang berprofesi sebagai dokter, seorang ibu mendapatkan kesempatan kedua untuk kembali ke masa lalu. Ia terbangun tepat pada hari penandatanganan dokumen donor organ putrinya. Menyadari bahwa vonis mati otak sang putri hanyalah manipulasi kejam demi memberikan jantung anaknya kepada putri selingkuhan suaminya, ia bersumpah tidak akan tertipu lagi. Di kehidupan baru ini, ia siap melancarkan aksi pembalasan dendam yang dingin demi menyelamatkan putri tercintanya dan menghancurkan para pengkhianat.
Sampul Novel Pendewaan
8.8
Zen Luo, seorang bangsawan yang jatuh kasta, kini terhina sebagai budak sekaligus sasaran latihan fisik sepupunya. Namun, sebuah kecelakaan mengubah tubuhnya menjadi senjata mistis yang tak terpatahkan. Di tengah kekacauan dunia akibat persaingan antar klan, Zen bangkit membawa misi balas dendam dan ambisi besar. Dengan fisik sekuat pusaka, ia menantang para pendekar kuat demi meraih keabadian. Mampukah ia menaklukkan takdir dan menjadi legenda?
Sampul Novel Tawanan Pria Setengah Dewa
9.6
Pasca dijual oleh ibu tirinya dalam pelelangan mahal, Pandora kini terikat pada sosok pria misterius bermata spektrum. Hidupnya terjebak dalam kontrak hitam di atas putih yang penuh rahasia. Keajaiban aneh muncul saat sentuhan pria itu terasa seperti dekapan sayap lembut yang nyata. Di balik pengabdian ini, sang pria menuntut hal mustahil: Pandora harus mengandung benihnya meski ia masih perawan. Sebuah takdir rumit yang menjeratnya dalam dunia mistis.