Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Lima Belas Tahun

Cinta Lima Belas Tahun

Lima belas tahun hidup bersama Bagas Saputra selalu dipenuhi kebahagiaan, hingga kehadiran seorang wanita mengubah segalanya. Sikap Bagas mendadak asing dan ia mulai menuntut perceraian dengan berbagai cara. Meski hatinya terluka parah, sang istri tetap bertahan dan berharap suaminya akan kembali. Namun, perjuangan itu menemui batasnya saat ia akhirnya menyadari bahwa beberapa kisah cinta memang ditakdirkan untuk berakhir.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku dan Bagas Saputra telah bersama selama 15 tahun dan hubungan kami selalu penuh kebahagiaan.

Namun, semuanya berubah setelah munculnya seorang wanita.

Sifat Bagas berubah asing. Dia menggunakan berbagai cara untuk memaksaku bercerai.

Aku terus bertahan. Meskipun hati ini terluka parah, aku tetap berharap dia akan kembali padaku.

Namun akhirnya, aku tersadar.

Ada kalanya, sebuah kisah cinta memang harus berakhir.

Hari ini aku ditemani ayahku menghadiri lelang tahunan di Kota Dipa.

Lelang kali ini sangat penting, baik bagiku maupun ayah.

Sebab, barang peninggalan ibuku akan dilelang di acara kali ini.

Pemilik rumah lelang ini adalah teman lama ayah sehingga kami bisa mendapat tempat duduk di barisan paling depan. Setelah beberapa sesi berlangsung, akhirnya kalung rubi milik ibuku dikeluarkan.

"Dua miliar." Tanpa ragu, aku langsung menawarkan harga tinggi.

"Sepuluh miliar."

Beberapa detik kemudian, seseorang langsung menawar dengan harga berkali-kali lipat.

Suara itu terdengar agak familiar.

Aku menoleh dan ternyata yang menawar adalah asistennya Bagas Saputra.

Asisten itu juga melihatku, tapi tatapannya tampak gugup dan dia segera mengalihkan pandangannya.

Seorang asisten jelas tidak mungkin punya sepuluh miliar. Tawaran ini pasti dari Bagas.

Melihat ekspresi wajahnya, aku langsung paham untuk siapa kalung wanita ini akan diberikan.

Kini, wanita bernama Sari Juwita itu adalah kesayangan Bagas, bagaikan permata di hatinya.

"Bukankah itu asistennya Bagas?"

Ayah mengenalinya. "Apakah dia sedang membantumu tawar harga? Memangnya kamu nggak beri tahu dia bahwa kamu datang juga hari ini?"

Aku menggelengkan kepala.

Terakhir kali Bagas pulang ke rumah sudah lebih dari sebulan yang lalu. Kami hampir tidak pernah berbicara lagi sejak saat itu.

Bahkan jika aku memberitahunya, dia juga tidak akan peduli.

Saat melihat ekspresiku, ayah sepertinya menyadari sesuatu. Wajahnya berubah tegang, kemudian dia mengangkat papan penawaran. "Dua belas miliar."

"Dua puluh miliar."

Tanpa ragu, asistennya Bagas kembali mengangkat papan tawaran.

"Tiga puluh miliar," sahut ayahku lagi.

"Enam puluh miliar!"

Tangan ayahku bergetar seolah ingin mengangkat papan lagi, tapi akhirnya dia menyerah. Papan itu pun jatuh lemas di pangkuannya.

Perusahaan kami hanyalah bisnis kecil. Kami tidak punya uang sebanyak itu.

"Tok, tok, tok."

Tiga ketukan palu menandai akhir dari lelang tersebut.

Aku dan ayah hanya bisa menatap dengan mata terbuka lebar saat barang peninggalan ibuku dikembalikan ke dalam kotaknya dan dibawa pergi.

Lelang selanjutnya pun tidak lagi menarik perhatian kami.

Begitu acara selesai, aku langsung berdiri dan berjalan menuju asistennya Bagas.

"Pak Toni," panggilku.

Toni berhenti melangkah, lalu berbalik menatapku.

"Kenapa kamu bisa datang ke acara lelang ini?" tanyaku pada Toni.

Aku masih menyimpan secuil harapan dalam hatiku.

Mungkin saja bukan Bagas yang menyuruhnya datang.

Sebelum Toni sempat menjawab, terdengar suara riang dari lantai atas, "Nona Lina, dia menemaniku datang."

Aku mendongak dan melihat seorang gadis turun dari tangga. Dia mengenakan gaun berwarna merah muda dengan tali di leher.

Wajahnya yang bulat imut dan putih halus itu dilapisi riasan lucu, mengikuti tren yang sedang populer. Tubuhnya tidak terlalu tinggi, tapi justru terlihat mungil dan menggemaskan.

Inilah tipe wanita yang disukai Bagas saat ini.

Demi dia, Bagas bersikeras memaksaku untuk bercerai.

Lantai atas adalah ruang VIP, tempat yang hanya bisa diakses oleh orang-orang yang punya cukup uang dan status.

Sebagai istrinya Bagas, aku tidak punya kualifikasi yang cukup untuk bisa berada di sana. Lucunya, Sari bisa.

Sari berjalan menghampiriku dengan wajah yang berpura-pura polos dan tak berdosa.

"Kak Bagas tahu aku suka kalung rubi ini, tapi dia sedang sibuk urusan bisnis di luar kota dan nggak bisa pulang, jadi dia menyuruh Pak Toni untuk menemani aku ke sini," ujar Sari dengan nada manis dan alis sedikit terangkat. "Aku nggak menyangka Nona Lina juga suka kalung ini."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cincin Kawin Berukir Nama Lain
8.6
Tujuh tahun aku diperbudak sebagai penulis bayangan untuk Zara, adik angkatku, atas perintah Permadi. Puncaknya, suamiku itu tega mencurangi penghargaanku demi Zara yang hamil. Saat kutemukan nama Zara di cincin nikahku, sadarlah aku hanya alat. Aku pun memalsukan kematian dalam kecelakaan pesawat untuk membalas dendam. Saat Permadi mencari jasadku, video plagiarisme Zara tersebar luas. Dari kejauhan, aku tertawa melihat kehancuran mereka dengan identitas baru.
Sampul Novel Cinta Romantis Bagaikan Buih
7.8
Keputusan bulat diambil oleh Chinta Luna untuk menanggalkan nama lamanya. Di hadapan petugas, ia menegaskan niat berganti nama menjadi Cahya Arjuna, yang berarti cahaya dalam perjalanan jauh. Meski diperingatkan tentang rumitnya mengurus ulang ijazah, kartu identitas, hingga paspor, Chinta tidak goyah sedikit pun. Kisah modern dalam novel romantis Cinta Romantis Bagaikan Buih ini menyoroti langkah berani sang tokoh utama.
Sampul Novel Istri pengganti Tuan Bramasta
9.6
Pelita Abadisyara terjebak dalam situasi pelik saat dirinya dipaksa menikahi Bramasta Prayoga, pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya. Tragedi kecelakaan yang menimpa Anggun, sang kakak tiri, mengubah segalanya dalam sekejap. Tanpa pilihan lain, Pelita harus menggantikan posisi Anggun di pelaminan demi memenuhi tuntutan keluarga. Kehidupan pernikahan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya kini dimulai bersama sosok pria yang asing baginya.
Sampul Novel ISTRI TERCINTA BOS BESAR
9.7
Elitta kehilangan segalanya karena Vivian, mulai dari kekasih hingga perhatian ayahnya. Saat pertunangannya hancur, sang ayah memaksanya menikahi pria yang dikira miskin. Vivian merasa menang, namun ia terkejut saat mengetahui suami Elitta adalah Vito Vincent Ravello, CEO Sunmart sekaligus mantan kekasih yang dulu ia campakkan. Kini Vivian berambisi merebut Vito kembali. Akankah Elitta mampu mempertahankan rumah tangga dan pria yang ia cintai dari gangguan Vivian?
Sampul Novel Perempuan Bersuami Tiga
8.1
Maya terjebak dalam dilema besar setelah diam-diam menikahi tiga pria sekaligus. Berawal dari kegagalan pernikahan pertama akibat konflik kepribadian, ia justru mencari pelarian hingga terjerat kebohongan yang kian rumit. Namun, rahasia ini mulai terendus saat para suami merasa ada yang janggal. Ketika kebenaran terungkap, Maya harus menghadapi konsekuensi fatal dari ketidakjujurannya. Ia pun dipaksa menentukan arah hidup di tengah hancurnya kepercayaan dan tanggung jawab.
Sampul Novel Sang Putri Mahkota
8.9
Sairish Dayana Malik adalah pewaris tangguh Malik Corporation yang siap naik takhta di usia 19 tahun demi menjalankan wasiat kakeknya. Di sisi lain, ada Ocean Tyaga, pemuda yang merasa hidupnya selalu 'asin' dan penuh kesulitan finansial. Perbedaan kasta mereka begitu mencolok saat Sairish tiba-tiba datang melamar Ocean. Meski terkejut dan merasa tidak layak karena kemiskinannya, takdir mulai mempertemukan sang putri mahkota dengan pria biasa ini.