Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Lima Belas Tahun

Cinta Lima Belas Tahun

Lima belas tahun hidup bersama Bagas Saputra selalu dipenuhi kebahagiaan, hingga kehadiran seorang wanita mengubah segalanya. Sikap Bagas mendadak asing dan ia mulai menuntut perceraian dengan berbagai cara. Meski hatinya terluka parah, sang istri tetap bertahan dan berharap suaminya akan kembali. Namun, perjuangan itu menemui batasnya saat ia akhirnya menyadari bahwa beberapa kisah cinta memang ditakdirkan untuk berakhir.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku menatapnya dengan dingin. "Kamu seharusnya memanggilku Nyonya Saputra."

"Oh, maaf. Aku lupa." Sari menutup mulutnya seolah-olah terkejut. Gerakannya dibuat-buat agar terlihat imut, sementara wajahnya penuh sindiran. "Tapi bukankah Nyonya Saputra akan segera bercerai? Memanggilmu Nona Lina seharusnya nggak masalah, bukan?"

Dia hanyalah seorang karyawan kecil di Grup Saputra, tapi sama sekali tidak menunjukkan rasa hormat padaku.

Sebab, dia tahu betul bahwa kini statusku sebagai Nyonya Saputra hanyalah simbol belaka. Cepat atau lambat, status ini akan menjadi miliknya.

"Pak Toni, cepat ambil kalungnya," ujar Sari sambil berbalik ke arah Toni. "Kak Bagas barusan bilang dia sudah mendarat. Dia akan segera datang menjemputku. Dia pasti tidak sabar melihatku memakai kalung rubi ini!"

Saat melihat wajah Sari yang penuh kemenangan dan membayangkan kalung peninggalan ibuku akan dikenakan di lehernya, aku benar-benar merasa jijik.

Namun, aku menahan amarahku karena teringat ayahku. "Sari Juwita, jual kalung itu padaku. Terserah kamu mau buka harga berapa. Aku bisa cicil."

"Tapi aku sudah janji pada Kak Bagas bahwa aku akan memakai kalung ini saat makan malam romantis bersamanya nanti."

Sari pura-pura terpojok. "Bagaimana kalau kamu ikut bertemu dengan Kak Bagas dan bicara langsung padanya?"

"Bicara apa lagi!"

Suara ayahku yang marah terdengar dari belakang.

Dia berjalan cepat menghampiriku, lalu mencengkeram lenganku dengan kencang. "Cerai dengannya sekarang juga!"

"Ayah!"

Aku buru-buru menahan ayahku. "Kalung ibu masih ada di tangannya."

"Aku nggak mau kalung itu lagi! Ayo pulang denganku!" Ayah menarikku dengan paksa.

Aku menolak untuk pergi.

Ayah menatapku dengan kecewa. "Dia sudah memperlakukanmu dengan begitu buruk dan bahkan boleh dibilang harga dirimu diinjak-injak oleh mereka. Jangan bilang kamu masih mau melanjutkan pernikahan ini?"

"Ayah ... aku hanya ingin berbicara dengannya." Aku tidak berani menatap tatapan kecewa ayah.

"Kamu!"

Tangan ayah bergetar karena marah, sementara matanya menempel tajam padaku. "Di dunia ini ada begitu banyak pria, kenapa kamu ngotot bersama dengannya?"

Aku menunduk.

Memang benar di dunia ini ada banyak pria, tetapi yang aku cintai hanyalah Bagas Saputra.

Ayah menghempaskan tanganku. "Baiklah, teruslah terjebak dalam kebodohanmu! Suatu hari nanti kamu pasti akan menyesal!"

Setelah melontarkan kalimat itu, ayah berbalik dan pergi dengan kesal.

Sari melirikku dengan sinis. Tepat saat Toni kembali dengan membawa kalung itu, Sari berkata padaku, "Ayo, ikut aku."

Aku mengikuti langkahnya keluar dari ruang lelang, lalu melihat mobil yang tidak asing itu terparkir di sana.

Saat itu, kami bersama-sama memilih mobil ini. Aku menyukai warna putih, sementara Bagas lebih suka hitam. Ketika saatnya mengambil keputusan akhir, Bagas malah tanpa ragu memilih putih.

Aku sempat bertanya padanya, kenapa dia tidak memilih warna yang disukainya, padahal dia yang lebih sering menggunakan mobil ini. Dia menjawab, "Aku membeli mobil ini untuk membawamu ke tempat-tempat yang kamu suka. Lina, apa pun yang kamu suka, itulah yang akan aku beli."

Kini orang yang masuk ke dalam mobil malah bukan aku, tapi Sari. Dia bahkan duduk di samping Bagas.

Sementara aku berdiri di luar mobil, menatap Bagas yang menurunkan jendela. Pasangan mata yang dulunya penuh cinta itu kini menatapku dengan dingin.

"Kak Bagas, aku akhirnya mendapatkan kalung ini, tapi dia juga menginginkan kalung ini dan memintaku untuk memberinya."

Sari berkata dengan suara manja, "Kak Bagas, bagaimana ini?"

"Ini adalah barang peninggalan ibuku." Aku menatap tajam Bagas.

Kami sudah bersama selama 15 tahun, jadi dia tentu tahu betapa sedihnya aku ketika ibuku meninggal. Ibuku tidak meninggalkan apa pun, kecuali kalung ini yang ditemukan setelah kecelakaan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cincin Kawin Berukir Nama Lain
8.6
Tujuh tahun aku diperbudak sebagai penulis bayangan untuk Zara, adik angkatku, atas perintah Permadi. Puncaknya, suamiku itu tega mencurangi penghargaanku demi Zara yang hamil. Saat kutemukan nama Zara di cincin nikahku, sadarlah aku hanya alat. Aku pun memalsukan kematian dalam kecelakaan pesawat untuk membalas dendam. Saat Permadi mencari jasadku, video plagiarisme Zara tersebar luas. Dari kejauhan, aku tertawa melihat kehancuran mereka dengan identitas baru.
Sampul Novel Cinta Romantis Bagaikan Buih
7.8
Keputusan bulat diambil oleh Chinta Luna untuk menanggalkan nama lamanya. Di hadapan petugas, ia menegaskan niat berganti nama menjadi Cahya Arjuna, yang berarti cahaya dalam perjalanan jauh. Meski diperingatkan tentang rumitnya mengurus ulang ijazah, kartu identitas, hingga paspor, Chinta tidak goyah sedikit pun. Kisah modern dalam novel romantis Cinta Romantis Bagaikan Buih ini menyoroti langkah berani sang tokoh utama.
Sampul Novel Istri pengganti Tuan Bramasta
9.6
Pelita Abadisyara terjebak dalam situasi pelik saat dirinya dipaksa menikahi Bramasta Prayoga, pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya. Tragedi kecelakaan yang menimpa Anggun, sang kakak tiri, mengubah segalanya dalam sekejap. Tanpa pilihan lain, Pelita harus menggantikan posisi Anggun di pelaminan demi memenuhi tuntutan keluarga. Kehidupan pernikahan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya kini dimulai bersama sosok pria yang asing baginya.
Sampul Novel ISTRI TERCINTA BOS BESAR
9.7
Elitta kehilangan segalanya karena Vivian, mulai dari kekasih hingga perhatian ayahnya. Saat pertunangannya hancur, sang ayah memaksanya menikahi pria yang dikira miskin. Vivian merasa menang, namun ia terkejut saat mengetahui suami Elitta adalah Vito Vincent Ravello, CEO Sunmart sekaligus mantan kekasih yang dulu ia campakkan. Kini Vivian berambisi merebut Vito kembali. Akankah Elitta mampu mempertahankan rumah tangga dan pria yang ia cintai dari gangguan Vivian?
Sampul Novel Perempuan Bersuami Tiga
8.1
Maya terjebak dalam dilema besar setelah diam-diam menikahi tiga pria sekaligus. Berawal dari kegagalan pernikahan pertama akibat konflik kepribadian, ia justru mencari pelarian hingga terjerat kebohongan yang kian rumit. Namun, rahasia ini mulai terendus saat para suami merasa ada yang janggal. Ketika kebenaran terungkap, Maya harus menghadapi konsekuensi fatal dari ketidakjujurannya. Ia pun dipaksa menentukan arah hidup di tengah hancurnya kepercayaan dan tanggung jawab.
Sampul Novel Sang Putri Mahkota
8.9
Sairish Dayana Malik adalah pewaris tangguh Malik Corporation yang siap naik takhta di usia 19 tahun demi menjalankan wasiat kakeknya. Di sisi lain, ada Ocean Tyaga, pemuda yang merasa hidupnya selalu 'asin' dan penuh kesulitan finansial. Perbedaan kasta mereka begitu mencolok saat Sairish tiba-tiba datang melamar Ocean. Meski terkejut dan merasa tidak layak karena kemiskinannya, takdir mulai mempertemukan sang putri mahkota dengan pria biasa ini.