Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Dalam Keheningan

Cinta Dalam Keheningan

Aria yang bisu sejak lahir kerap diabaikan hingga takdir membawanya menjadi nyonya di Keluarga Kurnia. Ia tahu suaminya, Ian, tidak mencintainya. Saat Letty, cinta pertama Ian, kembali dari luar negeri dan menjalin hubungan lagi dengan suaminya, Aria sadar pernikahan ini harus berakhir. Demi melindungi rahasia kandungannya, Aria menyembunyikan hasil tes kehamilan dan memutuskan untuk mundur dari kehidupan pria miliarder tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 8

Aria gemetar kedinginan. Pesan itu dikirim satu jam yang lalu, saat dia masih dalam keadaan pingsan.

Dia tak sempat lagi berwaspada, langsung bangkit dan berlari ke arah pintu. Namun, sebelum tangannya menyentuh gagang pintu, pintu itu sudah terbuka dari luar.

Sekelompok preman masuk sambil tertawa. Di antara mereka, berdirilah Letty.

Aria membelalak. Dia tak percaya Letty akan melakukan hal seperti ini.

Apakah ini karena Ian? Namun, dia sudah berjanji akan pergi, kenapa Letty masih tega berbuat sejauh ini?

Letty memandangnya dengan wajah suram. "Lakukan."

Si pirang langsung memberi aba-aba. Beberapa orang lainnya menangkap Aria dan memaksanya duduk di kursi.

Setelah itu, si pirang mengambil kamera video dan berdiri di depan Aria.

"Jangan salahin kami bertindak kasar. Lebih baik kamu nurut, biar nggak terlalu sakit. Tsk, tsk, cantik juga mukanya."

Bulu kuduk Aria berdiri. Dia menoleh ke arah Letty, menangis sambil memohon lewat isyarat tangan. Dia hanya ingin segera ke rumah sakit, ingin melihat adiknya.

Namun, Letty tak peduli, juga tak berniat membiarkannya pergi. Selama Aria masih ada, Letty tak akan pernah tenang mendampingi Ian dan menikmati semua kemewahan sebagai nyonya besar.

Preman-preman itu mendekat, tangan-tangan mereka mulai meraba tubuh Aria. Aria ketakutan dan putus asa, air matanya jatuh tanpa henti. Dia berusaha keras mendorong tangan-tangan itu, tetapi tiba-tiba lengannya dicengkeram dan dipelintir hingga terkilir.

Aria menangis tanpa suara, tubuhnya gemetar. Di benaknya, muncul bayangan Ian untuk sesaat. Namun, bagaimana mungkin Ian akan muncul di sini?

Dalam keputusasaan, Aria hanya bisa berpikir satu hal. Lebih baik mati daripada menanggung penghinaan seperti ini.

Dengan seluruh tenaga, dia meraih sebilah pecahan besi di lantai dan menusukkannya ke perutnya sendiri.

Semua orang di ruangan itu terdiam. Darah kental berwarna merah tua menetes ke lantai. Si pirang dan kawan-kawannya panik. "Sial! Jangan sampai ada yang mati!"

Letty juga tak menyangka Aria akan bertindak sejauh itu. Di saat bersamaan, suara mesin mobil terdengar semakin dekat dari luar.

Letty buru-buru membuka jendela, ekspresinya langsung berubah. Ian? Kenapa dia bisa datang ke sini?

"Ambil semua barang, keluar lewat pintu belakang! Urusan pembayaran nanti aku bereskan!"

Preman-preman itu bergegas kabur seperti dikejar hantu.

Aria bersimbah darah, pakaiannya acak-acakan. Dia tersungkur di lantai sambil memegangi perutnya yang terus mengeluarkan darah.

Letty berdiri di sampingnya, wajahnya berubah-ubah antara panik dan cemas. Saat itu, pintu tiba-tiba ditendang hingga terbuka. Ian masuk dengan beberapa orang suruhannya.

Begitu melihat kondisi ruangan, mata Ian langsung membelalak.

"Ian, akhirnya kamu datang! Aku takut sekali!" Letty mengambil inisiatif lebih dulu, menangis tersedu-sedu sambil berlari ke arah Ian. "Aria menyuruhku ke sini, tapi begitu aku masuk, dia langsung menyakiti diri sendiri dan ingin menuduhku! Aku nggak tahu dia sebenarnya mau apa!"

Dengan maksud lain, Aria ingin menjebaknya.

Ian menatap wajah Aria yang pucat seperti mayat, dahinya mengernyit sedikit. Baru hendak berbicara, dia melihat Aria mencoba bangkit. Jatuh, bangkit lagi, jatuh lagi .... Tubuhnya penuh debu, darah terus mengalir.

Ian tak tahan melihatnya. Dia maju untuk menolong. Begitu Aria melihatnya, hal pertama yang dia lakukan adalah berlutut dan memeluk kaki Ian, memohon lewat isyarat tangan agar diantar ke rumah sakit.

Ian tidak mengerti maksudnya. Sementara itu, Aria mengira dia menolak, jadi mulai membentur-benturkan kepalanya ke lantai sambil menangis keras. Darah dan air mata membasahi lantai hingga mengenai ujung sepatu Ian.

Tiba-tiba, ponsel Aria berbunyi. Dia terpaku, lalu menoleh dengan kaku ke arah layar. Dengan tangan gemetar, dia membuka pesan terbaru.

[ Bu Aria, adikmu sudah pergi. Harap segera datang untuk mengurus jenazah. ]

Cahaya di mata Aria benar-benar padam. Ingatan tentang momen kebersamaan selama belasan tahun melintas di benaknya. Dia dan adiknya hidup bergantungan. Dia pernah berpikir, selama dia cukup berusaha, suatu hari nanti adiknya pasti akan sembuh.

Namun kini ... bahkan satu-satunya keluarga yang dia miliki pun telah pergi.

Ian tidak menyadari perubahan Aria, malah dia bertanya dengan curiga, "Kenapa kamu jebak Letty untuk datang ke sini?"

Aria menatapnya dengan mata kosong, wajahnya penuh darah dan air mata. Dia tetap diam seperti orang yang telah mati.

Dia tak menjelaskan apa-apa. Yang dia pikirkan hanya satu hal, ke rumah sakit. Meskipun itu hanya untuk melihat adiknya untuk terakhir kalinya.

Dengan susah payah, dia merangkak untuk bangkit, menopang tubuhnya pada dinding, lalu berjalan keluar dengan tertatih-tatih.

Ian mengerutkan kening dan hendak menahannya, tetapi Aria mendorongnya keras. Dia terdiam. Ini pertama kalinya Aria menolak dirinya. Gadis yang selama ini selalu patuh padanya, kini berani menolaknya?

Aria terus berjalan, tanpa peduli rasa sakit, tanpa kenal lelah. Dia tiba di rumah sakit, masuk ke ruang jenazah, melihat adiknya yang terbujur kaku.

Hatinya sudah hancur, tetapi tak setetes pun air mata mengalir.

Setelah itu, dia hanya merawat lukanya sekadarnya, lalu pulang ke rumah Keluarga Kurnia untuk mengambil koper yang sudah lama dia siapkan.

Karena adiknya sudah tiada, dia menolak tawaran Dika untuk membiayai hidupnya di luar negeri. Dia memilih pergi sendiri.

Aria bahkan tidak menoleh sedikit pun pada rumah mewah tempat dia tinggal selama lebih dari setengah tahun itu. Tak ada satu pun hal di sana yang layak untuk dikenang.

Dengan hati hampa, dia melangkah di tengah angin malam dan menghilang dalam kegelapan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B78078" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B78078
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Balas Dendam Sang Mantan Kekasih yang Dikhianati
8.4
Aryan Adhitama, CEO berhati dingin, terpaksa menikahi Alana Shafira setelah sebuah jebakan obat perangsang membuatnya merenggut kesucian perawat kakeknya itu. Pernikahan ini digelar demi tanggung jawab dan nama baik keluarga, meski Aryan hanya menganggap Alana sebagai beban. Alana pun terjebak dalam penderitaan batin bersama pria yang membencinya. Di tengah perbedaan status dan rahasia kelam, mampukah cinta tumbuh dari paksaan dan kesalahpahaman?
Sampul Novel Bisa Tidak Mencintaimu Saja
8.2
Akibat perselisihan yang menyebabkan Shinta, kekasih rahasia Samuel Dirja, keguguran dan mandul, protagonis dikirim paksa ke sebuah biara di luar negeri. Setahun berlalu, Samuel berniat menjemputnya kembali. Namun, ia terkejut mendapati wanita itu telah lama melarikan diri dan kini menggendong seorang anak. Mengira anak itu adalah alat untuk menghina Shinta atau memaksanya menikah, Samuel murka tanpa menyadari bahwa bayi tersebut bukanlah darah dagingnya, dan sang protagonis kini bersiap menikahi pria lain.
Sampul Novel Cinta Yang Tak Pernah Padam
8.3
Dua tahun Nayara terkurung dalam pernikahan tanpa cinta akibat paksaan ibu Ravian. Sebagai pemimpin perusahaan yang dingin, Ravian Aditya Maheswara hanya menganggap hubungan ini kewajiban belaka. Namun, saat Nayara menyerah dan meminta cerai, sikap Ravian berubah drastis. Alih-alih setuju, ia justru mulai mempermainkan perasaan Nayara, menjebaknya dalam teka-teki hati yang membingungkan tepat saat ia ingin pergi menjauh dari bayang-bayang pria itu.
Sampul Novel Crossing Love
9.6
Miya Tamama adalah gadis polos yang menyimpan trauma masa kecil hingga dunianya kehilangan warna. Di tengah hidup yang kelabu, muncul Tamama Kunai, putra konglomerat sekaligus investor di sekolahnya yang memberi warna baru di hati Miya. Meski mendapat kasih sayang dari kakaknya, dokter Koko Tamama, ternyata ada pria lain yang juga mengamati Miya secara rahasia. Akankah cinta sang pewaris mampu menyembuhkan luka lama dan mengubah takdir hidup Miya selamanya?
Sampul Novel Dalam Genggaman Sang Penguasa
7.9
Jonathan Smith berhasil mengubah nasibnya dari kemiskinan menjadi orang terkaya di kota Rivera berkat kecerdasan dan kerja kerasnya. Meski banyak rival bisnis dan musuh berusaha menjatuhkannya, ia tetap tak tergoyahkan di puncak kekuasaan. Kerajaan bisnisnya justru kian perkasa dan tak tersentuh setelah ia resmi menjabat sebagai Perdana Menteri. Kini, Jonathan berdiri angkuh mengendalikan segalanya dari kursi kepemimpinan tertingginya.