Sampul Novel Cinta Bukan Sepenggal Dusta

Cinta Bukan Sepenggal Dusta

8.0 / 10.0
Dalam novel modern Cinta Bukan Sepenggal Dusta, Mary Aram berjuang melepaskan diri dari belenggu keserakahan yang menjadikannya boneka hidup. Di tengah kelicikan, ia membuktikan cinta sejati bukan sekadar dusta. Baca romance novel ini untuk mengikuti perjuangannya dalam read books online free.
Ringkasan Cinta Bukan Sepenggal Dusta
Bagi Mary Aram, paras cantik dari muara Mua bukanlah berkah, melainkan penjara yang membelenggu hidupnya. Ia terjebak dalam pusaran keserakahan dan kelicikan orang-orang di sekitarnya yang menjadikannya sekadar boneka tanpa kehendak. Namun, di tengah penderitaan tersebut, Mary menyadari bahwa cinta sejati bukanlah kebohongan belaka. Kekuatan itulah yang memacunya untuk bangkit dan berjuang demi mempertahankan martabat serta hak atas hidupnya sendiri.
Baca Selengkapnya

Cinta Bukan Sepenggal Dusta Bab 1

"Nona! Kau sangat cantik!" Seseorang menarik tangan Mary Aram, hingga membuat gadis itu hilang keseimbangan. Gadis itu pun terhuyung jatuh dalam pelukan pria yang menarik tangannya.

Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, pria itu langsung memagut bibir Mary Aram. Gadis itu tersentak kebingungan berusaha melepaskan diri. Sayangnya pria itu dengan penuh percaya diri terus bergerak maju mengunci diri Mary Aram di antara pohon dan tubuhnya.

"Tuan lepaskan aku!" Mary Aram berontak memukul-mukul tubuh pria di hadapannya. Semakin gadis itu memberontak, semakin pula pria itu mendesak melekat pada tubuhnya.

"Tidak! Kau sangatlah cantik, napasmu sangat harum membuat diriku mabuk," bisik pria itu semakin penuh perasaan dengan pagutannya.

Mary Aram mencakar wajah pria itu, cakaran ampuhnya cukup membuat pria itu tersentak dan melepaskan pagutannya.

"Keterlaluan kau!" Mary Aram sangat marah mencuci mulutnya dengan air mineral. Mukanya merah padam menahan amarah.

Pria itu tersenyum nakal menghapus darah akibat cakaran Mary Aram, "Nona, kau tampak seperti kucing liar yang menggemaskan ketika sedang marah. Sangat menggoda!"

"Apakah orang tuamu tidak pernah mendidikmu untuk bersopan santun Tuan? Tidak berpendidikan!" Mary Aram mengguyur pria itu dengan air, kemudian gerak cepat tangannya memukulkan botol bekas air mineral pada wajah pria itu.

"Keterlaluan kau Mary Aram! Berani sekali kau menggoda teman priaku!" Seorang wanita berlari mendekat dan langsung menjambak rambut Mary Aram.

"Meina Aram! Hentikan!" Pria itu menghalangi teman wanitanya agar tidak melukai Mary Aram.

"Kakak, jika ia adalah teman priamu, ikat lehernya dengan rantai! Agar Pitbull satu ini tidak sembarangan menjilat wajah orang lain," Mary Aram menendang tungkai pria itu. Sambil menghentakkan kaki, Mary Aram segera berlalu.

Masih sempat Mary Aram mendengar perdebatan pria tidak sopan itu dengan kakak sepupunya. Ingin rasanya Mary Aram menghajar pria itu, namun apa daya dirinya kalah kuat.

["Adam Mizeaz! Kau tidak bisa seenaknya menggoda perempuan lain, terlebih lagi ia adalah adik sepupuku. Itu suatu penghinaan bagiku!" rupanya wanita itu sangat marah dan menegur pria tidak beretika itu.]

["Aku bukan kekasihmu Meina Aram! Aku bebas bergaul dengan gadis manapun," pria itu terdengar sangat gusar.]

Mendapati pria yang bernama Adam Mizeaz itu terus menatap dirinya, Mary Aram segera berlari melintasi taman kampus menuju ruang kuliahnya.

"Keterlaluan! Pria itu mengejar!" Mary Aram mempercepat larinya, ada sebersit rasa takut melintas di hati. "Apa maunya pria itu?"

Mary Aram semakin panik, kain tenun yang dikenakannya menghambat laju lari. Saat menaiki anak tangga taman, gadis itu pun tersandung kakinya sendiri dan terjungkal menggelinding nyaris masuk ke kolam ikan. Dalam sekejap dunia menjadi sunyi dan gelap…

Ketika terbangun, Mary Aram  berada dalam pelukan seorang pria di ruangan yang asing. 

"Keterlaluan Kau Adam Mizeaz! Bagaimana jika tidak ada aku? Tentunya gadis ini sudah tenggelam ke dalam kolam ikan koi," suara itu dekat pada telinga Mary Aram, bahkan detak jantungnya pun terdengar jelas.

"Amar Mea, Aku hanya ingin berjalan bersamanya saja! Hari ini jadwalku mengajar di kelasnya. Gadis ini sangat cantik dan badung, aku tertarik padanya ketika menjadi pembimbing kelompok di kegiatan pekan penerimaan mahasiswa baru."

Mary Aram menggeliat, sejenak terasa sakit pada sekujur tubuhnya. "Lepaskan aku, Aku harus mengikuti kuliah!"

"Kau tidak bisa mengikuti kuliah Nona! Ada cedera pada kepalamu, luka lecet serta lebam di kaki dan tanganmu juga cukup serius. Kau harus mendapat perawatan intensif," Adam Mizeaz mengobati luka-luka pada tangan dan kaki Mary Aram.

"Perawatan intensif?" Mary Aram berusaha bangkit, dirinya sangat tidak nyaman berada dalam pelukan pria asing  "Bukankah aku baik-baik saja, tidak sekarat? Jangan coba-coba membodohiku!"

"Baiklah, aku Amar Mea Malawi. Jika kau tidak mengalami vertigo, aku akan mengantarmu pulang," dengan hati-hati Amar Mea Malawi memindahkan tubuh Mary Aram ke samping, lalu beringsut  bangkit dari tempat tidur.

Namun dalam sekejap dunia seakan berputar hebat, Mary Aram menekan kepalanya dengan kedua telapak tangan.

"Sebaiknya kau rawat inap, sebutkan nomor orang tuamu," Amar Mea Malawi mengeluarkan ponsel.

"Jangan! Jangan! Aku tidak ingin membuat ayahku cemas. Perjalanan dari Muara Mua kemari membutuhkan waktu empat jam," Mary Aram bersandar pada dinding, kepalanya sangat tidak nyaman. "Antarkan saja aku ke asrama mahasiswa."

"Dalam kondisi seperti ini kau akan tinggal di asrama?" Amar Mea Malawi mengerutkan kening, "Kau tidak akan nyaman tinggal di kamar yang ramai dalam kondisi sakit."

"Adam Mizeaz, aku akan membawa gadis ini tinggal di kediamanku. Di sana banyak pelayan yang bisa merawatnya," Amar Mea Malawi meninggalkan ruang perawatan. Amar Mea Malawi adalah pribadi yang tegas, keputusannya tidak dapat diganggu gugat.

Namun Adam Mizeaz ragu-ragu, haruskah gadis di hadapannya ini tinggal di kediaman Mea Malawi?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Cinta Bukan Sepenggal Dusta

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Gairah
8.4
Banyak yang menganggap bahwa jatuh cinta adalah pengalaman yang sangat indah. Namun, apakah perasaan itu akan tetap terasa manis jika hati tertambat pada sosok yang sudah menjadi milik orang lain? Situasi menjadi semakin rumit ketika orang tersebut adalah pasangan dari sosok yang sangat kita sayangi. Kisah romansa dewasa ini mengeksplorasi konflik batin dan gairah terlarang yang menguji kesetiaan serta nurani dalam sebuah hubungan yang sangat rumit.
Sampul Novel Gairah Citra dan Kenikmatan
8.1
Di sebuah pinggiran kota yang sunyi, Seto dan Anissa memilih mengabaikan dinginnya malam demi memuaskan hasrat satu sama lain. Saat orang lain terlelap, pasangan suami istri ini justru sengaja bangun lebih awal untuk ritual pagi yang penuh gairah. Seto dengan lembut menjamah tubuh istrinya, memberikan sentuhan intens yang membangkitkan birahi. Keduanya larut dalam kemesraan yang menggebu, berusaha saling memberi kenikmatan maksimal melalui keintiman fisik yang sangat mendalam.
Sampul Novel Gairah Jantan Mafia Kampus
8.3
Kisah ini dirancang khusus bagi para pembaca yang pernah menjalin hubungan asmara dengan lawan jenis. Namun, mereka yang memiliki ketertarikan sesama jenis pun tetap dipersilakan untuk menyelami alur ceritanya. Siapa yang tahu jika setelah membaca narasi ini, akan muncul sebuah perspektif baru atau perubahan minat terhadap lawan jenis. Nikmati jalinan romansa modern yang penuh gairah di tengah dunia mafia kampus yang menantang dan sangat memikat.
Sampul Novel Menantu Yang Tak Diinginkan
8.3
Anara Alfhatunnisa Zayba terpaksa menjalani pernikahan pahit dengan pria mapan yang justru meninggalkannya sendirian di malam pertama demi alasan pekerjaan. Harapan akan kebahagiaan sirna saat ia harus menghadapi mertua yang cerewet serta saudara ipar yang egois. Ditambah lagi, dugaan perselingkuhan sang suami semakin memperkeruh suasana. Merasa frustrasi dengan perlakuan keluarga barunya, Anara akhirnya bertekad kuat untuk mengubah arah hidupnya.
Sampul Novel Menggoda Ibu Tiriku
9.2
Demi membiayai pengobatan keluarga, Sierra Nevada bersedia menjadi istri kontrak seorang konglomerat tua. Namun, ia harus menghadapi Sebastian Sagala, putra tirinya yang tampan sekaligus sangat membencinya. Sebastian bertekad membuktikan bahwa Sierra hanya wanita rakus harta yang harus diusir. Ironisnya, saat Sebastian berusaha menjatuhkan Sierra, ia justru terjebak dalam gairah terlarang dan menginginkan ibu tirinya sendiri lebih dari apa pun.
Sampul Novel Rahasia Seorang Ibu
9.5
Di balik senyum hangat Rani Ramadhani, tersimpan duka mendalam yang tak pernah ia bagi kepada anak-anaknya. Yuna, sang putri, mengira kehidupan ibunya baik-baik saja hingga maut menjemput Rani secara mendadak. Kepergian sang ibu meninggalkan sebuah buku harian yang menjadi kunci pembuka tabir masa lalu. Melalui catatan rahasia tersebut, Yuna mulai menyadari bahwa sosok ibunya menyimpan beban berat dan misteri kelam yang selama ini sengaja disembunyikan darinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan