Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cinta Berkalung Noda

Cinta Berkalung Noda

Ikhsan adalah pemuda tampan yang terhimpit kemiskinan hingga ia terpaksa mengorbankan perasaan tulusnya. Demi mengejar ambisi materi, ia merantau ke kota besar. Namun, keputusan itu menjadi awal kehancuran asmaranya. Ikhsan terjebak situasi pelik yang mengharuskannya menikahi putri bosnya sendiri. Ia pun memutuskan hubungan secara sepihak. Akankah takdir mempertemukannya kembali dengan cinta pertamanya? Ikuti perjalanan pahit Ikhsan di sini.
Bab
Bagikan

Bab 1

****

"San, kamu berani tidak?"

"Apa, Yo?"

"Pacari Si Kusuma. Kira-kira, kamu bisa nggak mencicipi gadis itu?"

"Jangan bercanda ah, bukan apa-apa sih, aku jadi takut kualat kalau nodai cewek sealim dia."

"Justru di situlah letak tantangannya. Ya, kamu bisa gombali dia dulu 'kan?"

"Hmmm, aku pikir dulu deh."

****

Aku tertegun mengingat semua kebodohan di masa lalu. Sudah sepuluh tahun berlalu, kisah itu masih membekas di pikiran ini. Apalagi setelah aku tahu, gadis yang dulu aku nodai kini menjadi tetanggaku. Kami memang belum sempat bertemu, aku hanya tidak sengaja melihat Kusuma di pekarangan rumahnya.

"Bang, besok aku mau periksa di Bidan Kusuma ya." Tiba-tiba Andin membuatku kaget.

"Bi ... Bidan Kusuma?"

"Iya, Bang. Bidan yang baru pindah seminggu yang lalu. Tetangga sebelah loh, Bang." Andin kembali menjelaskan.

Deg! Jantung ini langsung berdetak kencang. Haruskah aku bertemu kembali dengan Kusuma? Setelah apa yang aku lakukan padanya dulu. Wajahku jadi menegang, untung saja Andin sudah pergi. Perasaan bersalah dan gejolak cinta di masa lalu, kembali membuntutiku. Ya, waktu itu aku mulai mencintai Kusuma, setelah dia mengutarakan perasaannya, tetapi aku memutuskan begitu saja.

Tuhan ... Haruskah masalah ini kembali Engkau hadirkan? Aku sudah berusaha melupakan Kusuma, dan memulai hidup baru dengan Andin. Jangan uji aku dengan cobaan seberat ini.

***

Tiga bulan berlalu, aku masih belum berani menemani Andin, setiap dia meminta agar aku ikut dengannya. Aku selalu beralasan, bahwa jarak ke tempat periksa cuma lima langkah, jadi dia bisa sendiri ke sana. Lagi pula, kandungan Andin masih trimester kedua. Andin mencoba mengerti, walaupun sering cemberut.

"Bang, aku nggak mau tahu ya," ujar Andin cemberut.

"Apa, Sayang?"

"Masuk trimester tiga nanti, Abang harus temani aku."

"Iya, mudah-mudahan bisa."

"Harusnya kamu luangkan waktu dong, Bang."

"Iya, Sayang ... Iya."

Aku hanya bisa meyakinkan Andin, walaupun aku tidak tahu apakah aku bisa menepatinya. Untuk saat ini, yang penting Andin tidak cemberut lagi. Aku tidak mau membuatnya stres, bisa membahayakan kandungannya.

Sejauh ini, aku masih belum melihat suami dari Kusuma. Secara diam-diam, aku kadang mencoba mengintip dari balik gorden. Namun, semua itu tidak membuahkan hasil.

Apakah Kusuma belum menikah? Kadang timbul pertanyaan itu dalam benak ini. Sudah sekian bulan lamanya, aku tidak melihat suami ataupun anak dari Kusuma.

-----

Sore ini, aku di rumah sendirian. Andin baru tadi pagi aku antarkan ke rumah ibunya. Wanita berkulit putih itu memang manja, baginya sekali sebulan wajib nginap di rumah ibunya. Ya, sudahlah! Aku tidak mau terlalu membatasi geraknya.

Jam masih menunjukkan pukul 16.00, aku melangkah ke teras melihat cuaca langit sore ini. Langit terlihat sedikit mendung, mungkin akan turun hujan, aku kembali masuk dan mengunci pintu. Baru beberapa saat aku merebahkan tubuh, ketukan pintu membuatku terpaksa kembali ke ruang tamu.

"Assalamu'alaikum." Suara di luar sana terdengar tak asing.

"Wa'alaikumussalam." Aku membuka pintu, lalu terkejut ketika melihat siapa yang datang.

"Kusuma?"

"Ka ... Kamu?" Kusuma melotot dan ternganga. Dia hendak pergi, tetapi langsung aku tahan. Kutangkap pergelangan tangannya.

"Lepas, Bang! Apa yang kamu lakukan?" Kusuma mencoba berontak, tetapi entah kenapa aku justru menariknya ke dalam rumah. Tidak lupa aku mengunci pintu.

"Apa yang kamu lakukan!" Bibir Kusuma bergetar, tangannya berusaha meraih kenop pintu. Namun, segera aku tahan.

"Buka pintunya, Bang. Aku mau keluar," ucap Kusuma mulai menangis.

Aku masih diam, menatap wajahnya yang dibalut kerudung. Wajahnya membuat aku lupa diri, dia bak bidadari yang turun dari langit.

"Buka pintunya, atau aku berteriak!" ancam Kusuma dengan mata yang mulai basah.

"Teriaklah!" tantangku.

"To ...."

Byuuuuur! Hujan turun lebat menimpa atap rumah. Kusuma terlihat semakin ketakutan, memang jarak di antara kami hanya beberapa sentimeter saja.

"Kamu semakin cantik," ucapku memuji Kusuma.

"Sadarlah, Bang. Ini tidak semestinya," ucapnya membalikkan tubuh.

"Apakah kamu sudah menikah?"

"Kenapa kamu menanyakan itu?"

"Apakah kamu sudah menikah?"

"Menurut kamu?" Kusuma membalikkan tubuhnya menghadapku.

"Wanita secantik kamu, pasti banyak yang datang melamar."

"Setelah apa yang kamu lakukan dulu?" Kusuma menatap tajam.

"Itu ... Bukankah kamu juga membiarkannya?"

Aku maju selangkah, mengikis jarak.

"Kamu mau apa, Bang?" Kusuma langsung siaga.

"Menurutmu? Jika kita ulangi kenangan itu, bagaimana?"

"Jangan macam-macam, Bang. Tolong, buka pintunya!"

"Baiklah, tetapi setelah aku menciummu."

Kusuma semakin melotot, aku menjadi semakin ingin mencium pipinya. Perlahan aku dekatkan wajah ini ke wajahnya. Tangan Kusuma langsung menahan tubuhku agar tidak menempel dengan tubuhnya. Kekuatannya tidak mengalahkan keinginan di hati ini. Kedua tanganku membatas tubuh Kusuma, agar tidak bisa kemana-mana. Kusuma memejamkan matanya, bahkan tidak ada sepatah kata pun, yang keluar dari bibirnya.

Apakah dia menginginkannya? Atau semuanya hanya bukti ketidakberdayaannya?

Aku masih menikmati momen menatap wajah cantiknya. Napas yang mulai memburu ini, terus berembus menerpa wajahnya.

-------

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dendam Menantu Miskin
8.5
Akibat kemiskinannya, Rendra Gumilar dipaksa bercerai oleh Tuan Brata, mertuanya yang angkuh. Meski berat hati, buruh pabrik ini terpaksa berpisah dengan Viona serta bayi mereka yang masih kecil. Diusir dan dihina, Rendra tidak menyerah pada nasib. Ia bertekad bangkit menjadi pria sukses demi merebut kembali keluarga kecilnya. Mampukah Rendra membuktikan harga dirinya di hadapan mertua yang dulu meremehkannya, ataukah ia justru akan kehilangan mereka selamanya?
Sampul Novel Dilema Hati
8.3
Leonard Mahendra, pria mapan berusia 38 tahun, terbiasa hidup sendiri hingga Evelyn hadir. Putri sahabatnya itu menumpang tinggal karena ayahnya bertugas di luar negeri. Sifat Evelyn yang ceria mengubah rutinitas Leonard menjadi lebih berwarna. Namun, rasa peduli Leonard perlahan berubah menjadi cinta terlarang. Evelyn pun terjebak dilema karena menyukai teman ayahnya. Rahasia ini menjadi ancaman besar saat ayah Evelyn kembali dan mengetahui semuanya.
Sampul Novel Istri Kontrak Mr Billionaire
8.6
Demi membiayai pengobatan sang ibu, Claudya terpaksa menyetujui pernikahan kontrak dengan miliarder ternama asal Eropa. Namun, kehidupan barunya justru penuh penderitaan karena sang suami menjadikannya pelampiasan rasa sakit hati akibat ditinggalkan mantan kekasih. Meski raga dan jiwanya sempat terpikat, Claudya akhirnya memilih menyerah. Ia memutuskan untuk pergi menjauh demi mengakhiri segala kepedihan dalam hubungan yang tidak berlandaskan cinta tersebut.
Sampul Novel Istri Sah Hanya Dianggap Pembantu
9.2
Aluna Maheswari menderita akibat sikap dingin Renandio serta pengkhianatan keluarga besarnya. Usai menggugat cerai, ia bertemu Dion Ardianata, duda kaya yang membesarkan putranya, Elvano, sendirian. Hubungan mereka bermula saat Aluna menyelamatkan Elvano dari kecelakaan. Bocah yang merindukan kasih sayang ibu itu pun mulai melekat padanya. Meski benih cinta tumbuh, masa lalu yang kelam dan orang-orang yang iri menjadi penghalang besar bagi kebahagiaan baru mereka.
Sampul Novel Jangan Jatuh Cinta, Ini Hanya Kontrak
7.9
Demi menyembunyikan kelemahan pribadinya, Arga Satria Wicaksana memutuskan untuk mencari seorang istri sewaan. Tak disangka, keputusan kontrak tersebut membawa perubahan drastis dalam hidupnya. Penyakit kronis yang telah membelenggu Arga selama bertahun-tahun secara ajaib mulai membaik berkat kehadiran wanita yang ia bayar tersebut. Hubungan formal ini pun menjadi kunci kesembuhan yang selama ini mustahil ia dapatkan dari pengobatan mana pun.
Sampul Novel Kehormatan Keluarga & Cinta Sejati
7.9
Demi menjaga nama baik keluarga dari cemoohan publik, Alina terpaksa menikah dengan Aldric. Padahal, hatinya hanya milik Damien yang gagal hadir di sisinya. Alina sangat membenci pernikahan tanpa cinta ini dan merasa hidupnya hancur. Namun, mampukah Aldric meluluhkan dinding kebencian Alina? Situasi semakin rumit saat Damien kembali pulang dan ingin memilikinya lagi. Kini, Alina terjebak antara komitmen baru atau kembali ke pelukan cinta pertamanya.