Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cewek kutu buku itu tunanganku

Cewek kutu buku itu tunanganku

Sevilla harus kehilangan sang ayah di usianya yang masih sangat muda. Tepat di hari ulangtahunnya, sang ayah meninggal saat perjalanan pulang ke rumahnya. Derita demi derita ia alami, kala perusahaan yang ayahnya rintis bangkrut, dengan sang paman sebagai penyebabnya. Ibunya mengalami gangguan jiwa akibat ini, dan semua aset keluarganya di sita bahkan di jual untuk menutupi kerugian. Kini hanya beberapa rupiah yang tersisa, Sevilla memilih untuk menyewa rumah kecil di pemukiman sempit. Di umurnya yang menginjak 14 tahun, Sevilla harus banting tulang untuk memenuhi kebutuhannya dan juga ibunya. Suatu hari Sevilla tak sengaja menabrak Verrel, Siswa populer yang terkenal jenius dan tampan. Keduanya bahkan sama-sama mengikuti lomba yang sama. Sejak saat itu keduanya dekat, bukan sebagai teman melainkan musuh. Yusha, mantan kekasih Verrel merasa cemburu pada Sevilla. Ia dan teman-temannya pun mengunci Sevilla di gudang sekolah sendirian, hingga Verrel datang menyelamatkannya. Di rumah sakit, Sevilla di rawat. Ayah dan ibu Verrel juga datang menjenguknya, mereka mengaku pernah menjalin persahabatan erat dengan almarhum ayahnya. Dan mereka ingin Sevilla dan ibunya tinggal bersama mereka. Ayah dan ibu Verrel juga mengatakan bahwa almarhum ayah Sevilla ingin menjodohkan Sevilla dengan Verrel. Semenjak kejadian itu, keduanya menjadi semakin akrab. Perasaan khusus mulai tumbuh di hati keduanya, hingga akhirnya keduanya berpacaran saat mereka duduk di bangku kelas satu SMA. Perjalanan cinta mereka yang mulus tiba-tiba saja terhalang dengan kehadiran Alona dan neneknya, Alona yang sangat membenci Sevilla itu, bekerjasama dengan Yusha untuk menculik nya. Mereka menjual Sevilla di situs penjualan wanita. beruntungnya bibi viona, adik ibunya itu mengetahui hal ini dan membeli Sevilla. Sejak hari itu, Verrel menjadi kesepian. Sampai akhirnya ia mendengar dari kakak sepupu Sevilla, bahwa Sevilla telah pergi ke Amsterdam tanpa sepengetahuannya. Johny dan teman-teman Verrel yang lain mengungkap alasan kepergian Sevilla ke Amsterdam, begitu terkejutnya mereka kala kak Lucas, kakak sepupu Sevilla mengungkapkan kalau Verrel dan Sevilla bersaudara tiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

~Beraninya kau menghancurkan harga diri seorang wanita lemah seperti ku, padahal kau sendiri seorang pria, yang harusnya melindungi wanita~ Sevilla flovie.

*****

Hari ini adalah lomba matematika antar kelas, hari dimana para peserta siap berpusing-pusing ria menghadapi nya. Matematika bukanlah hal yang dianggap sepele oleh banyak siswa, susah dan memusingkan. Namun, Matematika harus wajib dipelajari karena beberapa pekerjaan memerlukan matematika sebagai dasar perhitungan.

Saat ini para peserta masih dalam persiapan, belum masanya lomba dimulai. lomba akan dimulai 15 menit lagi. jadi, sebelum lomba dimulai para peserta menyempatkan diri untuk mempelajari hal-hal yang akan dilombakan nanti.

Begitu pun sevilla, ia sibuk memahami ulang soal-soal matematika yang ia pahami semalam. menurutnya, belajar di perpustakaan sekolah lebih baik daripada belajar dirumah. karena di rumahnya, ia harus merawat ibunya dengan baik.

Saat ia tengah fokus memahami soal, verrel datang dengan tiga temannya.

"Hei cewek cupu, niat banget lo ikutan nih lomba? pengin menang dari gue ya?" ucap Verrel yang kini duduk didepannya bersama tiga temannya.

"Sejak kapan lu mulai ngobrol sama nih cewek rel?" ucap Hedy teman verrel.

"Iyaa, mau aja luh deketin nih cewek,

lu gak punya selera bagus nih milih cewek!" ucap Rangga teman Verrel.

"Diem lu pada!" ucap Verrel.

"Heh, sebenarnya lo yang adek apa gue yang kakak sih? tua juga gue, berani-beraninya nyuruh gue diem!" ucap Rangga yang mendapat anggukan dari dua teman lainnya.

"Maaf kak bro, gue kebawa emosi tadi, abisnya lo ngait-ngaitin si cewe cupu ini sama gue sih!" ucap Verrel.

Brakk

"Udah cukup diskusi nya? kita ke kantin yuk, gue laper nih!" ucap Bryan.

"Lo kalau urusan makan pasti nomer satu ya kak, ya udah kuy kita ke kantin!" ucap Hedy.

"Sama aja kayak lo item!" ejek Rangga tertawa.

"Eh kakak jangan salah, item-item gini banyak yang naksir tau? secara gue kan manis makanya semut-semut sekolah pada deketin gue!" ucap Hedy.

"Udah ah, yuk langsung aja ke kantinnya!" ucap Bryan.

"Yuk rel, kita ke kantin!" ucap Hedy.

"Lo duluan aja bro, gue kan ke sini niatnya mau belajar!" ucap Verrel.

"Bener juga yah? ya udah deh good luck dari kita, menang nanti jangan lupa traktir yaa?" ucap Bryan.

"Tenang aja, aku pasti menang kok!" ucap Verrel menekan kata " menang" dan menatap sevilla yang masih fokus belajar dan tak menghiraukan mereka sama sekali.

"Okeh kita tagih traktiran lo nanti!" ucap Rangga.

Mereka pun pergi meninggalkan verrel dan sevilla berdua di perpustakaan.

" Eh lo gak usah sok serius gitu deh? jijik gue liatnya!" ucap Verrel pada sevilla.

"Maaf ya, kalau anda gak berkenan melihat saya, lebih baik anda pergi dari sini!" ucap Sevilla.

"Jadi, ceritanya ngusir nih? okeh, sampai ketemu di lomba nanti bye!" ucap Verrel yang langsung pergi meninggalkan sevilla.

Setelah beberapa menit, akhirnya waktu perlombaan pun tiba. semua peserta segera masuk ke ruangan kelas yang sudah disiapkan.

Sevilla duduk di bangku ke tiga di tengah barisan, tepat di sampingnya terlihat verrel yang menatap nya remeh. seakan-akan dia yang paling pintar disana.

Lembaran demi lembaran pun dibagikan, 50 soal dari pilihan ganda dan 5 Isian. sebelum mengerjakan nya, sevilla berdoa sejenak dan mulai mengerjakan nya dengan penuh semangat.

Sedangkan Verrel, hanya memutar bolpoin dan langsung menuliskan rumus yang ada di otaknya. Verrel memang terkenal Jenius di sekolahnya, bahkan ia sudah beberapa kali memenangkan Olimpiade Matematika. hanya saja ia merasa heran pada sevilla, bisa-bisanya gadis ini mau bertanding dengan nya yang justru lebih aktif dalam lomba-lomba ketimbang dirinya yang jarang ikut lomba?. Namun, verrel tak terlalu memusingkan hal itu, karena bagaimanapun dirinya pasti akan memenangkan lomba matematika ini.

*****

2 Jam kemudian...

"Oke anak-anak, silahkan kumpulkan soal dan jawabannya sekarang!" ucap Pak Agler.

"Lho kok cepet banget pak? bukannya 2 jam yah waktunya?" ucap salah satu peserta.

"Kamu ini tau waktu tidak sih? ini sudah 2 jam, untuk apa aku menyuruh kalian untuk mengumpulkannya kalau waktunya belum habis!" ucap Pak Agler tegas.

Verrel menjadi orang pertama yang mengumpulkan, disusul Sevilla dibelakangnya.

"Ngapain sih, kamu ikut-ikutan aku maju?" ucap Verrel.

"Permisi saya disini mau mengumpulkan soal dan jawabannya tuan!" ucap Sevilla dengan menekan kata " Tuan".

Verrel hanya bisa berdecih kesal, lalu pergi keluar kelas. Sevilla juga ikut keluar kelas, ia akan pergi menuju kelasnya berada. belum sampai ke kelas, ia sudah dihadang oleh verrel. Verrel menariknya menuju kantin, dan membelikannya makanan.

"Hari ini kau baik sekali dengan ku!" ucap Sevilla.

"Kau terlalu memandang ku sebelah mata, mana mungkin orang seperti ku tidak ada sisi kebaikan sama sekali!" ucap Verrel.

"Ohh begitu yaa, terimakasih ya makanannya!" ucap Sevilla sembari tersenyum.

"Iya, lagipula ini juga sebagai hadiah atas kekalahan mu nanti!" ucap Verrel yang membuat sevilla tersedak saat makan makanan nya.

"Maksudmu apa?" ucap Sevilla.

"Aku tahu kau punya tekad besar untuk melawan ku, tapi aku tak yakin kau akan menang dariku, so aku belikan makanan agar kau tak kecewa nanti!" ucap Verrel.

"Dasar cowok sombong, belum apa-apa kau sudah mengakui bahwa aku akan kalah, kau lihat saja nanti!” ucap Sevilla yang langsung pergi meninggalkan verrel.

"Gadis cupu , jangan lupa jika kau kalah nanti, kau harus membersihkan sepatu ku dengan rambut mu ya?" seru Verrel pada sevilla yang mulai menghilang dari pandangan nya.

Setelah beberapa hari, akhirnya hari pengumuman pun tiba. Sevilla sangat antusias, saat pak agler menempel kan hasil dari lomba kemarin.

Namun betapa sedihnya sevilla, kala namanya tak ada dipapan pengumuman. ia hanya melihat nama verrel disana, ya sepertinya tebakan verrel benar. dia akan kalah dalam lomba ini. hadiah yang menggiurkan, justru tak dapat ia miliki.

Saat ia hendak pergi ke kelas, Verrel menghadangnya.

"Kau lihat sendiri kan? siapa yang lebih unggul dalam lomba kemarin?" ucap Verrel.

" Ya aku tau itu, menyingkirlah dari hadapan ku sekarang juga!" ucap Sevilla.

"Eits, tak segampang itu kau lolos dari ku, kau harus mengelap sepatu ku dengan rambut cupu mu itu!" ucap Verrel

"Gak ada cara lain apa? selain itu" ucap Sevilla.

"Gak ada, sini lo ikut gue ke lapangan!" ucap Verrel yang menarik tangan sevilla ke lapangan.

*****

Sesampainya di lapangan...

" Ayo cepetan lap sepatu gue!" ucap Verrel. dengan terpaksa, sevilla menuruti verrel.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel BILIK LAIN DI RUMAH SUAMIKU
8.6
Sejak pertama kali menginjakkan kaki di kediaman Mas Yusuf, kecurigaan mulai menghantui benakku. Suamiku itu menyimpan rahasia besar di balik sebuah pintu kamar yang selalu terkunci rapat. Keganjilan semakin terasa saat aku memergokinya mengendap-endap setiap malam, membawa baki makanan serta minuman ke dalam ruangan misterius tersebut. Apa sebenarnya yang sedang disembunyikan Yusuf dariku? Misteri di balik bilik terlarang itu kini mengancam ketenanganku.
Sampul Novel Bodyguard I'm In Love
9.7
Jhon Christy terobsesi pada Aleta Louison sejak pandangan pertama. Seiring waktu, perasaan tersebut berkembang menjadi obsesi yang kelam. Demi mendekati sang pujaan hati, Jhon rela melepas hidup mewahnya dan bertolak ke Rusia untuk menjadi seorang bodyguard. Ambisi terbesarnya hanyalah terus mendampingi Aleta. Jhon bertekad menyembuhkan sisi psikopat dalam diri gadis itu dan membimbingnya kembali menjadi sosok wanita yang normal sepenuhnya.
Sampul Novel Cinta Belum Berakhir
9.3
Lima tahun berlalu sejak Kanaya pergi tanpa pamit demi pernikahan pilihan orang tua, namun takdir justru mempertemukan kembali dirinya dengan Haitsam. Kini, Haitsam terjebak dalam tugas sulit membimbing Kanaya mengelola perusahaan milik ayah mertua wanita itu. Meski cintanya belum padam, Haitsam harus menekan perasaannya demi menjaga amanah sang atasan. Akankah rahasia masa lalu mereka terbongkar di hadapan suami Kanaya? Inilah dilema hati yang penuh risiko.
Sampul Novel En-PD181
7.9
Sebagai agen papan atas, karier saya terancam saat model pendatang baru Lucas menuntut pemecatan saya hanya karena masalah jaket. Dengan sombongnya, ia memamerkan hubungan spesialnya dengan pemilik perusahaan di tengah pesta. Namun, ia tidak menyadari siapa lawan bicaranya. Tanpa ragu, saya langsung menghubungi pria terkaya di negeri ini untuk mundur dari proyek film besarnya. Kini, nasib investasi mereka berada di ujung tanduk akibat keangkuhan tersebut.
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Gairah Liar Sang Mantan
8.2
Kejadian tak terduga menimpaku saat kakek melakukan tindakan nekat di dalam kamar. Di bawah ancaman agar tidak membangunkan adik, aku terjebak dalam situasi yang membingungkan sekaligus menggelisahkan. Sentuhan dan bisikannya membuatku kehilangan kendali hingga tubuhku terasa lemas tak berdaya. Saat kakek melancarkan aksinya lebih jauh dengan melucuti pakaianku, tiba-tiba lampu kamar menyala. Sebuah rahasia besar terancam terbongkar dalam keheningan malam itu.