Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Cantika : DESTINY OF LOVE

Cantika : DESTINY OF LOVE

Pertemuan tak terduga dengan Jaden menyeret hidup Cantika ke dalam pusaran takdir yang mencekam. Melalui ultimatum posesif bahwa tak ada orang lain yang boleh memilikinya, Jaden mengurung Cantika dalam belenggu obsesi yang menyesakkan. Kini, Cantika dihadapkan pada pilihan sulit: melarikan diri dari dominasi pria itu atau justru terjerat perasaan cinta saat identitas asli Jaden terungkap. Sebuah kisah romansa penuh aksi tentang rahasia dan ambisi.
Bab
Bagikan

Bab 1

Jakarta, 14 Februari.

Pagi itu, dunia seakan runtuh bagi seorang Jaden Welingstone ketika melihat kekasihnya, Alexa sedang bersama seorang pria di atas tempat tidurnya tanpa sehelai benang menutupi tubuhnya.

"Alexa!!!"

Suara menggelegar memecah kesunyian kamar mengejutkan wanita cantik dan pria wajah blasteran yang sedang asyik mengejar kenikmatan surga dunia.

"Jaden!"

Betapa terkejutnya Alexa melihat kekasihnya menatap nyalang bak singa yang siap menerkam mangsanya.

"Keparaaat kalian!"

Kemarahan Jaden begitu memuncak. Mewakili suaranya yang menggelegar dengan dua tangan terkepal kuat di antara sisi tubuhnya.

"Ini ,,," Alexa tersadar dari keterpakuannya. Segera diraihnya selimut yang berada di bawah kaki untuk menutupi tubuh polosnya.

Tatapan nyalang Jaden, mata merah menahan amarah yang memuncak beralih pada pria yang sedang berusaha menutupi tubuh polosnya dengan bantal.

"Jaden ,,, i,,ini, ini tidak seperti yang kamu lihat," jelas Alexa turun dari atas tempat tidur.

"Tidak seperti yang aku lihat?!"

"Aa,,aku ,,, bi,,bisa jelaskan semuanya," ucap Alexa terbata.

Napas Jaden naik turun menahan amarah yang sudah sampai diubun-ubun. "Tidak seperti yang aku lihat?!!! Kau pikir aku ini buta, hah?!!"

Alexa terdiam. Bingung dan ketakutan sangat terlihat jelas di wajah dan matanya.

Membela diri adalah hal yang mustahil dan tidak akan mengubah kenyataan dirinya telah tertangkap basah oleh Jaden.

Sementara Bima, pria yang telah tidur dengan Alexa dengan cepat mengambil baju yang ada dilantai.

"Jaden ,,," panggil Alexa meraih tangan Jaden. "Dengarkan penjelasanku."

Jaden menepiskan tangan Alexa. "Singkirkan tangan kotormu!" bentaknya galak. "Dasar perempuan tidak tahu diri!! Murahan!! Menjijikkan!!"

Plak!

Tangan Jaden yang besar dan kuat tiba-tiba menampar wajah Alexa. Emosi yang tidak terbendung telah menguasai hati dan logikanya.

Panas. Rasa panas seketika menjalar di pipi kiri Alexa seiring darah segar keluar dari sudut bibirnya.

"Hei, kau berani menampar perempuan?!" teriak Bima tidak terima.

Tatapan Jaden langsung beralih pada Jaden. "I kill you!"

Buuukh!

Tonjokan telak mendarat di hidung Bima.

Buuukh! Buuukh! Buuukh!

Panas menjalar dikepala Bima saat kepalan tangan besar Jaden bertubi-tubi menghantam kepala dan wajahnya.

Blugkhh!

Tubuh Bima roboh saat kaki Jaden menendang perutnya sangat kuat.

"Bimaaa ,,," teriak Alexa histeris melihat Bima tersungkur di lantai dengan wajah penuh luka serta hidung mengeluarkan darah.

Jaden belum puas. Tubuh Bima yang sudah tersungkur, ditendangnya berulang-ulang tanpa ampun.

"Stop! Stop! Hentikan Jaden!" Alexa menghambur menolong Bima yang telah babak belur.

Jaden tertegun. Pemandangan yang sangat menyesakkan dada. Wanita yang telah bersamanya selama tiga tahun sekarang sedang menangisi pria lain.

Bima mengerang kesakitan. Wajahnya penuh luka lebam. Kedua tangannya memeluk perutnya menahan sakit yang luar biasa.

"Kamu tidak apa-apa?" tanya Alexa bersuara gemetar.

Bima meringis menahan sakit. Dilihatnya Alexa. "Aaku ,,, tidakhh sss,, apa-apa. Jangan khawatir."

Buuukh!

Tendangan keras dari kaki Jaden kembali mendarat di perut Bima.

"Brengsek! I kill you!" teriak Jaden geram.

Buuukh! Bukh! Bukhh!

"Jaden hentikan!" pinta Alexa berusaha menahan kaki Jaden. "Aku mohon hentikan. Kamu bisa membunuhnya."

Jaden menghentikan aksinya. Dadanya bergemuruh hebat menahan marah melihat Alexa memohon demi pria yang ada di depannya. Kilat kemarahan sangat jelas tertera di kedua bola mata merahnya.

"Jaden, maafkan aku," ucap Alexa di antara isak tangisnya. "Aku ,,,"

"Cuiiih! Perempuan murahan!" Jaden menarik kakinya kasar dari pegangan Alexa. "Jangan sentuh kakiku dengan tangan kotormu! Menjijikkan!"

Alexa menangis. Tubuhnya berguncang di samping tubuh Bima yang telentang di lantai. "Maafkan aku ,,,," bisiknya lirih.

Jaden menjauh. Melepas dasi panjangnya yang terasa sangat mencekik leher. Andai membunuh bukan suatu dosa, ingin rasanya membunuh kedua orang yang sekarang ada di depannya.

Isak tangis Alexa mengisi udara di sekitar. Suaranya sangat memilukan, tapi tidak bagi Jaden. Isak tangis Alexa bak suara setan yang sedang mengolok-olok harga dirinya.

"Kenapa kamu mengkhianatiku?" tanya Jaden setelah sesaat hanya diam. Suaranya parau bak tercekik dirongga tenggorokan menahan amarah yang berusaha dipadamkan.

Alexa masih terisak. Berjuta penyesalan memenuhi rongga hatinya.

"Aku selalu memberikan semua yang kamu inginkan," ucap Jaden parau. "Bahkan, aku tidak berani menyentuhmu karena aku menghargai kamu sebagai seorang wanita.

"Maafkan aku, Jaden," bisik Alexa pilu. "Aku ,,, aku tidak tahu apa yang telah ku lakukan."

Jaden tersenyum sinis. "Tidak tahu apa yang telah kau lakukan?"

Alexa hanya bisa menangis. Menyesal? Tentu saja dia menyesal tetapi penyesalan atau penjelasan apapun tidak akan mengubah keadaan, semuanya sudah terjadi.

"Menjijikkan! Murahan!"

"Maafkan aku," hanya kalimat itu yang selalu ke luar dari bibir Alexa dengan suara lirih.

"Dari kapan?" tanya Jaden lirih.

Alexa tak menjawab.

"Sejak kapan kau mengkhianatiku?!" Jaden mengulang pertanyaannya.

Alexa lagi-lagi tak menjawab.

"Jawab!!!" bentak Jaden bersuara kencang, menggelegar mengisi setiap udara kamar.

Alexa melonjak kaget.

"Sejak kapan kalian berdua mengkhianati ku?!" tanya Jaden geram. Amarah yang telah reda sekarang kembali memuncak.

"Du,,dua tahun yang lalu," jawab Alexa gugup.

"What?" tanya Jaden tak percaya. Tatapannya sangat tajam melihat Alexa dan Bima.

Alexa menelan saliva. Aura ketakutan terasa sangat kental memenuhi udara sekitar.

"Dua tahun?" Jaden datang mendekati Alexa dan Bima. Berdiri menjulang di depan keduanya yang duduk di lantai.

Alexa menggeser tubuh lebih dekat pada Bima yang masih menahan sakit di sekujur tubuhnya.

"Haruskah aku membunuh kalian untuk membayar pengkhianatan yang telah kalian lakukan selama dua tahun!!" tanya Jaden penuh penekanan.

Mendengar apa diucapkan Jaden, sontak saja Alexa dan Bima kaget. Wajah keduanya langsung berubah pucat.

"Tapi ,,,," Jaden menjeda kalimatnya, melihat Alexa dan Bima bergantian. "Kematian terlalu enak untuk kalian berdua."

"Jaden, tolong maafkan aku," pinta Alexa serak. "Demi cinta kamu untuk aku, tolong maafkan aku."

"Ha-ha-ha-ha," Jaden tertawa lepas mendengar ucapan Alexa. "Cinta apa, hah?!"

Alexa terdiam, tidak tahu harus memberi jawaban apa. Tatapannya jatuh pada lantai yang ada di depannya.

"Cinta yang telah kau khianati?" ledek Jaden. "Cuiih! Menjijikkan!"

Alexa menelan saliva. Air mata tak hentinya keluar membanjiri pipi. Wajahnya semakin tertunduk, tidak berani melihat Jaden yang berdiri menjulang di hadapannya.

"Wanita jalang seperti kamu tidak pantas mendapatkan cintaku!"

"Aaakhhhh!" Alexa menjerit.

Tangan besar Jaden tiba-tiba menarik rambut Alexa ke belakang sampai wajahnya mendongak ke atas.

"Jaden, sakit!" jerit Alexa meringis, tangannya berusaha memegang tangan Jaden yang berada di belakang kepalanya. "Lepaskaaan!"

"Sakit yang kau rasakan sekarang, tidak sebanding dengan sakit yang kau berikan padaku!" ucap Jaden geram.

"Kumohon lepaskan," rengek Alexa merasakan sakit luar biasa, seakan seluruh rambutnya akan lepas dari kepalanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bermandikan Api: Kisah Reinkarnasi Seorang Putri
8.0
Terlahir kembali di tubuhnya yang berusia delapan tahun, Putri Yun Shang kini membawa beban ingatan dari masa depan yang kelam. Di kehidupan sebelumnya, ia hancur akibat pengkhianatan suami, kehilangan anak tercinta, dan kekejaman kakak perempuannya sendiri. Berbekal trauma dan pengetahuan masa lalu, Yun Shang bersumpah untuk membalikkan takdir. Ia tidak akan lagi menjadi korban yang lemah, melainkan sosok yang siap menuntut balas pada semua musuhnya.
Sampul Novel Broken Vessel
7.9
Di dunia di mana setiap orang memiliki kekuatan spesial bernama Arte, Trystan yang berusia 21 tahun justru terjebak dalam bahaya besar. Kekuatan langka miliknya memicu perburuan mematikan; banyak pihak ingin menghabisinya atau memanfaatkan kemampuannya. Hidup Trystan kini dipenuhi pengkhianatan, dendam, dan rasa kehilangan yang mendalam. Di tengah paksaan serta tanggung jawab besar, ia harus berjuang melindungi hal berharga sambil menghadapi musuh yang terus mengincar.
Sampul Novel Captain's Ravenge
9.4
Arya Bimantara terpaksa meninggalkan posisinya di perbatasan Kalimantan setelah menerima berita duka yang mendadak. Aryo, saudara kembarnya, ditemukan tewas bersama istrinya tak lama setelah mereka saling berkirim pesan. Saat pulang untuk menghadiri pemakaman, Arya mencium adanya kejanggalan. Penyelidikan mandiri mengungkap bahwa pasangan itu sebenarnya dibunuh secara terencana. Kini, sang kapten harus melacak pelaku di balik tragedi berdarah ini demi membalaskan dendam keluarganya.
Sampul Novel DI ATAS RANJANG MAFIA
9.7
Michele Lazzaro Riciteli adalah pemimpin mafia Roma yang kejam dan memiliki kondisi medis langka. Dirinya kebal terhadap rasa sakit fisik, namun ia juga tidak mampu merasakan kepuasan seksual. Hidupnya berubah drastis setelah terlibat cinta satu malam dengan Meghan Crafson, wanita yang secara ajaib bisa menyembuhkan disfungsinya. Demi mempertahankan sensasi yang selama ini hilang, Michele nekat memerintahkan penculikan Meghan. Apa rahasia di balik identitas Meghan sebenarnya?
Sampul Novel Jatuh Cinta Pada Luka
7.9
Damian Verano, bos mafia tangguh, nyaris tewas setelah dikhianati dalam perebutan wilayah. Terhanyut di sungai selama tiga hari, ia ditemukan oleh Alira, gadis desa berusia delapan belas tahun yang sangat sederhana. Meski Damian masih terbayang sosok Sierra, pesona polos Alira justru memicu getaran cinta yang tak terduga di hatinya. Akankah sang penguasa dunia bawah tanah yang kejam mampu bersatu dengan gadis dusun yang buta akan masa lalunya yang kelam?
Sampul Novel Tawanan Hati Sang Penguasa
9.6
Pras bertekad menghancurkan kesombongan Lavi dan menjadikannya tawanan pemuas nafsu melalui sebuah ancaman besar. Namun, fokus sang penguasa teralih saat ia harus membalaskan kematian Tony demi prinsip nyawa bayar nyawa. Di tengah penyelidikan yang menyeret organisasi Quassano, musuh justru menjadikan Lavi sebagai tameng. Kini Pras harus memilih: membiarkan gadis itu celaka atau mempertaruhkan seluruh kekuasaannya demi menyelamatkan Lavi.