Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Boy and Secret

Boy and Secret

Kenzo dan Alesha terjebak dalam pernikahan paksa akibat tuntutan orang tua. Hubungan tanpa cinta ini menjadi semakin rumit karena mereka harus menyembunyikan status tersebut dari publik. Situasi kian pelik saat Alesha hamil, memicu ketakutan luar biasa dalam dirinya. Meski penuh tekanan dan lika-liku, keduanya berupaya membangun komitmen di tengah badai emosi. Inilah perjalanan sulit mereka dalam menghadapi rahasia besar serta tanggung jawab yang tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 3

Kenzo mendesah pelan begitu ia sampai di ruang latihan. Laki-laki tersebut meletakkan tas ranselnya pada kursi samping ia duduk kemudian menyandarkan tubuh ke belakang. Sekarang, masih pagi. Namun, sudah terasa melelahkan untuknya.

Kejadian semalam benar-benar masih membuatnya kepikiran. Kenzo memang mabuk, tetapi ia ingat separuh dari apa saja yang ia lakukan. Terlebih saat bersama Alesha dan laki-laki itu tidak bisa menahan hasratnya. 

Biasanya, jika sedang kesal, Kenzo memilih memukul sesuatu atau menghibur otak dengan berlatih, mendengarkan musik dan bernyanyi atau iseng mengerjakan tugas kampus.

Namun, kini ia memilih merenung. Seolah, Kenzo adalah laki-laki lemah. Tak heran sebab bisa saja semua orang menjauhinya karena ia berbohong tentang sesuatu yang bukan main-main.

Young Jae menepuk pundaknya. Kenzo hanya melirik ia sebentar kemudian kembali pada pikirannya. Semangat ia untuk latihan hari ini turun drastis.

"Mr. Zeon memanggilmu, pergilah menemuinya. Setelah itu, kita akan melanjutkan video trailer kemarin yang belum selesai. Kalau bisa, besok mulai full MV," ujar Young Jae. 

Kenzo mengangguk. Ia beranjak dari duduk. Tidak terlalu berat menemui Mr. Zeon meskipun laki-laki itu akan memarahi ia habis-habisan ketika mengetahui hal yang ia lakukan bersama Alesha tadi malam. 

"Kau baik-baik saja, Kenzo?" tanya Young Jae saat Kenzo akan melangkah ke ambang pintu.

Tersenyum, Kenzo berbalik badan. "Ya, aku tidak apa-apa. Pergilah makan dengan yang lain lalu sisakan untukku. Aku akan segera kembali."

Usai mengatakan kalimat tersebut, Kenzo pun meninggalkan tempat ini. Ia harus profesional, ia laki-laki dan ia akan siap jika dikeluarkan dari group band itu dalam waktu dekat. Toh, Kenzo pasti menemukan pekerjaan lain nantinya.

Ruangan dengan pintu hitam ini dibuka oleh Kenzo kala beberapa bodyguard yang menjaga di depannya sudah mempersilakan ia masuk. Dengan menarik napas, laki-laki itu mendekati Mr. Zeon—sang pemilik perusahaan industri hiburan ini.

"Pagi, Mr. Zeon," sapa Kenzo menundukkan kepala sekilas.

"Pagi, Kenzo. Silakan duduk, ada yang ingin saya tanyakan padamu," suruh Mr. Zeon sembari menunjuk kursi tamu.

Kenzo pun mengangguk. "Ada apa? Tentang Reviger?"

"Ya, beberapa waktu lalu ada yang memberitahu saya bahwa salah satu penggemar mengetahui letak rumahmu. Saya takutnya, ia adalah salah satu penggemar fanatik atau admin akun fanbase. Ia bisa saja memasang CCTV di rumahmu, Kenzo." Mr. Zeon menjeda kalimatnya. 

"Bagaimana jika kau pindah rumah saja atau apartemen agar kejadian tidak terguda di suatu hari nanti bisa dicegah sejak sekarang," usul Mr. Zeon.

"Saya bisa membantu kau untuk perpindahan itu. Akan saya tanggung sebagian biaya beli tanah tempat barumu," lanjutnya.

Kenzo berpikir sejenak. "Ada baiknya, tetapi saya harus meminta izin kakak-kakak saya terlebih dahulu, Mr. Meskipun selama ini saya tinggal sendiri, tetapi keputusan mereka berpengaruh dalam hidup saya."

"Iya, silakan. Kalau bisa dalam waktu cepat. Penggemar ini tidak main-main. Mereka bisa menyebar rekaman CCTV itu jika ada ke grup yang mereka buat dan akan membuat ricuh social media."

"Tentu, kau memiliki privasi yang tidak harus diumbar, bukan? Demi ketenanganmu," sambungnya.

"Baik, saya akan pikirkan hal ini. Oh, iya, saya ada titipan lagu milik Alesha. Semoga Mr. Zeon suka." Kenzo mengambil secarik kertas di saku bajunya lalu memberikan benda itu pada Mr. Zeon.

"Ngomong-ngomong, Kenzo. Sedekat apa kau dengan musisi muda itu? Ia memang terkenal karena bakatnya berakting dan membuat lagu, tetapi kau tidak berhubungan dengannya, bukan?" tanya Mr. Zeon. 

Kenzo menggeleng cepat. "Tidak, saya dan Alesha hanya sebatas rekan bisnis antara pembuat lagu dan penyanyi. Tidak lebih dari apa pun."

"Baiklah, kau tentu sudah tahu peraturan saat tanda tangan kontrak dulu." Mr. Zeon tersenyum lantas menyuruh Kenzo untuk kembali keluar.

Ditutupnya pintu tinggi tersebut dengan pergerakan lesu. Sungguh, Kenzo seolah ingin melakukan sesuatu untuk menyakiti tubuhnya lagi. Ia terbiasa melakukan hal itu kala sedang ada masalah. 

Kenzo bukan menuju ke ruang latihan guna mengambil pesanan makanan yang ia katakan pada Young Jae tadi, melainkan ke dapur. Ya, tempat ini sekarang masih pagi dan Kenzo rasa tak akan ada yang mencegahnya.

Sebuah pisau diambil Kenzo secara diam-diam. Laki-laki tersebut beralih ke area wastafel. Di sana, ia menyayat lengan kirinya beberapa kali. Tak peduli ada bekas goresan. Kenzo butuh pelampiasan.

Ia tersenyum, hal ini menyenangkan untuk Kenzo. Setelah darah itu mengalir perlahan, Kenzo cepat-cepat membilasnya hingga ia dapat merasakan perih di sana. Tak lupa membersihkan pisau tersebut lalu mengembalikan di tempat semula. 

Tidak ada yang mengetahui kebiasaan buruknya ini dan Kenzo berjanji akan menyimpannya sendiri. Tak semua harus diketahui orang lain, menurutnya.

"Good boy," pungkas Kenzo sembari menatap bekas sayatan tersebut lalu menurunkan jaketnya.

***

"Mengapa CCTV-nya harus rusak? Memangnya tidak ada staff yang bertugas memperbaiki? Mempersulit saja," kesal Yondan sembari mengusap wajahnya kasar.

"Selama ini, tempat itu selalu aman-aman saja sehingga yang selalu dicek hanyalah ruangan lain," sahut Young Jae. 

"Ada apa?"

Kenzo yang baru dari ruang rekaman mengernyit. Obrolan sahabat-sahabatnya ini tampak serius sehingga ia tertarik untuk tahu. Kenzo menepuk pundak Niko di sampingnya sebab belum ada yang menjawab pertanyaan ia.

"Ada bercak darah di pinggiran wastafel dapur. Kameramen menemukannya saat akan mencuci tangan, tetapi mereka tidak bisa menemukan itu penyebabnya apa karena CCTV rusak," jelas Niko.

Raut Kenzo tidak terkejut. Laki-laki itu pandai menetralkan ekspresi. Ia hanya mengangguk-angguk seolah tak tahu apa-apa. "Oh, begitu. Biarlah, bukan urusan kita."

"Jika itu tindak kejahatan akan merugikan perusahaan, Kenzo," tambah Reon.

"Daripada pusing? Lebih baik kita pikirkan tentang promosi lagu baru itu. Mr. Zeon menyetujui lirik dari Alesha yang aku beri padanya tadi pagi. Jadi, ada dua lagu yang harus kita kuasai," jelas Kenzo merubah suasana.

"Baiklah, kuyakin masalah ini segera diketahui. Mr. Zeon pun pasti sudah mendengarnya dan ia akan bertindak segera." Yondan mengajak berdiri usai mengatakannya.

"Kita harus memantapkan koreografi. Bukan hanya suara yang terpenting," sambungnya.

"Akan tetapi, juga rupa." 

Timpalan kalimat dari Young Jae membuat telapak tangan Yondan melayang begitu saja di bokong laki-laki keturunan luar itu hingga ia meringis sakit. Kenzo juga yang lain dibuat tertawa karenanya.

Young Jae itu paling tampan sementara Yondan, beberapa orang menyebutnya cantik. Kenzo sendiri memiliki nilai tambah dari perawakannya yang kekar dan tinggi. Sementara Niko, laki-laki itu penguasa koreografi tarian.

Reviger, nama group band mereka memang diisi oleh member dengan keunggulan masing-masing. Kenzo yang sudah tak perlu diragukan meraup semuanya terutama rap, Young Jae menarik penggemar dengan wajah rupawannya, Yondan sang vokal bersuara emas dan terakhir Niko terlalu pintar dalam melakukan dance bahkan dijuluki laki-laki tanpa tulang sebagai pembentuk tubuhnya.

"Sudahlah, lebih baik kita lanjut latihan. Katanya, Alesha akan kemari hari ini guna menandatangani kontrak dengan Mr. Zeon. Kita harus menunjukkan padanya bahwa layak bekerja sama dengan ia," pungkas Niko.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alena dan Andrio (Sekuel Dendam Anak Tiri)
8.9
Alena sempat meyakini bahwa membangun kehidupan rumah tangga bersama Andrio akan selalu dipenuhi kebahagiaan tanpa celah. Namun, realita pernikahan mereka ternyata jauh lebih rumit dan penuh rintangan dari yang ia duga. Meski berbagai konflik dan lika-liku tajam terus menguji kekuatan cinta mereka, Alena tetap bertekad mempertahankan sang suami. Inilah perjalanan romantis penuh haru yang membuktikan bahwa Andrio akan selalu menjadi milik Alena selamanya.
Sampul Novel Anak yang tersembunyi
9.3
Alia mengalami nasib tragis saat menjalankan tugas menunggu kepulangan putra majikannya. Malam itu, ia diseret paksa masuk ke kamar dan menjadi korban tindakan asusila meski telah berupaya keras melawan. Penderitaannya tak berhenti di sana; Alia justru dituduh menggoda pria tersebut hingga diusir secara tidak adil oleh majikannya sendiri. Insiden kelam ini meninggalkan luka mendalam dan berujung pada lahirnya seorang anak yang kehadirannya tidak pernah diinginkan.
Sampul Novel Dimanjakan oleh Suami Misterius
9.7
Demi warisan ibunya, Erina harus menikahi seorang programmer tampan yang sederhana. Namun, rahasia masa lalu mulai terkuak setelah tiga tahun ia kehilangan dua dari bayi kembarnya. Meski tak pernah bersama pria lain, Erina tiba-tiba hamil dan menemukan fakta bahwa anak-anaknya yang lain ternyata masih hidup. Siapakah sosok suami misteriusnya ini sebenarnya? Mengapa pria miskin itu sangat mirip dengan miliarder yang sering muncul di layar televisi?
Sampul Novel Istri Kakakku Selalu Menangis
8.2
Kejanggalan menyelimuti pernikahan Kak Heru dan Mbak Rena, memicu kecurigaan mendalam dalam benakku. Mengapa Mbak Rena terus-menerus meneteskan air mata? Berbagai petunjuk aneh mulai bermunculan, mulai dari insiden kecelakaan misterius di depan toko beras hingga penemuan kantong plastik berisi tumpukan test pack. Aku bertekad menelusuri setiap kepingan rahasia ini demi mengungkap kebenaran kelam yang sebenarnya terjadi di balik pintu rumah mereka.
Sampul Novel Obsession In Love
9.5
Arinika adalah seorang mahasiswi yang sedang berjuang menyelesaikan skripsinya, namun ia terus terjebak dalam masalah dengan dosen pembimbingnya sendiri. Samuel Xalvandor, sang dosen yang dikenal sangat kejam, secara mengejutkan memaksa Arin untuk menjalin ikatan pernikahan. Meski sempat mencoba menolak, Arin tidak berdaya melawan kuasa sang dosen hingga pernikahan mereka akhirnya terwujud. Ikuti kisah rumit mereka dalam drama romansa modern ini.
Sampul Novel Paman Terobsesi Padaku
8.3
Dahulu, hidup Serena terasa sempurna bersama Paman Xavier dan kedua orang tuanya yang penuh kasih. Namun, tragedi kematian orang tuanya mengubah segalanya. Xavier mendadak menjadi sosok posesif yang mengekang seluruh ruang gerak Serena. Pria itu berubah menjadi ancaman mengerikan; ia bisa bersikap lembut jika dipatuhi, namun tak segan mengancam dengan pisau saat dibantah. Serena kini terjebak dalam obsesi gila pamannya yang menghancurkan hidupnya.