Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel BERONDONG PERKASA

BERONDONG PERKASA

Danny Sasmita sering mengintip tetangga barunya, Camelia, menggunakan teropong. Suatu hari, ia bergegas menolong Camelia yang histeris karena kecoak. Namun, warga salah paham hingga memaksa mereka menikah meski terpaut usia jauh. Di tengah tekanan sosial dan tanda tanya mengenai status Camelia, mantan tunangannya muncul kembali setelah dua tahun berpisah. Kini Camelia terjebak dalam dilema antara suami mudanya atau pria dari masa lalu yang datang kembali.
Bab
Bagikan

Bab 3

"Permisi, Pak RT. Kami ingin membicarakan tentang pernikahan tadi malam!" ucap Danny mewakili Camelia yang berdiri di sampingnya.

Teras depan rumah tokoh penting di Desa Terban itu terasa sejuk dan asri pagi ini. Pria yang empunya rumah tersebut mempersilakan Danny dan Camelia masuk ke ruang tamu terlebih dahulu untuk melanjutkan perbincangan.

"Baik, jadi maksud Mas Danny dan Bu Camelia bagaimana?" tanya Pak Joko Sumitro sambil duduk berhadapan di sofa rumahnya.

"Saya hanya mengantarkan Camelia ke mari, Pak. Dia tidak setuju dinikahkan paksa secara mendadak seperti yang terjadi tadi malam!" jawab Danny lalu menoleh ke wanita berambut hitam lurus sepunggung itu.

Camelia langsung menyahut, "Benar kata Mas Danny. Saya menolak pernikahan ini. Kami tidak melakukan hal yang bertentangan dengan norma kesopanan di masyarakat, Pak RT. Jadi ... tolong bantu kami membatalkan pernikahan!"

Namun, Pak Joko menggeleng-gelengkan kepala seraya berkata dengan tegas, "Maaf, tidak bisa. Ijab kabul disaksikan oleh wali dan saksi dari warga di hadapan penghulu yang berwenang. Pagi ini saya malah mau masukkan laporan ke kantor kelurahan. Data mempelai sudah lengkap ada di tangan saya berupa foto copy kartu keluarga dan KTP. Buku nikah akan segera terbit, mohon ditunggu saja, akan saya kirim ke rumah Mas Danny kalau sudah disahkan pejabat kependudukan!"

"Nggak-saya menolak jadi istri Mas Danny, Pak RT. Dia masih remaja, saya jauh lebih dewasa. Bagaimana kalau kami bercerai saja?!" bantah Camelia yang sulit menerima kenyataan pahit ini.

Pak RT menghela napas, dia lalu menasihati Camelia dengan suara berwibawa, "Bu, nasi sudah jadi bubur. Kejadian tadi malam itu disaksikan oleh setidaknya lima warga setempat dan saya sendiri. Demi nama baik Bu Camelia dan Mas Danny sekeluarga, tolong diterima saja pernikahan kalian. Amit-amit ya ... seumpama memang tidak ada kecocokan satu sama lain, jalan terakhir ya bercerai secara resmi. Akan tetapi, alangkah baiknya dijalani dahulu rumah tangga baru ini, jangan terburu-buru bubar jalan!"

Raut wajah wanita itu mendadak mendung. Camelia menatap Danny dengan penuh rasa antipati serta penolakan. Dia merasa dijebak oleh pemuda berusia 19 tahun tersebut.

"Maafkan aku, Lia. Segalanya jadi kacau begini. Namun, Pak RT benar. Nggak ada pilihan lain, kita jalani dulu pernikahan ini ya?" bujuk Danny sembari merangkul bahu ramping istrinya.

Tak ada lagi kata yang terucap dari mulut Camelia, dia hanya mengangguk dengan terpaksa lalu bangkit berdiri dari sofa dan tanpa pamit melenggang pergi dari rumah Pak RT. Justru Danny yang tak enak hati segera berjabat tangan dan berkata, "Maafkan istri saya ya, Pak. Kami permisi pulang, mari!"

"Nggakpapa, Mas Danny. Sudah ... dikejar saja istrinya lalu diajak pulang ke rumah!" jawab Pak Joko disertai senyuman paham.

"Hehehe. Iya, Pak Joko. Makasih!" sahut Danny lalu menyalakan mesin sepeda motor miliknya.

Si cantik yang ngambek sedang berjalan cepat menyusuri jalan area RT.002, Camelia tidak mempedulikan Danny yang ditinggalkan sendirian di rumah Pak Joko Sumitro. 'Huhh, enak aja main paksa nikah begini. Mana sama berondong yang umurnya dua puluh aja belum nyampe!' gerutu Camelia dalam hatinya. Tujuan perjalanannya jelas yaitu ke rumah kontrakan yang telah menjadi tempat tinggalnya selama tiga tahun belakangan ini.

"Tin tin tiin!" Danny membunyikan klakson sepeda motornya mengejar Camelia yang kabur dengan kecepatan turbo.

Wanita itu membuka pagar besi setinggi satu meter di depan pekarangan rumah kontrakannya lalu melangkah masuk tanpa mempedulikan kehadiran Danny yang caper mengejar-ngejar dirinya.

"Lia, kok aku ditinggalin sendiri sih?!" tegur Danny yang justru terdengar seperti rengekan bocah remaja.

Camelia memasang stecu (setelan cuek) dan lanjut melangkah melalui jalan setapak samping rumah itu menuju pintu belakang arah masuk dapur yang tak dikunci semalam.

Setelah memasang standar dan mengunci sepeda motor Kawasaki Ninja miliknya di depan teras rumah kontrakan Camelia, pemuda itu bergegas menyusul melalui jalan yang sama. Langkah kaki lebar dan cepatnya berhasil mengejar sang istri.

Di dalam dapur, Danny mencekal pergelangan tangan Camelia dan membalik badan wanita itu menghadap ke arahnya. "Kamu jangan diam saja dong, Lia. Kita bicarakan baik-baik!" ucap Danny seraya menatap wajah berbentuk hati itu lekat-lekat. Mata yang dinaungi deretan bulu mata lentik itu mempesonanya dari jarak dekat.

"Aku masih kesel!" tukas Camelia sambil menepis tangan Danny lalu bersedekap.

"Kita sudah sah jadi suami istri. Kamu tinggal bareng aku di rumah sebelah, mau ya?" bujuk Danny dengan suara bernada lembut.

Camelia menghela napas dengan bahu jatuh melunglai. "Aku lapar. Mau masak dulu. Apa kamu nggak kuliah, Mas? Ini 'kan hari Senin pagi," ujarnya lalu membuka kulkas untuk mengambil bahan.

"Nanti jam satu baru berangkat, ada kuliah sore dan praktikum di laboratorium!" jawab Danny sembari menarik satu kursi kayu, "kutemani masak, Lia. Memang mau bikin apa buat sarapan?"

"Nasi goreng aja, nasi sisa kemarin masih ada banyak. Sayang deh kalau dibuang, kamu mau juga, Mas?" tawar Camelia, sedikit melupakan kekesalannya.

"Mau banget kalau dimasakin kamu, Sayang. Telur ceplok setengah matang saja kalau boleh, Lia!" jawab Danny berusaha mengakrabkan diri dengan istri barunya.

Dengan tangan yang cekatan Camelia meracik bumbu lalu memotong-motong sayur serta sosis di atas talenan. Dia membuatkan telur ceplok setengah matang pesanan Danny. Setelah itu mendadar telur untuknya sendiri. Dalam beberapa menit aroma nasi goreng yang lezat memenuhi udara dapur minimalis itu.

'Wah, Lia jago masak deh. Semoga mau dibujuk rayu agar tetap jadi istriku ya!' batin Danny penuh harap sembari menerima uluran piring berisi nasi goreng lengkap dengan telur ceplok setengah matang. "Kayaknya sedap banget nih. Yuk kita sarapan bareng!" ujar Danny dengan wajah ceria.

Istrinya duduk di bangku kosong sebelah Danny lalu mereka mulai makan. Camelia tanpa sadar mulai melayani pemuda itu dengan mengambilkan acar dan kerupuk udang dari toples untuk Danny lalu mengisikan gelas dengan air putih juga.

"Terima kasih, Lia Sayang. Masakan kamu enak sekali!" puji Danny. Dia membelai rambut panjang Camelia yang terurai.

"Ehh ... sama-sama, Mas. Dihabisin ya nasi gorengnya!" jawab Camelia salah tingkah.

"CUP!" Sebuah kecupan basah mendarat di pipi mulus Camelia. "Sebagai tanda terima kasihku atas sarapan bikinan kamu, Lia!" ucap Danny pede.

Wajah Camelia merona seperti apel Fuji, ingin protes tapi pemuda itu kini suaminya, dia pun menghela napas lalu melanjutkan makan paginya di bawah tatapan penuh perhatian Danny.

"Mas habis ini pulang ke rumah sebelah saja. Aku mau mandi, baju-bajuku 'kan di sini. Selain itu, aku ada pesanan kue klien untuk siang nanti!" bujuk Camelia. Dia ingin tetap tinggal di rumah kontrakan saja.

Danny pun menjawabnya dengan hmm singkat tanpa penolakan. Seusai makan berdua, dia membantu mencucikan piring dan alat masak di wastafel dapur. Camelia menyeduh teh hijau di meja dapur sambil menunggui pemuda itu.

Tiba-tiba Danny berkata, "Kamu boleh kok tetap bekerja seperti biasa di sini. Tapi, ... malam balik ke rumah sebelah bareng aku. Nanti sepulang kuliah aku jemput, Lia Sayang!"

"Apa harus?" Camelia menggigit bibir bawahnya penuh keraguan.

"Harus, Istriku!" tukas Danny dengan senyuman semanis madu.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Dari Kebencianmu
8.2
Lima tahun berlalu sejak tragedi maut merenggut nyawa Anya, namun dendam Rizky belum juga padam. Saat bertemu kembali dengan Lia, sepupu Anya sekaligus penyintas peristiwa tersebut, amarah Rizky meledak. Lia dianggap sebagai penyebab utama penderitaan mereka selama ini. Dalam sebuah malam yang kelam, Rizky melampiaskan kebenciannya hingga menghancurkan masa depan Lia. Kini, Lia harus menanggung beban luka di tengah kebencian orang-orang di sekitarnya.
Sampul Novel Bukan Pernikahan Kontrak Satu Bulan
9.2
Kayana adalah wanita karier yang sangat menghindari komitmen asmara. Namun, desakan sang ayah memaksanya menyewa Dirza, seorang pria miskin, untuk menjadi suami bayaran. Kayana merancang kesepakatan pernikahan singkat yang hanya berlangsung satu minggu hingga satu bulan saja. Meski Dirza merasa bersalah karena mempermainkan kesakralan janji suci, Kayana tetap teguh pada rencananya. Mengapa ia lebih memilih pria sederhana dibandingkan pria kaya sebagai pasangannya?
Sampul Novel CINTA YANG RETAK
9.7
Bertahun-tahun membina rumah tangga, seorang istri akhirnya mengungkap perselingkuhan suaminya yang tersembunyi. Di saat ia mempersiapkan diri untuk pergi dan mengakhiri segalanya, sebuah kenyataan mengejutkan muncul ke permukaan. Ternyata, pengkhianatan menyakitkan tersebut menyimpan alasan yang jauh lebih rumit dan gelap dari sekadar cinta terlarang. Kini, ia terjebak dalam misteri besar yang menguji batas antara kebencian dan kebenaran yang sesungguhnya.
Sampul Novel Gairah Liar Perselingkuhan
9.6
Kaindra terjebak dalam pernikahan hampa dengan Tanika, sosialita yang diduga berkhianat. Alih-alih konfrontasi, ia memilih balas dendam melalui perselingkuhan panas bersama Fiona, rekan kerjanya. Demi mengungkap rahasia sang istri, Kaindra juga mendekati Isvara, sahabat Tanika yang penuh manipulasi. Di tengah labirin kebohongan dan gairah terlarang, Kaindra harus memilih: terus mencari kebenaran yang menghancurkan atau menghentikan permainan berbahaya ini sebelum segalanya musnah.
Sampul Novel Kisahku Berakhir Di Pusara
8.2
Dua insan yang terikat kekeluargaan ini mulanya saling menyayangi hingga sebuah perjodohan direncanakan. Namun, salah satunya memilih ingkar demi mengejar cinta lain, memicu keretakan hubungan mereka. Di tengah ujian berat, pencarian kebahagiaan sejati tetap berlanjut. Saat perasaan akhirnya bertaut kembali, musibah besar justru datang melanda. Diangkat dari kisah nyata yang penuh duka, akankah takdir menyatukan mereka atau justru berakhir di pusara?
Sampul Novel Menjadi Istri Dadakan Mas Duda
8.5
Audra awalnya menolak keras ajakan menikah dari Inigo, seorang duda yang usianya terpaut jauh. Namun, Inigo meyakinkan bahwa pernikahan kontrak ini adalah solusi terbaik untuk menghindari tekanan orang tua mereka. Kini, Audra harus menghadapi dinamika rumah tangga yang tak terduga. Sanggupkah kejujuran Audra meluluhkan hati Inigo yang menyimpan rahasia masa lalu? Ikuti kisah cinta romantis dengan bumbu komedi yang akan mengubah hidup mereka selamanya.