Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Berharap Dicintai

Berharap Dicintai

Demi masa depan calon bayinya, Diana bersedia menikahi Dariel. Namun, kehidupan rumah tangganya berubah menjadi mimpi buruk saat ia menyadari bahwa istri pertama suaminya adalah Merly, sahabat lamanya. Merly merasa dikhianati dan menyimpan dendam mendalam. Meski Diana telah bersujud memohon ampun demi sang buah hati, kebencian Merly tak kunjung padam. Kini, Diana terjebak dalam konflik batin dan intimidasi di rumah yang seharusnya menjadi tempat berlindungnya.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Untuk sementara ini kamu tinggal di sini. Aku akan sering datang, sekedar melihat keadaanmu. Ini, uang bulanan untuk kamu, pakai sesuka hati… Anggap saja sebagai bentuk tanggung jawabku terhadapmu, mengerti?"

Diana mengangguk. Walau rasa hati sangat tidak enak, tetapi dia harus menerimanya sejumlah uang tersebut tanpa berkata banyak selain, "Terima kasih," ucapnya dengan nada lembut hampir tidak terdengar.

"Hm. Baik, aku akan pergi. Jaga dirimu baik-baik, ya."

"Iya."

Diana menatap punggung lelaki bertubuh tinggi yang perlahan hilang oleh pintu yang tertutup.

Diana menghela napas, huh… Hari yang cukup melelahkan. Tubuh perempuan itu terjatuh di atas sofa, dan dia menelusuri ruang tengah di dalam apartement yang tidaklah luas, namun cukuplah untuk dirinya sendiri.

Pemikirannya flashback ke masa tiga jam yang lalu.

Dimana Diana berada di kamar kost miliknya tepat di dalam kamar mandi.

Dia membelalakkan mata, antara terkejut sebab tidak percaya akan apa yang dilihatnya.

Dua garis merah.

Jantung Diana memompa sangat kuat. Mendadak ia lemas, seolah seluruh tenaganya terkuras dalam sekejap.

Alhasil tes pack yang memberikan kenyataan sebenar itu terjatuh oleh tangannya yang bahkan tidak bisa menahan benda pipih itu supaya tidak jatuh ke lantai kamar mandi yang dingin dan lembab tersebut.

Dia merasa dunianya sangat hancur!

Diana memang tidak lagi sekolah.

Ia sudah tamat walau hanya tamatan SMA.

Tetapi dia bekerja di sebuah toko dimana pastinya akan menganggapnya gadis yang sangat buruk apalagi mengingat karyawan di sana sangat kritis soal masalah hamil di luar nikah.

Beberapa minggu lalu, dia terbangun di ranjang seorang pria dan menemukan dirinya sudah kehilangan kesucian yang tidak seharusnya hilang sekarang.

Dia belum menikah, dan sungguh… Dia bukan wanita murahan yang mau saja dijual harga dirinya walau masih perawan.

Terakhir kali diingatnya, ia pergi bersama temannya ke sebuah bar untuk menemani sang teman mencari pacarnya yang suka ke tempat itu. Namun ia malah berakhir berada di sebuah kamar dengan seorang pria yang tidak diketahui siapa bahkan latar belakang sang pria pun ia tidak tahu.

Dalam kesedihan, ia mengungkapkan semua perasaannya yang hancur tersebut dengan air mata sampai tersengal-sengal.

Beruntung pria itu datang dan segera menenangkannya. "Aku akan tanggung jawab dan sebagai buktinya, kamu bisa beri alamat tempat tinggalmu untuk membuatku bisa memperhatikan gerak-gerikmu. Tenang saja. Aku tidak akan berkhianat dengan ucapanku sendiri."

Dan Diana memberikannya walau semula Diana menolak dengan keras tetapi ketika melihat kesungguhan dari pria tidak dikenalnya tersebut, ia luluh.

Tepat setelah Diana mengetahui dirinya hamil, pria itu mendatangi rumah kosannya dan langsung menawarkan Diana tinggal untuk sementara ini di sebuah apartemen yang tentunya memiliki letak yang cukup jauh bahkan sekarang Diana sendiri sudah berada di kota lain demi membuat dirinya nyaman dari semua gosipan orang yang mengenal dirinya.

Kruk. Kruk. Krukk.

Suara perut perempuan itu bahkan sudah berbunyi. Sudah hampir dua jam dia duduk terkadang sekedar berjalan-jalan untuk mengenal ruangan tempat tinggal barunya tersebut.

Mengingat ada juga perkataan pria tadi yang berbicara, "Aku melarangmu melakukan pekerjaan berat." maka Diana merasa bosan sendiri.

Diana menatap perut datarnya, sedikit senyum paksa ditunjukkannya.

Karena sebenarnya perempuan itu tidak percaya, ada nyawa lain tumbuh di dalam dirinya.

"Kamu, lapar?" dia berbicara seolah ada orang disekitarnya. "Yah sudah. Ayo, kita makan," perempuan itu perlahan bangkit dari duduk dan mendatangi dapur.

"Ayo kita lihat, apa saja yang bisa dimakan disini," mengingat pria itu juga berkata jika di apartemen tersebut sudah terisi beberapa persediaan, maka Diana melihat terlebih dahulu, apakah benar ucapan pria itu.

Dan ternyata benar.

Diana melihat banyak sekali persediaan makanan. Sayur mayur dan beberapa wadah berisi ikan seger di dalam kulkas, membuat senyuman perempuan itu sangatlah lebar seolah mendapatkan hadiah besar.

Dia mulai memasak makanan yang cukup enak melalui beberapa bahan di dalam kulkas.

Aroma makanan menyeruak ke seluruh penjuru ruangan apartemen… Dia sangat bahagia.

Diana memang memiliki skil memasak yang cukup baik.

Namun hidupnya yang serba pas-pasan setelah dirinya pindah ke kota tempat kostnya berada membuat perempuan itu memilih irit dalam segala hal termasuk makanan.

Dimana Diana lebih sering memakan nasi goreng terkadang telur ceplok, sekarang ia tampaknya bisa lah royal dalam makanan.

Apalagi ketika Diana melihat jumlah lembaran uang berwarna merah tersebut sangat banyak, Diana pikir lembaran uang itu bukanlah lembaran uang untuk belanja sebulan.

Tetapi setahun lebih untuknya mungkin bisa.

"Tampaknya laki-laki itu orang kaya," Diana bahkan menyimpulkan semua atas segala yang dialaminya dengan satu kalimat.

***

Di sisi lain.

Mobil yang dikendarai Dariel, pria yang sempat bersama Diana itu memasuki perumahan elite yang mayoritasnya orang berpenghasilan banyak dimana salah satunya Dariel sendiri.

Rumah nomor 3 dari pintu masuk, sama besar dan luasnya dengan rumah lainnya… Dariel menjalankan mobilnya masuk ke garasi.

Seorang wanita tampak menunggu di teras rumah. Senyuman mengembang teramat lebar, saat matanya mengekor setiap pergerakan Dariel, pria yang tak lain adalah suaminya sendiri dari kejauhan.

"Mas… Kamu sudah pulang?" ucap wanita itu tersenyum lebar menyambut kedatangan suaminya.

"Hm, ya.. Aku sudah pulang," namun hanya dijawab simple terkesan datar.

Bibir wanita itu seketika mayun. "Iiiihh, kamu kenapa sih, Mas! Aneh banget satu bulan ini," Merly, wanita itu bergelayut manja di lengan suaminya.

Namun Dariel sama sekali tidak merespon dengan lembut. Dariel bahkan mengabaikannya. "Aku cape. Mau istirahat, kamu jangan manja kayak gini, bisa!?" diakhiri dengan bentakan.

Lantaran Dariel kesal dengan sikap Merly yang memang sudah sering begitu, namun bagi Dariel sekarang sangatlah aneh dan menyebalkan. Dariel melepas sentuhan dari istrinya tersebut, Ia melangkah mendahului istrinya.

"Kamu punya wanita lain di belakang aku, ya!" tuduh Merly asal namun ungkapan itu berhasil membuat tubuh Dariel seketika terpaku.

Bersambung…

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AKAN KUBUAT KAU MENYESAL, MAS!
7.8
Selama ini aku rela menyokong finansial Mas Arya, bahkan menghidupi ibu dan adiknya saat gajinya tak mencukupi. Namun, pengkhianatannya dengan menikah lagi menjadi titik balik bagiku untuk berhenti peduli. Kini, biarlah ia memikul beban keluarga itu sendirian agar menyadari peranku yang selama ini ia remehkan. Aku enggan terus terjebak dalam pernikahan beracun ini. Masa depanku masih panjang, dan aku berhak mencari kebahagiaan tanpa dirinya lagi.
Sampul Novel Aktor Idola Dan Author Barbar
8.4
Erick Adrian merupakan aktor ternama yang memiliki karier cemerlang dan kekasih seorang model cantik. Meski bergelimang harta, ia merasa resah dengan citranya sebagai bintang film dewasa. Hidupnya berubah saat ia terlibat konflik dengan penulis novel bernama Kaemila. Sebuah kecelakaan tragis yang menyebabkan Kaemila lumpuh dan hilang ingatan memaksa Erick untuk bertanggung jawab melalui pernikahan. Akankah Kaemila pulih dan sanggup menerima Erick sebagai suaminya?
Sampul Novel Gadis Milik Tentara Arogan
9.3
Amore Acresia terpaksa pulang ke Kudus akibat pandemi global saat menempuh studi di Los Angeles. Namun, kepulangannya berujung petaka ketika ia tak sengaja menabrak Alexander Yudha, seorang tentara arogan yang sedang bertugas. Ponsel Alex hancur terlindas mobil akibat insiden itu, memicu kemarahan sang prajurit yang menuntut pertanggungjawaban penuh dari Acre. Meski berawal dari konflik tajam, benih asmara mulai tumbuh di antara mereka sebelum tugas memisahkan keduanya.
Sampul Novel Istri Bayaran Untuk Bos Galak
8.9
Keinginan Devan untuk memiliki Cecil kembali berujung pada ancaman yang sangat ekstrem. Meski masa kontrak mereka telah berakhir, Devan menolak melepaskan wanita itu begitu saja. Dalam suasana penuh tekanan, sang bos yang angkuh bersumpah akan menghamili Cecil agar ia tak bisa pergi lagi. Cecil yang ketakutan mencoba memohon, namun Devan justru semakin terobsesi untuk mengikatnya melalui kehadiran seorang anak demi mempertahankan hubungan mereka.
Sampul Novel Kau Akan Mencariku, Saat Dia Menghilang
8.4
Cantika Putri menjalani kehidupan pernikahan yang harmonis bersama Ardi Permana. Hubungan mereka dibangun di atas fondasi cinta yang tulus, di mana Ardi sangat mengagumi pesona fisik dan kesempurnaan sang istri. Sementara itu, narasi lain mengikuti sosok miliarder ternama, Reza Dirgantara. Sang konglomerat tengah menjalin hubungan asmara dengan Luna Amara, seorang gadis desa yang memiliki paras cantik namun tetap mempertahankan kesederhanaan dalam dirinya.
Sampul Novel Lima Tahun, Cinta yang Memudar
8.3
Lima tahun Aruna mengabdi sebagai asisten Brama demi wasiat Yudha, pria yang ia cintai. Setelah kontrak usai, ia justru dituduh mencari perhatian meski telah mempertaruhkan nyawa dalam balapan maut demi Brama. Kekejaman Brama memuncak saat ia membiarkan Aruna disiksa Cheryl hingga menjualnya di lelang amal. Merasa pengabdiannya dibalas kehinaan, Aruna memilih mengakhiri hidup di jembatan kenangan Yudha, meninggalkan pesan terakhir yang menghancurkan.