Sampul Novel Benci Membawa Cinta

Benci Membawa Cinta

8.2 / 10.0
Dalam novel romance Benci Membawa Cinta, Eleonore Duvall berambisi mengungkap rahasia Kaelan Ravenswood yang diduga membunuh keluarganya. Di balik kebencian ini, tersimpan obsesi masa lalu yang membuat Kaelan menolak perceraian. Temukan misteri mereka di web novel modern ini.
Ringkasan Benci Membawa Cinta
Eleonore Duvall, pewaris sombong Duvall Enterprises, terjebak pernikahan dua tahun dengan Kaelan Ravenswood, pria yang dituduh membunuh keluarganya. Meski dianggap parasit, Kaelan menyimpan obsesi sejak malam rahasia mereka di masa lalu. Ia bertekad mencegah perceraian demi melindungi rahasia besarnya. Di tengah penyelidikan Eleonore atas kematian tragis keluarganya, kebencian mendalam mulai goyah oleh gejolak cinta yang tak terduga dan identitas asli sang suami.
Baca Selengkapnya

Benci Membawa Cinta Bab 1

Eleonore Duvall berdiri di balkon kamar tidurnya, memandangi kota Paris yang sibuk, kota yang kini menjadi rumahnya meski hatinya tak pernah benar-benar menganggapnya demikian. Lantai bawah, suara kaca-kaca kristal berbunyi, dan tertawa samar terdengar dari ruang makan besar di bawah. Segala sesuatu yang ada di sini milik keluarganya-semua yang dulu menjadi miliknya. Tapi kini, setelah dua tahun pernikahan yang dipaksakan, setiap sudut rumah ini terasa seperti sebuah ruang penjara yang penuh dengan kenangan yang seharusnya tak ada.

Tangan Eleonore menggenggam erat gelas wine merah di tangannya, seakan ingin menghancurkannya. Pikirannya melayang kembali pada malam itu-malam yang mengubah segalanya. Malam yang membuatnya terjebak dalam pernikahan ini, terjerat dalam perasaan yang menggerogoti hatinya, kebencian yang semakin mendalam.

Kaelan Ravenswood, nama itu saja sudah cukup untuk membuat hatinya berdebar dalam perasaan yang tak bisa dia kendalikan. Kaelan, suaminya yang terikat dalam takdir ini, adalah pria yang seharusnya tidak ada dalam hidupnya. Bukan karena dia tidak berhak atau tidak layak, tetapi karena dia adalah pria yang seharusnya menjadi suami dari kakaknya yang telah meninggal, Madeleine.

Tapi takdir berkata lain.

Setelah kecelakaan tragis yang merenggut nyawa keluarganya, Eleonore menjadi pewaris tunggal dari Duvall Enterprises. Dan seiring dengan itu, dia terikat dalam pernikahan dengan Kaelan-bukan karena cinta, tetapi karena alasan yang jauh lebih rumit. Pernikahan ini adalah jalan pintas untuk mengamankan masa depan perusahaan dan juga membayar hutang keluarga besar Ravenswood yang membebani nama besar keluarganya.

"Eleonore?" Suara Kaelan terdengar dari belakangnya. Eleonore menghela napas berat dan berbalik, matanya bertemu dengan sosok pria yang berdiri di ambang pintu. Kaelan mengenakan setelan hitam elegan, penampilannya tetap menawan, seperti biasa. Namun, di balik penampilannya yang dingin dan terkontrol, Eleonore tahu ada sesuatu yang lebih gelap.

"Kaelan," jawab Eleonore dengan nada datar. "Apa yang kamu inginkan?" Suaranya tak bergetar, meski hatinya seperti terguncang setiap kali berhadapan dengan pria itu.

Kaelan mengangkat alis, seolah tak terpengaruh oleh nada dingin dalam suara istrinya. "Tampaknya kamu tidak terlalu senang melihatku."

"Seharusnya kamu sudah tahu jawabannya," balas Eleonore. Dia menatapnya tajam, seolah ingin menembus kedalaman jiwa pria itu dan menemukan kebohongan-kebohongan yang dia sembunyikan. "Aku tidak ingin pernikahan ini. Dan kamu tahu itu."

Kaelan mendekat, tubuhnya tinggi dan tegap, aura misterius yang selalu mengelilinginya semakin terasa kuat. Dia berhenti tepat di depan Eleonore, hanya beberapa inci memisahkan mereka. Eleonore bisa merasakan pernapasan Kaelan yang hangat menyentuh kulitnya, namun dia berusaha keras untuk tidak menunjukkan ketegangan yang mulai menjalar di tubuhnya.

"Kalau begitu," Kaelan berkata, suaranya lebih lembut dari yang biasa dia dengar, "mengapa kamu tidak pernah berusaha untuk melawan? Mengapa kamu tidak pernah melawan takdir ini?"

"Takdir?" Eleonore tersenyum pahit. "Takdir tidak bisa dijadikan alasan untuk menghancurkan hidup orang lain, Kaelan. Kau adalah bagian dari kehancuran keluargaku. Kau adalah salah satu alasan kenapa aku terjebak dalam pernikahan ini."

Kaelan menatapnya dalam-dalam, seperti sedang mencari sesuatu di balik kata-katanya yang tajam. "Apakah kamu yakin dengan apa yang kamu katakan?" tanyanya dengan nada yang sulit dipahami. "Apa yang terjadi pada keluargamu... itu bukan salahku. Kamu pikir aku akan membiarkan mereka menghancurkan segala yang aku punya?"

Eleonore menggigit bibirnya, menahan amarah yang semakin meluap. "Jangan berpura-pura tidak tahu. Keluarga Ravenswood punya hutang yang besar pada keluarga kami. Dan kamu tahu, pernikahan ini adalah cara untuk membayar hutang-hutang itu. Jangan coba bermain dengan kata-kata."

Kaelan diam, tetapi tatapannya menjadi lebih tajam. "Kau masih belum mengerti, bukan? Kamu tidak tahu betapa rumitnya ini semua. Aku tidak bisa hanya membiarkan segala sesuatunya hancur begitu saja."

Eleonore merasakan emosi yang tak bisa ia kendalikan. "Rumit? Kamu membuat segalanya rumit. Dan aku tidak akan terus-menerus terjebak dalam permainan ini."

Suaranya naik, namun Kaelan tetap tenang. "Kau lupa siapa yang berkuasa di sini, Eleonore."

Sekilas, ada kilatan tajam dalam matanya, tapi hanya sesaat. "Kau bisa terus mencoba melawan, tapi aku akan melakukan apapun untuk memastikan kita tidak berpisah." Suaranya bergetar dengan tekad yang tidak bisa disembunyikan.

Tiba-tiba, Eleonore teringat pada malam itu-malam sebelum pernikahan mereka. Sebelum segalanya berubah, sebelum mereka terjebak dalam permainan ini. Mereka berbagi malam yang penuh gairah, sebuah malam yang seharusnya tidak terjadi. Itu adalah malam yang mengubah segalanya, mengikat mereka dalam cara yang tidak bisa mereka lupakan.

Eleonore mengalihkan pandangannya, tidak ingin Kaelan melihat keraguan yang mulai muncul di dalam dirinya. "Aku tidak ingin ada yang mengikat kita. Aku hanya ingin keluar dari sini," katanya dengan suara yang rendah, namun penuh keteguhan.

Kaelan menghela napas, meski matanya tidak melepas tatapan tajam Eleonore. "Kau masih tidak mengerti, Eleonore," katanya, suaranya lebih serius, "Aku tidak akan membiarkanmu pergi begitu saja. Bahkan jika itu berarti aku harus mengorbankan segala sesuatu untukmu."

Eleonore merasa hatinya berdebar keras. Ada sesuatu dalam kata-kata Kaelan yang membuatnya merasa terperangkap. Keputusan untuk melawan pernikahan ini semakin sulit, karena semakin dia mencoba menjauh, semakin Kaelan berusaha menariknya kembali.

Namun, ada sesuatu yang lebih besar dari perasaan yang mulai mengganggunya-sesuatu yang harus diungkapkan. Sesuatu yang menyimpan rahasia yang begitu gelap dan dalam. Eleonore tahu ada sesuatu yang Kaelan sembunyikan, rahasia yang mungkin akan meruntuhkan segala yang dia tahu tentang keluarga dan hidupnya.

"Tunggu," Eleonore tiba-tiba berkata, suaranya berubah. "Apa sebenarnya yang kau sembunyikan, Kaelan? Siapa kamu sebenarnya?"

Kaelan hanya tersenyum tipis, senyum yang tidak bisa dipahami Eleonore. "Semua akan terungkap pada waktunya, Eleonore," jawabnya pelan, "Tapi tidak sekarang."

Sebelum Eleonore bisa berkata lebih lanjut, Kaelan mundur dan berjalan keluar dari kamar dengan langkah tenang. Eleonore hanya bisa berdiri di sana, memandangi pintu yang tertutup, hati yang terombang-ambing antara kebencian dan... keinginan untuk tahu lebih banyak.

Dua tahun lamanya mereka hidup dalam pernikahan tanpa cinta, terperangkap dalam kebencian yang saling mengikat. Namun, sekarang Eleonore merasakan perubahan yang aneh dalam dirinya. Sesuatu yang tidak bisa ia jelaskan, yang sepertinya berasal dari kedekatannya dengan Kaelan. Perasaan yang ia simpan begitu lama mulai mengancam untuk meledak.

Dia harus mencari kebenaran. Tidak hanya untuk membuktikan dirinya benar, tetapi juga untuk membebaskan dirinya dari perasaan yang semakin menggerogoti hatinya.

Akan tetapi, bagaimana jika kebenaran yang terungkap tidak akan seperti yang dia harapkan?

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Benci Membawa Cinta

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Balas dendam
9.2
Dahulu Jenni hanyalah wanita lemah yang menjadi korban perundungan serta dikhianati oleh kekasih dan sahabatnya sendiri. Kini, ia telah bertransformasi menjadi sosok yang tangguh dan tak tergoyahkan. Didorong dukungan penuh sahabat setianya, Jenni bertekad membuktikan kekuatannya melalui rencana balas dendam yang matang. Sambil mencoret foto para pengkhianat, ia bersumpah akan membuat mereka merasakan penderitaan yang sama. Simaklah perjalanan Jenni menuntut keadilan.
Sampul Novel Dinodai Mantan Majikan
8.3
Demi biaya operasi ibunya, Anjani Aswari terpaksa menjual kesucian kepada majikannya, Barata Yudha. Konglomerat itu justru terus mengeksploitasi Anjani sebagai pemuas nafsu rekan bisnisnya di bawah ancaman maut. Saat Anjani hamil demi menghidupi adik-adiknya, Barata menolak bertanggung jawab dan menuduh bayi itu milik pria lain. Konflik memuncak ketika istri Barata, Ayudya, mengetahui skandal ini. Anjani yang menderita pun harus mengungkap kebenaran di tengah pengusiran.
Sampul Novel Ditalak Lewat Surat
8.9
Kehidupan rumah tanggaku hancur seketika saat Mas Ibram menghilang tanpa jejak. Ia pergi secara misterius dan hanya meninggalkan secarik surat yang berisi pernyataan talak. Hatiku hancur karena diceraikan secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Namun, aku menolak menyerah begitu saja pada keadaan. Aku bertekad untuk melacak keberadaan suamiku ke mana pun ia pergi demi menuntut penjelasan jujur atas keputusan kejam yang telah ia ambil ini.
Sampul Novel JERAT CINTA TUAN MAFIA
8.8
Akibat hancur oleh pengkhianatan sang kekasih, Louisa terjebak dalam masalah besar hingga nyawanya terancam. Beruntung, seorang pria misterius muncul menyelamatkannya. Namun, dalam kondisi emosional, Louisa justru menawarkan sebuah 'hadiah' berani sebagai tanda terima kasih atas pertolongan tersebut. Tanpa ia sadari, keputusan impulsif itu menjeratnya ke dalam kehidupan sang penyelamat yang berbahaya, mengubah takdirnya selamanya.
Sampul Novel Suami Magnetis
8.5
Bekerja sebagai sekretaris bagi bos besar membuatku merasa layaknya pekerja serabutan. Dari fajar hingga petang, aku mengurus segala kebutuhan pribadinya, mulai dari menyiapkan pakaian, sarapan, hingga menemaninya makan malam. Meski melelahkan, gaji fantastis membuatku tetap bertahan melakoni rutinitas ini. Namun, segalanya berubah rumit saat atasan yang magnetis itu tiba-tiba memintaku untuk mengatur kencan buta bagi dirinya sendiri secara mendadak.
Sampul Novel Terpaksa Jadi Playboy
8.9
Kenzo, pewaris bisnis triliunan yang gemar hidup bebas, menolak keras dijodohkan dengan Husna, gadis yatim piatu yang sederhana. Orang tuanya memberi ultimatum: temukan calon istri dalam sebulan atau kehilangan warisan. Kenzo pun mulai mendekati Vita, Hima, dan Putri demi menghindari perjodohan itu. Namun, meski ia mencoba mengejar wanita lain, takdir terus mempertemukannya dengan Husna. Akankah Kenzo menyerah pada perasaan, atau justru Husna yang akan menolaknya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan